<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Transaksi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/transaksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 11:08:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Transaksi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bidik Segmen Bisnis Menengah, Doku Jalin Kolaborasi dengan Expatify</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/09/bidik-segmen-bisnis-menengah-doku-jalin-kolaborasi-dengan-expatify</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 11:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Doku]]></category>
		<category><![CDATA[Expatify]]></category>
		<category><![CDATA[fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya diri]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Shopify]]></category>
		<category><![CDATA[Shopify Expert]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543644</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; AVP of SME Business Development &#38; Partnership DOKU, Herunata Joseph mengatakan, lonjakan transaksi selama Ramadan, menuntut sistim pembayaran yang stabil dan menyesuaikan dengan kebutuhan transaksi. Hal itu seperti yang dia sampaikan dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026), terkait dengan adanya kolaborasi dengan Expatify, sebagai partner resmi Shopify. Doku sendiri memastikan, pengguna Shopify siap mengelola [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/bidik-segmen-bisnis-menengah-doku-jalin-kolaborasi-dengan-expatify">Bidik Segmen Bisnis Menengah, Doku Jalin Kolaborasi dengan Expatify</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; AVP of SME Business Development &amp; Partnership DOKU, Herunata Joseph mengatakan, lonjakan transaksi selama Ramadan, menuntut sistim pembayaran yang stabil dan menyesuaikan dengan kebutuhan transaksi.</p>
<p>Hal itu seperti yang dia sampaikan dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026), terkait dengan adanya kolaborasi dengan Expatify, sebagai partner resmi Shopify. Doku sendiri memastikan, pengguna Shopify siap mengelola pertumbuhan bisnis dengan lebih percaya diri.</p>
<p>Seperti diketahui, Doku, perusahaan fintech pembayaran lokal, kini mempertajam strategi ekspansinya ke segmen bisnis menengah, melalui kolaborasi strategis bersama Expatify, partner resmi dan Shopify Expert di Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/wali-kota-instruksi-jajarannya-segera-eksekusi-arahan-presiden-prabowo">Wali Kota Instruksi Jajarannya Segera Eksekusi Arahan Presiden Prabowo</a></strong></p>
<p>Kolaborasi ini diwujudkan melalui partisipasi Doku dalam seminar &#8216;Winning E-Commerce in Today’s Market-Eid&#8217;ition&#8217;, yang ditujukan bagi pemilik <em>local brand</em> dan <em>web developer,</em> agar dapat semakin mengoptimalkan performa <em>E-Commerce</em> berbasis Shopify, menjelang Ramadan dan Idul Fitri.</p>
<p>&#8221;Secara umum, segmen <em>local brand</em> yang disasar Doku mencakup bisnis menengah, dengan volume transaksi stabil dan tren penjualan tinggi. Hal ini membutuhkan sistim pembayaran terintegrasi, dan yang siap mendukung fase pertumbuhan lanjutan atau<em> scale-up</em>,&#8221; kata Herunata.</p>
<p>Dijelaskan juga, melalui kolaborasi ini, Doku memosisikan diri sebagai <em>preferred payment partner</em> bagi pengguna Shopify di Indonesia, yang berada pada tahap akselerasi bisnis, dengan dukungan implementasi dan konsultasi teknis dari Expatify.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/kanwil-kemenkum-jateng-edukasi-siswa-sman-2-semarang-soal-hukum">Kanwil Kemenkum Jateng Edukasi Siswa SMAN 2 Semarang Soal Hukum</a></strong></p>
<p>Doku sendiri menghadirkan rangkaian solusi pembayaran komprehensif, yang dirancang untuk kebutuhan operasional bisnis menengah. Mulai dari<em> plug in</em> pembayaran, seperti salah satunya Shopify, <em>Payment Link, Digital Catalog, PayChat</em>, hingga ketersediaan metode pembayaran Kartu Kredit, dan Qris Cross Border (lintas negara).</p>
<p>&#8221;Seluruh solusi itu dapat diimplementasikan dengan mudah, didukung skema biaya yang kompetitif, serta dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kelancaran arus kas <em>merchant</em>,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut Herunata, Qris Cross Border Doku saat ini sudah dapat digunakan untuk menerima pembayaran, dari transaksi pelanggan di Malaysia dan Singapura. Sehingga peluang ekspansi regional bagi pengguna Shopify Indonesia, akan semakin terbuka luas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/sumanto-minta-pemprov-tambah-anggaran-antisipasi-dan-penanggulangan-bencan">Sumanto Minta Pemprov Tambah Anggaran Antisipasi dan Penanggulangan Bencana</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Founder &amp; CEO Expatify, Irawan Arif menambahkan, kolaborasi ini menjadi wadah berbagi strategi yang praktis, bagi bisnis menengah. Mulai dari pengelolaan pelanggan, optimalisasi performa toko Shopify, efisiensi operasional, hingga strategi menjaga <em>margin</em> keuntungan, selama periode Ramadan.</p>
<p>&#8221;Sebagai partner resmi Shopify di Indonesia, Expatify berkomitmen membantu <em>local brand</em> membangun, mengelola <em>E-Commerce</em>, serta siap mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,&#8221;terang Irawan.</p>
