<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wisata Budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/wisata-budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Dec 2024 14:55:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Wisata Budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Candi Joglo Purwodadi Kebanjiran Wisatawan pada Libur Natal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/26/candi-joglo-purwodadi-kebanjiran-wisatawan-pada-libur-natal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 14:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Joglo]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Joglo Semar]]></category>
		<category><![CDATA[Joglo Semar]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453934</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.I(D) – Destinasi wisata budaya Candi Joglo Semar Purwodadi banjir pengunjung pada libur hari Natal, 25 Desember 2024. Tercatat 300 pengunjung datang ke destinasi ini, jumlah yang meningkat 100 persen dari biasanya yang hanya sekitar 150 rang. Wisatawan yang datang ke Candi Joglo, pada libur Natal ini menikmati sajian hiburan ketoprak dan tari Pendhet [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/26/candi-joglo-purwodadi-kebanjiran-wisatawan-pada-libur-natal">Candi Joglo Purwodadi Kebanjiran Wisatawan pada Libur Natal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.I(D)</strong> – Destinasi wisata budaya Candi Joglo Semar Purwodadi banjir pengunjung pada libur hari Natal, 25 Desember 2024. Tercatat 300 pengunjung datang ke destinasi ini, jumlah yang meningkat 100 persen dari biasanya yang hanya sekitar 150 rang.</p>
<p>Wisatawan yang datang ke Candi Joglo, pada libur Natal ini menikmati sajian hiburan ketoprak dan tari Pendhet Bali. “Libur Natal 2024 ini, pengunjung lebih banyak datang dari biro perjalanan atau <em>tour travel</em> yang dari di berbagai daerah,” ujar Muhadi, pengelola Candi Joglo Semar Purwodadi, Kamis 26 Desember 2024.</p>
<p>Untuk yang momen kemarin pas Hari Raya Natal 2024 itu, kata Muhadi, Candi Joglo kedatangan 300 pengunjung, sepatruhnya dari rombongan wisata tiga agen biro perjalanan asal Semarang,&#8221; ujar Muhadi.</p>
<p>Menurut Muhadi, para wisatawan ini disuguhkan paket lengkap mulai dari swafoto gratis cetak, mengunjungi Candi Joglo, Candi Rasa, dan Candi Karsa, serta menyaksikan pertunjukan tari dan wayang orang khas Jawa.</p>
<p>&#8220;Bahkan, paket lengkap kami juga menyediakan menu makanan khas Grobogan, seperti nasi pecel Gambringan, sega pager, atau sega becek dan itu berlaku yang pesan paket lengkap. Biasanya datang dari wisatawan yang ikut rombongan tur dan travel,&#8221; ujar Muhadi.</p>
<p>Muhadi menjelaskan, Candi Joglo Purwodadi sudah dibanjiri wisatawan sejak awal libur semester anak sekolah, tepatnya pada tanggal 20 Desember 2024.</p>
<p>&#8220;Sejak 20 Desember 2024 sampai dengan tanggal 2 Januari 2025 nanti, Candi Joglo Semar Purwodadi sudah di-<em>booking</em> 11 biro perjalanan,&#8221; jelas Muhadi.</p>
<p><strong>Hanya Ada Satu KA</strong></p>
<p>Sementara itu, Indah dari Sharma Tour &amp; Travel Semarang menjelaskan, dirinya membuka paket wisata tujuan Kabupaten Grobogan. Tujuannya yakni untuk mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Grobogan kepada masyarakat yang belum mengetahui daerah ini.</p>
<p>Indah mengatakan, sudah lama ia membuka paket wisata dengan tujuan Kabupaten Grobogan, seperti yang ia bawa yakni dari Kelompok Dasa Wisma PKK Kelurahan Jangli, Kota Semarang.</p>
<figure id="attachment_453935" aria-describedby="caption-attachment-453935" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-453935" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO.jpeg" alt="" width="681" height="501" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO-400x294.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO-150x110.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/JOGLO-100x75.jpeg 100w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-453935" class="wp-caption-text">Rombongan wisatawan yang datang ke Candi Joglo kemudian mengenakan kostum busana ala Bali, mereka berfoto di Candi Karsa, kompleks Candi Joglo Semar Purwodadi. Foto: Tya Wiedya</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kemarin waktu Natal, kita membawa rombongan wisata dari kelompok Dawis PKK Jangli, Semarang. Itu ada lima puluh orang. Berangkat naik KA Kedungsepur, tujuannya Candi Joglo Semar Purwodadi, Pusat Oleh-Oleh dan Taman Hijau Kota serta Taman Kuliner Kota Purwodadi,&#8221; ujar Indah.</p>
