<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pedagang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pedagang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Jun 2024 15:06:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pedagang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal Deklarasi Dukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/29/paguyuban-pedagang-pasar-pagi-kota-tegal-deklarasi-dukung-ahmad-luthfi-gus-yasin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 15:06:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[luthfi-yasin]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=422550</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Sosok Ahmad Luthfi-Gus Yasin mencuri perhatian para pedagang pasar yang ada di Kota Tegal. Hal itu terbukti paguyuban pedagang Pasar Pagi Kota Tegal deklarasi mendukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin Calon Gubernur Jateng 2024. &#8220;Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal menyatakan dukungannya kepada bapak Ahmad Luthfi dan Gus Yasin untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/paguyuban-pedagang-pasar-pagi-kota-tegal-deklarasi-dukung-ahmad-luthfi-gus-yasin">Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal Deklarasi Dukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sosok Ahmad Luthfi-Gus Yasin mencuri perhatian para pedagang pasar yang ada di Kota Tegal. Hal itu terbukti paguyuban pedagang Pasar Pagi Kota Tegal deklarasi mendukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin Calon Gubernur Jateng 2024.</p>
<p>&#8220;Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal menyatakan dukungannya kepada bapak Ahmad Luthfi dan Gus Yasin untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah,&#8221; kata koordinator Paguyuban Pedagang Mukson, usai deklarasi di Pasar Pagi Kota Tegal, Sabtu (29/6/2024).</p>
<p>Mereka menyampaikan bahwa sosok Ahmad Luthfi dan Gus Yasin memang sosok yang pas sebagai pemimpin Jawa Tengah. Karena dipandang sudah mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama menjabat sebagai Kapolda Jateng.</p>
<p>Sementara Gus Yasin selaku putra dari almarhum Mbah Mun  Zubair juga sudah tidak asing lagi bagi para nadiyin di seantero Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Beliau berdua sosok yang pas untuk memimpin Jawa Tengah. Kami dukung beliau mencalonkan diri sebagai Gubernur,&#8221; ucap Mukson.</p>
<p>Lebih lanjut Mukson mengatakan bahwa paguyuban pedagang yang ada di Pasar Sumurpanggang sudah berkomitmen untuk mendukung Kapolda Jateng yang akan memasuki masa pensiun tersebut. &#8220;Kami siap dukung beliau berdua, untuk menjadi calon gubernur Jawa Tengah,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sebelumnya Paguyuban  Pedagang Pasar Sumurpanggang Kota Tegal juga melakukan deklarasi mendukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin untuk maju Pilgub Jateng 2024.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/29/paguyuban-pedagang-pasar-pagi-kota-tegal-deklarasi-dukung-ahmad-luthfi-gus-yasin">Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal Deklarasi Dukung Ahmad Luthfi-Gus Yasin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pekalongan Lakukan Pemutakhiran Data Pedagang Eks Pasar Banjarsari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/05/pemkot-pekalongan-lakukan-pemutakhiran-data-pedagang-eks-pasar-banjarsari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 15:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pasar-banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402885</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Sambil menunggu pembangunan kembali Pasar Banjarsari rampung dikerjakan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) setempat tengah melakukan pemutakhiran data eks Pedagang Pasar Banjarsari yang nantinya akan menempati sejumlah kios dan lapak di pasar yang mengalami kebakaran pada Tahun 2018 silam. Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono menjelaskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/05/pemkot-pekalongan-lakukan-pemutakhiran-data-pedagang-eks-pasar-banjarsari">Pemkot Pekalongan Lakukan Pemutakhiran Data Pedagang Eks Pasar Banjarsari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sambil menunggu pembangunan kembali Pasar Banjarsari rampung dikerjakan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) setempat tengah melakukan pemutakhiran data eks Pedagang Pasar Banjarsari yang nantinya akan menempati sejumlah kios dan lapak di pasar yang mengalami kebakaran pada Tahun 2018 silam.</p>
