blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfduz didampingi Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Asisten I Sekda Hery Setyanto berfoto bersama Wakil Rektor III UNS Prof Kuncoro Diharjo dan para pimpinan UNS.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Wakil Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Prof Kuncoro Diharjo ST MT mengungkapkan,  pembukaan kampus vokasi di Kebumen merupakan bagian dari peningkatan status UNS yang saat ini baru membuka Prodi PGSD.

Ke depan Kampus UNS Kebumen akan membuka multiprodi dengan konsentrasi pada kelautan dan pariwisata sesuai potensi daerah, serta disesuaikan dengan tujuan pengembangan SDM dilihat dari perspektif global.

“Kami mengajak perguruan tinggi lain di Kebumen maju bersama-sama dan mari berkolaborasi bersama untuk memajukan Kebumen,”ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Prof Kuncoro Diharjo ST MT, di Ruang Arungbinang Kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Sabtu (26/9)

blank
Bupati Yazid Mahfudz memberikan sambutan pada pertemun dengan delegasi UNS yang dipimpin Wakil Rektor III UNS Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Kuncoro Diharjo.(Foto:SB/Ist)

Kunjungan tersebut tindak lanjut pembahasan kerja sama rencana Sekolah Vokasi UNS di Kebumen. Rombongan dari UNS diterima Bupati KH Yazid Mahfudz, didampingi Sekda H Ahmad Ujang Sugiono, Asisten 1 Sekda yang juga alumni Fisip UNS Hery Setyanto, Kepala Bappeda Pudji Rahaju, Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin, Kepala BPKAD Aden Andri Susilo, serta pejabat terkait .

Sedangkan rombongan UNS dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni didampingi Staf Ahli Rektor Bidang Keuangan UNS Dr E Muhtar SPd MSi CFRA, Direktur Sekolah Vokasi Drs Santoso Tri Hananto MSi Ak, dan Ketua Prodi PGSD UNS Kebumen Dr Suhartono MPd.

Prof Kuncoro berharap, mulai Tahun Ajaran baru 2021 UNS di Kebumen sudah ada perkuliahan. Terkait program studi (Prodi) yang akan dibuka, pihaknya masih melakukan kajian. Ia mengatakan, UNS Solo saat ini letaknya di tengah-tengah daratan, yang jauh dari Pantura dan Pansela.

Dengan mendekatkan ke Pansela di Kebumen, sejumlah prodi yang kemungkinan bisa dibuka terkait kelautan maupun pariwisata.”Kita lihat potensinya bersama-sama, tetapi untuk pengembangan SDM kita melihatnya secara global,”terangnya.

blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz berbicara serius dengan Wakil Rektor UNS Bidang III Prof Kuncoro Diharjo.(Foto:SB/Ist)

Domisili Kebumen

Menurutnya, rencana tersebut bagian dari rencana meningkatkan status UNS di Kebumen yang saat ini baru membuka prodi PGSD menjadi Kampus UNS Kebumen. Bila nanti menjadi Kampus UNS Kebumen berarti prodinya jadi multi prodi.

Karena statusnya menjadi UNS Kebumen, lanjut dia lagi, pihaknya akan merekrut dosen tetap yang berdomisili di Kebumen. Prodi tidak bisa menggunakan dosen di Solo, harus ada dosen yang berdomisili di Kebumen.

Dengan adanya Kampus UNS Kebumen, Kuncoro mengajak perguruan tinggi (PT) lainnya di Kebumen maju bersama-sama.”Kita kolaborasi bersama untuk memajukan Kebumen,”tegasnya.

Bupati Yazid Mahfudz menyampaikan harapannya dengan hadirnya Kampus UNS Kebumen akan membawa manfaat untuk meningkatkan SDM masyarakat daerahnya.”Kondisi SDM di Kebumen belum cukup baik. Angka pengangguran masih cukup tinggi, 80 persen tamatan SMP dan SMA. Ini menjadi beban pemerintah daerah,”jelas Bupati Yazid Mahfudz.

Terkait aset daerah bekas RSUD yang akan menjadi Kampus UNS, Bupati menyatakan, saat ini kondisinya semakin rusak. Selain itu, selama ini aset tersebut juga selalu menjadi temuan (idle) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena belum dimanfaatkan.”Alangkah baiknya tempat itu dimanfaatkan untuk pendidikan dalam upaya membangun SDM Kebumen,” tandasnya.

Bupati optimistis dengan pengembangan Kampus UNS Kebumen akan banyak dampak positif bagi masyarakat setempat. Yang jelas terkait dengan SDM yang menjad prioritas pembangunan, dampak ekonomi di sekitar kampus, aset daerah termanfaatkan dengan baik, menyerap tenaga dosen dan tenaga kerja lain sehingga banyak manfaatnya bagi masyarakat Kebumen.

Komper Wardopo