<p>Ditambahkan dia, dengan dukungan DOKU sebagai partner pembayaran yang telah teruji tangguh, pihaknya berharap, pengguna Shopify dapat menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih seamless, dan terpercaya bagi pelanggan mereka.</p>
<p>Hingga saat ini, Doku telah dipercaya lebih dari 300 ribu merchant dari berbagai skala bisnis, dan memroses lebih dari 750 juta transaksi sepanjang 2025. Melalui kolaborasi dengan Expatify, Doku menegaskan posisinya, sebagai solusi pembayaran lokal berkualitas internasional, yang memahami kebutuhan bisnis menengah di Indonesia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/bidik-segmen-bisnis-menengah-doku-jalin-kolaborasi-dengan-expatify">Bidik Segmen Bisnis Menengah, Doku Jalin Kolaborasi dengan Expatify</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>QRIS dalam Lanskap Pembayaran Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/27/qris-dalam-lanskap-pembayaran-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 08:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mastercard]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[qris]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<category><![CDATA[visa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: MG Westri Kekalih Susilowati DALAM hingar bingar kebijakan tarif imbal balik yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, eksistensi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), menjadi sorotan penting dalam negosiasi Indonesia-Amerika. Keduanya dianggap menghambat perdagangan internasional, khususnya Amerika. “Protes” Amerika terhadap kedua sistem tersebut justru mengumumkan “kedigdayaan” QRIS yang selama ini masyarakat Indonesia justru [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/27/qris-dalam-lanskap-pembayaran-global">QRIS dalam Lanskap Pembayaran Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: MG Westri Kekalih Susilowati</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-476466 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/unika.jpg" alt="" width="150" height="230" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/unika.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/unika-98x150.jpg 98w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />DALAM</strong> hingar bingar kebijakan tarif imbal balik yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, eksistensi <em>Quick Response Code Indonesian Standard</em> (QRIS), menjadi sorotan penting dalam negosiasi Indonesia-Amerika. Keduanya dianggap menghambat perdagangan internasional, khususnya Amerika. “Protes” Amerika terhadap kedua sistem tersebut justru mengumumkan “kedigdayaan” QRIS yang selama ini masyarakat Indonesia justru kurang menyadari.</p>
<p><strong>QRIS dan Inklusi Keuangan</strong><br />
QRIS adalah revolusi inklusi keuangan, dengan salah satu keunggulannya yang tidak menetapkan batas minimal transaksi. Sejak diluncurkan pada tahun 2020, QRIS telah menjadi solusi pembayaran digital sangat populer sebagai cara pembayaran yang efektif di Indonesia.</p>
<p>Dengan slogan Cemumuah, akronim dari <em>CE</em>pat, <em>MU</em>dah, <em>MU</em>rah, <em>A</em>man, dan <em>H</em>andal, QRIS telah menjadi pilihan cara transaksi yang berkembang pesat. Di tahun pertama peluncurannya (2020), transksi dengan QRIS tercatat lebih dari 5 juta transaksi, dengan nilai sekitar Rp 365 Milyar.</p>
<p>Pada tahun 2021 jumlah transaksi QRIS telah mencapai 375 juta, dengan nilai transakasi lebih dari Rp 1 triliun (meningkat 290 persen). Pada kuartal I-2025, Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi dengan QRIS meningkat sangat signifikan, dengan angka 163,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Bank Indonesia terus berinovasi mengembangkan QRIS. Pada bulan Agustus 2019, Bank Indonesia meluncurkan QRIS Cross Border, yaitu fitur dalam sistem pembayaran yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi antarnegara atau lintas negara, menggunakan QR Code.</p>
<p>QRIS mensinergikan mata uang lokal dalam transakasi bilateral, karena pembayaran dengan QRIS menggunakan <em>local currency settlement</em>. Sampai dengan tahun 2024, negara-negara telah menggunakan QRIS, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, dan Brunei Darussalam. Dan dalam proses antara lain Jepang, India, Korea Selatan, Tiongkok, dan Saudi Arabia.</p>
<p>Inovasi QRIS terus berlanjut. Pada bulan Maret 2025 Bank Indonesia meluncurkan QRIS tanpa pindai kode QR atau “<em>QRIS Tap</em>”, yang berbasis teknologi<em> Near Field Communication</em> (NFC).</p>
<p>QRIS satu untuk semua menciptakan dan mempercepat inklusi keuangan. QRIS yang merupakan penyatuan berbagai macam QR adalah, inovasi layanan digital dalam bidang keuangan yang dikembangkan Bank Indonesia bekerja sama dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).</p>
<p>Bank Indonesia mengatur penggunaan QRIS dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.21/18/PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran.</p>
<p>Sebelum QRIS, transaksi digital harus menggunakan QR code masing-masing penyedia jasa, misalnya <em>Shopee-QR Sophee</em>, <em>GoPay-QR Go Pay, BCA-QR BCA</em>. Sedangkan QR QRIS menerima semua aplikasi pembayaran berbasis QR code. QRIS menjadi sistem pembayaran yang anti ribet, “klik-bayar”, aman, <em>real-time</em>, dan transparan. Mengapa? Semua transaksi tercatat otomatis dan langsung dapat dilihat.</p>
