<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisata ziarah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/wisata-ziarah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Apr 2023 05:37:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>wisata ziarah Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berziarah dan Berdoa di Gua Maria Kerep Ambarawa dan Menikmati Sajian Kulinernya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/08/berziarah-dan-berdoa-di-gua-maria-kerep-ambarawa-dan-menikmati-sajian-kulinernya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Apr 2023 05:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[GMKA]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Maria]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Maria Kerep Ambarawa]]></category>
		<category><![CDATA[paskah]]></category>
		<category><![CDATA[umat Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[wisata ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=328383</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARI ini umat Kristiani masih berada dalam rangkaian perayaan Paskah, yang berlangsung sejak 40 hari lalu, diawali dengan Rabu Abu 22 Februari 2023 lalu. Sejak saat itu umat Kristiani berada dalam suasana  puasa sampai pada puncak Paskah, Minggu 9 April 2023 esok pagi. Setelah menjalani prosesi Minggu Palma, 2 April 2023 yaitu mengenang sengsara Yesus, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/08/berziarah-dan-berdoa-di-gua-maria-kerep-ambarawa-dan-menikmati-sajian-kulinernya">Berziarah dan Berdoa di Gua Maria Kerep Ambarawa dan Menikmati Sajian Kulinernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HARI</strong> ini umat Kristiani masih berada dalam rangkaian perayaan Paskah, yang berlangsung sejak 40 hari lalu, diawali dengan Rabu Abu 22 Februari 2023 lalu. Sejak saat itu umat Kristiani berada dalam suasana  puasa sampai pada puncak Paskah, Minggu 9 April 2023 esok pagi.</p>
<p>Setelah menjalani prosesi Minggu Palma, 2 April 2023 yaitu mengenang sengsara Yesus, diawali dengan kedatangannya ke Yerusalem, yang disambut warga dengan lambaian daun palma. Kemudian Kamis Putih, 6 April 2023, Yesus mencuci kaki murid-muridnya.</p>
<p>Pada malam Kamis Putih itu, gereja-gereja juga melakukan ritus mencuci kaki jemaat. Kemudian Sabtu malam 8 April 2023 nanti, jemaat/umat juga melakukan ibadah Sabtu Sunyi, yang mengenangkan peristiwa wafatnya Yesus, dan para murid merasa kehilangan dan tak punya pegangan. Karena Tuhannya telah mati.</p>
<p>Dan esok pagi, Minggu 9 April 2023, umat pun merayakan kemenangan, dengan kebangkitan Yesus dari kuburnya. Peristiwa kebangkitan Yesus dari kematiannya inilah yang dikenal dengan perayaan Paskah.</p>
<p>Nah, senyampang masa Paskah, kali ini <em>suarabaru.id menyajikan tulisan </em>tentang Gua Maria Kerep di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng.</p>
<p>Tempat ini menjadi destinasi wisata ziarah umat Katolik. Tetapi tempat ini juga terbuka bagi siapa pun yang hendak berkunjung.</p>
<p><strong>Akses Mudah</strong></p>
<p>Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA), merupakan tempat ziarah umat Katolik, khususnya, yang berlokasi di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Panjang, Ambarawa. Tempat ini merupakan tempat untuk berdoa, berziarah, berkontemplasi, dan menyegarkan diri.</p>
<figure id="attachment_328386" aria-describedby="caption-attachment-328386" style="width: 604px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-328386" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan.jpg" alt="" width="604" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan.jpg 604w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/penjalan-ikan-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 604px) 100vw, 604px" /><figcaption id="caption-attachment-328386" class="wp-caption-text">Diorama patung Yesus naik perahu bersama Simon, dan mengajak Simon menjadi penjala manusia. Foto: Widiyarton R.</figcaption></figure>
