<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sandy Walsh Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/sandy-walsh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Nov 2024 06:58:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Sandy Walsh Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Calvin Verdonk]]></category>
		<category><![CDATA[Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Jordi Amat]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Struick]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Pattinama]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // imbaskah ini, atau sejatinya berkah?/ dia mencoba/ dan terus meramu/ dalam gelombang mencari/ lalu mencari/ yang terbaik dari gambaran keyakinannya…// (Sajak “Racikan Utama”, 2024) ITUKAH tim utama, atau masih juga menggambarkan sikap coba-coba? Dan, inikah imbas dari gelombang kehadiran pemain diaspora, yang menyebabkan Shin Tae-yong harus beradaptasi dengan skematika starting [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty">Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-446956 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// imbaskah ini, atau sejatinya berkah?/ dia mencoba/ dan terus meramu/ dalam gelombang mencari/ lalu mencari/ yang terbaik dari gambaran keyakinannya…//</em><br />
<strong>(Sajak “Racikan Utama”, 2024)</strong></p>
<p><strong>ITUKAH</strong> tim utama, atau masih juga menggambarkan sikap coba-coba? Dan, inikah imbas dari gelombang kehadiran pemain diaspora, yang menyebabkan Shin Tae-yong harus beradaptasi dengan skematika <em>starting eleven</em>-nya? Selalu mencoba skema baru, untuk taktik baru, hingga laga menghadapi Jepang di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, kemarin?</p>
<p>Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-4 itu, bagaimanapun mengetengahkan “wajah” terbaik tim nasional Indonesia dalam versi racikan <em>coach</em> STY.</p>
<p>Inilah <em>starting evelen</em> yang ditampilkan: Maarten Paes, Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks, Thom Haye, Nathan Tjoe A-On, Calvin Verdonk, Yacob Sayuri, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen. Menjelang akhir laga, STY memasukkan Sandy Walsh, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, dan Marselino Ferdinan.</p>
<p>Kalau kita runut, pertandingan Grup C Pra-Piala Dunia Zona Asia di Qingdao, 15 Oktober lalu, dengan kekalahan 1-2 Pasukan Garuda, berujung pada banyak pertanyaan kepada <em>coach</em> Shin. STY dikritik tidak memiliki skema paten, sehingga belum mengetengahkan satu tim “pasti” yang dia andalkan.</p>
<p>Keputusan yang terkesan “eksperimental” itu memang tidak lepas dari kecenderungan kehadiran para pemain diaspora secara masif dalam setengah tahun terakhir. Ketika STY belum menemukan racikan skema paten, susul-menyusul pemain hadir, dengan potensi mengubah komposisi dan pilar di posisi tertentu.</p>
<p>Akibatnya, pemain yang semula sudah mematok tempat tertentu dalam tim, bisa saja harus bermain dari bangku cadangan. Kini, setelah pekan lalu Kevin Diks sudah mendapat kewarganegaraan dan mendapat tempat pertama di posisi bek sayap kanan, tampaknya arus pemain diaspora yang berpotensi memperkuat timnas belum akan berhenti.</p>
<p>Menjelang melawan Cina di kandangnya, pertengahan bulan lalu, kedatangan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders membuat STY melakukan perubahan taktik tim secara ekstrem dengan meminggirkan sejumlah pilar. Sebelumnya, perubahan juga dilakukan ketika Calvin Verdonk resmi mendapat kewarnegaraan Indonesia.</p>
<p><strong>Tim Inti</strong><br />
Benarkah STY belum punya tim yang betul-betul paten, termasuk ketika bertanding melawan Jepang di GBK kemarin malam?</p>
<p>Pelatih asal Korea Selatan itu berargumentasi, dia mengusung tim yang berbeda dengan melihat analisis terhadap cara bermain calon lawan, lalu kesiapan setiap pemainnya dari penilaian kebugaran paling aktual. Jadi bukan karena spekulasi sikap eksperimental. Menghadapi Arab Saudi di GBK 19 November nanti, bisa jadi skema STY juga akan berbeda.</p>
<p>Banyak yang menilai, gelombang kedatangan pemain naturalisasi membuat <em>coach</em> Shin masih belum punya skema inti yang sejauh ini bisa dia patenkan.</p>