<p>QRIS mengatasi fragmentasi dengan menciptakan satu standar tunggal sehinga meningkatkan inklusi keuangan. Bagi UMKM, keberadaan QRIS menyederhanakan sistem pembayaran, karena dapat menerima pembayaran dari berbagai rekening bank atau dompet digital, dan berbagai aplikasi.</p>
<p>Pembayaran dengan QRIS yang tidak menuntut batas minimal pembayaran, memungkinkan sektor informal, jutaan usaha mikro, dan masyarakat perdesaan yang sebelumnya termasuk dalam kategori <em>unbanked</em> atau <em>underbank</em>, terlibat dalam ekosistem pembayaran digital. Sementara itu, konsumen tidak terkendala oleh perbedaan aplikasi pembayaran yang mereka pasang.</p>
<p>Sebagai aplikasi yang berbasis teknologi digital, QRIS meninggalkan jejak digital, sehingga dengan mudah riwayat transaksi dapat ditelusur kembali.</p>
<p><strong>QRIS dan Visa-Mastercard</strong><br />
Secara domestik bagi perekonomian Indonesia, QRIS terbukti mempercepat inklusi keuangan di Indonesia. QRIS membuka akses pembayaran digital bagi masyarakat, yang sebelumnya berada dalam kategori unbanked dan underbank, serta jutaan UMKM dengan menyediakan ekosistem yang lebih efisien.</p>
<p>Secara global, QRIS cross border yang menginisiasi pembayaran lintas batas, berpotensi menjadi sistem pembayaran alternatif. QRIS dapat memainkan peran yang semakin penting, dalam penciptaan inklusi keuangan, bahkan di internasional. Seolah-olah menantang hegemoni Visa dan Mastercard, yang merupakan produk dari Amerika Serikat, Visa dari Foster City California, dan Mastercard dari New York.</p>
<p>Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang sangat besar, QRIS adalah kekuatan baru bagi perekonomian Indonesia, yang meningkatkan kedaulatan pembayaran digital.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, infrastruktur QRIS tidak bergantung pada jaringan kartu global, sehingga tidak ada kendala untuk sarana transaksi domestik dan regional yang terhubung.</p>
<p>Transaksi menggunakan QRIS lebih murah, Bank Indonesia menentukan tarif <em>Merchant Discount Rate</em> (MDR) QRIS hanya sebesar 0,3 persen untuk transaksi di atas Rp 100.000, dan 0 (nol) persen untuk transaksi di bawah Rp 100.000. Sedangkan Visa dan Mastercard 1 persen, dan 2 persen hingga 3 persen, untuk kartu kredit. QRIS yang berbasis pada debit dan <em>e-money</em>, menjangkau lebih banyak pengguna, karena penetrasi kartu kredit relatif lebih rendah.</p>
<p><strong>QRIS dalam Lanskap Pembayaran Global</strong><br />
Diterimanya QRIS Cross Border di beberapa negara, dan akan semakin banyak negara yang menerimanya, menunjukkan bahwa QRIS tidak hanya bersifat lokal. QRIS mendorong interoperabilitas ekosistem, yang berpotensi meningkatkan efisiensi dan inovasi dalam ekosistem pembayaran global.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 mengangkat tema &#8216;ASEAN-led Cross-Border Payment Connectivity, from ASEAN to Global&#8217;. Dengan QRIS Cross Border, tema tersebut dapat terwujud, karena QRIS menciptakan konektivitas pembayaran dalam kawasan.</p>
<p>Terkoneksinya pembayaran dalam kawasan, akan mendorong terwujudnya <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs), terutama tujuan dunia tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, dan kehidupan sehat sejahtera (tujuan 1, 2 dan 3).</p>
<p>Pesat dan masifnya perkembangan teknologi digital, mampu menghubungkan sistem pembayaran secara global. Sistem pembayaran yang mudah, cepat, dan aman lintas negara yang diinginkan oleh masyarakat global, telah menjadi karakteristik QRIS. Artinya, QRIS Cross Border berpotensi mengkoneksikan sistem pambayaran global.</p>
<p>&#8212; <strong>MG Westri Kekalih Susilowati</strong>, <em>Dosen FEB Unika Soegijapranata Semarang</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/27/qris-dalam-lanskap-pembayaran-global">QRIS dalam Lanskap Pembayaran Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Sosialisasi Perlindungan Hukum Transaksi Online</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/21/tim-pkm-usm-sosialisasi-perlindungan-hukum-transaksi-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 00:30:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Kesatrian]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457138</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini melakukan sosialisasi tentang perlindungan hukum transaksi online, pada siswa SMA Kesatrian, Semarang. Tim PKM USM sendiri terdiri dari Ketua Dr Supriyadi SH MKn, anggota Dewi Tuti Muryati SH MH, Khaidar Alifika El Ula SH MKn. Dalam keterangannya Supriyadi mengatakan, dipilihnya anak-anak pelajar dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/21/tim-pkm-usm-sosialisasi-perlindungan-hukum-transaksi-online">Tim PKM USM Sosialisasi Perlindungan Hukum Transaksi Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini melakukan sosialisasi tentang perlindungan hukum transaksi online, pada siswa SMA Kesatrian, Semarang. Tim PKM USM sendiri terdiri dari Ketua Dr Supriyadi SH MKn, anggota Dewi Tuti Muryati SH MH, Khaidar Alifika El Ula SH MKn.</p>
<p>Dalam keterangannya Supriyadi mengatakan, dipilihnya anak-anak pelajar dan kaum muda, karena konsumen belanja online umumnya para kawula muda, remaja, termasuk siswa-siswa di SMA, yang sudah memiliki fasilitas internet sangat memadai.</p>
<p>Usia remaja yang masih belum bisa memahami sisi buruknya dari transaksi online, akan menjadi bumerang bagi konsumen. Sehingga pemahaman terhadap hal itu masih sangat dibutuhkan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/20/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pengelola-bank-sampah-ssb-semarang">Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pengelola Bank Sampah SSB Semarang</a></strong></p>
