<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Produksi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/produksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 10:41:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Produksi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kado untuk Negeri: Menagih Ketangguhan SDM dari Ruang Pemulihan Klinik Profesi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/05/kado-untuk-negeri-menagih-ketangguhan-sdm-dari-ruang-pemulihan-klinik-profesi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 10:41:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Martabat Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidik]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Pulih]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sistemik]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kependidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Usia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557901</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr NAN Murniati MPd SETIAP kali kalender memasuki bulan Mei, atmosfer publik kita biasanya diramaikan oleh narasi-narasi besar tentang kemajuan bangsa ini. Bagi sebagian orang, bulan Mei mungkin hanya sekadar deretan angka di kalender atau rutinitas tahunan menyambut Hari Pendidikan Nasional (2 Mei), dan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei). Namun bagi saya, Mei memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/05/kado-untuk-negeri-menagih-ketangguhan-sdm-dari-ruang-pemulihan-klinik-profesi">Kado untuk Negeri: Menagih Ketangguhan SDM dari Ruang Pemulihan Klinik Profesi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dr NAN Murniati MPd</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-557913 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-05-at-16.04.29.jpg" alt="" width="150" height="216" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-05-at-16.04.29.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-05-at-16.04.29-104x150.jpg 104w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />SETIAP</strong> kali kalender memasuki bulan Mei, atmosfer publik kita biasanya diramaikan oleh narasi-narasi besar tentang kemajuan bangsa ini. Bagi sebagian orang, bulan Mei mungkin hanya sekadar deretan angka di kalender atau rutinitas tahunan menyambut Hari Pendidikan Nasional (2 Mei), dan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei).</p>
<p>Namun bagi saya, Mei memiliki resonansi yang lebih personal. Setiap kali bulan ini tiba, ia datang membawa dua kado sekaligus: sebuah pengingat akan bertambahnya usia biologis saya, dan sebuah undangan untuk melakukan &#8220;audit batin&#8221; terhadap dedikasi yang telah saya berikan untuk negeri ini.</p>
<p>Sebagai seseorang yang berkhidmat di dunia pendidikan, refleksi hari lahir tahun ini terasa lebih &#8220;berisik&#8221; oleh sebuah kegelisahan tentang kondisi manusia-manusia penggerak di ruang kelas dan ruang administrasi sekolah.</p>
<p>Bulan Mei ini menjadi titik kalibrasi untuk bertanya: sudahkah kita merawat mereka yang selama ini merawat akal budi bangsa ini? Pertanyaan ini bukan sekadar retorika tahunan, melainkan sebuah audit krusial terhadap pilar utama pembangunan manusia Indonesia sebagaimana amanat Nawa Cita.</p>
<p>Sebagai seorang peneliti yang kerap turun langsung membedah data Rapor Pendidikan dan mendampingi sekolah-sekolah, terlihat adanya paradoks yang menyesakkan. Selagi kita merayakan simbol-simbol kemajuan pendidikan di bulan Mei, para aktor utamanya Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) justru sedang berada di titik nadir kelelahan.</p>
<p>Kondisi riil menunjukkan bahwa &#8220;hadiah&#8221; yang diterima para guru sebagai pendidik dan tenaga kependidikan saat ini adalah tumpukan beban administrasi yang tak kunjung usai. Mereka adalah manusia-manusia tangguh yang dipaksa menjadi manajer data, operator platform digital, sekaligus pengasuh moral siswa dalam satu waktu.</p>
<p>Akibatnya, ketangguhan yang selama ini kita banggakan mulai menunjukkan retakan. Burnout sistemik bukan lagi sekadar teori di jurnal penelitian, melainkan pemandangan nyata di ruang-ruang guru yang kini mulai kehilangan keceriaannya.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>*  * * * *</strong></span></p>
<p>Selama ini, ikhtiar membangun negeri melalui jalur pendidikan telah diupayakan dengan napas akselerasi. Kita telah berjibaku melakukan transformasi mulai dari akar rumput, mulai turun langsung melakukan pendampingan intensif di sekolah-sekolah di pelosok negeri, membedah data Rapor Pendidikan untuk mencari solusi mutu yang presisi, hingga merumuskan indikator kompetensi sosio-emosional guru agar selaras dengan tuntutan zaman.</p>