<p>Sejak dimulai babak ketiga Pra-Piala Dunia 2024, sejumlah pemain diaspora diambil sumpah sebagai warga negara Indonesia. Dari September 2024, misalnya, kiper FC Dallas, Maarten Paes dipastikan bisa membela Tim Garuda. Beberapa bulan sebelumnya, Paes sudah menjadi warga negara Indonesia, namun masih harus berproses melewati perpindahan federasi.</p>
<p>Kiprah Paes langsung dirasakan ketika tampil menghadapi Arab Saudi di Jeddah. Dia menjadi pilihan utama, menggeser kiper utama sebelumnya, Ernando Ari Sutaryadi. Dalam laga melawan Arab Saudi dan Australia, Maarten Paes menambah kualitas pertahanan dengan visi penyelamatan-penyelamatan yang mantap dan mendatangkan rasa aman. Melawan Jepang, meskipun melakukan sekali blunder dengan melepas bola ke arah lawan dan menyebabkan gol ketiga, Paes tetap menjadi benteng akhir yang diandalkan.</p>
<p>Setelah Maarten Paes, menyusul hadir Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Keduanya terbilang pemain elite yang bermain untuk FC Twente di Eredivisie, dengan menit bermain yang cukup. Hanya, Reijnders belum tuntas unjuk kemampuan.</p>
<p>Shin Tae-yong langsung memberi kepercayaan kepada Hilgers dalam laga melawan Bahrain di Riffa dan menghadapi Cina di Qingdao, walaupun banyak yang mempersoalkan karena sebenarnya Hilgers belum masuk dalam pemahaman taktik dan strategi <em>coach</em> STY. Jadi lebih banyak karena kepercayaan pelatih atas kualitas tekniknya.</p>
<p>Ketika itu Thom Haye yang selama ini menjadi metronom diturunkan hanya sebagai pengganti, dan terbukti bisa mencetak satu-satunya gol melawan Cina. Ketika menghadapi Jepang, “Prof” Haye kurang maksimal di tengah kondisi lapangan yang berat karena hujan lebat.</p>
<p>Skema paten STY pun menjadi bahan sorotan. STY seperti dihadapkan pada realitas untuk menetapkan pilihan utama, misalnya antara Thom Haye, Ivar Jenner, Marselino Ferdinand, Ricky Kambuaya, juga kini Malik Risaldi. Padahal dari sisi kedalaman materi tim, keberlimpahan stok itu harusnya menjadi berkah tersendiri.</p>
<p><strong>Banyak Tambahan</strong><br />
Timnas Indonesia memiliki potensi pemain berkualitas yang bergabung sepanjang 2024. Jika dibandingkan dengan putaran final Piala Asia 2023 pada awal 2024 di Qatar, pasukan STY punya banyak tambahan kualitas pemain diaspora.</p>
<p>Mereka yang datang setelah putaran final Piala Asia U23 adalah Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, dan Calvin Verdonk. Padahal sudah ada Sandy Walsh, Shayne Pattinama, Ivar Jenner, Jordi Amat, Justin Hubner, Rafael Struick, Nathan Tjoe A-On, dan Elkan Baggot yang “diparkir” STY dalam beberapa bulan ini karena masalah disiplin.</p>
<p>Di antara deretan nama itu, pemain di luar diaspora yang bisa bersaing tercatat adalah Rizky Ridho, Marselino, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Egy Maulana Vikri, Malik Risaldi, dan Witan Sulaeman.</p>
<p>Wahyu “Hulk” Prasetyo, Muhammad Ferrari, Yacob Sayuri, Yance Sayuri, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, sejauh ini sulit mendapat tepmat. Sedangkan Dimas Drajat masih akan dilihat perkembangannya. Dia dinilai bermasalah dalam masalah temperamen ketika memperkuat klubnya di laga internasional.</p>
<p>Kedalaman skuad timnas memang memungkinkan Shin Tae-yong mengotak-atik tim terbaik, dengan tetap mengombinasikan pemain naturalisasi dengan realitas kualitas mereka, tentu dengan tetap memberi semangat kepada produk-produk Liga Indonesia untuk bersaing.</p>
<p>Seiring bergulirnya waktu, makin banyak kesempatan untuk meracik potensi-potensi itu ke dalam adonan yang makin kental dari waktu ke waktu. Mereka akan menyatu dengan kebersamaan yang terus teruji sesuai dengan visi taktik <em>coach</em> STY. Dan, pada saatnya pastilah akan muncul “tim paten” Shin Tae-yong, skema terbaik STY…</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tenga</em>h &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/beginikah-gambaran-tim-paten-sty">Beginikah Gambaran Tim Paten STY?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 10:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Jay Idzes]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Nathan Tjoe-A-On]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Struick]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Pattinama]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thom Haye]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=420045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // impian apa lagi yang membubung?