“Santri harus mendapatkan pemahaman tentang kesehatan dan kebersihan diri. Kesehatan kulit menjadi prioritas karena munculnya beberapa kasus penyakit kulit,” kata Lukluul yang juga Kepala Puskesmas Dempet, Demak, itu.
Lukluul mengatakan, santri harus dibekali pemahaman kesehatan kulit, terutama penyakit skabies yang sering muncul di lingkungan pondok pesantren. Mereka harus diingatkan bahwa penyakit skabies ini merupakan salah satu dari penyakit yang menular. Namun, penularannya dapat dicegah.
Santri diharapkan bisa mencegah penularan penyakit skabies ini. Mereka juga harus mengobatinya secara bersama-sama. Mata rantai penularannya pun dapat diputus dengan mencuci tangan dan mandi dengan sabun, menjaga kesehatan badan, serta mencuci baju, seprai, dan selimut, yang direndam dengan air panas.
“Mereka tidak boleh saling bertukar selimut, seprai, handuk, dan pakaian. Kasur secara berkala juga harus dijemur di panas matahari,” terangnya.
**/wied













