<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LGBT Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/lgbt/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2025 11:29:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>LGBT Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fakta Mengejutkan! Ada 187 Titik Hotspot LGBT di Kudus Jadi Pemicu HIV/AIDS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/04/fakta-mengejutkan-ada-187-titik-hotspot-lgbt-di-kudus-jadi-pemicu-hiv-aids</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 11:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[187 Hotspot LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[Data Asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[Hotspot LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Kudus Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus HIV/AIDS Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Moral]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[MUI Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpangan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505515</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kota Kabupaten Kudus berhasil menarik perhatian publik dengan menggelar Halaqoh bertajuk &#8220;LGBT: Krisis Moral dan Solusi Islam&#8221; Minggu (2/11/2025) lalu. Acara yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kudus ini mengungkap data mengkhawatirkan tentang penyebaran LGBT dan HIV/AIDS di Kudus, sekaligus menekankan peran vital Pondok Pesantren (Ponpes) sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/fakta-mengejutkan-ada-187-titik-hotspot-lgbt-di-kudus-jadi-pemicu-hiv-aids">Fakta Mengejutkan! Ada 187 Titik Hotspot LGBT di Kudus Jadi Pemicu HIV/AIDS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kota Kabupaten Kudus berhasil menarik perhatian publik dengan menggelar Halaqoh bertajuk &#8220;LGBT: Krisis Moral dan Solusi Islam&#8221; Minggu (2/11/2025) lalu. Acara yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kudus ini mengungkap data mengkhawatirkan tentang penyebaran LGBT dan HIV/AIDS di Kudus, sekaligus menekankan peran vital Pondok Pesantren (Ponpes) sebagai benteng moral.</p>
<p>Dihadiri oleh 25 perwakilan Ponpes se-Kabupaten Kudus, Halaqoh ini menghadirkan dua perspektif kunci dr. Henky Yoga Prasetya, SP dari RSUD Lukmonohadi dan AKP Subkhan, SH.MH selaku Kapolsek Kudus Kota.</p>
<p><strong>187 Hotspot LGBT di Kudus!</strong></p>
<p>Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, SH.MH, memaparkan data mengejutkan yang menjadi sorotan utama. Berdasarkan data Satgas Penanggulangan HIV/AIDS Kudus, tercatat ada 187 titik Hot Spot LGBT pada tahun 2023 di Kudus.</p>
<p>Lebih lanjut, Subkhan menyebut fenomena ini menjadi penyumbang terbesar kasus baru HIV/AIDS, dengan 81 kasus baru tercatat pada Semester I tahun 2025 (61 pria dan 20 wanita).</p>
<p>&#8220;Faktor lain juga perlu diwaspadai yaitu fenomena penyewaan kos per 3 jam yang menjadi tempat asusila. Data dari Unit PPA Satreskrim Polres Kudus menunjukkan pada tahun 2025 terdapat 6 kasus asusila yang melibatkan orang dewasa dan 18 kasus melibatkan anak,&#8221; tegas AKP Subkhan, menyoroti dampak hukum dan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).</p>
<p>Kapolsek juga menjelaskan temuan komunitas LGBT di Kudus banyak didapat dari Patroli Siber, mengingat kelompok ini aktif memanfaatkan teknologi informasi untuk komunikasi.</p>
<p><strong>Penyimpangan Seks, Krisis Moral</strong></p>
<p>Dari perspektif kesehatan, dr. Henky Yoga Prasetya, SP, menegaskan bahwa LGBT merupakan faktor risiko utama penyakit menular seksual dan infeksi HIV. Dokter Henky menggarisbawahi bahwa akar masalah LGBT lebih dalam dari sekadar isu biologis atau psikologis.</p>
<p>&#8220;Fenomena LGBT bukan sekadar isu biologis atau psikologis, melainkan cerminan krisis moral dan spiritual yang melanda masyarakat modern. Krisis ini didukung oleh pengaruh ideologi sekulerisme dan liberalisme, yang mempromosikan aktivitas LGBT sebagai hak asasi manusia,&#8221; jelas dr. Henky.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa pencegahan penyakit menular seksual harus dilakukan dengan mensosialisasikan dampak buruk perilaku menyimpang seksual, bukan hanya fokus pada kebersihan.</p>