<p>Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono menjelaskan bahwa, pasca kebakaran Pasar Banjarsari, Dindagkop-UKM melakukan verifikasi data para pedagang, dimana sebelumnya pada Bulan September &#8211; November  2022 lalu. Kemudian, mengingat saat ini di akhir Tahun 2023 sudah ada kepastian pembangunan dari Kementerian-PUPR, maka Dindagkop-UKM perlu melakukan pemutakhiran data kembali dari hasil verifikasi yang telah dilakukan. Pasar Banjarsari ini akan dibangun secara multiyears berkonsep bangunan pasar tradisional dengan tiga lantai. Dimana, di lantai 1 diperuntukkan untuk kios pedagang sayuran, lantai 2 untuk pedagang konveksi dan lantai 3 untuk pujasera serta perkantoran.</p>
<p>Seperti diketahui, sesuai DED dalam pembangunan kembali Pasar Banjarsari yang sudah dilakukan Groundbreaking pada 11 Oktober 2023 lalu, bangunan pasar tersebut terdiri dari 790 unit kios, 2.255 unit los, dan 128 unit toko dengan jumlah pedagang yang ditampung sekitar 3170 pedagang. Sementara, untuk luas bangunan di dalam pasar terdiri dari toko 3 m x4 m, Kios 2 m x 2,75 m dan los 1,25 m × 2 m.</p>
<p>&#8220;Pemutakhiran data ini kami lakukan supaya lebih tertib, bisa menghargai hak orang lain dan berkeadilan. Dari data yang kami terima dari Kementerian-PUPR, Pasar Banjarsari ini dibangun kembali untuk menampung 3.170 tempat dagangan baik toko, kios dan los &#8220;ucapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan proses pemutakhiran data Eks Pedagang Pasar Banjarsari di Kantor Dindagkop-UKM setempat, Selasa (5/3/2024).</p>
<p>Menurutnya, adanya pemutakhiran data ini sekaligus untuk membangun komitmen pedagang agar bisa berjualan dengan tertib. Sebab, komitmen tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai, di dalam surat tersebut ada pernyataan kesanggupan menyelesaikan hutang apabila pedagang tersebut masih mempunyai hutang. Disamping itu, pedagang dilarang memindahtangankan atau menjual tempat dagangan serta tidak mengubah bentuk bangunan yang sudah ada.</p>
<p>&#8220;Proses pemutakhiran data ini telah kami layani sejak 26 Februari- 15 Maret 2024. Waktu pelayanan Hari Senin sampai dengan Kamis mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Hari Jumat dan Sabtu pukul 08.00-11.00 WIB. Alhamdulillah sejak dibuka layanan, sampai tanggal 5 Maret 2024 sudah hampir 2 ribu pedagang yang masuk datanya,&#8221;terangnya.</p>
<p>Lanjutnya, adapun berkas yang perlu dibawa eks Pedagang Pasar Banjarsari untuk pemutakhiran data di Kantor Dindagkop-UKM Kota Pekalongan adalah KTP asli, materai 10.000 sebanyak 2 lembar, Kartu Izin  Pedagang (KIP) asli atau berkas pendukung lainnya sebagai pedagang Pasar Banjarsari. Berkas tidak dapat diwakilkan dan tidak melayani permohonan baru.</p>
<p>&#8220;Mereka  yang melakukan pemutakhiran data ini adalah para pedagang darurat Sorogenen dan Pasar Darurat Patiunus. Setelah Pasar Banjarsari rampung dan bisa ditempati untuk berjualan, para pedagang sistemnya membayar retribusi saja sesuai dengan Perda yang ada. Kami meminta agar para pedagang ini tertib dan menyadari hak dan kewajibannya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/05/pemkot-pekalongan-lakukan-pemutakhiran-data-pedagang-eks-pasar-banjarsari">Pemkot Pekalongan Lakukan Pemutakhiran Data Pedagang Eks Pasar Banjarsari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atikoh Ganjar Blusukan Pasar di Bondowoso, Pedagang Sampaikan Harga Cabai dan Bawang Merah Naik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/25/atikoh-ganjar-blusukan-pasar-di-bondowoso-pedagang-sampaikan-harga-cabai-dan-bawang-merah-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 05:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Atikoh Ganjar]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Blusukan pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Naik]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=395452</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONDOWOSO (SUARABARU.ID) &#8211; Blusukan ke pasar jadi agenda rutin yang dilakukan Siti Atikoh Ganjar setiap berkunjung ke daerah. Dalam rangkaian lawatannya di Bondowoso, Atikoh Ganjar menyambangi pasar induk, Kamis (25/1/2024). Seperti biasa, Atikoh memborong sejumlah bahan pokok dan bahan dapur. Diantaranya cabai, bawang merah dan bawang putih. Ia juga berbelanja sayur-sayuran. Mengenakan kaus polo hitam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/25/atikoh-ganjar-blusukan-pasar-di-bondowoso-pedagang-sampaikan-harga-cabai-dan-bawang-merah-naik">Atikoh Ganjar Blusukan Pasar di Bondowoso, Pedagang Sampaikan Harga Cabai dan Bawang Merah Naik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Blusukan ke pasar jadi agenda rutin yang dilakukan Siti Atikoh Ganjar setiap berkunjung ke daerah. Dalam rangkaian lawatannya di Bondowoso, Atikoh Ganjar menyambangi pasar induk, Kamis (25/1/2024).</p>
<p>Seperti biasa, Atikoh memborong sejumlah bahan pokok dan bahan dapur. Diantaranya cabai, bawang merah dan bawang putih. Ia juga berbelanja sayur-sayuran.</p>
