blank
Bupati Setyo Sukarno, Dandim 0728 Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan dan Sekda FX Pranata (kelima, keempat dan ketiga dari kiri), saat mengikuti launching tingkat nasional KDKMP, yang dilaksanakan secara melalui zoom meeting dari Desa Singodutan Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bagian Prokopim Di Kabupaten Wonogiri, Senin (18/5/236), mengabarkan, saat ini ada sebanyak 97 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah resmi beroperasi. Yang peresmiannya secara nasional, telah mengikuti launching serentak bersama KDKMP di Tanah Air. Yakni launching sebanyak 1.061 KDKMP, yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subiyanto, dari Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/26) lalu.

Berdasarkan data, Kabupaten Wonogiri memiliki sebanyak 25 kecamatan, dengan jumlah desa/kelaurahan sebanya 294. Saat ini, sebanyak 153 pembangunan gedung KDKMP telah memasuki tahap konstruksi hingga finishing, dengan progres antara 5 hingga 90 persen.

Kabupaten Wonogiri mengikuti launching tingkat nasional secara daring melalui acara zoom meeting dari KDKMP Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri. Dalam acara ini, ikut hadir Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kainfolatadam IV/Diponegoro Kolonel Inf Prasetyo Djoko TS, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan. Juga hadir Kapolres Wonogiri yang diwakili Wakapolres Kompol Parwanto bersama jajaran Forkopimda, Sekda Wonogiri FX Pranata serta para pendamping dan pengurus KDKMP.

Bupati Setyo Sukarno, menyatakan, sebanyak 294 KDKMP akan didirikan di 25 kecamatan se Kabupaten Wonogiri. Tahap pertama saat ini, yang telah siap beroperasi sebanyak 97. Jenis bisnis yang dijalankan, meliputi gerai sembako, agen gas elpiji (LPG), apotek, koperasi simpan pinjam, penyediaan pupuk dan sarana produksi (Saprodi) pertanian, hingga gerai klinik kesehatan desa.

”Harapan kami, kehadiran KDKMP mampu memotong mata rantai distribusi, sehingga masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok, dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau,” tandas Bupati. Keberadaan KDKMP, diharapkan menjadi pematik utama dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput. Bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatLabupaten Wonogiri.
Karena itu, Bupati, berharap, sisa yang sekarang belum launching dan belum beroperasi, diharapkan segera menyusul. Harapannya, sebanyak 294 KDKMP di seluruh Kabupaten Wonogiri, segera mampu menyusul beroperasi, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.
Agustus
Dandim 0728 Wonogiri Lektol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, menyatakan, progres pembangunan pisik KDKMP di Wonogiri, hingga saat ini sudah sebanyak 187 bangunan KDKMP yang telah rampung 100 persen. Pihaknya menargetkan, seluruh KDKMP di Wonogiri sudah beroperasi total pada Bulan Agustus 2026 mendatang.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, Polres Wonogiri mendukung penuh program strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tersebut. Koperasi Desa Merah Putih, diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan warga hingga tingkat desa.

Saat launching, Presiden Prabowo, menegaskan, peresmian koperasi desa kelurahan tersebut, merupakan langkah besar membangun kekuatan ekonomi nasional dari tingkat bawah.  “Ekonomi Indonesia harus dibangun atas dasar kekeluargaan yang kuat. Koperasi ini akan membantu masyarakat desa agar lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya swasembada pangan, penguatan koperasi desa, serta akses kredit murah bagi masyarakat dan petani. Menurutnya, keberadaan KDKMP akan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pupuk subsidi, layanan keuangan hingga penyerapan hasil panen masyarakat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI  menyampaikan, program KDKMP merupakan gagasan strategis Presiden RI, untuk memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan warga hingga tingkat desa.(Bambang Pur)