<p>Menurut Indah, dirinya membuka paket wisata dengan memanfaatkan kereta api Kedungsepur jurusan Semarang Poncol-Ngrombo. Meski demikian, ia menuturkan penggunaan kereta api saat ini masih terhalang dengan sistem jadwal dan terbatasnya tempat duduk.</p>
<p>&#8220;Hanya ada satu kereta yang melayani sesuai dengan jadwal wisatawan (pagi sampai sore hari), cuma di KA Kedungsepur. Untuk kereta api lainnya, jadwalnya ada yang terlalu pagi, ada yang malam. Jadi kita terhalangnya di situ kalau untuk rombongan wisata. Kemudian, rangkaian KA Kedungsepur ini juga gerbongnya cuma ada empat saja, mungkin bisa dilakukan oleh pihak terkait untuk penambahan gerbong,&#8221; pungkas Indah.</p>
<p><strong>Tya Wiedya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/26/candi-joglo-purwodadi-kebanjiran-wisatawan-pada-libur-natal">Candi Joglo Purwodadi Kebanjiran Wisatawan pada Libur Natal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batu Lingga Melengkapi Koleksi Candi Joglo Semar Purwodadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/09/batu-lingga-melengkapi-koleksi-candi-joglo-semar-purwodadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 23:35:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[candi joglo purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Joglo Semar]]></category>
		<category><![CDATA[lingga]]></category>
		<category><![CDATA[muhadi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=429625</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Candi Joglo Semar, sebuah destinasi wisata budaya di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, tidak pernah berhenti menyajikan hal baru. Status sebagai wisata budaya tampak dalam bangunan dengan arsitektur ala Bali, kemudian di dalamnya terdapat berbagai pernak-pernik benda-benda yang berkait erat dengan kebudayaan. Yang terbaru, Candi Joglo Semar yang berada di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/09/batu-lingga-melengkapi-koleksi-candi-joglo-semar-purwodadi">Batu Lingga Melengkapi Koleksi Candi Joglo Semar Purwodadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Candi Joglo Semar, sebuah destinasi wisata budaya di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, tidak pernah berhenti menyajikan hal baru.</p>
<p>Status sebagai wisata budaya tampak dalam bangunan dengan arsitektur ala Bali, kemudian di dalamnya terdapat berbagai pernak-pernik benda-benda yang berkait erat dengan kebudayaan.</p>
<p>Yang terbaru, Candi Joglo Semar yang berada di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan ini menambah koleksinya berupa batu lingga. Bagi yang mendapatkan Pelajaran Sejarah tentu mengerti apa yang disebut lingga dan yoni.</p>
<p>Dalam ajaran agama Hindu, lingga dan yoni bukan sekadar simbol fisik, namun keduanya menyimpan filosofi mendalam yang intinya berhubungan dengan alam semesta.</p>
<p>Dalam laman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lingga artinya pilar cahaya, mewakili benih kehidupan yang melingkupi segala sesuatu dalam alam semesta.</p>
<p>Patung lingga-yoni yang merupakan koleksi terbaru Candi Joglo Semar ini, terpasang menghiasi gapura Candi Karsa yang ada di kompleks Candi Joglo Semar.</p>
<p><strong>Ditemukan di Boyolali</strong></p>
<p>Muhadi, penggagas dan pengelola Candi Joglo Semarang menuturkan, ada kisah unik atas penemuan batu mirip lingga ini. Menurut Muhadi, patung lingga ini ia dapatkan di Desa Karangmojo, Kecamatan Banyudono, yang jaraknya dekat Umbul Pegging yang berada di Kabupaten Boyolali.</p>
<figure id="attachment_429627" aria-describedby="caption-attachment-429627" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-429627 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20220201_153458.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20220201_153458.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20220201_153458-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20220201_153458-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-429627" class="wp-caption-text">Pengunjung yang berwisata di kompleks Candi Joglo Semar, Purwodadi. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Sebelum menemukan batu ini, saya berpuasa di hari Jumat Kliwon di bulan Sura. Selain itu, saya juga tirakatan <em>melekan</em> pada malam hingga pagi dan akhirnya menuntun laku spiritual saya mendapat anugera batu lingga yang saya yakin ini ada kandungan energi alam semesta,” tutur Muhadi.</p>