<p>Mengenakan kaus polo hitam bertuliskan satset dan Ganjar-Mahfud berikut nomor tiga di bagian dadanya, Atikoh tampak berinteraksi dengan setiap pedagang yang ia temui.</p>
<p>Di Pasar Induk Bondowoso, harga bawang merah perkilonya Rp32 ribu. Atikoh menyebut harga bawang merah di Pasar Induk Bondowoso sedikit lebih mahal daripada di Lampung. Namun tak lebih mahal daripada di Manado.</p>
<p>“Harganya semua lagi pada naik. Dari mulai sayuran, kemudian bawang merah-bawang putih. Cabai yang kemarin sempat agak turun ini juga mulai naik lagi,” katanya didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Irwan Bachtiar dan sejumlah caleg dari partai-partai pengusung.</p>
<p>Istri calon Presiden RI itu menuturkan, hal ini mungkin terkait dengan masa panen yang dipengaruhi musim hujan. Sedangkan harga sayuran, kata Atikoh, relatif sama di tiap daerah.</p>
<p>Ditanya soal aspirasi yang ia dapat selama blusukan, Atikoh mengatakan keluhan dari pedagang maupun konsumen sama, yakni stabilitas harga. “Mereka menginginkan harga yang relatif stabil. Karena mereka akan lebih mudah untuk mematok harga,” katanya.</p>
<p>Atikoh mengatakan, aspirasi yang ia terima akan disampaikan ke sang suami, Ganjar Pranowo. Harapannya, ketika terpilih, kebijakan yang terkait dengan stabilitas harga bisa segera diterapkan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/25/atikoh-ganjar-blusukan-pasar-di-bondowoso-pedagang-sampaikan-harga-cabai-dan-bawang-merah-naik">Atikoh Ganjar Blusukan Pasar di Bondowoso, Pedagang Sampaikan Harga Cabai dan Bawang Merah Naik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fokus Jadi Pasar Tradisional, Pedagang eks Pasar Banjarsari Bersyukur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/12/fokus-jadi-pasar-tradisional-pedagang-eks-pasar-banjarsari-bersyukur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 02:07:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar-banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=374117</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Bangunan pasar Banjarsari kota Pekalongan akan difokuskan sebagai pasar tradisional tidak ada lagi pusat perbelanjaan modern dalam satu lokasi tersebut seperti dahulu. Hal ini disampaikan oleh Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid dalam acara ground breaking pembangunan pasar Banjarsari, Rabu (11/10/2023). Usai menekan tombol sebagai simbolis ground breaking pembangunan pasar Banjarsari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/12/fokus-jadi-pasar-tradisional-pedagang-eks-pasar-banjarsari-bersyukur">Fokus Jadi Pasar Tradisional, Pedagang eks Pasar Banjarsari Bersyukur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Bangunan pasar Banjarsari kota Pekalongan akan difokuskan sebagai pasar tradisional tidak ada lagi pusat perbelanjaan modern dalam satu lokasi tersebut seperti dahulu. Hal ini disampaikan oleh Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid dalam acara ground breaking pembangunan pasar Banjarsari, Rabu (11/10/2023).</p>
<p>Usai menekan tombol sebagai simbolis ground breaking pembangunan pasar Banjarsari bersama Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah, Sekda Jawa Tengah, Sumarsono, Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin, Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, ketua DPRD Kota Pekalongan, M.Azmi Basyir, Plt Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono, ratusan pedagang eks Pasar Banjarsari serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf mengatakan difokuskan untuk pasar tradisional nantinya bentuk bangunan tersebut akan dibagi menjadi 4 gedung, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti sebelumnya.</p>
<p>“Di sini saya sampaikan terimakasih kepada pihak yang sudah terlibat dan berjasa dalam proses pembangunan pasar Banjarsari, mohon doa dari semua pedagang mudah-mudahan proses ini bisa berjalan dengan baik dan tepat, sehingga pembangunan ekonomi kota Pekalongan bisa lebih maju lagi,” katanya.</p>
<p>Rasa syukur terucap dari salah satu Pedagang eks Pasar Banjarsari, Burhan yang turut hadir dalam acara tersebut, menjadi pedagang kelapa parut dan warung makan, sebelumnya ia memiliki 2 kios di pasar tersebut. “Kami merasa senang dengan kembalinya pasar Banjarsari, sudah kurang lebih 5 tahun. Kami juga sudah didata untuk sementara, nanti akan didata ulang, harapannya mendapatkan kios lagi, bisa berdagang lancar lagi karena sementara ini saya jualan di pasar sorogenen,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Sholihah pedagang fashion eks Pasar Banjarsari juga merasa senang pada akhirnya apa yang telah ia nanti-nanti mulai menunjukkan titik terang., selama ini ia mengontrak di pasar darurat di jalan Pati unus. “Setelah menunggu, Alhamdulillah pasarnya di bangun, harapannya cepet jadi supaya tidak ngontrak lagi, karena di tempat yang sekarang tempatnya sempit jadi tidak bisa menampung barang banyak, pinginnya los