<p>Sangat gampang menuju Gua Maria Kerep Ambarawa. Di jalur utama Semarang-Yogya, tepatnya di depan Terminal Ambarawa, ada jalan masuk kira-kira sejauh 500 meter.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/08/berziarah-dan-berdoa-di-gua-maria-kerep-ambarawa-dan-menikmati-sajian-kulinernya">Berziarah dan Berdoa di Gua Maria Kerep Ambarawa dan Menikmati Sajian Kulinernya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berziarah ke Makam Sunan Muria, Jangan Lupa Oleh-Oleh Ganyong dan Parijatha</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/30/berziarah-ke-maka-sunan-muria-jangan-lupa-oleh-oleh-ganyong-dan-parijatha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2023 02:08:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Col]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Sunan Muria]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=325995</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Ziarah merupakan bagian dari tradisi budaya, termasuk juga bagi orang Jawa. Ziarah adalah bentuk penghormatan kepada leluhur, kepada tokoh, ulama yang dinilai banyak jasanya dalam pengembangan agama, misalnya para wali. Satu di antara para wali yang makamnya menjadi tujuan para peziarah adalah Sunan Muria yang berlokasi di Colo, Kecamatan Dawe, Kudus. Makam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/30/berziarah-ke-maka-sunan-muria-jangan-lupa-oleh-oleh-ganyong-dan-parijatha">Berziarah ke Makam Sunan Muria, Jangan Lupa Oleh-Oleh Ganyong dan Parijatha</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) – </strong>Ziarah merupakan bagian dari tradisi budaya, termasuk juga bagi orang Jawa. Ziarah adalah bentuk penghormatan kepada leluhur, kepada tokoh, ulama yang dinilai banyak jasanya dalam pengembangan agama, misalnya para wali.</p>
<p>Satu di antara para wali yang makamnya menjadi tujuan para peziarah adalah Sunan Muria yang berlokasi di Colo, Kecamatan Dawe, Kudus. Makam Sunan Muria berada di sebuah kompleks masjid berjarak 18 kilometer di sebelah utara Kota Kudus.</p>
<p>Sunan Muria adalah salah satu dari Sembilan sunan penyebar agama Islam di Jawa. Nama asli Sunan Muria adalah Raden Umar Said putra Sunan Kalijaga. Setiap hari, makam Sunan Muria tidak pernah sepi dari peziarah.</p>
<p>Colo adalah sebuah lokasi di ketinggian di lereng Gunung Muria. Peziarah membutuhkan upaya yang kuat untuk bisa mencapai Masjid Sunan Muria dan berziarah ke makamnya. Maklum saja, lokasi masjid itu berada di puncak Gunung Muria yang mempunyai ketinggian 1.600 mdpl.</p>
<p>Masjid Sunan Muria diperkirakan dibangun pada abad ke-15 hingga ke-16 Masehi. Pada masa itu, Sunan Muria berdakwah menyebarkan ajaran Islam pada masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Muria. Selanjutnya dia mendirikan pesantren dan sebuah masjid di puncak gunung itu.</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/03/29/watu-putih-destinasi-yang-harus-diampiri-bila-ke-borobudur">Watu Putih, Destinasi yang Harus Diampiri Bila ke Borobudur</a></strong></span></p>
<p>Masjid Sunan Muria sudah banyak berubah bentuk dari aslinya karena mengalami beberapa kali pemugaran. Hanya beberapa bagian saja yang masih menyisakan peninggalan dari Sunan Muria di antaranya pondasi masjid, umpak batu, tiang atau pilar penyangga masjid, dan mihrab yang menjorok ke dalam.</p>
<p>Selain itu ada pula bedug yang sudah berumur lebih dari satu abad. Bedug itu dibuat dari kayu jati pada tahun 1884 Masehi. Di atas bedug ini terdapat ukiran naga dan ayam jantan yang menyimbolkan perpaduan budaya antara Jawa dan Tionghoa.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/30/berziarah-ke-maka-sunan-muria-jangan-lupa-oleh-oleh-ganyong-dan-parijatha">Berziarah ke Makam Sunan Muria, Jangan Lupa Oleh-Oleh Ganyong dan Parijatha</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nekat Masuk Kudus, Bus Peziarah Bakal Diminta Putar Balik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/26/nekat-masuk-kudus-bus-peziarah-bakal-diminta-putar-balik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 01:02:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[wisata ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=142614</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Kudus, mengancam bakal meminta bus yang mengangkut wisatawan dari luar daerah untuk putar balik jika masih nekat