<p><strong>Selamatkan Moral Umat</strong></p>
<p>Ketua MUI Kec. Kota Kudus, Drs. H. Ali Muqoddas, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Ponpes. Ia secara terbuka menyatakan bahwa penyimpangan seksual (LGBT) juga sering terjadi di lingkungan pesantren dan harus diurai bersama.</p>
<p>&#8220;Penyimpangan seks ini secara kesehatan tidak baik dan juga berdampak hukum,&#8221; ujar Bapak Ali Muqoddas, mendorong Ponpes untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga fitrah dan moralitas umat di tengah gempuran krisis moral kontemporer.</p>
<p>Acara Halaqoh yang didanai dari sumbangan Pemda Kudus ini ditutup dengan pesan kuat agar seluruh elemen masyarakat, keluarga, pendidikan, dan aparat, bersinergi dalam penanganan dan pencegahan yang bersifat holistik.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/fakta-mengejutkan-ada-187-titik-hotspot-lgbt-di-kudus-jadi-pemicu-hiv-aids">Fakta Mengejutkan! Ada 187 Titik Hotspot LGBT di Kudus Jadi Pemicu HIV/AIDS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, Gerakan LGBT Sudah Terang-terangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/11/waspada-gerakan-lgbt-sudah-terang-terangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 00:59:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Biseksual]]></category>
		<category><![CDATA[Drs KH Muhyiddin MAg]]></category>
		<category><![CDATA[Gay]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Ulama Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Umum]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Transgender]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464784</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Drs KH Muhyiddin MAg, meminta pada masyarakat untuk mewaspadai kampanye atau gerakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Menurut dia, LGBT itu kelihatannya tersembunyi, tapi gerakannya luar biasa dan sudah cukup mengkhawatirkan. Kondisi inilah yang harusnya menjadi perhatian semua pihak, untuk mewaspadai perkembangannya. Hal itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/11/waspada-gerakan-lgbt-sudah-terang-terangan">Waspada, Gerakan LGBT Sudah Terang-terangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Drs KH Muhyiddin MAg, meminta pada masyarakat untuk mewaspadai kampanye atau gerakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).</p>
<p>Menurut dia, LGBT itu kelihatannya tersembunyi, tapi gerakannya luar biasa dan sudah cukup mengkhawatirkan. Kondisi inilah yang harusnya menjadi perhatian semua pihak, untuk mewaspadai perkembangannya.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, dalam Talkshow Ramadan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Senin (10/3/2025). Hadir dalam acara ini, sejumlah santri, pelajar dan masyarakat umum yang antusias dengan tema yang disajikan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/11/sapta-windu-fakultas-teologi-uksw-dukung-pluralisme-dan-merangkul-perbedaan">Sapta Windu Fakultas Teologi, UKSW Dukung Pluralisme dan Merangkul Perbedaan</a></strong></p>
<p>Kiai Muhyiddin yang juga merupakan Sekretaris Pengelola Pelaksana (PP) MAJT menerangkan, LGBT merupakan orang-orang yang mempunyai orientasi seks sejenis. &#8221;Dulu gerakan ini sembunyi-sembunyi, tetapi sekarang sudah terang-terangan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dia mengungkapkan, dari data Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng, di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Semarang, ada grup WA (<em>WhatsApp</em>), yang memiliki 150 anggota LGBT.</p>
<p>Berdasarkan penelitian dari Prof Dr Dadang Hawari, lanjut Kiai Muhyiddin, LGBT yang asli itu hanya 40 persen, dan sisanya akibat pergaulan. Menurut Dadang Hawari, penganut LGBT itu bisa disembuhkan. Tetapi banyak juga pelaku LGBT tidak berminat untuk sembuh.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/11/kapolresta-magelang-dampingi-ketua-mpr-dan-wamentan-hadiri-kajian-kebangsaan">Kapolresta Magelang Dampingi Ketua MPR dan Wamentan Hadiri Kajian Kebangsaan</a></strong></p>