pakaian di bawah seperti dulu,” tandasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/12/fokus-jadi-pasar-tradisional-pedagang-eks-pasar-banjarsari-bersyukur">Fokus Jadi Pasar Tradisional, Pedagang eks Pasar Banjarsari Bersyukur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Dadakan Jalan Merpati Tegal Selatan Ditarik Retribusi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/05/19/pedagang-dadakan-jalan-merpati-tegal-selatan-ditarik-retribusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2023 16:20:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-merpati]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=338552</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Pedagang dadakan yang tiap pagi menempati Jalan Merpati, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal mulai ditarik retribusi. Penarikan retribusi oleh petugas naungan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Tegal dengan lakukan sudah berjalan 4 hari. Lurah Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, M Azanu Mufid SH, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/19/pedagang-dadakan-jalan-merpati-tegal-selatan-ditarik-retribusi">Pedagang Dadakan Jalan Merpati Tegal Selatan Ditarik Retribusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pedagang dadakan yang tiap pagi menempati Jalan Merpati, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal mulai ditarik retribusi. Penarikan retribusi oleh petugas naungan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Tegal dengan lakukan sudah berjalan 4 hari.</p>
<p>Lurah Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, M Azanu Mufid SH, MSi saat dikonfirmasi terkait pungutan belum tahu soal penarikan retribusi terhadap pedagang. &#8220;Saya malah tidak tahu kalau sudah ditariki,&#8221; terang Mufid Jumat (19/5/2023).</p>
<p>Camat Tegal Selatan, Kota Tegal, H Muhammad Basuki Budi Santosa SH MH membenarkan pedagang yang ada di Jalan Merpati sudah ditarik retribusi. &#8220;Telah dilaksanakan 4 hari dan mereka nggak ada masalah, khusus yang ada bahu jalan. Alhamdulillah kondusif,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Terpisah Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Tegal, Yudi Arianto menyampaikan pihaknya menarik pungutan hanya kepada pedagang harian yang punya lapak sendiri. Sedangkan pedagang tiban yang menggunakan kendaraan pihaknya tidak menarik pungutan retribusi karena itu liar. &#8220;Itu yang ngurus Satpol PP,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kota Tegal, M Rudy Herstyawan ST, MSi membenarkan sudah memungut retribusi kepada pedagang. &#8220;Pedagang tiban yang pakai mobil sudah tidak ada. Ditarik retribusi sudah 4 hari dan mereka gak ada masalah khusus yang ada bahu jalan, Alhamdulillah kondusif,&#8221; ungkap Rudy.</p>
<p>Sebelumnya pedagang liar yang berada di perempatan Puskesmas Tegal Selatan Jalan Merpati beberapa kali mendapat penertiban karena dianggap mengganggu pengguna jalan umum. Apalagi bertepatan dengan waktu anak sekolah dan jam berangkat kerja sangat membahayakan.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/05/19/pedagang-dadakan-jalan-merpati-tegal-selatan-ditarik-retribusi">Pedagang Dadakan Jalan Merpati Tegal Selatan Ditarik Retribusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laris Manis, Pedagang Es Dawet Ayu Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/03/laris-manis-pedagang-es-dawet-ayu-ini-raup-omzet-jutaan-rupiah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 04:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Alun alun Sukorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Es dawet ayu]]></category>
		<category><![CDATA[Jutaan rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Laris manis]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Sunarti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=275839</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID) &#8211; Kamu pernah jalan-jalan di Alun-alun Sukorejo, Kabupaten Kendal? Jika kamu jalan-jalan di sana, kamu akan menjumpai deretan pedagang kaki lima, yang diantaranya ada penjual es dawet ayu. Meski terlihat sederhana, pedagang kaki lima ini laris diserbu pembeli. Dan apa kamu tahu, berapa omzet yang didapat dari penjualannya? Ternyata, meski hanya berjualan es [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/03/laris-manis-pedagang-es-dawet-ayu-ini-raup-omzet-jutaan-rupiah">Laris Manis, Pedagang Es Dawet Ayu Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kamu pernah jalan-jalan di Alun-alun Sukorejo, Kabupaten Kendal? Jika kamu jalan-jalan di sana, kamu akan menjumpai deretan pedagang kaki lima, yang diantaranya ada penjual es dawet ayu.</p>
<p>Meski terlihat sederhana, pedagang kaki lima ini laris diserbu pembeli. Dan apa kamu tahu, berapa omzet yang didapat dari penjualannya?</p>