/ dari Olimpiade ke Olimpiade/ dari Piala Dunia ke Piala Dunia/ agar tak kosong menjulang/ agar tak hanya mengapung/ dan lagi-lagi hilang melayang&#8230;// (Sajak “Mimpi-mimpi Garuda”, Juni 2024) KEBANGGAAN apa yang Anda rasakan, setelah Asnawi Mangkualam dkk memastikan lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian">Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-420058 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/06/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// impian apa lagi yang membubung?/ dari Olimpiade ke Olimpiade/ dari Piala Dunia ke Piala Dunia/ agar tak kosong menjulang/ agar tak hanya mengapung/ dan lagi-lagi hilang melayang&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Mimpi-mimpi Garuda”, Juni 2024)</strong></p>
<p><strong>KEBANGGAAN</strong> apa yang Anda rasakan, setelah Asnawi Mangkualam dkk memastikan lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026?</p>
<p>Boleh jadi, kita akan sama-sama mengepalkan tangan, “Ayo, sedikit lagi&#8230;!”</p>
<p>Atau Anda mengungkapkannya dengan menggeretakkan gigi, “Kapan lagi kalau tidak sekarang?”</p>
<p>Jalan memang masih panjang membentang. Kemenangan 2-0 atas Filipina di Stadion GBK Jakarta, 11 Juni lalu memastikan tim racikan Shin Tae-yong itu menjadi <em>runner up</em> di bawah Irak. Dan, suka atau tidak suka, kita menampilkan tim terbaik dengan mayoritas pemain produk naturalisasi yang menjadi pilar baru tim nasional.</p>
<p>Soal “nyaris”, pasukan Sinyo Aliandoe juga pernah hampir menembus tirai sakral Piala Dunia 1986, namun di babak kedua Subgrup IIIB Asia Timur, dalam laga tandang dan kandang kalah 0-2 dan 1-4 dari Korea Selatan, yang akhirnya menjadi salah satu wakil Asia.</p>
<p>Herry Kiswanto, Elly Idris, Rully Nere, Bambang Nurdiansyah, Ristomoyo, Marzuki Nyakmad, Hermansyah, Aun Harhara, dkk tampil impresif dan menjadi juara dalam penyisihan subgrup yang juga dihuni India, Thailand, dan Bangladesh. Ingar-bingar kebanggaan terhadap timnas betul-betul kita rasakan pada 1985.</p>
<p><strong>Gol Thom Haye</strong><br />
Tendangan eksotik sang metronom Garuda, “Prof” Thom Haye ke gawang Filipina, yang dilengkapi gol sundulan Rizky Ridho, akhirnya menjadi pembeda; menguatkan realitas betapa penting keberadaan para pemain naturalisasi dalam barisan timnas.</p>
<p><em>Coach</em> STY menurunkan mayoritas pemain keturunan dalam laga tersebut. Hanya Ernando Ari, Muhammad Adisatriyo, Asnawi, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinand yang dimainkan. Pratama Arhan menggantikan debutan &#8212; Calvin Verdonk di babak kedua.</p>
<p>Indonesia memiliki alternatif banyak pemain yang setara, dan sekarang dengan tambahan pendatang baru Verdonk, STY tinggal menskemakan taktik sesuai kebutuhaan. Dari Jay Idzes, Justin Hubner, Nathan Tjoe A-On, Shayne Pattinama, Sandy Walsh, Ivar Jenner, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick.</p>
<p>Dari Liga 1, STY masih memiliki materi rotasi substitusi seperti Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, M Dimas Drajat, Yacob Sayuri, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Pratama Arhan, Muhammad Ferrari, Adam Alis, dan Malik Risaldi.</p>
<p>Progres naturalisasi pemain ini boleh dilihat sebagai ungkapan “ketidaksabaran” Indonesia (dalam hal ini PSSI) dalam menunggu stabilitas kompetisi liga dalam memproduksi pemain-peman yang betul-betul layak bersaing di era kompetisi global sekarang.</p>
<p>Ada yang menyarankan agar timnas menggunakan hanya 60 persen pemain naturalisasi, dan yang 40 persen tetap produksi Liga 1. Namun kenyataan bahwa yang mendapat paspor Indonesia adalah pemain-pemain dengan darah Indonesia, sejatinya sudah menyiratkan jawaban, bahwa ini adalah “hak” anak bangsa yang akhirnya memilih kewarganegaraannya, dan mengambil kesempatan menentukan akan membela timnas sepak bola negara mana sesuai dengan paspor yang dia kantungi.</p>