<p>Upaya-upaya tersebut, mulai dari menyusun manuskrip ilmiah hingga melakukan observasi mendalam terhadap perilaku kepemimpinan kepala sekolah, adalah bentuk nyata dari &#8220;wakaf intelektual&#8221;.</p>
<p>Kita telah berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan nasional tidak hanya berhenti menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar mendarat dengan selamat dan bermakna di ruang-ruang kelas. Kita telah mencoba memberikan &#8220;suara&#8221; bagi mereka yang selama ini hanya menjadi objek data sistemik.</p>
<p>Namun, kerja nyata tersebut kini membawa kita pada satu kesadaran baru: bahwa dedikasi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) sering kali beradu dengan kelelahan sistemik yang akut. Guru tidak lagi hanya mengajar; mereka adalah manajer data, perancang kurikulum, hingga administrator digital.</p>
<p>Tenaga Kependidikan pun menjadi tulang punggung operasional yang terhimpit oleh presisi sistem digital nasional yang tak kenal waktu istirahat.</p>
<p>Seharusnya, langkah kita tidak berhenti pada perbaikan kurikulum atau infrastruktur fisik semata. Kita harus naik kelas menuju pembangunan ekosistem kesejahteraan SDM yang substantif. Ketangguhan sejati (resilience) bukanlah kemampuan untuk menahan beban hingga retak, melainkan kemampuan untuk pulih kembali (bouncing back).</p>
<p>Maka, sudah saatnya kita menggagas sebuah Klinik Profesi atau Ruang Pemulihan terhadap kelelahan profesi. Fasilitas ini seharusnya menjadi standar baru dalam manajemen sekolah, tempat di mana kelelahan emosional guru divalidasi, kelelahan teknis operator sekolah diberikan jeda, dan rasa syukur dirawat kembali sebagai energi kerja.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>*  * * * *</strong></span></p>
<p>Inilah wujud nyata dari memanusiakan manusia Indonesia; memberikan ruang bagi para &#8220;perawat akal budi&#8221; untuk memulihkan kedaulatan rasa mereka sendiri.</p>
<p>Klinik Profesi bukan sekadar UKS bagi orang sakit fisik, melainkan sebuah oase kesehatan profesi yang terintegrasi di ekosistem pendidikan. Klinik ini adalah ruang di mana seorang guru yang burnout bisa mendapatkan layanan konseling, di mana seorang operator sekolah yang kelelahan teknis bisa mendapatkan ruang tenang, dan di mana refleksi diri serta rasa syukur dirawat kembali sebagai energi kerja. Mengapa ini penting bagi agenda nasional? Karena SDM yang sehat secara mental dan profesional adalah aset strategis (Resource-Based View).</p>
<p>Klinik Profesi adalah ruang pemulihan yang menjadi investasi untuk memastikan bahwa &#8220;mesin&#8221; pembangunan manusia kita tidak rusak karena panas berlebih (overheating).</p>
<p>Bulan Mei adalah momentum tepat untuk melakukan &#8221;pemulihan niat&#8221; sebagai tindak lanjut strategis peringatan Hari Pendidikan Nasional. Begitu juga bagi institusi pendidikan. Kita memerlukan kebijakan yang tidak hanya menuntut output angka, tetapi juga menyediakan input perlindungan psikologis dan fisik bagi PTK. Tindak lanjut nyata dari evaluasi pendidikan harus mulai menyentuh aspek kesejahteraan profesi yang substantif.</p>
<p>Lelah memang manusiawi, namun membiarkan kelelahan kronis menggerus profesionalisme merupakan kerugian besar untuk masa depan bangsa. Menghadirkan ruang pemulihan bermartabat untuk para pejuang pendidikan bukan sekadar pilihan; melainkan cara terbaik menghargai masa depan sekaligus bentuk penghormatan tertinggi terhadap keberlanjutan generasi.</p>
<p>Segala riset, pendampingan, dan ikhtiar selama ini harus bermuara pada satu janji baru: bahwa negara akan merawat mereka yang telah merawat akal budi bangsa. Sebab, hanya dari jiwa-jiwa yang telah pulih dan berdaulat atas rasanya, cahaya ilmu pengetahuan dapat terpancar murni untuk menerangi jalan terjal menuju generasi emas Indonesia.</p>
<p>Akhirnya, di usia yang baru ini, harapan saya sederhana: semoga kita tidak lagi melihat para pendidik dan tenaga kependidikan hanya sebagai unit produksi angka-angka sistemik, melainkan sebagai manusia seutuhnya yang berhak untuk sehat, berhak untuk pulih, dan berhak untuk tangguh demi martabat bangsa.</p>
