blank
Proses evakuasi tanah longsor di jalur wisata Dieng menggunakan alat berat. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Material tanah longsor yang menutup jalan menuju obyek wisata pegunungan Dieng di wilayah Desa Kalilembu Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, kini sudah berhasil disingkirkan.

Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi SIK MT di lokasi kejadian malam ini melaporkan proses evakuasi tanah longsor baru saja selesai sekitar pukul 21.15 WIB tadi.

“Proses penyingkiran material tanah longsor dilakukan secara cepat. Karena jalur tersebut merupakan jalan vital bagi warga dan wisatawan. Satu-satunya akses jalan menuju Dieng dari arah Kejajar Wonosobo,” katanya.

Pelaksanaan evakuasi tanah longsor melibatkan relawan BPBD, Tim SAR, personil PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng dan warga setempat. Proses penyingkiran tanah longsor menggunakan alat berat.

“Malam ini yang penting jalan bisa dilalui lagi. Sehingga arus lalu lintas dapat berjalan normal kembali. Pembersihan timbunan tanah yang masih berada di pinggir jalan akan dilanjutkan besok pagi,” tegasnya.

Hati-Hati

blank
Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi SIK MT memimpin proses evakuasi tanah longsor. Foto : SB/Muharno Zarka

Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Zulfa Akhsan Alim Kurniawan menambahkan jalannya evakuasi tanah longsor membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam. Proses tersebut termasuk cepat karena menggunakan alat berat.

Menurutnya, alat berat terpaksa dikerahkan karena tanah longsor yang menggunung di badan jalan cukup banyak. Lebar sekitar 15 meter dan panjang kurang lebih 20 meter.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski sebelumnya sempat diduga ada salah satu pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor, saat tanah longsor terjadi,” terang dia.

Warga setempat dan wisatawan yang akan menuju Dieng, sudah bisa melewati jalan dengan lancar. Itu semua berkat kesigapan relawan, warga setempat dan aparat kepolisian dalam mengendalikan arus lalu lintas.

“Saya berpesan pada warga dan wisatawan yang akan menuju ke Dieng untuk ekstra hati-hati jika melintas saat turun hujan. Sebab, dipinggir jalan, banyak tebing dalam posisi tanah dan batu menggantung di pinggir jalan, berpotensi longsor,” pesan dia.

Muharno Zarka