<p>Polemik dan opini semacam itu saya perkiraan masih akan terus berlanjut, dan kondisi itu sebenarnya sehat untuk mendorong memperkuat stabilisasi kompetisi liga kita, yang diakui atau tidak, memang masih mengetengahkan banyak masalah terkait dengan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitasnya.</p>
<p><strong>Impian-impian</strong><br />
Impian, yang menjadi dambaan timnas sepak bola negara mana pun, bisa diduga mewujud dalam angan-angan: bagaimana bisa tampil di putaran final Piala Dunia dan Olimpiade.</p>
<p>Pergulatan setiap negara lewat kualifikasi di setiap zona begitu riuh, dan setiap empat tahun sekali Indonesia juga ikut larut dalam suasana demikian.</p>
<p>Bermimpi, dan terus bermimpi.</p>
<p>Kita tidak bisa membayangkan, apakah pola dalam program naturalisasi pemain ini akan dipolakan dalam pembangunan timnas kita yang mengikuti irama sepak bola global dan realitas keniscayaan diaspora yang makin banyak, atau bakal ada saat ketika titik pembinaan lebih memercayai kompetisi liga sebagai sumber timnas.</p>
<p>Saya kira kedua-duanya memiliki keabsahan argumentasi yang sama. Terus berada dalam proyek naturalisasi dengan rel dan regulasi internasional sendiri, dan serius meng-<em>up grade</em> kompetisi hingga ke titik dapat memperkuat kebutuhan pemain timnas.</p>
<p>Juga perlu, memperkuat jaringan pemasaran pemain untuk bisa ditoleh dan diminati oleh liga-liga <em>abroad,</em> seperti perjalanan karier Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Egy Maulana Virki, Saddil Ramdhani, dll.</p>
<p>Saya tidak hendak membicarakan tentang kelanjutan peluang lolos ke Piala Dunia setelah Tim Garuda bisa masuk ke fase ketiga kualifikasi. Yang ingin saya kedepankan sebagai bahasan pekan ini adalah, bagaimana kita “merawat impian” dengan memperkuat indikator-indikator untuk menjadikan impian itu sesuatu yang realistis, logis, dan bisa dipertanggungjawabkan&#8230;</p>
<p>Tak pula keliru jika saya mengucapkan selamat kepada Asnawi Mangkualam cs atas babak baru perjuangan yang telah menanti&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/15/kepak-garuda-dan-ide-merawat-impian">Kepak Garuda dan Ide Merawat Impian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Tanpa Lima Pemain Inti</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/21/lawan-timnas-indonesia-vietnam-tanpa-lima-pemain-inti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 06:54:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Philippe Troussier]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Senayan]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405630</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Meski belum bisa menurunkan tim terbaiknya, namun pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), tetap yakin bisa mengatasi Vietnam, dalam lanjutan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup G Zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024) malam. Seperti diketahui, kapten Asnawi Mangkualam terkena akumulasi kartu. Bek Jordi Amat dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/lawan-timnas-indonesia-vietnam-tanpa-lima-pemain-inti">Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Tanpa Lima Pemain Inti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Meski belum bisa menurunkan tim terbaiknya, namun pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), tetap yakin bisa mengatasi Vietnam, dalam lanjutan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup G Zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024) malam.</p>
<p>Seperti diketahui, kapten Asnawi Mangkualam terkena akumulasi kartu. Bek Jordi Amat dan Elkan Baggott masih dibekap cedera. Demikian pula dengan Yance Sayuri. Belum lagi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen belum bisa diturunkan. Kedua pemain yang baru saja diambil sumpahnya itu, baru bisa bermain saat laga away di Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>&#8221;Kita harus optimistis. Semua pemain dalam kondisi siap tempur. Tidak ada masalah dengan pemain. Soal siapa yang akan diturunkan dan siapa kapten tim, kita tunggu saja,&#8221; jelas STY, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (20/3/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/21/unissula-terakreditasi-unggul-hingga-tahun-2029">Unissula Terakreditasi Unggul hingga Tahun 2029</a></strong></p>
