blank
Rapat Pleno Pengurus KBI Jateng, digelar di Hotel Get's Semarang, Jumat (29/1/2021) malam, dengan agenda penyusunan kepanitiaan untuk penyelenggaraan Rakerprov, yang dijadwalkan berlangsung Jumat (26/2/2021) mendatang di Semarang. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum Pengprov Kick Boxing Indonesia (KBI) Jateng, Eko Firli mengatakan, sebanyak 13 atlet asal Jawa Tengah, menjalani audisi virtual kick boxing untuk Pelatnas SEA Games Hanoi, Vietnam 2021.

Ke-13 fighter itu berasal dari Kota Surakarta sebanyak empat atlet, Kabupaten Magelang (3), Boyolali (3), Karanganyar (2) dan Kota Semarang (1).

”Kami berharap minimal 10 fighter bisa terjaring dalam audisi yang diproyeksikan nantinya masuk Pelatnas,” kata Firli, usai memimpin Rapat Pleno Pengurus KBI Jateng, di Hotel Get’s Semarang, Jumat (29/1/2021) malam.

BACA JUGA : Tinjau Banjir, Hartopo; Semoga Lekas Surut

Dijelaskan dia, sesuai kebijakan PP KBI, hasil audisi ini akan diikutsertakan dalam Kejurnas sekaligus Seleknas di bulan April mendatang. Materi audisi meliputi teknik gerakan, punching pad dan sparing.

”Kami optmistis, karena materi yang ikut audisi virtual ini adalah atlet Jateng yang meraih tiga medali perak dan empat perunggu, dalam Kejurnas Kick Boxing tahun 2019,” ujar Firli, didampingi Wakil Ketua Umum II, Moh Hamid.

Cabang kick boxing sudah resmi dipertandingkan di SEA Games Manila 2019, dan kembali akan digelar di SEA Games Hanoi 2021. Dua tahun lalu, pada pesta olahraga Asia Tenggara itu, Indonesia membawa pulang dua perak dan delapan perunggu.

Sedangkan anggota Dewan Pembina KBI Jateng, Bona Ventura Sulistiana berharap, adanya soliditas dan solidaritas di kepengurusan KBI.

BACA JUGA : Luapan Sungai Wulan Terjang Sejumlah Desa di Kudus

”Kunci organisasi adalah soliditas. Jika organisasinya solid dan akuntabel, dengan sendirinya prestasi akan mengikuti,” kata Waketum I KONI Jateng itu.

Bona juga meminta KBI untuk membuat data base atlet-atlet, pelatih dan pengkab/pengkot, sehingga persebarannya bisa dimonitor untuk bahan evaluasi pengprov.

Sementara itu, pada agenda lain rapat pleno itu adalah, penyusunan kepanitiaan untuk penyelenggaraan Rakerprov, yang dijadwalkan berlangsung Jumat (26/2/2021) mendatang di Semarang.

Riyan