Claudio Ranieri/dok

(SUARABARU.ID) – Setelah tak dipakai Sampdoria, Claudio Ranieri dipercaya sebagai manajer baru Watford menggantikan Xisco Munoz yang dipecat.

Pelatih Italia berusia 69 tahun itu diberi misi menaikkan posisi The Hornets dalam klasemen di Liga Primer Inggris 2021-2022.

Saat ini Watford berada di posisi ke-15 dengan tujuh poin dari tujuh laga.
Dalam lima pertandingan terakhir, The Hornets cuma menang sekali dan kalah tiga kali.
Melihat pengalaman Ranieri, manajemen berharap banyak timnya membaik dan segera keluar dari papan bawah.
The Tinkerman (Si Tukang Reparasi) menjadi julukan Ranieri karena keahliannya meramu skuad yang tadinya bobrok menjadi lebih baik.

Claudio akan selalu diingat ketika membawa Leicester City memenangi gelar juara Premier League 2015-2016 dengan komposisi pemain biasa-biasa saja.
‘’Saya adalah pria yang ambisius dan berharap bisa membawa Watford bertahan di akhir musim,’’ ujar Si Tukang Reparasi seperti dilansir dari Stats Perform.

‘’Kami harus selamat dan pelan-pelan bangkit. Misi tim ini sangat ambisius, saya pun demikian,’’ tuturnya.

Sayang, awal Ranieri sebagai head coach Watford akan mengerikan lantaran menghadapi Liverpool dalam lanjutan Premiership di Vicarage Road, Sabtu (16/10/2021) pukul 18.30 WIB.

The Reds tercatat sebagai satu-satunya klub yang belum kalah di Premier League musim ini.

Kendati begitu, Ranieri sama sekali tidak takut, dan bahkan tertantang untuk menumbangkan Si Merah di depan suporter setia The Yellow Army.
Liverpool dipastikan kehilangan kiper Alisson Becker dan gelandang Fabinho yang harus menjalani karantina selepas membela Timnas Brasil.
Namun, The Reds akan kembali diperkuat bek kanan Trent Alexander-Arnold.

Manajer Juergen Klopp memastikan Trent dalam kondisi siap tempur lagi.

Untuk pengganti Alisson dan Fabinho, Klopp menyiapkan Caoimhin Kelleher dan Jordan Henderson.

rr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here