<p><strong>&#8212;</strong><em> Penulis Dosen Manajemen Pendidikan S2 Upgris Bidang Keahlian Perencanaan dan Pengembangan SDM Pendidikan</em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/05/kado-untuk-negeri-menagih-ketangguhan-sdm-dari-ruang-pemulihan-klinik-profesi">Kado untuk Negeri: Menagih Ketangguhan SDM dari Ruang Pemulihan Klinik Profesi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 12:08:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[gabah]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=459483</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG  (SUARABARU.ID) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan wilayahnya mampu memproduksi 4,8 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 2,3 juta ton beras pada Februari–April 2025. “Hasil itu dengan perkiraan luas panen padi lebih dari 688 ribu hektar,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyerapan Gabah dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan">4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG  (SUARABARU.ID</strong>) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan wilayahnya mampu memproduksi 4,8 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 2,3 juta ton beras pada Februari–April 2025.</p>
<p>“Hasil itu dengan perkiraan luas panen padi lebih dari 688 ribu hektar,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyerapan Gabah dan Beras Dalam Negeri Provinsi Jawa Tengah, di Kantor Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jateng pada Rabu, 5 Februari 2025.</p>
<p>Sesuai komitmen bersama, ucap Nana, Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah ditarget mampu menyerap gabah dari petani hingga menjadi setidaknya 383.144 ton setara beras.</p>
<p>“Saya berharap kepada Perum Bulog untuk mampu menyerap gabah (kering) seharga Rp6.500 per kilogram, dan beras Rp12 ribu. Dan kita harapkan (dari) petani mampu menyiapkan (hasil) gabah atau padinya agar berkualitas.” kata Nana.</p>
<p>Ia juga meminta Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) untuk menjalin komunikasi dengan Perum Bulog. Tujuannya, supaya realisasi penyerapan 20 persen beras oleh Bulog dari Perpadi bisa tercapai.</p>
<p>Untuk hasil panen yang baik, Nana Sudjana juga meminta agar pemerintah kabupaten/kota dan TNI mendampingi petani mulai dari proses pembibitan, masa panen, hingga penjualan.</p>
<p>Di tempat yang sama, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah, Sopran Kennedi, menerangkan, pihaknya harus menyerap beras minimal 20 persen dari Perpadi, serta 532 ribu ton gabah untuk wilayah Jawa Tengah maupun DI Yogyakarta .</p>
<p>Dari sisi kesiapan gudang, kata Sopran, Perum Bulog Jawa Tengah menyiapkan tempat berkapasitas 75 ribu ton yang siap untuk diisi.</p>
<p>“Selebihya akan kerja sama baik melalui gudang sewa, atau sistem pinjam pakai dengan TNI, BUMN, dan resi gudang yang dikelola oleh Dinas Perdagangan atau pemerintah daerah. Tentunya akan kita assessment dahulu kelayakan gudang untuk penyimpanan beras,” katanya.</p>
<p>Penyiapan gudang-gudang itu, lanjut Sopran, bertujuan untuk menampung beras, sehingga bisa memperbanyak serapan gabah dari petani.</p>
<p>Sebagai informasi, rakor tersebut dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan antara Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Perpadi, dan Panglima TNI pada tanggal 30 Januari 2025, di Kementerian Pertanian.</p>
<p>Rakor tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menyerap gabah dan/atau beras dalam mendukung swasembada pangan, salah satunya di Jateng.</p>
<p><strong>wied</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/05/48-juta-ton-prediksi-hasil-gabah-kering-di-jawa-tengah-tiga-bulan-kedepan">4,8 Juta Ton, Prediksi Hasil Gabah Kering di Jawa Tengah Tiga Bulan ke Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kanwil Kemenkumham Jateng Gelar Bimtek Kegiatan Kerja dan Produksi Jajaran Pemasyarakatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/11/kanwil-kemenkumham-jateng-gelar-bimtek-kegiatan-kerja-dan-produksi-jajaran-pemasyarakatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 07:24:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Jajaran Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[kakanwil]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Kemenkumham Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=424528</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Untuk meningkatkan kegiatan industri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan optimalisasi Penerimanaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Kanwil Kemenkumham Jateng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kegiatan kerja dan produksi jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kemenkumham Jateng, pada Rabu (10/7/2024). Acara tersebut dihadiri Kakanwil Kemenkumham Jateng, Tejo Harwanto yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kadiyono. Kakanwil Tejo menyampaikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/11/kanwil-kemenkumham-jateng-gelar-bimtek-kegiatan-kerja-dan-produksi-jajaran-pemasyarakatan">Kanwil Kemenkumham Jateng Gelar Bimtek Kegiatan Kerja dan Produksi Jajaran Pemasyarakatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Untuk meningkatkan kegiatan industri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan optimalisasi Penerimanaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Kanwil Kemenkumham Jateng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kegiatan kerja dan produksi jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kemenkumham Jateng, pada Rabu (10/7/2024).</p>
