blank
Ganjar menyempatkan diri memanjat bak truk yang tertutup terpal, untuk mengecek apakah ada orang di dalamnya. Foto: dok/ist

BANYUMAS (SUARABARU.ID)– Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali melakukan pengecekan di posko-posko penyekatan pemudik. Setelah kemarin memantau posko penyekatan jalur tol, pada Jumat (7/5/2021) ini, Ganjar memantau di jalur-jalur non tol.

Titik yang didatangi Ganjar adalah, posko penyekatan di Jembatan Timbang Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Didampingi Bupati Banyumas, Achmad Husein, Ganjar ikut memantau peroses pengecekan setiap kendaraan yang masuk ke lokasi itu.

Saat proses pengecekan, Ganjar memerintahkan petugas untuk tidak hanya fokus pada kendaraan kecil pengangkut orang. Sejumlah truk pengangkut barang diminta Ganjar untuk ditepikan, guna menjalani pemeriksaan muatannya.

BACA JUGA: Polresta Banyumas Musnahkan 1.043 Botol Minuman Beralkohol

”Itu truk juga tolong diperiksa, jangan-jangan bawa orang,” kata Ganjar pada petugas.

Beberapa truk kemudian ditepikan ke dalam jembatan timbang untuk diperiksa. Truk boks muatan paket maupun truk muatan barang bertutup terpal semua diperiksa muatannya. Sopir diminta turun dan membuka bak muatannya.

Ganjar sendiri bahkan ikut memeriksa truk-truk itu. Saat salah satu truk bertutup terpal, sopir diminta Ganjar berhenti dan membuka muatannya. ”Ini isinya beras pak, bukan orang,” kata sopir itu.

BACA JUGA: Kodim 0715/Kendal Bersama Hipakad Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

Tak percaya begitu saja, Ganjar meminta sopir membuka bak truk yang ditutup terpal itu. Setelah terbuka, Ganjar langsug memanjat bak truk dan melihat bagian dalam. ”Halo, ada orang di dalam,” teriaknya.

Setelah dipastikan tidak ada orang, Ganjar kemudian turun. Dia mengucapkan terima kasih kepada sopir, dan mempersilakan melanjutkan perjalanan.

Ganjar menyampaikan, modus truk muatan barang digunakan untuk mengangkut penumpang sudah banyak terjadi. Dia meminta petugas melakukan pengecekan, agar hal itu bisa diantisipasi.

BACA JUGA: Kapolda Jateng Cek Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi di Pos Pengamanan Wonogiri

”Kita ngecek saja, karena beberapa hari kemarin itu ada modus, truk barang tapi isinya orang. Jangan sampai terjadi seperti itu, karena itu membahayakan. Maka saya minta dicek,” ucapnya.

Dari sampling pengecekan terhadap truk di tempat itu, Ganjar menyebutkan, semuanya benar-benar tertib. Muatan yang ada di bak truk benar-benar barang, dan bukan orang.

”Maka saya sampaikan terima kasih pada masyarakat, karena tertib semuanya. Syaratnya komplet, truknya tidak bawa orang di baknya, jadi tertib. Mudah-mudahan ini terus bisa dilakukan, sehingga partisipasi ini akan membantu buat kita,” tegasnya.

BACA JUGA: “A Quiet Place Part II” akan Tayang di Bioskop Akhir Mei 2021

Disinggung terkait pemudik yang melanggar, Ganjar mengatakan sudah banyak yang diputar balik. Untuk posko penyekatan Ajibarang sendiri, lanjut dia, sudah ada 22 kendaraan yang diputar balik, karena tidak memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengungkapkan, pihaknya ketat dalam mengantisipasi pemudik. Selain penyekatan, para pemudik yang nekat pulang ke Banyumas, langsung dikarantina di tempat khusus.

”Sekarang sudah ada beberapa pemudik yang kami karantina agar menjadi pembelajaran buat semua,” tegasnya.

Riyan-Sol