<p>&#8221;Konsumen yang bertransaksi melalui jalur online, selain mendapat kemudahan dan praktis. Namun acapkali juga mengalami kerugian atas transaksi jual beli online,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, melalui diskusi ini, sosialisasi tidak hanya sekadar transfer knowledge, melainkan juga sharing pengalaman maupun permasalahan yang sedang dihadapi mitra.</p>
<p>Sebelumnya, pihaknya membagikan kuesioner untuk mengetahui seberapa besar ketertarikan siswa SMA Kesatrian Semarang, mengenai pemahaman perlindungan pada transaksi online.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/16/dosen-usm-dr-rohmini-dikukuhkan-jadi-sekretaris-dewan-pakar-dpp-ppi">Dosen USM Dr Rohmini Dikukuhkan Jadi Sekretaris Dewan Pakar DPP PPI</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami memberikan sosialisasi dan pemaparan materi-materi hukum. Mulai dari pemahaman tentang perlindungan hukum konsumen, kerugian konsumen, dasar hukum transaksi jual beli melalui online, upaya hukum perlindungan konsumen, dan penyelesaian sengketa konsumen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia berharap, setelah dilakukan penyuluhan, siswa-siswi SMA Kesatrian Semarang bertambah wawasannya, mengenai perlindungan hukum terhadap jual beli secara online.</p>
<p>&#8221;Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa. Hal itu terbukti, dengan banyak pertanyaan yang disampaikan ke narasumber,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/21/tim-pkm-usm-sosialisasi-perlindungan-hukum-transaksi-online">Tim PKM USM Sosialisasi Perlindungan Hukum Transaksi Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Indonesia Tingkatkan Literasi Digital QRIS melalui Transportasi Publik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/06/bank-indonesia-tingkatkan-literasi-digital-qris-melalui-transportasi-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 13:30:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bi]]></category>
		<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[qris]]></category>
		<category><![CDATA[Trans Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450741</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah terus meningkatkan upaya pengenalan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui transportasi publik. Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah Nita Rachmenia, mengatakan, salah satu program untuk meningkatkan literasi digital itu yakni program ‘Ngebis Ngagem QRIS’. Program tersebut, bekerjsa sama dengan Dinas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/bank-indonesia-tingkatkan-literasi-digital-qris-melalui-transportasi-publik">Bank Indonesia Tingkatkan Literasi Digital QRIS melalui Transportasi Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah terus meningkatkan upaya pengenalan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui transportasi publik.</p>
<p>Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah Nita Rachmenia, mengatakan, salah satu program untuk meningkatkan literasi digital itu yakni program ‘Ngebis Ngagem QRIS’.</p>
<p>Program tersebut, bekerjsa sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan QRIS pada sektor transportasi publik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng.</p>
<p>“Dengan memberikan insentif tarif sebesar Rp79 dalam rangka HUT RI periode 12-18 Agustus 2024 di seluruh koridor Trans Jateng,” kata Nita.</p>
<p>Lebih lanjut, dia menjelaskan, data hingga Juni 2024, tercatat 5,5% dari total transaksi di BRT Trans Jateng dilakukan secara non tunai, dengan sebanyak 55,9% transaksi di Trans Jateng mengguakan QRIS.</p>
<p>Dari sisi kinerja penggunaan QRIS, Nita Rachmenia, menguraikan, tren pengguna layanan transaksi digital itu terus meningkat di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Capaian QRIS di Jawa Tengah </strong></p>
<p>Nita memerinci, sejak QRIS diluncurkan pada 2019, catatan pengguna di Jawa Tengah menjadi yang terbanyak ketiga nasional dengan 7,4 juta pengguna hingga akhir Oktober 2024 atau pertumbuhan 41,96% secara tahunan <em>year on year</em> (YoY).</p>
<p>“Secara volume transaksi Jawa tengah menjadi yang terbanyak kelima secara nasional, dengan pertumbuhan 461,87% YoY,” kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, Nita mengajak masyarakat untuk mulai transaksi digital menggunakan QRIS karena mempunyai keunggulan, seperti kecepatan transaksi dan tak perlu membawa uang tunai.</p>
