blank
Apel gelar pasukan dalam Operasi Ketupat Candi Tahun 2022 Polres Klaten (Dok/Res Klt)

KLATEN (SUARABARU.ID)– Kepolisian Resor (Polres)Klaten menerjunkan 654 personel gabungan TNI- Polri  dan instansi terkait lainnya dalam Operasi Ketupat Candi Tahun 2022.

Dalam pelaksanan Operasi Ketupat yang dilaksanakan selama 12 hari, mulai 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei 2022 juga disiapkan lima Pos Operasi di sepanajang Jalur utama Kabupaten Klaten.

“Nanti di setiap pos akan kita siapkan terkait sarana prasarana kesehatan yang terkait dengan vaksin. Juga disiapkan tenaga kesehatan untuk melaksanakan vaksin, yang melayani masyarakat pemudik. Yang berangkat mudik belum vaksin kita sudah siapkan di pos-pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu,” Kata Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo SH,SIK, MH dalam konferensi pers usai apel gelar pasukan Ops Ketupat Candi tahun 2022 di lapangan KSDC Mapolres setempat.

Apel dipimpin Wakil Bupati Klaten H. Yoga Hardaya, SH., MH dan dihadiri sejumlah Forkompinda diantaranya Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo, SH., SIK., MH., Dandim 0723 Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, berlangsung Jumat (22/04/2022).

Kapolres AKBP Eko Prasetyo SH,SIK, MH lebih lanjut menjelaskan , siap menghadapi besarnya jumlah pemudik yang masuk ataupun melintas di wilayah Klaten. Untuk itu pihaknya  Kapolres telah menyiapkan seluruh personel dan rekayasa lalu lintas.

“Semua personel sudah kita terjunkan dan rekayasa apa atau ruas mana yang harus dialihkandan lain- lain sudah kita persiapkan. Artinya tinggal menyesuaikan volume kendaraan yang akan masuk ke Kab. Klaten,” tandasnya.

blank
Wakil Bupati  Klaten H. Yoga Hardaya H MH tengah memasang tanda pesrta kepada perwakilan personil dalam apel gelar pasukan Ops Ketupat Candi Tahun 2022 Polres Klaten yang berlangsung di di lapangan KSDC Mapolres setempat, Jumat (22/4) (Dok/Res Klt)

Membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si , Wakil Bupati  Klaten H. Yoga Hardaya H MH  saat memimpin apel gelar pasukan Ops Ketupat Candi tahun 2022 antara lain menyatakan tahun 2022 ini pemerintah mengambil kebijakan tidak ada pelarangan mudik.

Hal tersebut tentunya ditanggapi antusias masyarakat yang kemudian berdasarkan survey Badan Litbang Kemenhub RI bahwa tahun 2022 ini diprediksi 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mudik.

Semua pihak untuk selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri. Salah satu yang dipersiapkan untuk mengamankan masyarakat antara lain mengejar target vaksinasi 100% untuk dosis 2, 30 persen booster dan 70 persen  lansia. Target harus dicapai pada 30 April 2022 mendatang.

“Polri didukung TNI, Pemda dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi Ketupat yang dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei 2022. Walaupun situasi pendemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali, dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan Bor Rumah Sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pendemi belum sepenuhnya selesa,.” tandasnya.

Bagus Adji