<p>Ternyata, meski hanya berjualan es dawet, pendapatnnya tak bisa disepelekan. Pedagang kaki lima yang ramai diserbu para pembeli ini bisa menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah perharinya.</p>
<p>Sunarti, pedagang es dawet ayu yang berlokasi di sekitar Alun-alun Sukorejo Kabupaten Kendal ini setiap harinya ramai dikunjungi para pelanggannya.</p>
<p>Es dawet ayu milik Sunarti dikenal karena pelayanannya sangat ramah terhadap pelanggannya. Namun yang pasti, rasa es dawet ayu yang dijualnya sangat enak dan segar, memiliki ciri khas tersendiri dibanding dengan pedagang es dawet lainnya.</p>
<p>Untuk komposisi es dawet ayu ini, Sunarti mengaku tidak menggunakan bahan pengawet sedikitpun. Isi dari dawet ayu ini antara lain cendol, santan gula jawa, dan es batu yang menghasilkan rasa gurih, manis dan segar.</p>
<p>Untuk penyajiannya, satu porsi es dawet ini menggunakan gelas besar. Selain santannya yang kental dan terasa gurih, cendolnya pun mempunyai tekstur kenyal dan aromanya khas, ditambah gula jawa yang mantab manisnya, menjadi perpaduan rasa yang sempurna.</p>
<p>Untuk satu porsi es dawet sendiri dibandrol dengan harga Rp.5000 saja. &#8220;Untuk satu porsi saya menggunakan gelas besar, isinya lumayan banyak,&#8221; kata Sunarti, Sabtu (3/9/2022).</p>
<p>Es dawet ayu ini juga ada varian toppingnya, yaitu ada ketan hitam, alpukat dan juga nangka, yang setiap topping dibandrol dengan harga Rp 1000. &#8220;Misal ada yang pengen ditambah ketan hitam atau nangka, cukup menambah Rp 1000 saja,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Sunarti, dalam satu hari dirinya bisa menjual sekitar 200 sampai 400 porsi, yang berarti bisa mendapatkan Rp 1 juta hingga Rp 2 juta perharinnya. Padahal, pedagang es dawet ayu ini terlihat sederhana dipinggir jalan.</p>
<p>Sunarti sendiri dalam berjualan setiap harinya hanya menggunakan sepetak lahan untuk menaruh gerobak saja. Ditambah terpal plastik untuk berlindung dari panas terik matahari maupun hujan.</p>
<p>Es dawet ayu milik Sunarti setiap hari buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Selain pembelian secara langsung di tempat, es dawet ayu ini juga bisa dipesan untuk acara hajatan pernikahan dan lainnya.</p>
<p>Seorang pembeli, Desya Ramadhani mengaku sering datang untuk menikmati dawet ayu di tempat Sunarti.</p>
<p>&#8220;Iya, sering datang ke sini. Es dawet di sini lain jika dibanding di tempat lain. Rasanya seger, mantap. Harganya juga tidak mahal,&#8221; ujar Desya.</p>
<p>Jika kamu melewati Alun-alun Sukorejo, jangan lupa mampir ya.. ditanggung akan ketagihan deh&#8230;</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/03/laris-manis-pedagang-es-dawet-ayu-ini-raup-omzet-jutaan-rupiah">Laris Manis, Pedagang Es Dawet Ayu Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OW PAI Kota Tegal Gagal Buka, Pedagang Merugi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/09/02/ow-pai-kota-tegal-gagal-buka-pedagang-merugi</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/09/02/ow-pai-kota-tegal-gagal-buka-pedagang-merugi#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2021 00:55:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pai]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194767</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Menurut rencana Obyek Wisata (OW) PAI (Pantai Alam Indah) akan mulai dibuka Rabu, (1/9/2021). Sejumlah pedagangpun telah mempersiapkan telah membuka dagangannya dengan meminjam modal. Namun, OW PAI gagal dibuka hingga para pedagang rugi dan kecewa bahkan sempat mau menggerudug Kantor Dinas Pariwisata Kota Tegal dan Kantor Wali Kota Tegal. Ketua Paguyuban Pedagang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/02/ow-pai-kota-tegal-gagal-buka-pedagang-merugi">OW PAI Kota Tegal Gagal Buka, Pedagang Merugi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Menurut rencana Obyek Wisata (OW) PAI (Pantai Alam Indah) akan mulai dibuka Rabu, (1/9/2021). Sejumlah pedagangpun telah mempersiapkan telah membuka dagangannya dengan meminjam modal. Namun, OW PAI gagal dibuka hingga para pedagang rugi dan kecewa bahkan sempat mau menggerudug Kantor Dinas Pariwisata Kota Tegal dan Kantor Wali Kota Tegal.</p>
<figure id="attachment_194769" aria-describedby="caption-attachment-194769" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-194769" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-02-07-50-04-172_com.whatsapp-400x265.jpg" alt="" width="400" height="265" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-02-07-50-04-172_com.whatsapp-400x265.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-02-07-50-04-172_com.whatsapp-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/09/Screenshot_2021-09-02-07-50-04-172_com.whatsapp.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-194769" class="wp-caption-text">KECEWA &#8211; Sejumlah pedagang OW PAI berkumpul mengungkapkan rasa kecewa karena gagal buka. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p>Ketua Paguyuban Pedagang OW PAI, Hadi Santoso menyesalkan gagalnya OW PAI dibuka. Hadi mengaku rugi jutaan rupiah karena sudah belanja untuk memenuhi dagangannya.</p>