<p>Sementara itu, bek timnas Sandy Walsh, juga menaruh harapan sangat tinggi. Dia juga ingin mempersembahkan yang terbaik. Apalagi skuad Garuda akan bermain di kandang sendiri.</p>
<p>&#8221;Kemenangan ini menjadi modal penting bagi kita, untuk pertandingan selanjutnya. Saya yakin kita bisa mewujudkannya,&#8221; jelas Sandy.</p>
<p>Di sisi lain, pelatih Vietnam, Philippe Troussier, membuat kejutan. Dia justru memangkas punggawa asuhannya sebanyak lima pemain. Pelatih asal Prancis itu memutuskan, tidak membawa Nguyen Cong Phuong, Duy Manh, Nguyen Hai Long, Truonh Tien Anh, dan Giap Tuan Duong ke Jakarta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/03/21/bbpjt-gelar-sosialisasi-dan-simulasi-ukbi-adaptif-bagi-mahasiswa-magang">BBPJT Gelar Sosialisasi dan Simulasi UKBI Adaptif bagi Mahasiswa Magang</a></strong></p>
<p>Penyerang Nguyen Cong Phuong tak akan ambil bagian pada lawatan Vietnam ke Indonesia, setelah masih dibekap cedera pergelangan kaki, yang didapatkan ketika membela timnya Yokohama FC.</p>
<p>Selanjutnya, gelandang Do Duy Manh belum mencapai kondisi fisik terbaiknya, sehingga Troussier memutuskan untuk tidak mengambil risiko lebih jauh.</p>
<p>Tiga nama lainnya dilaporkan dicoret, karena ketatnya persaingan pada skuad. Namun mereka masih memiliki kesempatan untuk tampil, ketika Vietnam menjamu Indonesia di kandang sendiri, pekan depan.</p>
<p>Dicoretnya lima pemain ini, membuat skuad the Golden Star berkekuatan 28 pemain ke Indonesia. Dan selanjutnya, Troussier akan mendaftarkan 23 pemain untuk masuk daftar susunan pemain, ketika menghadapi Indonesia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/lawan-timnas-indonesia-vietnam-tanpa-lima-pemain-inti">Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Tanpa Lima Pemain Inti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Skandal Mi Instan&#8221; dan Transformasi Kultural Shin Tae-yong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/30/skandal-mie-instan-dan-transformasi-kultural-shin-tae-yong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Dec 2023 10:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Asnawi Mangkualam]]></category>
		<category><![CDATA[Egy Maulana Vikri]]></category>
		<category><![CDATA[Elkan Baggot]]></category>
		<category><![CDATA[Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[Jordi Amat]]></category>
		<category><![CDATA[Justin Hubner]]></category>
		<category><![CDATA[Marc Klok]]></category>
		<category><![CDATA[Marselino Ferdinand]]></category>
		<category><![CDATA[Pratama Arhan]]></category>
		<category><![CDATA[Rachmat Irianto]]></category>
		<category><![CDATA[Rafael Struick]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan Sananta]]></category>
		<category><![CDATA[Ricky Kambuaya]]></category>
		<category><![CDATA[Rizky Ridho]]></category>
		<category><![CDATA[Saddil Ramdani]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Pattinama]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Witan Sulaeman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390909</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // kita bukan siapa-siapa/ o, tak beranikah menegaskan/ : kita adalah sesiapa?/ yang bertarung atas nama keyakinan/ tentang kekuatan/ tentang modal/ tentang masa depan&#8230;// (Sajak &#8220;STY dan Garuda Kita&#8221;, 2023) SAUDARA-SAUDARA, apa hubungan unggahan soal mi instan di media sosial dengan ikhtiar transformasi mental dan kultural sepak bola Indonesia? Postingan Marselino [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/30/skandal-mie-instan-dan-transformasi-kultural-shin-tae-yong">&#8220;Skandal Mi Instan&#8221; dan Transformasi Kultural Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-390918 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// kita bukan siapa-siapa/ o, tak beranikah menegaskan/ : kita adalah sesiapa?/ yang bertarung atas nama keyakinan/ tentang kekuatan/ tentang modal/ tentang masa depan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;STY dan Garuda Kita&#8221;, 2023)</strong></p>
<p><strong>SAUDARA-SAUDARA</strong>, apa hubungan unggahan soal mi instan di media sosial dengan ikhtiar transformasi mental dan kultural sepak bola Indonesia?</p>