<p>“Kanal QRIS benefitnya atau manfaatnya banyak. QRIS juga dapat memitigasi risiko peredaran uang palsu. Saat ini QRIS masih menjadi metode paling aman untuk bertransaksi,” kata dia.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/bank-indonesia-tingkatkan-literasi-digital-qris-melalui-transportasi-publik">Bank Indonesia Tingkatkan Literasi Digital QRIS melalui Transportasi Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Mahasiswa Pengguna QRIS di Semarang, Senang bisa Hindari Kembalian Permen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/06/cerita-mahasiswa-pengguna-qris-di-semarang-senang-bisa-hindari-kembalian-permen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 23:43:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bi]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[qris]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<category><![CDATA[tunai]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450545</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID)  &#8211; Fadia, seorang mahasiswi di Kota Semarang bercerita banyak manfaat yang didapatkannya kala menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Saat ini, kata Fadia, dia lebih banyak menggunakan QRIS dibandingkan uang tunai untuk bertransaksi memenuhi kebutuhannya sehari-hari. “Lebih banyak pakai QRIS karena lebih simpel kita gak bawa uang cash [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/cerita-mahasiswa-pengguna-qris-di-semarang-senang-bisa-hindari-kembalian-permen">Cerita Mahasiswa Pengguna QRIS di Semarang, Senang bisa Hindari Kembalian Permen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)  &#8211; </strong>Fadia, seorang mahasiswi di Kota Semarang bercerita banyak manfaat yang didapatkannya kala menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).</p>
<p>Saat ini, kata Fadia, dia lebih banyak menggunakan QRIS dibandingkan uang tunai untuk bertransaksi memenuhi kebutuhannya sehari-hari.</p>
<p>“Lebih banyak pakai QRIS karena lebih simpel kita <em>gak</em> bawa uang <em>cash</em> (tunai) kemana-mana, <em>gak</em> perlu bawa dompet kemana-mana,” ucapnya di sela kegiatan Bedah Buku Rahasia Nusantara yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, di Radjawali Culture Center Semarang, Selasa 26 November 2024.</p>
<p>Sebagai generasi yang lahir di era 2000-an ke atas, sangat ditunjang dengan perkembangan teknologi,  terlebih saat mereka mulai beranjak dewasa sekarang.</p>
<p>“(Sekarang) kita sering megangnya gawai daripada dompet juga,” kata Fadia.</p>
<p>Lantas senyaman apa, Fadia dalam bertransaksi menggunakan QRIS untuk keseharian dia sebagai mahasiswa?</p>
<p>Fadia bilang, QRIS memudahkannya karena tidak perlu sering-sering mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).</p>
<p>Menariknya, Fadia bercerita, penggunaan QRIS akan menguntungkan pembeli karena bisa menghindari kebiasaan nakal pedagang dengan mengganti uang  kembalian dalam bentuk permen.</p>
<p>“Kan kadang juga penjual kalau kembaliannya kecil kadang kita dikasih permen. Kalau itu (pakai QRIS) kan<em> enggak </em>(dikasih permen),” kata dia.</p>
<p>Dalam kesehariannya, Fadia mengaku memang tidak sepenuhnya 100% menggunakan QRIS dalam bertransaksi.</p>
<p>“Pakai QRIS (mungkin) 60%. Kalau beli makanan ke warung-warung, beli jajanan juga pedagangnya sudah mulai menggunakan QRIS juga kan. Tapi kalau misalnya ke kantin atau warteg-warteg yang belum pakai QRIS, ya kita pakai tunai,” kata dia.</p>
<p>Pun dengan tempat wisata, Fadia mengaku layanan transaksi digital QRIS di sejumlah tempat wisata lebih mengakomodir pengunjung.</p>
<p>“Tempat wisata pembayarannya sudah ada QRIS, jadi lebih mudah sih kalau dompet ketinggalan bisa pakai itu,” Katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).</p>
<p>QRIS diluncurkan secara nasional pada 17 Agustus 2019 bertujuan untuk mempermudah, dan mempercepat transaksi pembayaran yang berstandar.</p>
<p><strong>Kemudahan Fitur Layanan QRIS</strong></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, mengajak seluruh elemen masyarakat mulai terbiasa menggunakan metode transaksi digital salah satunya QRIS.</p>
<p>“Kepada masyarakat mari kita gunakan metode pembayaran elektronik QRIS salah satunya. Mari kita tingkatkan pembayaran melalui mode elektronik QRIS agar kita mudah, efisien, dan terhindar dari uang palsu,” kata dia.</p>
<p>Rahmat menambahkan, fitur-fitur dalam QRIS selalu diperbaiki dari sisi keamanannya, sehingga akan membuat nyaman kepada pedagang atau <em>merchant</em> maupun masyarakat luas.</p>
<p>Dalam kesempatan lain, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Nita Rachmenia, menambahkan, instansinya punya program kerja edukasi hingga ke sekolah-sekolah dan kampus.</p>
<p>Program yang dinamai QRIS Goes to School, dan QRIS Goes to Campus<em>, </em>dengan tujuan meningkatkan literasi dan volume transaksi pembayaran digital tersebut.</p>
<p>“Pada program ini, disamping sosialisasi ada <em>user experience</em>, intinya kami tekankan bangun <em>user experience-</em>nya<em>,” </em>kata dia<em>. </em></p>
<p>Lebih lanjut program QRIS Goes to School, telah dilakukan 22 kali yang diikuti 23.712 pelajar.</p>
<p>Pihaknya menyebutkan, tingkat literasi pemahaman peserta tentang sistem pembayaran non tunai mencapai 82,33%.</p>
<p>Kemudian untuk program QRIS Goes to Campus telah dilakukan sebanyak enam kali, dengan total audiens sebanyak 5.000 mahasiswa/i.</p>
<p>“Kegiatan ini berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan perbankan. Pun pada program ini, tingkat literasi pemahaman peserta tentang sistem pembayaran non tunai mencapai 82,33%,” kata Nita.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/cerita-mahasiswa-pengguna-qris-di-semarang-senang-bisa-hindari-kembalian-permen">Cerita Mahasiswa Pengguna QRIS di Semarang, Senang bisa Hindari Kembalian Permen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nyaman Pakai QRIS, Cerita Pelajar di Semarang Takut Bawa Banyak Uang Tunai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/04/nyaman-pakai-qris-cerita-pelajar-di-semarang-takut-bawa-banyak-uang-tunai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 13:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nita Rachmenia]]></category>