<p>&#8220;Sudah dua bulan warung pada tutup karena PPKM. Setelah ada kabar OW PAI dibuka bagaikan angin segar, karenanya para pedagang mempersiapkan walapun jujur modal dapat ngutang sana-sini dengan harapan 1 September 2021 bisa buka sesuai arahan Wali Kota,&#8221; kata Hadi.</p>
<p>Hadi meminta karena OW PAI untuk tempat vaksinasi, maka pintu OW PAI dibuka lebar agar siapa saja yang mau vaksin bisa bebas masuk dan harapannya peserta vaksin bisa mampir ke warung-warung yang sudah terlanjur hutang untuk bisa buka.</p>
<p>&#8220;Dagangan seperti kelapa hijau kalau sudah empat hari tidak laku terjual dipastikan akan busuk. Padahal pedagang dapat pinjam modal dari perorangan yang bunganya tinggi,&#8221; ujar Hadi.</p>
<p>Kabid Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kota Tegal, Maman Suherman menjelaskan, rencana awal sesuai dengan arahan Wali Kota Tegal dan Kepala Dinporapar pada 1September 2021 itu buka.</p>
<p>&#8220;Tetapi kita tetap menunggu intstruksi dari Menteri Dalam Negeri dan instruksi Gubernur Jawa Tengah. Kalau inmendagri dan ingub yang lama PPKM level 3 itu Pariwisata buka tapi ternyata ingub yang baru tutup,&#8221; kata Maman.</p>
<p>Namun demikian kata Maman dari provinsi sudah memberikan solusi ada juknis tempat pariwisata bisa buka tapi untuk pelaksanaan vaksin.</p>
<p>&#8220;Tapi, instruksi Wali Kota kemarin sore keluar pariwisata tutup. Kami membuka untuk peserta vaksin tapi untuk orang yang berwisata sementara tidak diperbolehkan,&#8221; ujar Maman.</p>
<p>Untuk membedakan orang yang mau vaksin dengan orang yang akan berwisata pihaknya meminta agar peserta vaksin membawa foto copy KTP dan KK.</p>
<p>&#8220;Mohon maaf, ini simulasi persiapan menjelang buka. Kami bersama pedagang berharap Kota Tegal di PPKM statusnya bisa turun ke level 2,&#8221; pungkas Maman.</p>
<p style="padding-left: 40px"><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/02/ow-pai-kota-tegal-gagal-buka-pedagang-merugi">OW PAI Kota Tegal Gagal Buka, Pedagang Merugi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/09/02/ow-pai-kota-tegal-gagal-buka-pedagang-merugi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>6</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Bubarkan Pedagang Pelanggar PPKM di Kota Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/18/polisi-bubarkan-pedagang-pelanggar-ppkm-di-kota-tegal</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/18/polisi-bubarkan-pedagang-pelanggar-ppkm-di-kota-tegal#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 06:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=191335</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam kegiatan pemantauan masyarakat, jajaran Polres Tegal Kota menegur sejumlah pedagang dan warga masyarakat yang masih bandel melanggar PPKM level 4. Petugas mendapati para pedagang kedapatan masih berjualan meski sudah diberi peringatan sebelumnya. &#8220;Kita menghimbau kepada masyarakat yang masih beraktifitas diatas pukul 20.00 untuk segera menghentikan kegiatannya. Pemantauan dilaksanakan diseluruh jalur utama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/18/polisi-bubarkan-pedagang-pelanggar-ppkm-di-kota-tegal">Polisi Bubarkan Pedagang Pelanggar PPKM di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dalam kegiatan pemantauan masyarakat, jajaran Polres Tegal Kota menegur sejumlah pedagang dan warga masyarakat yang masih bandel melanggar PPKM level 4. Petugas mendapati para pedagang kedapatan masih berjualan meski sudah diberi peringatan sebelumnya.</p>
<figure id="attachment_191337" aria-describedby="caption-attachment-191337" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-191337" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-18-13-27-11-172_com.whatsapp-400x231.jpg" alt="" width="400" height="231" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-18-13-27-11-172_com.whatsapp-400x231.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-18-13-27-11-172_com.whatsapp-150x87.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/08/Screenshot_2021-08-18-13-27-11-172_com.whatsapp.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-191337" class="wp-caption-text">MENEGUR &#8211; Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat menegur pelanggar PPKM. (foto: nino moebi)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kita menghimbau kepada masyarakat yang masih beraktifitas diatas pukul 20.00 untuk segera menghentikan kegiatannya. Pemantauan dilaksanakan diseluruh jalur utama sepanjang Kota Tegal,&#8221; kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat disela kegiatan, Selasa (17/8/2021) malam.</p>
