blank
Taj Yasin memberikan ucapan selamat pada perwakilan kabupaten/kota dan SKPD yang mendapatkan penghargaan dari Inspektorat Jateng. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat serius dalam upayanya melakukan pencegahan korupsi. Hal itu seperti diungkapkan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, saat membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Jateng 2021, di Kantor Inspektorat Jateng, Selasa (30/11/2021).

Taj Yasin menyebut, pihaknya sangat senang apabila seluruh ASN memiliki komitmen bersama dalam mencegah korupsi. Dia ingin, agar seluruh ASN juga mengampanyekan mengenai bahaya korupsi.

”Saya ucapkan juga terima kasih kepada KPK yang selama ini sudah mendampingi Provinsi Jateng dengan sangat masif. Saya senang kok kalau KPK datang, pencegahannya itu masif,” kata Taj Yasin, dalam sambutannya.

BACA JUGA: BMKG Sebut Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Lebat Dengan Petir

Dia juga berpesan kepada seluruh jajarannya, agar mau saling mengingatkan. Hal itu, lanjutnya, tidak boleh sampai berhenti agar para ASN dalam bekerja tidak lalai dan lupa.

”Kalau tidak diingatkan, kita lalai. Maka kita perlu saling mengingatkan. Saya pikir program paling menarik dari penanganan covid-19 namanya Eling lan Ngelingke. Jangan soal covid-19 saja, namun juga bahaya korupsi,” tambahnya.

Taj Yasin juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh ASN Pemprov Jateng, yang telah mendukung dan menunjukkan kinerjanya secara transparan dan baik.

BACA JUGA: Raih Anugerah Sebagai Kabupaten Kreatif, Pelaku Ekraf Wonosobo Didorong 3G

”Yang menerima penghargaan, terima kasih. Ini menunjukkan bahwa di Jateng ini dalam tahap pemerintahan yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Inspektur Jateng, Doni Widianto menambahkan, Provinsi Jateng telah 10 kali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dia juga menyebutkan, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2021, telah mencapai 100 persen. Bukan hanya itu, 99,99 persen ASN telah melaporkan harta kekayaan (LHKASN) mereka.

”Ini akan kita akselerasi, kita push lagi, sehingga nanti bisa sampai 100 persen,” terang Doni.

BACA JUGA: Selama 2021 Pemerintah Tidak Terbitkan Izin Impor Beras

Dalam Larwasda 2021 ini, sebanyak lima kabupaten/kota mendapatkan penghargaan atas penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan inspektorat Jateng, tercepat dan selesai 100 persen. Kemudian penyelesaian pengaduan masyarakat 100 persen dan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) kabupaten/kota.

Kelima kabupaten/kota yang mendapat penghargaan itu adalah, Boyolali, Cilacap, Pati, Surakarta, dan Purworejo.

Selain itu, lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga mendapat penghargaan, karena Nilai SAKIP-nya terbaik di tahun 2021, dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) selesai 100 persen. Kelimanya adalah, RSUD Margono Soekarjo, RSUD dr Moewardi, DP3AKB, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng.

Riyan