<p>Dan benar saja, pada Sabtu, 27 Juli 2024, Muhadi mendapatkan arah dalam laku spiritualnya itu di Desa Karangmojo, Kabupaten Boyolali. Setelah mendapatkan restu dari warga setempat, akhirnya batu lingga itu dibawa ke Candi Joglo Semar untuk menjadi koleksi terbaru.</p>
<p>Batu tersebut kini diletakkan pada tangga paling ujung atas Candi Karsa dan tidak boleh tersentuh. “Agar terawat dengan baik, kami pasang rantai pembatas supaya tidak tersenggol oleh orang-orang yang tengah berswafoto,” kata Muhadi.</p>
<p>Muhadi menjelaskan, Candi Joglo Semara ini akan dilengkapi batu-batu yang menjadi koleksinya. Nantinya akan ada empat candi utama dengan luas 1 hektar dan saat ini masih dalam proses pengembangan, yakni Candi Joglo, Candi Rasa, Candi Karsa dan Candi Karya.</p>
<p>Keempat candi ini menjadi simbol spiritual dalam menapaki kehidupan di alam dunia. “Semoga koleksi benda-benda budaya yang kami temukan dan kumpulkan ini menjadi nilai-nilai pelestarian budaya dan bermanfaat untuk masa yang akan datang, khususnya generasi sekarang yang membutuhkan simbol-simbol spiritual untuk kebangkitan jiwa didalam laku batinnya, hingga bisa bermanfaat untuk kehidupan sesama,” ujar Muhadi.</p>
<p><em><strong>Tya Wiedya</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/09/batu-lingga-melengkapi-koleksi-candi-joglo-semar-purwodadi">Batu Lingga Melengkapi Koleksi Candi Joglo Semar Purwodadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berdandan Ala Bali di Candi Joglo Berfoto di Spot Instagramabel</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/13/berdandan-ala-bali-di-candi-joglo-berfoto-di-spot-instagramabel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 02:33:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Joglo]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[muhadi]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=424819</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Bicara soal pariwisata di Grobogan, dulu, orang akan bertanya, mau lihat apa di Grobogan. Tetapi waktu terus berjalan, dan perubahan terjadi di berbagai bidang. Demikian halnya dengan pariwisata di Grobogan. Kemunculan Candi Joglo, yang diinisiasi Muhadi, tokoh muda pemerhati budaya, menjadi sebuah loncatan bagi Grobogan. Sebuah destinasi wisata budaya yang unik, di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/berdandan-ala-bali-di-candi-joglo-berfoto-di-spot-instagramabel">Berdandan Ala Bali di Candi Joglo Berfoto di Spot Instagramabel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Bicara soal pariwisata di Grobogan, dulu, orang akan bertanya, mau lihat apa di Grobogan. Tetapi waktu terus berjalan, dan perubahan terjadi di berbagai bidang. Demikian halnya dengan pariwisata di Grobogan.</p>
<p>Kemunculan Candi Joglo, yang diinisiasi Muhadi, tokoh muda pemerhati budaya, menjadi sebuah loncatan bagi Grobogan. Sebuah destinasi wisata budaya yang unik, di Krangganharjo, Toroh, tidak jauh dari pusat kota Purwodadi, Grobgan, Jawa Tengah.</p>
<p>Candi Joglo menawarkan perpaduan unik dengan nuansa budaya Jawa dan Bali yang menonjol. Sebuah arsitektur khas Joglo Jawa menjadi titik awal berdirinya Candi Joglo.</p>
<figure id="attachment_424821" aria-describedby="caption-attachment-424821" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-424821" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240125_142123.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240125_142123.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240125_142123-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240125_142123-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-424821" class="wp-caption-text">Peninggalan bersejarah berupa batuan fosil dan benda-benda lainnya di Candi Joglo. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Di dalam joglo antik ini, tersimpan berbagai benda peninggalan Sejarah seperti fosil, pusaka, wayang, dan benda-benda bersejarah lainnya. Di seputar joglo berhiaskan patung khas Bali dengan. Tentu saja dengan bangunan candi bentar, yang menjadi bangunan penting dalam budaya Bali.