<p>Kapolres berharap masyarakat dapat memahami bahwasannya saat ini peredaran Covid-19 masih cukup tinggi di Kota Tegal. Oleh karena itu kita berharap kerjasama stekholder dan semua pihak, hari ini kita bersama tiga pilar melaksanakan dan mengaktifkan kembali kegiatan seperti ini sampai dengan nanti pelaksanaan PPKM level 4 berlaku di Kota Tegal.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini tidak perlu kita woro-woro terus kepada masyarakat, yang penting masyarakat memahami apa itu instruksi dari Mendagri, himbauan atau surat edaran Gubernur dan Wali Kota terkait dengan PPKM level 4 yang disandang Kota Tegal,&#8221; tutur Kapolres.</p>
<p>Kepada para pedagang dan masyarakat Kaplores meminta kepada untuk segera menutup kegiatan dan aktifitas mereka.</p>
<p>&#8220;Dan para pengunjung juga kita ingatkan. Untuk jam malam dalam PPKM sampai pukul 20.00. Silahkan menghabiskan waktu cukup di rumah saja sehingga proses kita dalam penanganan Covid-19 semakin cepat terlaksana,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Ikut mendampingi pemantauan masyarakat, Wakapolres Tegal Kota Kompol Zaenal Arifin, Kasat Reskrim AKP Syuaib Abdullah, Kasat Lantas AKP Aryanindita Bagasatwika Mangkoesoebroto dan beberapa pejabat Polres Tegal Kota.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/18/polisi-bubarkan-pedagang-pelanggar-ppkm-di-kota-tegal">Polisi Bubarkan Pedagang Pelanggar PPKM di Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/18/polisi-bubarkan-pedagang-pelanggar-ppkm-di-kota-tegal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerapan Perpanjangan PPKM Masih Batasi Aktivitas Perdagangan di Bantul</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/12/penerapan-perpanjangan-ppkm-masih-batasi-aktivitas-perdagangan-di-bantul</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/12/penerapan-perpanjangan-ppkm-masih-batasi-aktivitas-perdagangan-di-bantul#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 05:58:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Perpanjangan PPKM Level 4]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=189848</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANTUL (SUARABARU.ID)&#8211; Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada perpanjangan dari 10 sampai 16 Agustus 2021 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih membatasi aktivitas masyarakat daerah itu di sektor perdagangan. &#8220;Pada sektor perdagangan untuk kegiatan pasar rakyat yang buka siang hari dibatasi sampai pukul 15.00 WIB, sementara yang buka malam hari sampai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/12/penerapan-perpanjangan-ppkm-masih-batasi-aktivitas-perdagangan-di-bantul">Penerapan Perpanjangan PPKM Masih Batasi Aktivitas Perdagangan di Bantul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANTUL (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada perpanjangan dari 10 sampai 16 Agustus 2021 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih membatasi aktivitas masyarakat daerah itu di sektor perdagangan.</p>
<p>&#8220;Pada sektor perdagangan untuk kegiatan pasar rakyat yang buka siang hari dibatasi sampai pukul 15.00 WIB, sementara yang buka malam hari sampai pukul 20.00 WIB, dengan kapasitas 50 persen dan penerapan protokol kesehatan ketat,&#8221; kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam keterangan di Bantul, Kamis (12/8/2021).</p>
<p>Aturan tersebut sesuai dengan Instruksi Bupati Nomor 23 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Bantul sampai dengan tingkat rukun tetangga (RT), mulai 10 sampai 16 Agustus 2021.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/04/kasus-covid-19-di-bantul-bertambah-666-jadi-44-757-orang/">Kasus Covid-19 di Bantul Bertambah 666 Jadi 44.757 Orang</a></strong></p>
<p>Kemudian, kata bupati, untuk toko swalayan atau supermarket, toko kelontong dan sejenisnya, yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dibatasi jam buka paling lama sampai pukul 20.00 WIB, dengan kapasitas pengunjung 50 persen dan penerapan protokol kesehatan ketat.</p>
<p>&#8220;Pedagang kaki lima (bukan makanan dan minuman), penjual pulsa, pangkas rambut, pencucian pakaian, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan lain-lain sejenisnya, diizinkan buka sampai pukul 20.00 WIB, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada warung makan, warung tegal, lapak jajanan dan sejenisnya, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai jam 20.00 WIB, dengan pengunjung makan di tempat maksimal tiga orang dan waktu makan paling lama 20 menit, dan untuk pelayanan dibawa pulang sampai pukul 22.00 WIB.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/05/03/polri-tangkap-pengirim-satai-beracun-tewaskan-anak-ojol/">Geger Paket Kiriman Satai Beracun di Bantul, Tewaskan Anak “Ojol”</a></strong></p>
