blank
Pelepasan KKN mahasiswa IAINU Kebumen dilakukan secara virtual dengan sambutan Wakil Bupati Arif Sugiyanto dan Rektor Imam Satibi.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Sebanyak  250 mahasiswa IAINU Kebumen  mengikuti seremonial pelepasan KKN yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi video converence Zoom Cloud Meeting.

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin, Kabag Kesra Wahib Tamam serta  Rektor IAINU Kebumen Dr Imam Satibi MPdI. Termasuk 25 dosen pembimbing KKN. Pelepasan mahasiswa KKN pada Selasa (4/8), diakhiri  simbolisasi pemberian atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa.

Wakil Bupati Arif Sugiyanto dalam sambutan daring dari Rumah Dinas Wakil Bupati Jalan Mayjen Sutoyo berpesan agar mahasiswa dapat mendarmabhaktikan ilmu yang telah dipelajari di kampus kepada masyarakat.  Khususnya memberikan edukasi protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Rektor IAINU Kebumen Imam Satibi menyampaikan, KKN merupakan mandat akademik yang harus ditempuh semua mahasiswa IAINU Kebumen. Secara substansial KKN merupakan wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara terpadu.

blank

Dalam kondisi pandemi Covid-19, KKN IAINU di laksanakan secara mandiri di desa tempat tinggal guna menjaga tranmisi virus jika dilakukan secara kelompok dalam satu desa tertentu. Spirit KKN kali ini adalah spirit khifdun nafs dan La daroro wa la diroro. Oleh karena itu selama KKN mahasiswa akan di bekali APD dan wajib menjalankan protokoler kesehatan  sehingga kemaslahatan tetap dapat dijalankan dan selalu waspada munculnya kamadhorotan.

“Apapun bentuknya kewajiban memelihara dan melindungi jiwa hukumnya adalah wajib dan harus diletakkan di atas dari segalanya. Untuk itu bentuk KKN kali ini telah diprogram sesuai dengan kemasan menyesuaikan pandemi Covid-19,”jelas Imam.

Lebih lanjut Rektor menuturkan, KKN merupakan momentum bagi mahasiswa melakukan pengabdian pada lingkungan tempat tinggal sehingga memiliki sense of crisis khususya akibat pandemi covid. Mahasiswa sebagai agent of transformatif harus dibuktikan melalui momentum KKN secara terencana berdasarkan panduan KKN yang telah ditetapkan.

“Dalam KKN yang bersifat mandiri mahasiswa dituntut melaksanakan berbasis kinerja yang dibuktikan dengan out put dan out come. DPL sebagai pendamping akan bekerja 24 jam memonitoring dan menjalakan clinis jika ada permasalahan yang dihadapi.’’

Ketua Pelaksana KKN IAINU Kebumen Benny Kurniawan MPdI menjelaskan, KKN tahun 2020 dilaksanakan 4 Agustus- 19 September dengan menggunakan pola Mandiri dari Desa. Mengambil tema “Masyarakat Desa Tangguh Covid-19”.

Kegiatan KKN terbagi dalam tiga program kerja utama, yaitu pengabdian berbasis virtual dengan bentuk pembuatan video dan flyer, pengabdian berbasis masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan, serta pengabdian berbasis produktivitas keilmuan diisi penulisan opini dan artikel yang terkait dengan edukasi pencegahan dan life skill menghadapi masa pandemi Covid-19.

Komper Wardopo