		<category><![CDATA[non tunai]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[qris]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat Dwisaputra]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450267</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sheva, pelajar SMP Krista Mitra di Kota Semarang bercerita akan kesehariannya dalam aktivitas ekonominya. Dalam keseharian, Sheva menggunakan uang untuk jajan atau bahkan belanja barang-barang kebutuhan laiknya remaja seusianya. Pelajar perempuan berkacamata itu, kerap bertransaksi jajan kecil atau belanja menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS merupakan standar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/nyaman-pakai-qris-cerita-pelajar-di-semarang-takut-bawa-banyak-uang-tunai">Nyaman Pakai QRIS, Cerita Pelajar di Semarang Takut Bawa Banyak Uang Tunai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Sheva, pelajar SMP Krista Mitra di Kota Semarang bercerita akan kesehariannya dalam aktivitas ekonominya.</p>
<p>Dalam keseharian, Sheva menggunakan uang untuk jajan atau bahkan belanja barang-barang kebutuhan laiknya remaja seusianya.</p>
<p>Pelajar perempuan berkacamata itu, kerap bertransaksi jajan kecil atau belanja menggunakan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).</p>
<p>QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).</p>
<p>QRIS diluncurkan secara nasional pada 17 Agustus 2019 bertujuan untuk mempermudah, dan mempercepat transaksi pembayaran yang berstandar.</p>
<p>Sheva bilang, bertransaksi menggunakan QRIS sudah menjadi kebiasaannya yang tumbuh pada era modern dengan pesatnya perkembangan teknologi sekarang.</p>
<p>“Selama ini pakai QRIS lebih praktis menurut saya. Jadi saya itu lebih enak saja kalau pakai (bayar pakai metode) QRIS,” kata dia di sela kegiatan Bedah Buku Rahasia Nusantara yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, di Radjawali Culture Center Semarang, Selasa 26 November 2024.</p>
<p>Dalam kebiasaan kegiatan ekonomi itu, Sheva gemar menggunakan QRIS untuk membeli barang kebutuhan, ataupun jajan karena lebih efisien dan praktis bermodal gawai di genggaman.</p>
<p>Alasan lain yang cukup penting bagi Sheva, menyimpan uang dalam dompet digital dan ditransaksikan melalui QRIS lebih minim resiko kehilangan uang tunai.</p>
<p>“Saya juga orangnya pelupa, jadi takut <em>aja</em> kalau bawa uang tunai,” ucap Sheva sembari tersenyum tipis.</p>
<p>Dalam bertransaksi menggunakan QRIS, Sheva kebiasaan menentukan nilai di atas Rp20 ribu, atau Rp 30 ribu.</p>
<p>“Kalau Rp1.000 <em>enggak </em>(pakai QRIS). Saya pakai QRIS (kalau nilainya) Rp20 ribu atau Rp 30 ke atas. Kalau uang tunai biasanya dengan nilai-nilai kecil-keci saja seperti Rp5 ribuan,” katanya.</p>
<p>Dia mengatakan, takut bila membawa uang dengan nilai lebih dari Rp20 ribu yang dinilai banyak bagi seorang pelajar sepertinya.</p>
<p>“Kalau pakai (uang tunai) Rp20 ribu ke atas takut juga. Bawa uang tunai (banyak) takut hilang juga, kan lumayan (nilai itu) untuk saya usia remaja,” ucap dia.</p>
<figure id="attachment_450272" aria-describedby="caption-attachment-450272" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-450272" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/4L-QRIS-Pelajar-2.jpeg" alt="" width="681" height="476" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/4L-QRIS-Pelajar-2.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/4L-QRIS-Pelajar-2-400x280.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/4L-QRIS-Pelajar-2-150x105.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-450272" class="wp-caption-text">Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra,. (Foto: Dok)</figcaption></figure>
<p><strong>Kemudahan Fitur QRIS</strong></p>
<p>Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, mengajak seluruh elemen masyarakat mulai terbiasa menggunakan metode transaksi digital salah satunya QRIS.</p>
<p>“Kepada masyarakat mari kita gunakan metode pembayaran elektronik QRIS salah satunya. Mari kita tingkatkan pembayaran melalui mode elektronik QRIS agar kita mudah, efisien, dan terhindar dari uang palsu,” kata dia.</p>
<p>Rahmat menambahkan, fitur-fitur dalam QRIS selalu diperbaiki dari sisi keamanannya, sehingga akan membuat nyaman kepada pedagang atau <em>merchant</em> maupun masyarakat luas.</p>
<p>Dalam kesempatan lain, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Nita Rachmenia, menambahkan, instansinya punya program kerja edukasi hingga ke sekolah-sekolah dan kampus.</p>
<p>Program yang dinamai QRIS Goes to School, dan QRIS Goes to Campus<em>, </em>dengan tujuan meningkatkan literasi dan volume transaksi pembayaran digital tersebut.</p>
<p>“Pada program ini, disamping sosialisasi ada <em>user experience</em>, intinya kami tekankan bangun <em>user experience-</em>nya<em>,” </em>kata dia<em>. </em></p>
<p>Lebih lanjut program QRIS Goes to School, telah dilakukan 22 kali yang diikuti 23.712 pelajar.</p>
<p>Pihaknya menyebutkan, tingkat literasi pemahaman peserta tentang sistem pembayaran non tunai mencapai 82,33%.</p>
<p>Kemudian untuk program QRIS Goes to Campus telah dilakukan sebanyak enam kali, dengan total audiens sebanyak 5.000 mahasiswa/i.</p>