<p>Acara tersebut dihadiri Kakanwil Kemenkumham Jateng, Tejo Harwanto yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kadiyono.</p>
<p>Kakanwil Tejo menyampaikan, seperti dalam Undang-Undang Pemasyarakatan Nomor 22 tahun 2022 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system) yang menyelenggarakan penegakan hukum dalam pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan untuk reintegrasi sosial.</p>
<p>“Salah satu tujuan dari Pemasyarakatan adalah pembinaan kemandirian yang merupakan kegiatan menghasilkan barang dan jasa dan memiliki manfaat serta nilai tambah sumber penerimaan negara bukan pajak. Selain itu untuk membentuk perubahan sikap dan perilaku, meningkatkan kemandirian dan produktivitas narapidana sesuai dengan ketentuan peraturan peraturan perundang-undangan,” jelas Tejo.</p>
<p>Teno menambahkan, bahwa mengimplementasikan transformasi Lapas produksi bukan hal mudah untuk diwujudkan.</p>
<p>Di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah pada tahun 2024 telah memetakan Lapas, LPKA dan Rutan yang memiliki potensi untuk diubah menjadi Lapas Produksi sebanyak 29 UPT dari 50 UPT Lapas, LPKA dan Rutan Se-Jawa Tengah.</p>
<p>“Pemetaan terhadap Lapas yang berpotensi menjadi Lapas Produktif merupakan stimulus bagi peningkatan kualitas pembinaan narapidana. Industri di Lapas adalah langkah tepat peningkatan kualitas industri yang akan mendorong pertumbuhan PNBP secara berkelanjutan serta mendorong peningkatan kualitas SDM pada lapas, LPKA dan Rutan di jawa Tengah,” terang Tejo.</p>
<p>“Tujuan dari penyelenggaraan ini yaitu tercapainya pemasyarakatan produktif dengan optimalisasi kegiatan industri dalam Lapas melalui 4 peningkatan kualitas keahlian dan keterampilan petugas dan WBP guna membangun citra positif Pemasyarakatan,” ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kadiyono mengatakan, kegiatan kerja produksi disetiap Lapas diharuskan memberikan pelatihan kegiatan kerja dan produksi untuk membangun SDM dalam hal ini Warga Binaan Pemasyarakatan yang dibina dan dibimbing, sebagai bagian dari pembangunan nasional dipusat industri narapidana.</p>
<p>Dalam kegiatan diikuti oleh 70 peserta dari UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah dan diisi oleh narasumber dari perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyaraktan, Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Jawa Tengah serta Mitra SAE Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah dan Kepala UPT se Kota Semarang.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/11/kanwil-kemenkumham-jateng-gelar-bimtek-kegiatan-kerja-dan-produksi-jajaran-pemasyarakatan">Kanwil Kemenkumham Jateng Gelar Bimtek Kegiatan Kerja dan Produksi Jajaran Pemasyarakatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi Susu Sapi di Batang Naik 250 Liter</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/02/produksi-susu-sapi-di-batang-naik-250-liter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 00:29:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[susu-segar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=396927</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Produksi susu di Kabupaten Batang semakin meningkat, tercatat rata-rata 250 liter per dua hari untuk disetorkan ke PT. Nestle Indonesia yang sebelumnya kurang dari 200 liter. Meskipun kebutuhan susu di Nestle belum mencapai target 500 liter per dua hari. Tapi produksi susu sapi segar sudah standar perusahaan yang ditentukan. “Bahwa sampai hari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/02/produksi-susu-sapi-di-batang-naik-250-liter">Produksi Susu Sapi di Batang Naik 250 Liter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Produksi susu di Kabupaten Batang semakin meningkat, tercatat rata-rata 250 liter per dua hari untuk disetorkan ke PT. Nestle Indonesia yang sebelumnya kurang dari 200 liter. Meskipun kebutuhan susu di Nestle belum mencapai target 500 liter per dua hari. Tapi produksi susu sapi segar sudah standar perusahaan yang ditentukan.</p>