masuk Kota Kudus, menyusul ditutupnya sejumlah tempat parkir wisatawan sejak diberlakukannya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tanggal 8 Februari 2021. &#8220;Kami instruksikan Dinas Perhubungan untuk bertindak tegas. Jika masih ada bus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/26/nekat-masuk-kudus-bus-peziarah-bakal-diminta-putar-balik">Nekat Masuk Kudus, Bus Peziarah Bakal Diminta Putar Balik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kudus, mengancam bakal meminta bus yang mengangkut wisatawan dari luar daerah untuk putar balik jika masih nekat masuk Kota Kudus, menyusul ditutupnya sejumlah tempat parkir wisatawan sejak diberlakukannya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tanggal 8 Februari 2021.</p>
<p>&#8220;Kami instruksikan Dinas Perhubungan untuk bertindak tegas. Jika masih ada bus wisatawan dari luar daerah yang hendak menuju objek wisata di Kudus langsung diminta putar balik,&#8221; kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo.</p>
<p>Ia mengingatkan jajarannya agar tidak ada lagi bus yang tetap menerobos masuk ke kawasan wisata religi di Colo karena pemerintah juga tengah berupaya menekan angka kasus Covid-19.</p>
<p>Jika sebelumnya petugas hanya ditempatkan di perempatan Karangmalang, maka nantinya ditempatkan di pertigaan Dawe untuk menghalau setiap bus luar kota yang mengangkut penumpang hendak ke kawasan Wisata Colo.</p>
<p>Hasil pemantauan di lapangan, kata dia, dirinya masih menemukan adanya bus memuat wisatawan yang masih tetap naik ke kawasan Colo yang terdapat sejumlah objek wisata, termasuk wisata religi. Parkir bus wisatawan tersebut juga liar karena tempat parkir khusus wisatawan ditutup sejak penerapan PPKM, 11 Januari 2021.</p>
<p>Ia juga mencatat ada destinasi wisata di Colo yang masih buka sehingga melanggar surat edaran yang disampaikan sebelumnya untuk menutupnya selama PPKM yang kini diperpanjang lagi hingga tanggal 8 Februari 2021.</p>
<p>Perintah pengawasan kepada jajaran di tingkat kecamatan bersama Forkopimcam ternyata masih kurang maksimal karena kondisi di lapangan masih ada yang buka.</p>
<p>Adanya permasalahan tersebut, Plt Bupati Kudus akhirnya mengundang pengurus Yayasan Makam Sunan Muria bersama perwakilan jasa ojek dan pedagang kaki lima (PKL) untuk diminta komitmennya bersama-sama menekan angka kasus Covid-19. Harapannya mereka bisa menata dan memastikan bahwa yang berziarah merupakan warga lokal Kudus.</p>
<p>&#8220;Bagi warga lokal masih diperbolehkan, sedangkan warga luar Kudus dilarang demi menghindari kemungkinan terjadinya penularan virus corona. Sebelumnya kami juga meminta wisatawan dari luar daerah yang hendak berwisata ke Kudus untuk mendaftar terlebih dahulu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan setelah PPKM berakhir, maka tempat-tempat wisata boleh buka kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>Terkait dengan kawasan wisata Menara dan Sunan Kudus, katanya, pihak pengelola juga akan diundang untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran penyakit virus corona (Covid-19).</p>
<p><strong>Ant-Tm</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/26/nekat-masuk-kudus-bus-peziarah-bakal-diminta-putar-balik">Nekat Masuk Kudus, Bus Peziarah Bakal Diminta Putar Balik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayam Bakar yang Paling Ueeeenaaaak Itu Ada di Colo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/09/ayam-bakar-yang-paling-ueeeenaaaak-itu-ada-di-colo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 02:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ayam bakar mbok yanah colo]]></category>
		<category><![CDATA[curug montel]]></category>
		<category><![CDATA[gunung muria]]></category>
		<category><![CDATA[ojek colo]]></category>
		<category><![CDATA[sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[walisongo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kudus]]></category>
		<category><![CDATA[wisata ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138769</guid>

