blank
Owner Goyor Dres, Isti memperlihatkan produk khas dari Kabupaten Pemalang, yakni dres goyor, saat pameran UMKM di Gedung Sasana Widya Praja, Semarang. Foto: Ning

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Setiap daerah, tentu mempunyai ciri khas masing-masing, baik dalam hal makanan kuliner, souvenir ataupun produk lain yang menjadi khas dari daerah tersebut.

Begitupun di Kabupaten Pemalang. Kabupaten Pemalang, sebuah Provinsi di Jawa Tengah yang berada di jalur utama Nasional yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang ini juga mempunyai produk khas, meski selama ini kurang diminati masyarakat.

Kain tenun goyor, merupakan produk khas dari Kabupaten Pemalang. Jika anda mendapati kain tenun goyor, anda harus mengetahui bahwa produk tersebut merupakan produk khas dari Kabupaten Pemalang. Karena, Kabupaten Pemalang sangat identik dengan tenun goyornya.

Menurut Owner Goyor Dres, Isti mengatakan, Kabupaten Pemalang terkenal dengan pengrajin-pengrajin tenun goyor, yang mana 90% tenun goyor ini dijadikan sebagai sarung.

Namun untuk goyor dres sendiri sudah diinovasikan menjadi bentuk lain. Bukan hanya dalam bentuk sarung, kain tenun goyor ini sangat pas jika disulap menjadi baju, dres, bahkan bisa dibuat menjadi tas hingga sepatu atau sandal.

“Jadi tenun goyor bukan hanya sebagai sarung, namun bisa menjadi baju, dres pesta, kemudian dari kain percanya bisa dibuat menjadi tas, sepatu selop dan lainnya,” kata Isti kepada SUARABARU.ID, Senin (10/1/2022).

Menurut Isti yang membedakan tenun goyor dengan kain batik lainnya adalah, kain batik berupa kain lembaran, yang selanjutnya dibentuk sesuai apa yang diinginkan.

Namun untuk tenun goyor dalam pewarnaan sudah mulai dari benangnya. “Tenun goyor terbuat dari benang rayon viscose yang jika dipakai tetap adem meskipun dalam cuaca panas,” kata Isti.

Dalam produksinya, Isti mengaku tetap bekerja sama dengan pengrajin lokal di Pemalang, supaya semua tetap bisa terangkul.

Untuk baju-baju, Isti menjualnya mulai dari harga Rp 300 ribuan, untuk sepatu mulai dari Rp 200 ribu, tergantung model dan kainnya. “Kami mempunyai galery yang berlokasi di sebelah barat RSU Siaga Medika Pemalang, yakni Desiva Galery,” ujarnya.

“Usaha kami ini merupakan home industri (usaha keluarga), yang mana untuk kain tenunnya diproduksi oleh adek saya, yang selanjutnya saya kelola menjadi produk fashion,” jelas Isti.

Isti mengaku sebelum menggeluti usaha dres goyor, dirinya mengajar di salah satu sekolah di Pemalang selama 10 tahun. Namun demi memajukan usahanya ini dia rela meninggalkan profesinya sebagai guru, dan ingin membawa nama tenun goyor supaya lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Isti sangat berterima kasih kepada Pemkab Pemalang khususnya Dinas Pariwisata yang sudah banyak mensuport. “Bagi anda yang berkunjung di Kabupaten Pemalang, silahkan mampir di galery kami. Anda wajib memiliki dres goyor yang sangat nyaman dipakai, walaupun saat cuaca panas,” tandas Isti.

Ning