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/berdandan-ala-bali-di-candi-joglo-berfoto-di-spot-instagramabel">Berdandan Ala Bali di Candi Joglo Berfoto di Spot Instagramabel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Purwodadi Cobalah Nikmati Mi Kopyok dan Lontong Campur Mbak Gendut</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/17/berkunjung-ke-purwodadi-cobalah-nikmati-mi-kopyok-dan-lontong-campur-mbak-gendut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 12:10:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Joglo]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lontong campur]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak Gendut]]></category>
		<category><![CDATA[mi kpyok]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404821</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Grobogan sudah lama dikenal sebagai tujuan wisata kuliner, khususnya bagi penyuka masakan swikee. Maka bila menyebut nama kota Purwodadi sebagai ibukota Kabupaten Grobogan, kita juga sering mendengar sebagai “kota swikee”. Purwodadi kini tidak hanya menjadi tujuan wisata kuliner, tetapi juga wisata budaya, dengan hadirnya Candi Joglo di Toroh, yang tidak jauh dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/17/berkunjung-ke-purwodadi-cobalah-nikmati-mi-kopyok-dan-lontong-campur-mbak-gendut">Berkunjung ke Purwodadi Cobalah Nikmati Mi Kopyok dan Lontong Campur Mbak Gendut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Grobogan sudah lama dikenal sebagai tujuan wisata kuliner, khususnya bagi penyuka masakan swikee. Maka bila menyebut nama kota Purwodadi sebagai ibukota Kabupaten Grobogan, kita juga sering mendengar sebagai “kota swikee”.</p>
<p>Purwodadi kini tidak hanya menjadi tujuan wisata kuliner, tetapi juga wisata budaya, dengan hadirnya Candi Joglo di Toroh, yang tidak jauh dari kota Purwodadi. Terlebih dengan paket-paket wisata yang tersusun, maka destinasinya tidak anya Candi Joglo, tetapi juga ke beberapa tujuan wisata lainnya.</p>
<p>Berwisata tentu saja tidak hanya menikmati keindahan yang ada di destinasi itu. Yang tidak kalah penting adalah, Ketika sudah capek dan lapar, maka perut harus diisi.</p>
<p>Di Purwodadi memang yang terkenal adalah swikee, tetapi tidak semua orang mau dan bisa makan swikee. Maka ada juga kuliner asyik di Purwodadi yaitu garang asem, ada juga nasi pager, semacam pecel yang sayurannya dipetik dari sekitar rumah, yang biasanya merupakan pagar hidup.</p>
<p>Maka alternatif makanan pun pasti tersedia di sana. Untuk makan siang di sela kunjungan wisatanya, bolehlah mencoba mi kopyok dan lontong campur yang disajikan oleh Mbak Gendut. Dua menu makanan ini bisa ditemukan di warung Mbak Gendut, di Jalan Soponyono V, Jetis Selatan, Kelurahan/Kecamatan Purwodadi.</p>
<p>Hanya dengan merogoh kocek tidak lebih dari Rp15 ribu, Anda bisa mendapatkan seporsi mi kopyok dan lontong campur olahan warung Mbak Gendut ini.</p>
<p>Menu mi kopyok ini diracik sebelum disantap oleh pembelinya. Menu makanan ini berisi mi kuning, yang dibumbui dengan bawang putih uleg dan cabe rawit merah dan disiram kuah serta ditaburi bawang goreng, seledri dan kacang tanah juga cuka serta kecap manis. Berbeda dengan mi kopyok Semarangan tentunya.</p>
<p>Rasanya segar dan cocok dimakan saat musim kemarau maupun musim hujan. Saat kita menikmati mi kopyok ini, lidah akan dimanjakan dengan rasa asam, manis, gurih dan pedas. Sebagai pelengkap makanan ini bisa disantap bersama kerupuk karak atau gendar.</p>
<p>Sungkono, demikian pemilik warung ini, mengatakan harga seporsi mi Kopyok Rp7 ribu. Pembeli juga bisa menambahkan gorengan seperti mendoan, bakwan atau tempe gembus untuk menambah cita rasa makanan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/17/berkunjung-ke-purwodadi-cobalah-nikmati-mi-kopyok-dan-lontong-campur-mbak-gendut">Berkunjung ke Purwodadi Cobalah Nikmati Mi Kopyok dan Lontong Campur Mbak Gendut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pandemi Mereda Candi Joglo Sukses Menggelar ‘Purwodadi Market Fest’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/13/pandemi-mereda-candi-joglo-sukses-menggelar-purwodadi-market-fest</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2022 16:36:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[candi jogl]]></category>