<p>Sementara restoran, rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung atau toko tertutup dilarang memberikan pelayanan makan dan minum di tempat, dan hanya diizinkan memberikan pelayanan melalui pesan antar atau dibawa pulang sampai pukul 22.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk restoran, rumah makan dan kafe, dengan area pelayanan di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 20.00 WIB, dengan kapasitas 25 persen, satu meja paling banyak dua orang, dengan waktu makan paling lama 20 menit,&#8221; katanya.</p>
<p>Bupati menjelaskan, PPKM Level 4 guna pengendalian penyebaran Covid-19 sampai dengan level rukun tetangga di Bantul hingga beberapa kali ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat terhadap wabah virus corona tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami perpanjang itu semata-mata untuk keamanan masyarakat, kalau kami buka, kami akhiri PPKM dikhawatirkan angkanya kembali naik, karena sekarang ini sudah bagus, sudah secara konsisten kasusnya sudah turun,&#8221; katanya.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/12/penerapan-perpanjangan-ppkm-masih-batasi-aktivitas-perdagangan-di-bantul">Penerapan Perpanjangan PPKM Masih Batasi Aktivitas Perdagangan di Bantul</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/12/penerapan-perpanjangan-ppkm-masih-batasi-aktivitas-perdagangan-di-bantul/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pedagang Pasar Suradadi Tegal Jalani Swab</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/19/ratusan-pedagang-pasar-suradadi-tegal-jalani-swab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2020 23:10:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[swab]]></category>
		<category><![CDATA[tegal.suradadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=126632</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Menyusul dua pedagang pasar Suradadi, Kabupaten Tegal terkonfirmasi positif Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal melakukan swab terhadap ratusan pedagang di halaman Pasar, Rabu (18/11/2020). &#8220;Dasar pengambilan sampel swab ini karena adanya kasus konfirm positif dua pedagang pasar Suradadi dan salah satunya meninggal,&#8221; kata Kasi Surveilans dan Pencegahan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/19/ratusan-pedagang-pasar-suradadi-tegal-jalani-swab">Ratusan Pedagang Pasar Suradadi Tegal Jalani Swab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Menyusul dua pedagang pasar Suradadi, Kabupaten Tegal terkonfirmasi positif Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal melakukan swab terhadap ratusan pedagang di halaman Pasar, Rabu (18/11/2020).</p>
<p>&#8220;Dasar pengambilan sampel swab ini karena adanya kasus konfirm positif dua pedagang pasar Suradadi dan salah satunya meninggal,&#8221; kata Kasi Surveilans dan Pencegahan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko BP Prabowo.</p>
<p>Pihak Dinas Kesehatan masih melakukan upaya tracking untuk mengetahui dari mana sumbernya kedua pedagang tersebut terpapar. Swab massa ini juga bertujuan untuk mentracking dan mendeteksi dini penularan dilingkungan pasar.</p>
<p>&#8220;Kita harus benar-benar lebih dalam upaya tracking ini untuk memastikan darimana sumbernya dan ada riwayat perjalanan atau riwayat yang lain,&#8221; kata Eko.</p>
<p>Eko menjelaskan, swab massal direncanakan 694 pedagang. Namun tak semua pedagang mau mengikuti swab. Tak sedikit pedagang yang menghindari petugas karena alasan ketakutan</p>
<p>&#8220;Informasinya ada pedagang yang ketakutan. Mungkin karena ada rumor di masyarakat bahwa pengambilan swab terasa sakit. Padahal tidak sakit sama sekali. Haya geli,&#8221; tutur Eko.</p>
<p>Salah satu pedagang Endang ,(43) mengaku sempat takut. Namun setelah diberi penjelasan oleh petugas dirinya baru bersedia diswab.</p>
<p>&#8220;Iya tadi awalnya takut. Terus dikasih tahu sama petugas. Ya akhirnya ikut. Ternyata nggak sakit cuma rasanya mau &#8216;wahin&#8217; (bersin),&#8221; kata Endang.</p>
<p>Pelaksanaan swab pedagang Pasar Suradadi mendapat pengamanan dari aparat TNI-Polri dan Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Suradadi.</p>
<p>Kapolsek Suradadi Iptu Bambang Waluyo menyampaikan, pihak bersama TNI dan Satgas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Suradadi memberikan pengamanan berlangsungnya mengambilan swan.</p>
<p>Dari ratusan yang akan diswab, hanya 80 pedagang yang hari ini mau menjalani swab. &#8220;Kebanyakan mereka beralasan takut jalani swab,&#8221; pungkas Iptu Bambang.</p>
<p>Nino M-mul</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/19/ratusan-pedagang-pasar-suradadi-tegal-jalani-swab">Ratusan Pedagang Pasar Suradadi Tegal Jalani Swab</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>