<p>Postingan Marselino Ferdinand tentang Witan Sulaeman yang sedang &#8220;mencuri-curi&#8221; memasak mi instan di tengah pemusatan latihan tim nasional Piala Asia 2024 di Turki, suka atau tidak suka adalah pukulan menyedihkan bagi proyek disiplin Shin Tae-yong.</p>
<p>Pelatih asal Korea Selatan itu, sejak menangani timnas pada 2020, ketat menerapkan disiplin pola makan. Gorengan dan mi instan &#8212; camilan kultural masyarakat kita &#8212; distop keras. Para pemain dibiasakan dengan standar menu gizi sehat atlet.</p>
<p>Maka ketika fokus mental sedang terarah ke Qatar, 12 Januari s.d 10 Februari 2024, rasanya sikap &#8220;curi-curi&#8221; itu merupakan bentuk pelanggaran serius.</p>
<p>Sesederhana itukah para pemain memaknai transformasi profesionalitas yang ditegakkan <em>coach</em> STY?</p>
<p><strong>&#8220;Grup Gila&#8221;</strong><br />
Padahal, bukankah timnas menghadapi tantangan yang tidak tanggung-tanggung: &#8220;grup gila&#8221; Piala Asia?</p>
<p>Bagaimana tidak &#8220;gila&#8221;? Dua tim kelas atas Asia: Jepang sebagai kekuatan utama Asia Timur, dan Irak salah satu ikon Asia Barat, tergabung di satu grup.</p>
<p>Dua lainnya di Grup D adalah raksasa Asia Tenggara, Vietnam, dan Indonesia yang sedang memperjuangkan eksistensi di kawasan regionalnya.</p>
<p>Logikanya, dua tiket ke 16 besar terpatok untuk Jepang dan Irak. Vietnam dan Indonesia menunggu keberuntungan: siapa tahu satu dari dua tim unggulan itu terpeleset? Pembuktian siapa lebih baik, Garuda dan Golden Stars juga bakal menjadi warna sengit grup ini.</p>
<p>Rivalitas khusus Indonesia vs Vietnam melanjutkan perseteruan yang dipersubur oleh aneka pemicu. Walaupun memberi perlawanan sengit, sejak 2020 tim racikan <em>coach</em> Shin Tae-yong masih sulit membangun keunggulan atas Vietnam, baik ketika masih diarsiteki Park Hang-seo, maupun setelah dipegang Philippe Troussier.</p>
<p><strong>Realitas Vs Pembuktian</strong><br />
Sejak menangani timnas Indonesia, catatan kualitatif Shin Tae-yong terutama untuk medali emas SEA Games dan trofi Piala AFF, belum terpenuhi.</p>
<p>Pelatih yang membawa sensasi Korea Selatan menggulingkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018 itu, baru membenahi sisi kultural berupa karakter, kesiapan fisik, pola makan, dan konfidensi kenaikan peringkat dunia dari sejumlah FIFA <em>matchday</em>.</p>
<p>Dia mengukir catatan impresif: meloloskan tim U23 dan tim senior ke putaran final Piala Asia.</p>
<p>STY mentransformasikan karakter, namun belum medali dan gelar.</p>
<p>Sejumlah gelar formal malah dipersembahkan oleh pelatih lokal: Indra Syafri di SEA Games 2023, dan trofi Piala AFF U17 lewat Fakhri Husaini.</p>
<p>Di Piala Asia nanti, bicara trofi tentu bukan angan yang realistis, walaupun sepak bola bukan matematika. Yang paling patut adalah &#8220;berjuang lolos dari babak grup&#8221;, karena kenyataan lawan-lawan yang memang berada di level atas Asia.</p>
<p>Dari tiga calon lawan di Grup D, yang paling mungkin adalah memetik angka penuh dari Vietnam. Itu menjadi &#8220;target wajib&#8221;, meskipun STY punya rekor buruk melawan tim ini.</p>
<p>Menghadapi Irak dan Jepang,<em> coach</em> STY boleh saja berpikiran seperti ketika Korea mengalahkan Jerman di Rusia 2018, walaupun konstelasinya jelas berbeda. Bisa meraih poin, artinya mendapat satu angka adalah pilihan target paling wajar.</p>
<p><strong>Perbaikan-perbaikan</strong><br />
Perbaikan performa yang diharapkan bukannya tidak ada. Hanya, ketika produk perubahan itu dipertanyakan ketika kalah 1-5 dari Irak dan seri 1-1 melawan Filipina di ajang Pra-Piala Dunia, apa yang bisa diandalkan di Qatar nanti?</p>
<p>Dalam evaluasi sementara, &#8220;fasilitas mewah&#8221; STY dari program naturalisasi pemain baru dalam tahap membuncahkan gebyar, belum menghadirkan performa.</p>
<p>Pelatih Irak Jesus Casas yang mengalahkan Garuda 5-1 pun mengingatkan, keberlimpahan pemain naturalisasi itu seharusnya meningkatkan performa tim Indonesia sebagai kekuatan yang disegani.</p>
<p>Catatlah: Jordi Amat, Elkan Baggot, Marc Klok, Shayne Pattinama, Rafael Struick, Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Sandy Walsh; mereka punya kapasitas untuk memperkuat pilar-pilar domestik seperti Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Marselino Ferdinand, Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, dan Ramadan Sananta.</p>