		<category><![CDATA[candi joglo purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[candi rasa]]></category>
		<category><![CDATA[krangganharjo]]></category>
		<category><![CDATA[muhadi]]></category>
		<category><![CDATA[Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=278306</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Candi Joglo, sebuah destinasi wisata budaya unik di Krangganharjo, Toroh, Kabupaten Grobogan. Destinasi wisata yang digagas orang muda Muhadi ini kini makin berkembang, dan meluas. Untuk makin memeriahkan tempat wisata yang penuh nuansa budaya, khususnya Bali, dan lokasinya yang instagramabel, di Candi Joglo digelar Purwodadi Market Fest, yang berlangsung lima hari, 7-11 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/13/pandemi-mereda-candi-joglo-sukses-menggelar-purwodadi-market-fest">Pandemi Mereda Candi Joglo Sukses Menggelar ‘Purwodadi Market Fest’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Candi Joglo, sebuah destinasi wisata budaya unik di Krangganharjo, Toroh, Kabupaten Grobogan. Destinasi wisata yang digagas orang muda Muhadi ini kini makin berkembang, dan meluas.</p>
<p>Untuk makin memeriahkan tempat wisata yang penuh nuansa budaya, khususnya Bali, dan lokasinya yang instagramabel, di Candi Joglo digelar Purwodadi Market Fest, yang berlangsung lima hari, 7-11 September 2022.</p>
<p>Even-even serupa ini sudah mulai digelar sejak pandemi mulai menurun. Misalnya pentas kesenian, dan sejenisnya. Dan, kini dengan nuansa baru, dengan menggelar semacam bazaar pakaian dengan tajuk Purwodadi Market Fest.</p>
<p>Pengelola yang juga pemilik Candi Joglo, Muhadi, menyampaikan, ada 32 stan pakaian dalam gelaran yang berlangsung di Gedung Candi Rasa, kompleks Candi Joglo ini, yang delapan di antaranya memang selalu buka walaupun tidak ada festival serupa ini.</p>
<p><strong>Termurah Rp 20 Ribu Termahal Rp 3 juta</strong></p>
<p>“Saat kemarin ada festival, ada pakaian murah yang dijual mulai dari Rp20 ribu. Jadi di sini daya tariknya, mereka yang datang tidak hanya menikmati Candi Joglo saja namun juga bisa memborong pakaian yang dijual para pedagang dari berbagai ukuran, mulai dari anak, remaja hingga dewasa,” tutur Muhadi yang ditemui Selasa (13/9/2022).</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/13/pandemi-mereda-candi-joglo-sukses-menggelar-purwodadi-market-fest">Pandemi Mereda Candi Joglo Sukses Menggelar ‘Purwodadi Market Fest’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kurahan Gelar Sedekah Bumi Uluwetu di Bukit Punthuk Setumbu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/16/warga-kurahan-gelar-sedekah-bumi-uluwetu-di-bukit-punthuk-setumbu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 11:06:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[punthuk setumbu]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=126062</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; Di tengah pandemi covid-19, warga Dusun Kurahan Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang tetap menggelar “Sedekah Bumi Uluwetu”. Tradisi sedekah bumi yang dilakukan setiap dua tahun sekali tersebut dilaksanakan di salah satu destinasi wisata yang ada di sekitar Candi Borobudur,  sebagai bentuk rasa syukur warga atas kemakmuran yang diberikan Tuhan yang Mahakuasa. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/16/warga-kurahan-gelar-sedekah-bumi-uluwetu-di-bukit-punthuk-setumbu">Warga Kurahan Gelar Sedekah Bumi Uluwetu di Bukit Punthuk Setumbu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Di tengah pandemi covid-19, warga Dusun Kurahan Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang tetap menggelar “Sedekah Bumi Uluwetu”.</p>
<p>Tradisi sedekah bumi yang dilakukan setiap dua tahun sekali tersebut dilaksanakan di salah satu destinasi wisata yang ada di sekitar Candi Borobudur,  sebagai bentuk rasa syukur warga atas kemakmuran yang diberikan Tuhan yang Mahakuasa.</p>
<p>Tradisi yang dilakukan bertepatan dengan Senin Legi di bulan Mulud, diawali dengan mengusapkan air dari <em>genthong</em> ke dahi sepasang lelaki dan perempuan di Kebun Buah yang ada di Dusun Kurahan. Pengusapan air tersebut dilakukan oleh sesepuh desa setempat Dul Rosyid.</p>