<p>“Bahwa sampai hari ini pendampingan kepada kelompok peternak sapi perah terus dilakukan yang difokuskan pada dua daerah, yakni Desa Semampir dan Desa Pacet Kecamatan Reban,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkanak Batang Syam Manohara saat ditemui di Kantor Dislutkanak Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1/2/2024).</p>
<p>Total ada 72 ekor sapi perah dengan rincian, Desa Semampir ada 35 ekor sapi perah dan yang sudah laktasi ada 8 ekor sapi perah. Kemudian, untuk Desa Pacet ada 27 ekor sapi perah dan yang sudah laktasi ada 8 ekor sapi perah juga dengan hasil produksi susunya mencapai 250 liter per dua hari.</p>
<p>“Untuk kelompoknya, industri yang menerima adalah pabrik PT. Nestle Indonesia yang ada di Kabupaten Batang,” jelasnya.</p>
<p>Harga susu sapi segar yang disetorkan ke PT Nestle Indonesia senilai Rp8 ribu per liter. Meskipun nilainya masih kecil, sementara pada dua desa saat ini sekitar 15 sampai 20 liter per ekor sapi perah.</p>
<p>Namun, lanjut dia, kelompok peternak ini masih ditarget lebih banyak dalam meningkatkan produktifitas sapi perah. “Dislutkanak bersama PT Nestle Indonesia membentuk kelompok peternak sapi perah sejak 2 tahun lalu, dan itu tidak mudah merubah pola pikir peternak sapi potong menjadi perah,” ungkapnya.</p>
<p>Selama 2 tahun itu kami terus memberikan bantuan pendampingan kepada peternak supaya merubah kandangnya harus bersih dan luas. “Selain itu, juga memberikan bantuan headlock alat pengunci sapi waktu ingin diperas, blower untuk sirkulasi udara dikandang, tempat pendingin susu, hingga pakannya mendapatkan subsidi dari PT Nestle Indonesia,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/02/produksi-susu-sapi-di-batang-naik-250-liter">Produksi Susu Sapi di Batang Naik 250 Liter</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD, Kepala BPS Isnaeni Sebut Perekonomian Cilacap Berpengaruh Tinggi pada Jawa Tengah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/28/fgd-kepala-bps-isnaeni-sebut-perekonomian-cilacap-berpengaruh-tinggi-pada-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 12:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berpengaruh]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[pdrb]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=385362</guid>

					<description><![CDATA[<p>CILACAP (SUARABARU.ID) &#8211; Keberadaan kilang minyak cukup memberi pengaruh pada tingginya produk domestik bruto (PDRB) Kabupaten Cilacap. Keberadaan beberapa industri besar, Pelabuhan Tanjung Intan, dan salah satu kabupaten dengan wilayah yang cukup luas di Jawa Tengah dengan potensi pertaniannya semakin memungkinkan tingginya nilai tambah dari keberadaan faktor produksinya. Maka tak heran ketika perekonomian Kabupaten Cilacap [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/28/fgd-kepala-bps-isnaeni-sebut-perekonomian-cilacap-berpengaruh-tinggi-pada-jawa-tengah">FGD, Kepala BPS Isnaeni Sebut Perekonomian Cilacap Berpengaruh Tinggi pada Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Keberadaan kilang minyak cukup memberi pengaruh pada tingginya produk domestik bruto (PDRB) Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Keberadaan beberapa industri besar, Pelabuhan Tanjung Intan, dan salah satu kabupaten dengan wilayah yang cukup luas di Jawa Tengah dengan potensi pertaniannya semakin memungkinkan tingginya nilai tambah dari keberadaan faktor produksinya.</p>
<p>Maka tak heran ketika perekonomian Kabupaten Cilacap yang ditunjukkan pada angka PDRB menjadi salah satu yang tertinggi diantara 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.</p>
<p>Terkait perekonomian, Cilacap menjadi penopang yang cukup strategis dalam keseluruhan perekonomian wilayah Jawa Tengah. Tahun 2022, dengan total pendapatan bruto sebesar 120,94 triliun rupiah, Cilacap memberi andil sebesar 7,74 persen PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2022 Jawa Tengah. Menempati posisi kedua setelah Kota Semarang.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Isnaeni, Kepala BPS Kabupaten Cilacap saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Kolaborasi Mewujudkan Data Industri, Pertambangan, Energi dan Konstruksi yang Berkualitas Menuju Cilacap Bercahaya&#8217; di Hotel Sindoro, Selasa (28/11/2023).</p>
<p>“Ini menjadikan Cilacap menduduki peringkat kedua dari 35 kabupaten/kota dalam kontribusinya terhadap total PDRB Jawa Tengah. Hanya kalah dari Kota Semarang yang merupakan ibukota sekaligus pusat aktivitas ekonomi Jawa Tengah”, katanya.</p>
<p>Beberapa indikator tersebut tercermin dari hasil rilis yang dihasilkan BPS. Sementara indikator dihitung berdasarkan survei maupun kompilasi data yang dilaksanakan BPS pada setiap sektornya dari berbagai sumber. Diantaranya dari para pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah maupun besar.</p>
