Bincang di Bilik Demokrasi KPU Jepara,bersama Ketua KPU Jepara, Ketua DPRD Jepara dan Ketua Bawaslu Jepara.

JEPARA-(SUARABARU.ID) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara terus berupaya memanfaatkan ruang digital untuk berkolaborasi dengan berbagai kalangan untuk mengisi ruang literasi demokrasi. Salah satunya dengan meluncurkan program Bincang Hal Menarik (Bilik) Demokrasi melalui kanal YouTube “KPU Jepara”.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Jepara Muhammadun, Jumat (11/6) mengatakan Bilik Demokrasi dikemas dalam bentuk dialog dengan menghadirkan para narasumber dari berbagai kalangan di masyarakat, pemerintah maupun swasta, dan partai politik, khususnya mereka yang menjadi bagian dari simpul-simpul demokrasi.

Bincang di Bilik Demokrasi bersama Ketua Fatayat NU Jepara, Direktur Teknik PDAM dan Komisioner KPU Jepara.

Kami ingin melibatkan banyak pihak di Bilik Demokrasi ini. Para narasumber, sesuai latar belakang masing-masing bisa berbagi gagasan, aspirasi, dan inspirasi. Bilik Demokrasi kami dedikasikan menjadi bagian dari upaya bersama-sama dalam memberikan literasi demokrasi ke masyarakat,” kata Muhammadun. Dialog ala podcast itu berlangsung di studio mini yang ada di ruang Lorong Pintar (Lontar) di Kantor KPU Jepara.

Tema Teraktual

Program terbaru ini sudah dua kali berjalan, yakni pada saat menjelang Hari Kartini 2021, yaitu 19 April bertema Kekuatan Perempuan untuk Menyuarakan Aspirasi dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Direktur Teknik PDAM Kabupaten Jepara Dewi Fatimah, Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Jepara Nanik, serta anggota KPU Jepara Siti Nurwakhidatun.

Kegiatan kedua berlangsung pada 10 Juni lalu bertema Kesiapan Masyarakat dalam Menyongsong Pemilu dan Pemilihan 2024 dengan narasumber Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri, Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif, dan Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko.

Muhammadun juga mengungkapkan program Bilik Demokrasi akan terus bergulir dengan mengetengahkan tema-tema teraktual seputar demokrasi elektoral seperti pemilu dan pemilihan, serta demokrasi substansial terkait ruang-ruang partisipasi publik untuk meningkatkan mutu demokrasi.

“Bilik ini bisa dimasuki siapa saja yang memiliki gagasan, kiprah inspiratif, maupun kebijakan di tengah masyarakat yang secara langsung mupun tidak langsung memiliki andil  dalam memperbaiki kualitas demokrasi,” lanjut dia.

Persiapan Pemilu 2024

Pemilu serentak 2024 direncanakan berlangsung pada Februari 2024 dan pemilihan serentak pada 27 November 2024. Sedangkan tahapan pemilu akan dimulai pada Maret 2022. Jika rencana tersebut menjadi keputusan, maka akan ada perkembangan yang lebih dinamis dalam segala persiapan yang menjadi ranah penyelenggara pemilu, peserta pemilu, pemerintah, pemilih, akademisi, juga masyarakat luas.

“Dinamika itu bisa kami wadahi, salah satunya dalam program Bilik Demokrasi. Ini tidak hanya bilik untuk penyelenggara pemilu, tapi juga bilik untuk banyak pihak yang sama-sama memiliki konsistensi dalam membangun mutu demokrasi dan menguatkan ruang partisipasi publik,” kata Muhammadun.

Hadepe – KPU Jepara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here