MAGELANG (SUARABARU.ID) – Dampak meningkatnya penyebaran virus corona di Kota Magelang, obyek wisata Kebun Raya Gunung Tidar (KRGT) ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang OT Rostriyanto menerangkan, penutupan sudah dilakukan sebelum Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, selama beberapa bulan sebelumnya KRGT sempat dibuka dengan pembatasan ketat, atau hanya beroperasi siang hari. Namun, pihaknya kembali mengubah kebijakan karena kenaikan virus corona makin tak terkendali.
‘’Semula kita batasi, hanya buka siang hari. Tapi melihat perkembangan penyebaran virus corona tinggi di Kota Magelang, sesuai arahan pimpinan maka KRGT ditutup sementara, hingga waktu yang belum ditentukan,’’ tuturnya.
Selain KRGT, lanjut Otros, kawasan Alun-alun Kota Magelang juga menjadi perhatian utama. Keberadaan taman bermain anak dan air mancur menari sudah lebih dulu ditutup.
Air mancur menari bahkan belum beroperasi sejak Kota Magelang memberlakukan kejadian luar biasa (KLB) Covid-19. Jika dihidupkan hanya untuk pemeliharaan.
Sedang tempat bermain anak, sebenarnya Pemkot Magelang sudah menutupnya. Tetapi sebagian masyarakat ada yang tetap nekat memasuki arena itu, dan tak jarang menimbulkan kerumunan.
‘’Kami sudah koordinasi dengan Satpol PP, kepolisian dan TNI, di sana akan ada operasi yustisi,’’ tandasnya.
Hal yang sama juga berlaku untuk taman-taman publik. Semenjak terjadi lonjakan kasus Covid-19, DLH sudah mengimbau masyarakat agar tak datang ke fasilitas publik tersebut, dan patuh protokol kesehatan.
Namun tidak jarang masyarakat kurang mengindahkan imbauan tersebut. Sehingga, pihaknya berencana menggelar operasi yustisi, dengan melibatkan pihak berwenang untuk menghalau kerumunan di fasilitas publik, termasuk taman-taman.
Penulis : prokompim/kotamgl
Editor : Doddy Ardjono