					<description><![CDATA[<p>Reportase Widiyartono R COLO adalah sebuah desa di Kecamatan Dawe, kaki Gunung Muria Kudus. Jarak dari kota Kudus menuju lokasi ini kurang dari 20 km, yang bisa ditempuh dengan kendaraan dalam waktu sekitar setengah jam. Ya, Colo memang dikenal sebagai tujuan wisata religi, khususnya ziarah ke makam Sunan Muria, atau Raden Mas Said. Maka pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/09/ayam-bakar-yang-paling-ueeeenaaaak-itu-ada-di-colo">Ayam Bakar yang Paling Ueeeenaaaak Itu Ada di Colo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Reportase <strong>Widiyartono R</strong></p>
<p><strong>COLO </strong>adalah sebuah desa di Kecamatan Dawe, kaki Gunung Muria Kudus. Jarak dari kota Kudus menuju lokasi ini kurang dari 20 km, yang bisa ditempuh dengan kendaraan dalam waktu sekitar setengah jam. Ya, Colo memang dikenal sebagai tujuan wisata religi, khususnya ziarah ke makam Sunan Muria, atau Raden Mas Said.</p>
<p>Maka pada saat normal di luar pandemi seperti saat ini, banyak dijumpai bus-bus membawa peziarah dari berbagai tempat yang parkir di kawasan wisata Colo. Meski saat pandemic seperti sekarang, tetap masih ada yang berkunjung ke sana, meskipun tidak meluap seperti biasa.</p>
<p>Colo memang tepat peziarahan, khususnya bagi umat Islam. Tetapi selain itu, tempat ini memang unik. Lokasinya di ketinggian, udara relatif sejuk pada siang hari, tetapi sangat dingin pada waktu malam. Untuk sekadar “ngadhem”, Colo merupakan lokasi yang cocok.</p>
<p>Terlebih di sana juga ada hotel milik pemda yang bi dijadikan tempat beristirahat. Di hotel ini juga sering diadakan kegiatan seperti rapat, pelatihan, <em>workshop</em>, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Jeruk Pamelo</strong></p>
<p>Ada yang unik bila kita berkunjung ke Colo. Setelah masuk dan membayar tiket, kemudian kita akan melewati kawasan yang biasa digunakan untuk parkir bus-bus pembawa wisatawan. Di situ ada masjid, dan di sekitarnya banyak sekali pedagang.</p>
<p>Yang dijual sangatlah khas Colo, misalnya <em>ganyong</em> sejenis umbi-umbian keluarga yang termasuk kana seperti bunga puspanyidra. Umbi yang berasa manis dengan serat-serat kasar ini dijajakan sudah dalam keadaan matang.</p>
<p>Selain <em>ganyong </em>ada juga kimpul atau talas yang juga dijual sudah dalam keadaan matang. Jadi kalau kita beli, bisa langsung kita nikmati. Bagi orang kota, jenis makanan ini jelas sangat jarang dijumpai. Maka, ini adalah sebuah sensasi bila kita menikmatinya di Colo.</p>
<p>Dagangan lainnya ada petai. Nah, petai menjadi buah tangan bagi yang berkunjung ke Colo. Bentuknya yang panjang, bijinya besar, apalagi yang tua. Ah, sangat mantap untuk disantap di rumah sebagai teman makan ayam goreng, campuran nasi goreng, atau masakan lainnya.</p>
<p>Ada juga kulit pohon pakis, dalam ukuran tertentu, yang konon dipercaya bisa menjadi pengusir tikus. Bentuknya yang eksotis bagaikan ukiran, potongan kayu pakis ini juga bisa digunakan sebagai hiasan. Kemudian yang juga selalu ada di Colo adalah pisang tanduk atau orang Jawa meyebutnya <em>gedhang gebyar</em>.</p>
<figure id="attachment_138778" aria-describedby="caption-attachment-138778" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-138778" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2930-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-138778" class="wp-caption-text">Di pasar ini kita bisa membeli pisang tanduk, petai, dan buah-buah lainya termasuk jeeruk pamelo. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p>Yang juga sangat popular adalah jeruk pamelo. Ini semacam jeruk bali, dalam ukuran yang besar, rasanya manis, buahnya berwarna merah.</p>
<p>Nama &#8220;pamelo&#8221; sekarang disarankan oleh Kementerian Pertanian, karena ini bukan “jeruk bali” dan tidak ada kaitannya dengan Bali. Konon pula, kata <em>pamelo</em> ini disematkan pada jeruk itu, karena mengacu pada bintang film <em>Baywatch</em> Pamela Andersen yang dadanya besar seperti jeruk endemik Muria ini. Ah ada-ada saja….</p>
<p>Jeruk pamelo memang besar dan rasanya manis. Maka harganya pun, wow, tentu tidak murah. “Ini yang kecil-kecil dua puluh ribu. Yang agak besar tiga puluh lima ribu. Yang super tujuh puluh lima ribu,” ujar penjual di pasar buah yang ada di Colo.</p>