<p>Jadi kurang apakah ketercukupan fasilitas materi pemain dari sisi ini?</p>
<p>Kalaupun akumulasi pemain cedera menjadi justifikasi celah tim ketika dikalahkan Irak 1-5, maka pasukan yang beraklimatisasi di Antalya, Turki sebelum menuju Qatar itu diharapkan menampilkan kekuatan yang berbeda.</p>
<p>Alur permainan pendek &#8211; cepat yang merupakan &#8220;core of power&#8221; sepak bola Indonesia, dalam racikan taktik <em>coach</em> STY, tentu kita harapkan bisa tuntas tertuang di Piala Asia nanti.</p>
<p>Janganlah sampai pada kesimpulan yang satiris, bahwa pelatih kelas dunia dari mana pun takkan ada yang mampu membawa timnas Indonesia keluar dari <em>barrier</em> klasik: masalah mental dan kulturalnya.</p>
<p>Tentu menyedihkan bukan, ketika ikhtiar profesional penegakan disiplin masih &#8220;disiasati&#8221; pemain dalam bentuk mendasar: mencuri-curi makan mi instan?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/30/skandal-mie-instan-dan-transformasi-kultural-shin-tae-yong">&#8220;Skandal Mi Instan&#8221; dan Transformasi Kultural Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shayne Elian Jay Pattynama Siap Gabung Timnas Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/05/shayne-elian-jay-pattynama-siap-gabung-timnas-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 02:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[JOKO WIDODO]]></category>
		<category><![CDATA[Jordi Amat]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Iriawan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<category><![CDATA[Shayne Elian Jay Pattynama.]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=305613</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Presiden RI, Joko Widodo, resmi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres), terkait pemberian kewarganegaraan untuk salah satu pemain calon naturalisasi asal Belanda, Shayne Elian Jay Pattynama. Penandatanganan Keppres ini menguatkan keputusan DPR RI, untuk melanjutkan proses pemberian kewarganegaraan RI kepada Shayne, di Rapat Paripurna DPR RI, pada Kamis (17/11/2022) silam. &#8221;Alhamdulillah, Keputusan Presiden terkait pemberian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/05/shayne-elian-jay-pattynama-siap-gabung-timnas-indonesia">Shayne Elian Jay Pattynama Siap Gabung Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Presiden RI, Joko Widodo, resmi menandatangani Keputusan Presiden (Keppres), terkait pemberian kewarganegaraan untuk salah satu pemain calon naturalisasi asal Belanda, Shayne Elian Jay Pattynama.</p>
<p>Penandatanganan Keppres ini menguatkan keputusan DPR RI, untuk melanjutkan proses pemberian kewarganegaraan RI kepada Shayne, di Rapat Paripurna DPR RI, pada Kamis (17/11/2022) silam.</p>
<p>&#8221;Alhamdulillah, Keputusan Presiden terkait pemberian kewarganegaraan RI kepada Shayne Pattynama, sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. Terima kasih kepada Presiden, Komisi III dan X DPR RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga, juga Kementerian Hukum dan HAM serta seluruh pihak yang sudah membantu hingga proses ini selesai,&#8221; kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/1/2023).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/05/ketua-kpu-wonosobo-anggota-ppk-pemilu-2024-harus-jaga-integritas">Ketua KPU Wonosobo : Anggota PPK Pemilu 2024 Harus Jaga Integritas</a></strong></p>
<p>Setelah Keppres ditandatangani, selanjutnya Shayne akan menjalani proses lanjutan sebelum akhirnya resmi memperkuat timnas Indonesia. Nantinya, Kemenkum HAM juga akan mengundang Shayne, untuk menghadiri pengambilan sumpah menjadi warga negara Indonesia, diikuti dengan pemberian paspor.</p>
<p>&#8221;Semua sudah sesuai prosedur dan mekanisme. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar. Kita sama-sama berharap, semua proses bisa berjalan lancar, termasuk proses perpindahan asosiasi,&#8221; tukas Iriawan.</p>