<p>Kemudian, diiringi alunan musik dari grup Kubra Siswa, masyarakat setempat sambil membawa <em> ulu wetu (</em>hasil bumi), seperti padi, ketela, jagung dan aneka sayuran menuju ke Bukit Punthuk Setumbu yang berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut.</p>
<p>Tidak ketinggalan, dengan berpakaian adat Jawa yakni baju surjan lurik bagi kaum laki-laki dan kebaya bagi perempuan, mereka membawa nasi tumpeng dan makanan lainnya yang dimasukkan ke dalam tandu.</p>
<p>Dan, tandu tersebut dipanggul saat menaiki puluhan anak tangga menuju lokasi Bukit Punthuk Setumbu yang berada  sekitar dua kilometer sebelah Barat Candi Borobudur. Sesampainya  di puncak bukit tersebut, sesepuh desa setempat memanjatkan doa-doa, setelah itu tradisi sedekah bumi diakhiri dengan <em>kembul bujana</em> atau makan bersama.</p>
<p>Pada saat makan bersama, nasi dan segala macam sayur dan lauk-pauknya digelar bersama di atas beberapa lembar pelepah daun pisang dan warga yang mengikuti kegiatan tersebut memakan menggunakan  <em>pincuk</em> (tempat makan dari daun pisang).</p>
<p>Kepala Dusun Kurahan, NurYazid mengatakan, sedekah bumi yang dilakukan warga Dusun Kurahan tersebut, sebagai ungkapan syukur berkah yang dilimpahkan  Tuhan. Berupa, panenan hasil bumi dan juga objek wisata Punthuk Setumbu telah memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Kegiatan ini merupakan ungkapan syukur masyarakat  yang sudah menikmati berkah dari Allah, bahwa Punthuk Setumbu bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, tradisi sedekah bumi tahun ini agak berbeda pelaksanaannya dibandingkan tahun -tahun sebelumnya. Yakni, hanya melibatkan warga Dusun Kurahan saja. Sedangkan di tahun-tahun sebelumnya beberapa warga desa lain terlibat.</p>
<p>Ia mengatakan, sedikitnya peserta yang terlibat pada tradisi sedekah bumi tersebut, karena juga dalam rangka menaati protokol kesehatan di saat pandemi covid-19.</p>
<p>“Biasanya kelompok kesenian yang ikut serta ada beberapa kelompok, dan tahun ini hanya satu kesenian saja yakni Kubra Siswa dari Dusun Kurahan,” ujarnya.</p>
<p>Nur Yazid menambahkan, bagi masyarakat Dusun Kurahan, tradisi sedekah bumi tersebut  merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun dan merupakan  bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rezeki yang diterima warga.</p>
<figure id="attachment_126066" aria-describedby="caption-attachment-126066" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-126066" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/11/kembul-bujana.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/11/kembul-bujana.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/11/kembul-bujana-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/11/kembul-bujana-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-126066" class="wp-caption-text">Mengakhiri tradisi sekedah bumi yang dilangsungkan di puncak Bukit Punthuk Setumbu, warga Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang melakukan kembul bujana (makan bersama). Foto: suarabaru.id/ yon.</figcaption></figure>
<p><strong>Angon Kewan</strong></p>
<p>Apalagi untuk saat ini, warga juga dimakmurkan dengan keberadaan Punthuk Setumbu yang menjadi destinasi wisata. Menurut Zazid yang juga ketua pengelola Punthuk Setumbu, warga banyak mendapat rezeki dari Punthuk Setumbu.</p>
<p>Menurutnya, Punthuk Setumbu  yang berada sekitar dua kilometer sisi barat  Candi Borobudur tersebut hanyalah sebuah  gundukan tanah yang  biasa digunakan untuk tempat <em>angon kewan</em> (menggembala hewan ternak)  seperti kambing, sapi dan kerbau.</p>
<p>“Setiap sepasar ( lima hari) sekali , , warga naik ke atas dengan membawa bekal kupat dan sayur untuk dimakan bersama-sama. Dan dari  puncak bukit tersebut, warga bisa memandang hamparan permadani hijau yang luas nan indah.  Selain itu, juga bisa  melihat keagungan Candi Borobudur serta  <em>sunrise</em>  (matahari terbit)  di tengah-tengah deretan Gunung Merapi Merbabu,” ujarnya.</p>
<p><strong>Yon-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/16/warga-kurahan-gelar-sedekah-bumi-uluwetu-di-bukit-punthuk-setumbu">Warga Kurahan Gelar Sedekah Bumi Uluwetu di Bukit Punthuk Setumbu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>