<p>&#8221;Menurut Persatuan Dokter Spesialis Jiwa Indonesia (PDSJI), gay, lesbian, biseksual itu termasuk dalam Orang Dalam Masalah Kejiwaan (ODMK). Kalau masalah kejiwaan, berarti harus diobati,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disampaikan juga, dalam Undang Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2004 tentang Kesehatan Jiwa, penderita wajib diberi pelayanan. LGBT juga dinilai bertentangan dengan dasar negara Pancasila, dan bertentangan dengan UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan.</p>
<p>Dijelaskan Kiai Muhyiddin, perkawinan itu adalah hubungan ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dengan seorang wanita. &#8221;Jadi tidak ada perkawinan laki-laki dengan laki-laki, wanita dengan wanita,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/10/dampingi-wamentan-agustina-wali-kota-semarang-gelar-operasi-pasar">Dampingi Wamentan, Agustina Wali kota Semarang Gelar Operasi Pasar</a></strong></p>
<p>Dalam pandangan agama Islam, LGBT masuk kategori <em>Fahisyah</em>, yang setara dengan zina. &#8221;Kalau zina itu ada dua kemungkinan hukumannya, pertama <em>Jilid</em>, kedua <em>Rajam</em>. Kalau LGBT itu hukumannya <em>Rajam</em>,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam talkshow dengan tema &#8216;Mewaspadai Kampanye dan Gerakan LGBT&#8217; ini, Kiai Muhyiddin mengajak masyarakat untuk mewaspadai gerakan LGBT. Ditegaskan dia, perlu adanya kesadaran masyarakat, bahwa LGBT adalah penyakit sosial, yang bisa merusak generasi muda Indonesia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/11/waspada-gerakan-lgbt-sudah-terang-terangan">Waspada, Gerakan LGBT Sudah Terang-terangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Hari AIDS Sedunia: Memanusiakan ODHA</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/30/renungan-hari-aids-sedunia-memanusiakan-odha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 16:14:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Hari AIDS Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[HIV AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[homoseks]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=385864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Marjono PECAH bulan Desember kita merayakan Hari AIDS Sedunia, tepatnya Jumat 1 Desember 2023 ini. Melansir situs resmi UNAIDS, tujuan adanya hari ini untuk mengenang mereka yang meninggal karena penyakit terkait AIDS. Perayaan Hari AIDS Sedunia tahun ini mengusung tema, Let Communities Lead atau &#8220;Biarkan Masyarakat Memimpin&#8221;. Pesan yang ingin disampaikan yaitu dengan adanya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/30/renungan-hari-aids-sedunia-memanusiakan-odha">Renungan Hari AIDS Sedunia: Memanusiakan ODHA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">Oleh <strong>Marjono<img loading="lazy" class="size-medium wp-image-372078 alignright" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/poto-marjono-1-277x400.jpeg" alt="" width="277" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/poto-marjono-1-277x400.jpeg 277w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/poto-marjono-1-104x150.jpeg 104w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/poto-marjono-1.jpeg 310w" sizes="(max-width: 277px) 100vw, 277px" /></strong></span></p>
<p><strong>PECAH</strong> bulan Desember kita merayakan Hari AIDS Sedunia, tepatnya Jumat 1 Desember 2023 ini. Melansir situs resmi UNAIDS, tujuan adanya hari ini untuk mengenang mereka yang meninggal karena penyakit terkait AIDS. Perayaan Hari AIDS Sedunia tahun ini mengusung tema, <em>Let Communities Lead</em> atau &#8220;Biarkan Masyarakat Memimpin&#8221;.</p>
<p>Pesan yang ingin disampaikan yaitu dengan adanya peran dari komunitas-komunitas dunia untuk kampanye mengenai bahaya dan efek AIDS maka diyakini bisa menurunkan angka penderita AIDS. Organisasi komunitas yang hidup dengan, berisiko, atau terkena dampak HIV adalah garis depan kemajuan dalam respons HIV.</p>
<p>Pada aras ini, komunitas juga bisa sebagai jembatan kepada masyarakat sehingga diharapkan sebuah pesan tersebut bisa sampai ke tengah masyarakat awam. Hari AIDS Sedunia tahun 2023 juga akan menyoroti upaya untuk mengeluarkan seluruh potensi kepemimpinan masyarakat guna mengakhiri AIDS.</p>