<p>Disetujuinya pemberian kewarganegaraan RI kepada Shayne Pattynama, menambah panjang daftar pemain yang berhasil di naturalisasi. Sebelumnya, Sidang Paripurna DPR juga menyetujui naturalisasi dua pemain asal Belanda dan Spanyol berdarah Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/05/shayne-elian-jay-pattynama-siap-gabung-timnas-indonesia">Shayne Elian Jay Pattynama Siap Gabung Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi III DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dana Sandy Walsh</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/29/komisi-iii-dpr-setujui-naturalisasi-jordi-amat-dana-sandy-walsh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 14:59:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jordi Amat]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III]]></category>
		<category><![CDATA[Naturalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sandy Walsh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=274565</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Setelah melalui proses panjang, Komisi III DPR menyetujui naturalisasi calon pemain timnas sepak bola Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh. Hasil itu dimumumkan dalam rapat kerja antara Komisi III DPR yang turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Senin (29/8). Selanjutnya Kemenpora dan PSSI [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/29/komisi-iii-dpr-setujui-naturalisasi-jordi-amat-dana-sandy-walsh">Komisi III DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dana Sandy Walsh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Setelah melalui proses panjang, Komisi III DPR menyetujui naturalisasi calon pemain timnas sepak bola Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh. Hasil itu dimumumkan dalam rapat kerja antara Komisi III DPR yang turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Senin (29/8).</p>
<p>Selanjutnya Kemenpora dan PSSI juga akan diundang oleh Komisi X (yang membidangi olahraga ) dalam rapat dengar pendapat juga dengan tema yang sama bulan depan. &#8220;Komisi III DPR dapat menyetujui pemberian keawarganegaraan Republik Indonesia atas nama Jordi Amat Maas dan Sandy Henny Walsh,&#8221; kata Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto saat membacakan hasil rapat itu.</p>
<p>Seperti diketahui timnas Indonesia akan melakoni laga resmi FIFA melawan Curacao dua kali pada 24 September dan 27 September. PSSI berharap proses naturalisasi Jordi dan Sandy bisa rampung dan membela timnas di laga tersebut.</p>
<p>&#8220;Pada 24 dan 27 (September) ada FIFA Matchday kita ingin melawan Curacao (ranking ke-84 FIFA). PSSI ingin sebelum FIFA Matchday dua pemain itu bisa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). PSSI berterima kasih kasih kepada Presiden Bapak Joko Widodo, Bapak Menpora Zainudin Amali, Bapak Menkumham Yasonna Laoly, Komisi III DPR dan semua yang telah membantu proses naturalisasi inii,’’ ujar Iriawan.</p>
<p>&#8220;Kami percaya kehadiran kedua pemain tersebut akan meningkatkan secara signifikan kualitas tim nasional seperti yang diharapkan segenap masyarakat pecinta sepak bola Indonesia. Terlebih Indonesia akan menghadapi Piala Asia 2023,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menpora mengapresiasi perhatian Komisi III DPR yang menyetujui naturalisasi Jordi dan Sandy. Kebutuhan terhadap kehadiran dua pemain itu secara teknis sudah direkomendasikan. Sejalan dengan itu, pemerintah berkomitmen tidak mengabaikan pembinaan usia dini talenta-talenta sepak bola.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 75% rakyat Indonesia sangat senang sepak bola. Oleh karena itu kesenangan rakyat ini juga harus kita jawab dengan penampilan tim nasional yang baik. Mudah-mudahan tata kelola di PSSI makin baik, tata kelola di klub-klub di Liga 1, 2, dan 3 juga makin baik,&#8221; ucap Menpora.</p>
<p>Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej menyebut segala dokumen kedua pemain itu sudah sesuai aturan dan prosedur. Mereka menggunakan mekanisme naturalisasi sesuai Pasal 20 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006.</p>
<p>‘’Kami akan bekerja maksimal. Mudah-mudahan dalam dua minggu proses ini sudah selesai dan keduanya bisa membela Indonesia.’’ Kata Edward yang juga pakar hukum pidana ini.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/29/komisi-iii-dpr-setujui-naturalisasi-jordi-amat-dana-sandy-walsh">Komisi III DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dana Sandy Walsh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>