<p>“Kegiatan ini berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan perbankan. Pun pada program ini, tingkat literasi pemahaman peserta tentang sistem pembayaran non tunai mencapai 82,33%,” kata Nita.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/nyaman-pakai-qris-cerita-pelajar-di-semarang-takut-bawa-banyak-uang-tunai">Nyaman Pakai QRIS, Cerita Pelajar di Semarang Takut Bawa Banyak Uang Tunai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semringah Pedagang Pasar Johar Transaksi Pakai QRIS, tak Pusing Lagi soal Uang Kembalian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/04/semringah-pedagang-pasar-johar-transaksi-pakai-qris-tak-pusing-lagi-soal-uang-kembalian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 12:16:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BCB]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar johar]]></category>
		<category><![CDATA[qris]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450253</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dona, salah satu pedagang pakaian di Pasar Johar Semarang beraktivitas seperti biasa di lapak dagangannya belum lama ini. Sudah sekira dua tahun belakangan, Dona kembali berjualan di Pasar Johar usai diresmikan setelah revitalisasi bangunan cagar budaya (BCB) itu pada Januari 2022. Kompleks Pasar Johar tampak lebih tertata, rapi, dan bersih usai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/semringah-pedagang-pasar-johar-transaksi-pakai-qris-tak-pusing-lagi-soal-uang-kembalian">Semringah Pedagang Pasar Johar Transaksi Pakai QRIS, tak Pusing Lagi soal Uang Kembalian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Dona, salah satu pedagang pakaian di Pasar Johar Semarang beraktivitas seperti biasa di lapak dagangannya belum lama ini.</p>
<p>Sudah sekira dua tahun belakangan, Dona kembali berjualan di Pasar Johar usai diresmikan setelah revitalisasi bangunan cagar budaya (BCB) itu pada Januari 2022.</p>
<p>Kompleks Pasar Johar tampak lebih tertata, rapi, dan bersih usai direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).</p>
<p>Seperti diketahui sebelumnya, kebakaran melanda BCB Pasar Johar yang dahulu dirancang oleh arsitek kenamaan asal Belanda, Thomas Karsten pada era kolonial.</p>
<p>Pada perkembangannya di era digital saat ini, pedagang di Pasar Johar sudah adaptif menggunakan sistem pembayaran yang lebih modern yakni QRIS.</p>
<p>Di lapak Dona, dia telah difasilitasi sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan standar QR Code untuk pembayaran di Indonesia.</p>
<p>Untuk diketahui, QRIS dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan diluncurkan pada 17 Agustus 2019 untuk mempermudah, dan mempercepat transaksi pembayaran.</p>
<p>Dona sudah beberapa tahun belakangan difasilitasi kemudahan penerapan sistem pembayaran non tunai atau digital menggunakan metode QRIS.</p>
<p>“Sangat membantu dalam berjualan, dalam transaksi ya,” kata dia belum lama ini.</p>
<p>Sebagai seorang pedagang, dia memahami kebutuhan masyarakat akan budaya baru bertransaksi secara digital.</p>
<p>“Sekarang orang mulai banyak pakai <em>gadget </em>(untuk pembayaran) ketimbang uang tunai,” ucap dia.</p>
<p>Perempuan yang cukup ramah itu bercerita, ada tipe-tipe pembeli yang lebih nyaman tidak membawa uang tunai dengan sebuah alasan.</p>
<p>“Biasanya kalau dari pembeli, katanya kalau bawa tunai itu (uang) cepat habisnya. Kalau ada uang (pembayaran pakai QRIS) ini bisa dikontrol,” ujarnya.</p>
<p>Penggunaan QRIS, lanjut Dona, akan banyak digunakan masyarakat ketika dirasa cara bertransaksi lebih memudahkan pembeli.</p>
<p>“Biasanya kayak gitu (pembeli), memudahkan sih yang penting,” katanya.</p>
<p>Dari sisi pedagang, penggunaan metode pembayaran digital QRIS juga menguntungkan.</p>
<p>Dia mencontohkan, bila menemui nominal transaksi yang angka pecahannya Rp1 ribu, atau Rp2 ribu tidak repot-repot mencari uang kembalian.</p>
<p>“Saya jadi <em>gak</em> ribet <em>gak </em>ada pecahan Rp1 ribu, atau Rp2 ribu. Lebih enak pakai QRIS itu misalnya ada kembalian, ya tidak bingung mencarinya,” katanya.</p>
<p><strong>Biaya Transaksi Rp0</strong></p>
<p>Terpisah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Nita Rachmenia, mengatakan, instansi terus meningkatkan upaya kinerja penggunaan QRIS, khususnya pada sektor pelaku usaha mikro (Umi).</p>
<p>Bank Indonesia, kata dia, memberikan kebijakan khusus tarif Rp0 bagi pedagang atau <em>merchant </em>untuk transaksi di bawah Rp500 ribu per 1 Desember 2024.</p>
<p>“Sebelumnya dikenakan biaya 0.3% untuk transaksi maksimal Rp100 ribu. Ini sebagai bentuk dukungan kami, melihat transaksi QRIS di Jawa Tengah, 57% angkanya disumbang oleh para pelaku usaha mikro,” kata dia.</p>
<p>Bank Indonesia, terang Nita, membagi dua segmen <em>merchant, </em>yakni Reguler dan Khusus. Rinciannya untuk Reguler, terbagi dari Usaha Mikro (Umi) dengan biaya 0,3% di bawah transaksi Rp500 ribu, Usaha Kecil (Uke), Usaha Menengah (Ume), Usaha Besar (Ube) dengan biaya 0,7%.</p>
<p>Selanjutnya pada segmen Khusus, terbagi yakni Layanan Pendidikan dengan biaya 0,6%, Layanan SPBU, BLU, dan PSO berbiaya Rp 0,4%, serta G24, dan P2G dengan biaya 0%.</p>
<p><strong>KInerja Pengguna QRIS </strong></p>
<p>Dari sisi kinerja penggunaan QRIS, Nita Rachmenia, menguraikan, tren pengguna layanan transaksi digital itu terus meningkat di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.</p>
<p>Sejak QRIS diluncurkan pada 2019, catatan pengguna di Jawa Tengah menjadi yang terbanyak ketiga nasional dengan 7,4 juta pengguna hingga akhir Oktober 2024 atau pertumbuhan 41,96% secara tahunan <em>year on year</em> (YoY).</p>