<p>Indonesia memiliki tantangan besar untuk mengakhiri AIDS di tahun 2030 dengan target 95-95-95, mengurangi jumlah tahunan infeksi HIV pada orang dewasa menjadi 200.000 kasus, dan menghilangkan diskriminasi. Sebesar 95 persen orang dengan HIV mengetahui statusnya, sejumlah 95 persen ODHIV mendapatkan pengobatan ARV dan 95 persen ODHIV ON ARV dimana virus HIV-AIDS tersupresi. Supresi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah [n] pelarangan, pemasungan, prohibisi, represi, tekanan, tindasan; inhibisi, kekangan.</p>
<p><strong>Angka Murung</strong></p>
<p>AIDS merupakan penyakit mematikan yang dapat ditularkan dari manusia satu ke manusia lainnya melalui kontak fisik seperti berhubungan intim. Pada tahun 2022, setidaknya ada sekitar 630.000 orang meninggal karena penyakit terkait AIDS di seluruh dunia.</p>
<p>Hari AIDS Sedunia mengingatkan masyarakat dan pemerintah bahwa HIV belum hilang dan belum ditemukan obatnya.</p>
<p>Kasus HIV-AIDS masih menjadi PR besar. Karena angka prevalensinya semakin naik. Yang membuat prihatin tahun 2022 data menyebut ada 10 provinsi dengan kasus HIV-AIDS terbanyak dan Jawa Tengah adalah provinsi dengan jumlah paling tinggi, mencapai 1.484 kasus.. Lebih tinggi dari Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta (<em>rri.co.id</em>, 24/11/2023).</p>
<p>Kementerian Kesehatan mengungkapkan sejak tahun 2010 hingga 2022 tercatat ada sebanyak 12.553 anak yang berusia di bawah 14 tahun yang terinfeksi <em>human immunodeficiency virus</em> (HIV).</p>
<p>Ini harus menjadi alarm bagi kita bersama. Untuk itu, mari bergotong-royong mencegah penyebaran HIV-AIDS. Penyebab utama banyaknya kasus HIV-AIDS adalah heteroseksual atau hubungan seks bebas dan penggunaan narkoba suntik (<em>Injection Drug Use/IDU</em>).</p>
<p>Dari data yang ada hampir 90 persen penyebaran virus HIV-AIDS disebabkan kedua perilaku tersebut.</p>
<p>Ada aneka strategi dalam pencegahan HIV-AIDS yang mudah dan perlu kita optimalkan bersama, antara lain adalah dengan mengedukasi anggota keluarga berdasarkan norma moral dan agama.</p>
<p>Selain itu, partisipasi aktif para tokoh masyarakat yang dianggap sebagai panutan mempunyai andil dalam menjalankan program-program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di lingkungan sekitar.</p>
<p>Penting pula, kita menggandeng tokoh masyarakat dengan dibekali berbagai informasi mendalam tentang HIV-AIDS agar tidak memunculkan sikap negatif terhadap ODHA (orang dengan HIV-AIDS).</p>
<p>Sebagai teladan, mereka harus menjadi penggerak utama untuk pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS serta turut menciptakan lingkungan yang kondusif. Tanpa diskriminasi, menghapus stigma dan subordinasi maupun apriori terhadap ODHA.</p>
<p><strong>Jantung Kita</strong></p>
<p>Perkembangan kasus penularan HIV-AIDS harus menjadi keprihatinan kita bersama. Apalagi saat ini, penularan pada ibu rumah tangga dan ibu hamil hingga pada anak-anak terus meningkat. HIV-AIDS yang dulu hanya terdeteksi di komunitas berisiko tinggi saja, seperti kalangan pekerja seks dan pelanggannya kini telah menyebar ke kalangan umum.</p>
<p>Tantangan penanggulangan AIDS cukup besar, di antaranya upaya pencegahan yang belum optimal, cakupan pengobatan yang rendah, masih dirasakannya ketidaksetaraan dalam layanan HIV khususnya bagi perempuan anak dan remaja, serta masih tingginya stigma dan diskriminasi.</p>
<p>Harapan kita bersama, semakin banyak dukungan untuk mengatasi tantangan tersebut. Barangkali dapat dimulai dengan membicarakan persoalan-persoalan menyangkut HIV-AIDS dalam keluarga, LSM, Media sebagai bagian edukasi pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS negeri ini.</p>
<p>Kepada kaum muda, khususnya pelajar dan mahasiswa untuk memperkuat iman dalam <em>effort</em> kita mencegah penularah penyakit HIV-AIDS dengan menghindari seks bebas dan narkotika.</p>
<p>Maka di sini penting memberikan pengetahuan bagi anak muda tentang HIV-AIDS, sehingga dapat mengakhiri penyebaran HIV-AIDS. Generasi muda harus kita pasok pengetahuan dan infomasi yang menjurus pada penyebaran dan penularan HIV-AIDS dan bahaya AIDS, termasuk perilaku LGBT.</p>