<p>Yang harganya 35 ribu rupiah, itu memang besar, tetapi ada “cacat” di kulitnya karena adanya serangan hama atau tumbuhnya tidak sehat. Tetapi yang super memang dijamin. Selain besar juga manis.</p>
<p>“Kalau milih jeruk seperti ini jangan cuma karena besarnya. Tetapi diangkat dan dirasakab beratnya. Kalau yang lebih berat, itu isi buahnya besar. Kalau ringan kebanyakan lapisan kulitnya,” ujar seorang pengunjung.</p>
<figure id="attachment_138775" aria-describedby="caption-attachment-138775" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-138775" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2939-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-138775" class="wp-caption-text">Sajian ayam bakar dan pecel pakis Mbok Yanah ini, cocok sekali dinikmati di Colo yang sejuk. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p><strong>Ayam Bakar dan Pecel Pakis</strong></p>
<p>Yang paling sensasional, kalau berkunjung ke Colo ya makan pecel paku. <em>Lho, mosok</em> paku dimakan. Ya, pakis adalah tanaman jenis paku-pakuan. Jenis pakis tertentu, daunnya bisa dimasak. Kalau di Baturaden dimasak <em>oseng-oseng</em> dicamput <em>kamijara</em> atau sereh. Nah, di Colo dimacak pecel.</p>
<p>Ada sebuah warung namanya Mbok Yanah, yang menyediakan pecel pakis ini. Tetapi yang lebih menggetarkan lagi adalah ayam bakarnya. Tetapi maf-maaf kata, kalau Anda cuma berduaan saja disarankan jangan pesan ayam bakar di sini. Dijamin <em>nggak bakalan </em>habis.</p>
<p>“Kalau pesan ayam di sini harus satu ekor, ya kalau nggak habis kan bisa dibungkus dibawa pulang,” kata pemilik warung.</p>
<p>Maklum, pemilik warung memang tidak menyediakan potongan ayam. Jadi kalau kita ke sana, harus pesan ayam satu ekor utuh. Jadi kalau cuma berdua, ya sisanya dibungkus buat oleh-oleh. Rasa ayam bakarnya memang <em>mak nyussssss</em>. Manis gurih, disantap dengan nasi hangat dan pecel pakis. Pokoknya <em>uenaaak tenan.</em></p>
<p>Bila tidak pesan ayam, ada sih lauk lainnya seperti bakwan, tempe, atau kerupuk. Juga bisa pesan ayam goring tentu saja. Tetapi pecel pakis itu pasti turut disajikan.</p>
<figure id="attachment_138781" aria-describedby="caption-attachment-138781" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-138781" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/DSCF2920-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-138781" class="wp-caption-text">Berfoto dengan latar belakang rumah-rumah di lereng Gunung Muria jangan dilewatkan sebagai kenang-kenangan. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p><strong>Rumah-rumah di Lereng</strong></p>
<p>Di Kabupaten Magelang ada tempat viral di Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik. Dusun Buuh namanya tenggelam berganti dengan Nepal van Java. Ya, rumah-rumah di lereng punggung Gunung Sumbing itu diimajinasikan oleh netizen seperti rumah-rumah di Nepal, di lereng Pegunungan Himalaya.</p>
<p>Di Colo, ada juga rumah-rumah eksotik yang berderet di lereng yang cukup tajam. Bila dipandang di pinggir jalan raya depan hotel milik pemda, memang jadi eksotik sekali. Hanya saja, tidak diwarna-warni seperti di Butuh, Kaliangkrik.</p>
<p>Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang kawasan rumah di tebing tajam itu. Bila cuaca bagus, akan sangat indah. Kalau pun toh ada kabut, itu akan menambah sensasi di foto-foto kita.</p>
<p>Tetapi, bila berkunjung ke Colo memang harus hati-hati. Tukang ojek banyak sekali di sana, mengantar pengunjung yang berziarah ke makam Sunan Muria di puncak. Mereka adalah pengendara yang amat mahir, sehingga mengemudikannya pun cenderung ngebut. Cukup ngeri juga bagi pengunjung.</p>
<p>Ya, ayo kita ke Colo. Tetapi harap diingat, karena masih suasana pandemi maka tetap harus dijaga protocol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, dan yang penting <strong>jangan bergerombol, jangan berkerumun.</strong></p>
<p>Selamat berwisata.</p>
<p><em>Widiyartono R, wartawan suarabaru.id, pemerhati masalah pariwisata.</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/09/ayam-bakar-yang-paling-ueeeenaaaak-itu-ada-di-colo">Ayam Bakar yang Paling Ueeeenaaaak Itu Ada di Colo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>