<p>“Secara volume transaksi Jawa tengah menjadi yang terbanyak kelima secara nasional, dengan pertumbuhan 461,87% YoY,” kata dia.</p>
<p>Untuk pertumbuhan <em>merchant, </em>Jawa Tengah menjadi yang terbanyak keempat secara nasional sebanyak 3,4 juta pengguna atau tumbuh 16,29 YoY.</p>
<p>Nita melanjutkan, pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) mendominasi penggunaan <em>merchant</em> QRIS sebesar 97,98%.</p>
<p>Segmentasinya UMKM tersebut, kata Nita, terdiri dari Usaha Mikro (UMI), Usaha Kecil (UK), dan Usaha Menengah (UME).</p>
<p>“Sebaran terbanyaknya di kota Semarang 243,58%. Untuk volume transaksi terbanyak juga di Kota Semarang 73,38 persen,” kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, Nita mengajak masyarakat untuk mulai transaksi digital menggunakan QRIS karena mempunyai keunggulan, seperti kecepatan transaksi dan tak perlu membawa uang tunai.</p>
<p>“Kanal QRIS benefitnya atau manfaatnya banyak. QRIS juga dapat memitigasi risiko peredaran uang palsu. Saat ini QRIS masih menjadi metode paling aman untuk bertransaksi,” kata dia.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/semringah-pedagang-pasar-johar-transaksi-pakai-qris-tak-pusing-lagi-soal-uang-kembalian">Semringah Pedagang Pasar Johar Transaksi Pakai QRIS, tak Pusing Lagi soal Uang Kembalian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transaksi Dekranas Expo 2024 di Solo Rp 4,3 miliar, Pj Gubernur Jateng Tutup Acara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/19/transaksi-dekranas-expo-2024-di-solo-rp-43-miliar-pj-gubernur-jateng-tutup-acara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 06:44:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[dekranas]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=414870</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana dampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara penutupan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Expo 2024 di Pura Mangkunagaran, Kota Surakarta, Sabtu 18 Mei 2024 malam. Dalam kesempatan itu, Nana Sudjana juga didampingi istri yang sekaligus Pj Ketua Dekranasda Jawa Tengah Shinta Nana Sudjana. Sementara, Tito [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/19/transaksi-dekranas-expo-2024-di-solo-rp-43-miliar-pj-gubernur-jateng-tutup-acara">Transaksi Dekranas Expo 2024 di Solo Rp 4,3 miliar, Pj Gubernur Jateng Tutup Acara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana dampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara penutupan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Expo 2024 di Pura Mangkunagaran, Kota Surakarta, Sabtu 18 Mei 2024 malam.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Nana Sudjana juga didampingi istri yang sekaligus Pj Ketua Dekranasda Jawa Tengah Shinta Nana Sudjana. Sementara, Tito Karnavian juga didampingi istrinya yang sekaligus Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian.</p>
<p>&#8220;Tadi malam kita menghadiri acara penutupan Dekranas Expo. Pelaksananya pusat, tetapi kegiatan dilakukan di Solo,&#8221; kata Nana Sudjana usai melepas kunjungan kerja Mendagri Tito Karnavian di Kota Surakarta, Ahad 19 Mei 2024.</p>
<p>Adapun Dekranas Expo 2024 yang berlangsung sejak 15 Mei 2024 di Surakarta itu ditutup oleh Tri Tito Karnavian.</p>
<p>Penutupan Dekranas Expo 2024 berlangsung meriah. Ribuan masyarakat di sekitar Kota Surakarta terlihat memenuhi lokasi acara. Kemeriahan itu ditambah dengan kehadiran Yovie &amp; Nuno sebagai penampil di puncak acara dengan membawakan 12 lagu terbaiknya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kegiatan berjalan baik. Itu diikuti oleh (perwakilan provinsi) seluruh Indonesia. Suasana meriah dan berjalan dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua Panitia Dekranas Expo, Loemongga Agus Gumiwang mengatakan, pelaksanaan Dekranas Expo 2024 berjalan lancar sejak dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada 15 Mei lalu. Selama empat hari Expo, pengunjung yang datang lebih dari 13 ribu orang.</p>
<p>&#8220;Nilai transaksi selama Expo mencapai sekitar Rp4,3 miliar. Luar biasa sekali. Ini semua berjalan lancar berkat kerja sama dan kolaborasi antara Dekranas, Dekranasda Jateng, dan Dekranasda Kota Surakarta,&#8221; kata dia.</p>
<p>Loemongga menambahkan, event ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk terus bekerja dalam memajukan industri kerajinan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Marilah kita bersama-sama menjaga wasisan budaya kita, mengembangkan kreativitas dan inovasi. Juga memastikan produk lokal kita semakin dikenal dan dihargai, baik di dalam negeri maupun mancanegara,&#8221; katanya.</p>
<p>Pj Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana mengatakan, expo ini sangat penting untuk mendorong perkembangan wastra dan kriya Nusantara. Sekaligus menjadi motivasi agar pengrajin agar dapat terus meningkatkan kualitas produk sehingga memiliki daya saing kuat.</p>
<p>&#8220;Kemajuan wastra dan kriya Nusantara yang berdaya saing dengan produk-produk lainnya akan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian para pengrajin,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/19/transaksi-dekranas-expo-2024-di-solo-rp-43-miliar-pj-gubernur-jateng-tutup-acara">Transaksi Dekranas Expo 2024 di Solo Rp 4,3 miliar, Pj Gubernur Jateng Tutup Acara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>