<p>Akhirnya, sekolah dan keluarga dapat menjadi benteng moral agar generasi penerus bangsa tetap terjaga dari perilaku perilaku anomali dalam kehidupan social. ODHA ada diantara kita, dekat dengan kita, bahkan sedekat jantung kita.</p>
<p><strong><em>Marjono, Kepala UPPD/Samsat Kabupaten Tegal, Jawa Tengah</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/30/renungan-hari-aids-sedunia-memanusiakan-odha">Renungan Hari AIDS Sedunia: Memanusiakan ODHA</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh Persatuan LGBT TNI-Polri, Ini Sikap Mabes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/15/heboh-persatuan-lgbt-tni-polri-ini-sikap-mabes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 09:07:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=119782</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Markas Besar (Mabes) TNI akan memberikan sanksi yang tegas bagi oknum prajurit TNI yang berorientasi pada seksual lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). &#8220;TNI menerapkan sanksi tegas terhadap oknum Prajurit TNI yg terbukti melakukan pelanggaran hukum kesusilaan termasuk diantaranya LGBT,&#8221; kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10). Terkait [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/15/heboh-persatuan-lgbt-tni-polri-ini-sikap-mabes">Heboh Persatuan LGBT TNI-Polri, Ini Sikap Mabes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Markas Besar (Mabes) TNI akan memberikan sanksi yang tegas bagi oknum prajurit TNI yang berorientasi pada seksual lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).</p>
<p>&#8220;TNI menerapkan sanksi tegas terhadap oknum Prajurit TNI yg terbukti melakukan pelanggaran hukum kesusilaan termasuk diantaranya LGBT,&#8221; kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10).</p>
<p>Terkait pernyataan Ketua Kamar Militer MA Mayjen TNI (Purn) Burhan Dahlan mengenai Kelompok LGBT di tubuh TNI yang disiarkan di kanal YouTube, kata Aidil, pihaknya masih melakukan klarifikasi untuk memperoleh data yang valid.</p>
<p>Menurut dia, Panglima TNI telah menerbitkan surat telgram nomor ST No ST/398/2009 tgl 22 Juli 2009 dan ditekankan kembali dengan telegram no ST/1648/2019 tanggal 22 Oktober 2019 yang menegaskan bahwa LGBT merupakan salah satu perbuatan yang tidak patut dilakukan seorang prajurit.</p>
<p>&#8220;Ini bertentangan dengan disiplin militer dan merupakan pelanggaran berat yang tidak boleh terjadi di lingkungan TNI,&#8221; kata Aidil.</p>
<p>Proses hukum, tambah dia, akan diterapkan secara tegas dengan diberikan pidana tambahan pemecatan melalui proses persidangan di pengadilan militer.</p>
<p>UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI juga mengatur bahwa prajurit diberhentikan dengan tidak hormat dari dinas keprajuritan karena mempunyai tabiat dan atau perbuatan yang nyata-nyata dapat merugikan disiplin keprajuritan TNI (Pasal 62 UU TNI).</p>
<p>Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayjen TNI (Purn) Burhan Dahlan sebelumnya menceritakan keresahan Pimpinan TNI Angkatan Darat terkait maraknya perilaku penyimpangan seksual atau lesbian, gay, bisexual, dan transgender (LGBT) di lingkungan TNI.</p>
<p>Burhan mengungkapkan beberapa hari ke belakang ia diajak berdiskusi dengan Pimpinan TNI Angkatan Darat di Markas Besar Angkatan Darat.</p>
<p>Dalam diskusi tersebut, kata Burhan, Pimpinan TNI AD menyampaikan kepadanya telah menemukan ada kelompok-kelompok LGBT di lingkungan TNI.</p>
<p>Kelompok tersebut, kata Burhan, bernama Persatuan LGBT TNI-Polri. Berdasarkan diskusi tersebut, Burhan mengatakan kelompok tersebut dipimpin oleh oknum TNI berpangkat Sersan.</p>
<p>Burhan menyampaikan hal itu dalam tayangan bertajuk Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial Pada 4 Lingkungan Peradilan di Seluruh Indonesia yang diunggah dan disiarkan secara langsung di kanal Youtube resmi Mahkamah Agung pada Senin (12/10).</p>
<p><strong>Ant-Tm</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/15/heboh-persatuan-lgbt-tni-polri-ini-sikap-mabes">Heboh Persatuan LGBT TNI-Polri, Ini Sikap Mabes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>