<p>Diketahui FGD ini untuk membuka wawasan para pelaku usaha akan pentingnya data dan informasi yang diberikan kepada BPS. Terhadap dinas atau perangkat daerah sebagai pengguna utama akan indikator tersebut diharapkan dapat membantu menjembatani BPS dan pelaku usaha dalam mendapatkan data yang benar dan tepat waktu.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/28/fgd-kepala-bps-isnaeni-sebut-perekonomian-cilacap-berpengaruh-tinggi-pada-jawa-tengah">FGD, Kepala BPS Isnaeni Sebut Perekonomian Cilacap Berpengaruh Tinggi pada Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jagung Rebus Bantu Kurangi Produksi Asam Lambung, Cek Faktanya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/25/jagung-rebus-bantu-kurangi-produksi-asam-lambung-cek-faktanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 12:04:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Lambung]]></category>
		<category><![CDATA[jagung rebus]]></category>
		<category><![CDATA[Kurangi]]></category>
		<category><![CDATA[Mual]]></category>
		<category><![CDATA[Muntah]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Radang Tenggorokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=310470</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jagung ternyata mengandung sejumlah besar serat yang dapat membantu mengurangi produksi asam lambung. Selain itu dapat membantu mencegah terjadinya gejala asam lambung seperti mual, muntah, radang tenggorokan, nyeri ulu hati (heart burn), dan nyeri perut. Kandungan zat karbohidrat dan serat tinggi pada jagung rebus ternyata cukup aman dikonsumsi oleh penderita asam lambung, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/25/jagung-rebus-bantu-kurangi-produksi-asam-lambung-cek-faktanya">Jagung Rebus Bantu Kurangi Produksi Asam Lambung, Cek Faktanya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jagung ternyata mengandung sejumlah besar serat yang dapat membantu mengurangi produksi asam lambung.</p>
<p>Selain itu dapat membantu mencegah terjadinya gejala asam lambung seperti mual, muntah, radang tenggorokan, nyeri ulu hati (heart burn), dan nyeri perut.</p>
<p>Kandungan zat karbohidrat dan serat tinggi pada jagung rebus ternyata cukup aman dikonsumsi oleh penderita asam lambung, asalkan dikonsumsi dalam porsi yang wajar atau secukupnya.</p>
<p>Dilansir dari Alodokter.com (dr. Amadeo Drian Basfiansa) sakit maag atau dispepsia merupakan penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri dan panas pada lambung karena berbagai macam pemicu.</p>
<p>Diantara hal-hal yang bisa memicu maag antara lain,<br />
1. Stres<br />
2. Merokok<br />
3. Mengkonsumsi kafein seperti yang ada pada kopi dan teh<br />
4. Konsumsi alkohol dan minuman bersoda<br />
5. Makan terlalu cepat dan terlalu banyak dalam satu waktu<br />
6. Mengkonsumsi makanan pedas, asam, dan berminyak<br />
7. Mengkonsumsi cokelat<br />
8. Menahan lapar</p>
<p>Maka pada kasus ini, jagung rebus atau kukus semestinya tidak memicu maag, kecuali kamu mengkonsumsinya dengan tambahan sambal, sehingga membuatnya terasa pedas.</p>
<p>Coba kamu evaluasi kembali apakah kamu tidak telat makan hari ini, dan apakah kamu mengkonsumsi makan dengan porsi yang cukup.</p>
<p>Bila memang kamu sudah menjaga pola hidup dengan baik, dengan menghindari pemicu-pemicu diatas namun maagnya tetap sering kambuh, sebaiknya kamu periksakan ke dokter penyakit dalam, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Sementara itu, kamu boleh mengkonsumsi obat maag yang dijual bebas dengan membaca aturan pakai yang tertera terlebih dahulu, perbanyak konsumsi air putih hangat, hindari sebab-sebab diatas, dan periksakan ke dokter bila keluhan berlanjut.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jagung rebus. Foto: Dok/Pinterest</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/25/jagung-rebus-bantu-kurangi-produksi-asam-lambung-cek-faktanya">Jagung Rebus Bantu Kurangi Produksi Asam Lambung, Cek Faktanya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setahun Terhenti, Petani Garam Siap Memproduksi Kembali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/27/setahun-terhenti-petani-garam-siap-memproduksi-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 22:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[garam]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=287648</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah hampir setahun berhenti karena tidak laku, kini petani di Kota Tegal mulai bersiap untuk memproduksi kembali garam krosok. Hal itu menyusul tingginya harga garam saat ini di tingkat petani. Salah satu petani garam Teguh Sapari mengatakan dirinya sudah hampir setahun tidak melakukan produksi karena harga garam cukup jatuh dan memang tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/27/setahun-terhenti-petani-garam-siap-memproduksi-kembali">Setahun Terhenti, Petani Garam Siap Memproduksi Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Setelah hampir setahun berhenti karena tidak laku, kini petani di Kota Tegal mulai bersiap untuk memproduksi kembali garam krosok. Hal itu menyusul tingginya harga garam saat ini di tingkat petani.</p>
