blank
Kepala Disperpusip Kota Magelang Isa Ashari menunjukkan sertifikat akreditasi yang diraihnya, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID)  – Perpustakaan Umum Kota Magelang meraih akreditasi A dari Perpustakaan Nasional (Perpurnas) RI tahun 2020, setelah melalui proses seleksi sekitar dua bulan. Dengan predikat ini maka perpustakaan di bawah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) ini diakui berstandar nasional.

Kepala Disperpusip Kota Magelang, Isa Ashari mengatakan, tahapan pengajuan akreditasi diawali dengan mengisi kuisoner dari Perpusnas sambil melengkapi dokumen-dokumen. Kemudian kuisioner dan dokumen dikirimkan ke Perpusnas untuk diteliti.

‘’Kalau lolos administrasi, maka tahap selanjutnya visitasi. Karena di masa pandemi Covid-19, maka tahapan visitasi dilakukan secara daring. Tahap berikutnya menunggu hasil,’’  kata Isa, Selasa (27/10).

Menurutnya, akreditasi A sangat penting bagi Perpustakaan Umum Kota Magelang. Sebab, dengan adanya akreditasi ini maka pelayanan sudah memenuhi standar nasional. Adapun masa berlaku akreditasi ini selama lima tahun.
‘’Ada enam komponen penilaian, yakni penyelengara dan pengelolaan, pelayanan perpustakaan, sarana prasarana, tenaga perpustakaan, koleksi dan komponen penguat kinerja. Semua ini sudah terpenuhi, sehingga mendapat akreditasi,’’ ujarnya.

Dia menerangkan, tidak hanya Perpustakaan Umum Kota Magelang yang menerima akreditasi tersebut. Total ada 8 perpustakaan yang meraih administrasi baik A maupun B.

Adapun tujuh perpustakaan lain yang menerima akreditasi adalah Perpustakaan Unimma (akrediasi A), Untidar (akreditasi B), SD Mutual 1 (akreditasi A), SD IT Ihsanul Fikri (akreditasi A), SMP IT Ihsanul Fikri (akreditasi A), SMA 4 Magelang (akreditasi A), dan SMP 8 Magelang (akreditasi B).

‘’Delapan perpustakaan yang menerima akreditasi ini merupakan gelombang pertama pengajuan di pertengahan tahun lalu. Dari delapan perpustakaan ini, 6 di antaranya akreditasi A dan 2 akreditasi B,’’ tuturnya.

Isa menambahkan, setelah gelombang pertama selesai, sekarang pihaknya dalam proses gelombang kedua untuk 15 perpustakaan. Tahap pengisian kuisioner dan kelengkapan dokumen sudah dilakukan.

‘’Besok akan dilakukan visitasi secara daring oleh Perpusnas di 15 perpustakaan. Perpustakaan yang ikut gelombang dua ini berasal dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA)/sederajat,’’ terangnya.

Setelah gelombang kedua selesai, pihaknya akan meneruskan lagi proses akreditasi untuk perpustakaan lain yang belum. Total ada 316 perpustakaan di Kota Magelang yang ditarget semua dapat terakreditasi.

‘’Setidaknya tahun ini ada 23 perpustakaan yang terakreditasi atau bahkan lebih. Tahun depan kita lanjutkan lagi untuk akreditasi perpustakaan yang lain,’’ tegasnya.

Penulis : prokompim/kotamgl

Editor   : Doddy Ardjono