JEPARA (SUARABARU.ID) – Unggahan Twitter @JJoyowaskito bahwa seorang warga Desa Kecapi bernama Kholil (54) membangun jembatan dengan merogoh uang dari kocek pribadinya hingga sebesar, Rp 3,7 Miliar dengan cepat menjadi viral.
Apalagi kemudian media dan warga menyebutnya ‘Crazy Rich’ dari Jepara.
Kini banyak warga yang penasaran ingin tahu siapakah sosok pria bernama Kholil yang mampu mengeluarkan dana sebesar Rp.3,7 Milliar untuk membangun jembatan ukuran 6 X 22 meter untuk menyeberangi Kali Wiso, Jepara ini. Sebab sebelumnya nama ini tidak begitu dikenal di Jepara.

Karena itu banyak yang mengganggap, Kholil adalah pengusaha asal Jepara yang sukses diluar daerah dan bahkan di luar negeri, seperti Joko Suranto, ‘Crazy Rich’ Grobogan yang baru saja membangun jalan di desanya.
Berdasarkan penelusuran SUARABARU.ID, Kholil adalah penduduk RT 28 / RW 5 yang masuk wilayah Dungjogo, Desa Kecapi. Ia termasuk “orang tua” yang banyak didatangi orang untuk meminta bantuan dan pertolongan atas persoalan yang dihadapi.
Karena pria berusia 54 tahun ini sering dipanggil juga Kanjeng Sunan Kalijogo. Atau ada yang menyebutnya Mbah Kholil.
Karena keprihatinannya tidak ada jembatan penghubung antara RW 02 dengan RW 07 Desa Kecapi, maka ia mengikhtiarkan pembangunan jembatan di atas Kali Wiso. Ia lantas menyampaikan keinginan baik itu kepada sejumlah orang.

Baca juga Siapakah Sebenarnya ‘Crazy Rich’ Jepara yang Bangun Jembatan Senilai Rp 3,7 Miliar ?
Bahkan kemudian banyak yang bersedia terlibat dalam pembangunan jembatan yang di prakarsai Mbah Kholil ini.
“Saya mendapatkan bantuan semen 40 sak dari Pak Petinggi Sukambali dan 160 sak dari H. Jambari, seorang pengusaha dari Desa Kecapi,” ujarnya saat dihubungi SUARABARU.ID melalui percakapan WhatsApp.
Mbah Kholil juga membentuk kepanitiaan untuk membangun jembatan Dung Jogo hingga jembatan tersebut terselesaikan dalam waktu 3 bulan.
Mbah Kholil memulai membangun jembatan pada akhir tahun 2019. “Di samping jembatan juga ada pengurugan jalan sepanjang 100 meter dengan tinggi sekitar 2 meter lebih dengan senderan beton,” ujarnya.
Sedangkan Petinggi Desa Kecapi Sukambali yang dihubungi SUARABARU.ID membenarkan bahwa pemrakarsa jembatan Dung Jugo memang yang membangun adalah Mbah Kholil. “Jembatan ini sangat membantu warga. Namun untuk hal–hal teknis bisa langsung ditanyakan Mbah Kholil,” ujar Sukambali.
Hadepe – Alvaros – Ulil Abshor













