blank
Barang bukti upaya penyelundupan sabu ke dalam Lapas Semarang, yakni 4 batu bateray dan sabu seberat 152,17 gram. Foto: Dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID) Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali gagalkan upaya penyelundupan sabu ke dalam Lapas.

Kali ini pelaku mencoba menyelundupkan sabu bersama 4 buah batu bateray sebagai pemberat dengan cara melempar dari luar tembok belakang Lapas.

Kejadian berawal saat petugas, Muhtadi tengah bertugas kontrol keliling secara berkala di branggang yang merupakan sekat antara tembok terluar sekitar pos 5 dengan pos 6.

Saat berpatroli, Muhtadi menemukan 2 bungkusan plastik warna hitam dan merah yang di dalamnya diduga berisi narkoba jenis sabu.

Muhtadi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala KPLP dan Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) untuk dilakukan pengecekan.

Diduga bungkusan tersebut adalah narkotika jenis sabu yang akan diselundupkan dengan modus melempar dari luar tembok, namun upaya tersebut gagal karena tidak sampai ke dalam blok hunian.

Kalapas Semarang, Supriyanto membenarkan, bahwa 2 bungkus plastik warna hitam dan merah itu adalah paket narkotika jenis sabu.

“Setelah dibuka bungkusan itu berisi 2 klip plastik yang berisi sabu seberat 152 gram dan 4 buah batu baterai yang digunakan sebagai pemberat,” jelas Supriyanto, Sabtu (27/11/2021).

“Barang haram tersebut sudah kami serahkan kepada Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Supriyanto, upaya penyelundupan melalui lemparan tembok akhir-akhir ini masih marak, karena upaya penyelundupan melalui pengiriman barang dan makanan melalui pintu Lapas sangat ketat, sehingga cara-cara lain dilakukan oleh pelaku untuk dapat memasukkan sabu ke Lapas.

Dikatakan, pihak Lapas telah memasang tembok pagar tambahan di luar Lapas, sehingga jika ada kejadian serupa, barang tersebut tidak akan sampai di blok hunian karena jaraknya terlalu jauh.

Sementara Unit 1 Subnit 1 Satres Narkoba Polrestabes Semarang, Brigadir Joko Prayitno mengatakan, pihaknya akan terus melibatkan personil untuk dapat membantu pengawasan di Lapas.

“Kedepan kami akan lebih intens mengerahkan personil untuk membantu petugas Lapas dalam patroli mengelilingi area pagar tembok Lapas,” jelasnya.

Ning