<p>Salah satu petani garam Teguh Sapari mengatakan dirinya sudah hampir setahun tidak melakukan produksi karena harga garam cukup jatuh dan memang tidak laku. &#8220;Saat itu, harganya hanya Rp 400 per kilogram padahal normalnya Rp1.000-Rp 1.500. Daripada rugi, kami pakai sendiri untuk proses pengasinan ikan,&#8221; katanya, saat ditemui Rabu (26/10/2022).</p>
<p>Menurut Teguh, harga garam di pasaran saat ini cukup tinggi sekitar Rp 2.000 per kilogram. Karena itu, dia bersiap untuk melakukan proses produksi garam kembali. &#8220;Saat ini, kita tengah melakukan persiapan untuk produksi. Kita sudah mengendapkan air laut yang akan di suling menjadi garam dan mempersiapkan kolam produksi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rencana produksi sebenarnya akan dilakukan beberapa pekan lalu. Namun, karena terkendala cuaca buruk, sehingga baru bisa dilakukan pekan depan. &#8220;Seharusnya dari kemarin-kemarin, tetapi karena cuaca buruk jadi mungkin baru bisa di lakukan pekan depan,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Teguh menuturkan, rencananya dia akan memproduksi garam dengan membuat kolam ukuran 3 x 10 meter persegi. Biasanya, dalam kurun waktu maksimal 15 hari, hasil yang bisa dipanen sekitar 4 kuintal garam.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/27/setahun-terhenti-petani-garam-siap-memproduksi-kembali">Setahun Terhenti, Petani Garam Siap Memproduksi Kembali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Limbah Sampah Organik, Lapas Klaten Produksi Pakan Ulat Magot</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/05/manfaatkan-limbah-sampah-organik-lapas-klaten-produksi-pakan-ulat-magot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 04:18:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Pakan ulat magot]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=276165</guid>

					<description><![CDATA[<p>KLATEN (SUARABARU.ID) &#8211; Banyaknya sampah organik di dalam Lapas menjadi perhatian khusus. Kanwil Kemenkumham Jateng melalui Lapas Kelas IIB Klaten memanfaatkan limbah sampah organik tersebut. Diketahui, limbah sampah tersebut dimanfaatkan menjadi salah satu bahan untuk membuat pakan ulat magot yang kini sedang dikembangkan oleh warga binaan Lapas Klaten sebagai bentuk sarana pelatihan edukasi. Bahkan karena [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/05/manfaatkan-limbah-sampah-organik-lapas-klaten-produksi-pakan-ulat-magot">Manfaatkan Limbah Sampah Organik, Lapas Klaten Produksi Pakan Ulat Magot</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KLATEN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Banyaknya sampah organik di dalam Lapas menjadi perhatian khusus. Kanwil Kemenkumham Jateng melalui Lapas Kelas IIB Klaten memanfaatkan limbah sampah organik tersebut.</p>
<p>Diketahui, limbah sampah tersebut dimanfaatkan menjadi salah satu bahan untuk membuat pakan ulat magot yang kini sedang dikembangkan oleh warga binaan Lapas Klaten sebagai bentuk sarana pelatihan edukasi.</p>
<p>Bahkan karena kurangnya bahan pembuatan makanan untuk ulat magot dari limbah sampah organik, Lapas Klaten mendatangkan sampah organik yang dihasilkan dari luar, yaitu diambil dari sampah yang dihasilkan oleh Pasar Tradisional di sekitar Lapas, diantaranya Pasar Srago, Pasar Gede dan Pasar Ngepos.</p>
<p>Kalapas Klaten, Ahmad Fauzi mengungkapkan, sampah yang diambil dan dimanfaatkan diantaranya adalah sampah dari buah buahan dan sayur sayuran. &#8220;Sampah yang sudah dipilah nantinya akan digiling menjadi bahan makanan ulat magot,&#8221; kata Fauzi, Senin (5/9/2022).</p>
<p>Menurutnya, ilmu pembuatan makanan ulat magot ini didapatkan dari hasil pelaksanaan pelatihan kemandirian bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai pelatihan lanjutan dari budidaya ulat magot.</p>
