Petugas Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Boyolali, saat menyalurkan dana bantuan program pelatihan wirausaha mandiri, dari Kementerian Tenaga Kerja, untuk seorang pelau usaha di Kantor Diskopnaker Boyolali, Senin (23/11/2020). Foto: antara

BOYOLALI (SUARABARU.ID)– Dana bantuan kepada 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk mendukung wirausaha akibat dampak pandemi covid-19, disalurkan Pemerintah Kabupaten Boyolali, melalui Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker).

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Diskopnaker Kabupaten Boyolali, Sugeng Priyanto mengatakan, bantuan berupa uang ini diperuntukkan pengadaan peralatan sarana pendukung usaha, sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap para pelaku usaha dampak pandemi covid-19.

”Program pelatihan wirausaha mandiri dari Kementerian Tenaga Kerja itu, untuk membeli peralatan sarana pendukung usaha. Mereka setelah membeli wajib menyerahkan kuitansi pembelian dan foto barangnya,” kata Sugeng Priyanto di Boyolali, Senin (23/11/2020).

BACA JUGA : Pemkot Solo Pastikan Kenaikan UMK 2021 Sebesar 2,94 Persen

Menurut dia, ada 100 pelaku usaha mendapat bantuan yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN), dan diserahkan secara bertahan di Kantor Diskopnaker Kabupaten Boyolali, sejak Jumat-Senin (20/23/11/2020), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ditambahkannya, pemberian bantuan berupa sarana peralatan yang dibutuhkan untuk pengembangan kewirausahaan itu, setiap hari rata-rata ada 20 orang pelaku usaha yang menerima, untuk menghindari adanya kerumunan.

Sebanyak 20 orang pelaku usaha, menerima langsung bantuan yang berasal dari berbagai wilayah kecamatan di Boyolali ini. Mereka dari berbagai usaha yang dilakukan, antara lain usaha bengkel, tukang las, pertukangan hingga usaha katering.

”Bantuan yang diserahkan kepada masing-masing pelaku usaha sebesar Rp 1,4 juta. Kami berharap dengan bantuan itu, mampu digunakan dalam mengembangkan usahanya, di tengah pandemi covid-19,” terang dia.

Bisa Bermanfaat
Sugeng melanjutkan, setiap pelaku usaha menerima bantuan dana senilai Rp 1.400.000, dan akan dibelikan peralatan sesuai dengan wirausaha yang mereka tekuni.

Setyaningrum (31), warga Karanggeneng, salah satu pelaku usaha yang menerima bantuan menyebutkan, dirinya senang telah mendapatkan bantuan dana untuk wirausahanya.

”Saya akan memanfaatkan dana bantuan ini, untuk memajukan usaha katering yang kami tekuni hingga sekarang,” imbuh Setyaningrum.

Menurut dia, dana bantuan itu sangat membantu para pelaku wirausaha, karena dalam masa pandemi ini, begitu banyak yang dirasakan masyarakat. Apalagi pelaku wirausaha dampaknya terlihat sekali.

Kendati demikian, pihaknya berharap, dengan bantuan yang diterima masyarakat ini, dapat menjadikan pelaku wirausaha yang andal dan mandiri. Sehingga dapat tercipta wirausaha yang mapan dan potensial, serta bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Boyolali.

Ant-Riyan