<p>&#8220;Budidaya ulat magot sendiri diperuntukkan sebagai makanan ternak yang kini sedang dikembangkan oleh Lapas Klaten sebagai bentuk pelatihan kemandirian, diantaranya ternak ikan lele, ternak bebek, ternak kalkun, dan ternak ayam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Fauzi menyampaikan bahwa Lapas Klaten membutuhkan banyak bahan sampah organik untuk pembuatan pakan ulat magot. &#8220;Kita mengelola sampah yang dihasilkan di Lapas tidak cukup, makanya kita datangkan dari luar yaitu dari pasar- pasar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Kita juga berusaha memberikan pelatihan yang berkesinambungan kepada warga binaan, yaitu dari penyiapan bahan makanan sampai dengan pemanfaatan bahan yang sudah jadi. Di sisi lain kita juga memanfaatkan sampah yang ada sekaligus menciptakan kebersihan, khususnya di Lapas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/05/manfaatkan-limbah-sampah-organik-lapas-klaten-produksi-pakan-ulat-magot">Manfaatkan Limbah Sampah Organik, Lapas Klaten Produksi Pakan Ulat Magot</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iran Produksi Pengayaan Uranium Lebih Cepat Dari Yang Ditetapkan UU</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/24/iran-produksi-pengayaan-uranium-lebih-cepat-dari-yang-ditetapkan-uu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2021 04:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[pengayaan Uranium]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Uranium]]></category>
		<category><![CDATA[Uu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=151400</guid>

					<description><![CDATA[<p>WINA (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagai bagian dari akselerasi pelanggarannya baru-baru ini terhadap perjanjian nuklir 2015 dengan negara besar, Iran mulai memurnikan uranium hingga 20 persen di Fordow, fasilitas yang dibangun secara rahasia di dalam pegunungan, di mana perjanjian itu menyebutkan Iran tidak dapat melakukan pengayaan sama sekali. Iran sedang memproduksi uranium yang diperkaya lebih cepat dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/24/iran-produksi-pengayaan-uranium-lebih-cepat-dari-yang-ditetapkan-uu">Iran Produksi Pengayaan Uranium Lebih Cepat Dari Yang Ditetapkan UU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WINA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebagai bagian dari akselerasi pelanggarannya baru-baru ini terhadap perjanjian nuklir 2015 dengan negara besar, Iran mulai memurnikan uranium hingga 20 persen di Fordow, fasilitas yang dibangun secara rahasia di dalam pegunungan, di mana perjanjian itu menyebutkan Iran tidak dapat melakukan pengayaan sama sekali.</p>
<p>Iran sedang memproduksi uranium yang diperkaya lebih cepat dari yang ditetapkan oleh Undang-Undang, di mana Iran mulai memproses pengayaan hingga 20 persen kemurnian bulan lalu, seperti diungkap para diplomat dan laporan pengawas nuklir PBB, Selasa (23/2/2021).</p>
<p>Sampai Januari Iran belum memperkaya uranium melebihi 4,5 persen kemurnian &#8211; di atas batas kesepakatan 3,67 persen, namun masih jauh di bawah 20 persen, yang dicapai sebelum kesepakatan atau 90 persen yang dianggap sebagai tingkat senjata.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/23/kaisar-jepang-berulang-tahun-saat-pandemi-harapkan-masa-depan-cerah/">Kaisar Jepang Berulang Tahun Saat Pandemi, Harapkan Masa Depan Cerah</a></strong></p>
<p>&#8220;Mereka sedang memproduksi 15 kg uranium yang diperkaya hingga 20 persen per bulan. Itulah tingkat produksi mereka,&#8221; kata diplomat senior.</p>
<p>Legislasi baru-baru ini yang mengharuskan Iran memulai pengayaan hingga 20 persen menetapkan bahwa sedikitnya 120 kg uranium yang dimurnikan ke tingkat itu diproduksi setiap tahun, yang artinya 10 kg setiap bulannya.</p>
<p>Diplomat lain menyebutkan Iran berada &#8220;di atas sedikit&#8221; dari target 10 kg sebulan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/23/kematian-covid-19-capai-500-000-biden-ajak-warga-mengheningkan-cipta/">Kematian Covid-19 Capai 500.000, Biden Ajak Warga Mengheningkan cipta</a></strong></p>
<p>Laporan kuartal mengenai kegiatan nuklir Iran milik pengawas nuklir PBB diperoleh Reuters pada Selasa tertulis bahwa hingga 16 Februari Iran telah memproduksi 17,6 kg uranium yang diperkaya hingga 20 persen, dengan tingkat pengayaan berikutnya antara 2-5 persen.</p>
<p>Persediaan uranium yang diperkaya milik Iran bertambah 524,9 kg menjadi 2.967,8 kg pada kuartal tersebut, jauh di atas batas persediaan 202,8 kg dalam perjanjian nuklir meski masih sebagian kecil dari delapan ton lebih yang dimiliki Iran sebelum perjanjian tersebut.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/24/iran-produksi-pengayaan-uranium-lebih-cepat-dari-yang-ditetapkan-uu">Iran Produksi Pengayaan Uranium Lebih Cepat Dari Yang Ditetapkan UU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>