<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kemiskinan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kemiskinan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 01:11:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>kemiskinan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinergi Pemprov Jateng, MUI dan Baznas Berantas Kemiskinan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/11/sinergi-pemprov-jateng-mui-dan-baznas-berantas-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 01:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Amil Zakat Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[halal bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[Halaqah Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Ulama Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=553378</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, memberantas kemiskinan harus dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan semua kekuatan masyarakat. &#8221;Pemprov Jawa Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), harus terus menjalin kolaborasi dan kerja sama, untuk mengentaskan kemiskinan,&#8221; kata Gubernur, saat Halaqah Ulama dan Halal Bihalal serta Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/11/sinergi-pemprov-jateng-mui-dan-baznas-berantas-kemiskinan">Sinergi Pemprov Jateng, MUI dan Baznas Berantas Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, memberantas kemiskinan harus dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan semua kekuatan masyarakat.</p>
<p>&#8221;Pemprov Jawa Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), harus terus menjalin kolaborasi dan kerja sama, untuk mengentaskan kemiskinan,&#8221; kata Gubernur, saat Halaqah Ulama dan Halal Bihalal serta Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) MUI dan Baznas se-Jateng, di Hotel Wahid Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Luthfi mengungkapkan, capaian penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya, tidak lepas dari peran Baznas dan MUI Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/11/tari-ula-ula-dari-karimunjawa-di-wilujengan-nagari-hidupkan-semangat-bahari-jepara-ke-477">Tari Ula-Ula dari Karimunjawa di Wilujengan Nagari, Hidupkan Semangat Bahari Jepara ke-477</a></strong></p>
<p>Menurut dia, banyak program yang digulirkan Baznas Jateng, sebagai upaya pengentaskan kemiskinan. Mulai dari bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan modal usaha, beasiswa bagi anak dari keluarga miskin, pelatihan kerja, hingga bantuan untuk korban bencana alam.</p>
<p>&#8221;Pembangunan di Jateng sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk dengan Baznas dan MUI Jateng. MUI yang di dalamnya terdapat para alim ulama, serta Baznas yang menghimpun zakat, infak, dan sedekah, harus dapat berkolaborasi dalam pembangunan daerah melalui perannya masing-masing,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI Jateng sekaligus Ketua Baznas Jateng, Dr KH Ahmad Daroji MSi menyatakan, dalam Rakorpim dibahas tentang nisab atau batas zakat profesi, dan berbagai persoalan yang masih muncul di masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/11/kecelakaan-di-jalan-prof-hamka-ngaliyan-semarang-truk-kontainer-rem-blong-picu-kepanikan">Kecelakaan di Jalan Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Truk Kontainer Rem Blong Picu Kepanikan</a></strong></p>
<p>&#8221;Zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara baik, terbukti mampu mengangkat posisi sosial ekonomi masyarakat, bahkan berkontribusi nyata dalam program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kiai Darodji juga membeberkan, MUI juga berperan terkait fatwa dalam pengelolaan dan implementasi zakat. Seperti zakat profesi, perluasan makna sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), mengawetkan daging kurban dalam kaleng, untuk menanggulangi kekurangan gizi dan stunting, serta fatwa tentang nishab (batas minimal) zakat, khususnya saat harga emas sangat fluktuatif.</p>
<p>Dalam acara itu, Kiai Daroji juga memaparkan terkait capaian dan penghargaan yang diraih Baznas Jateng selama 2025. Di antaranya, penghargaan Gubernur Jateng sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/11/wilujengan-nagari-hari-jadi-jepara-ke-477-hadirkan-7-dalang-cilik-dan-477-tumpeng-untuk-warga">Wilujengan Nagari Hari Jadi Jepara Ke- 477, Hadirkan 7 Dalang Cilik dan 477 Tumpeng untuk Warga</a></strong></p>
<p>Selanjutnya ada lima penghargaan dari Baznas RI kepada Baznas Jateng, yaitu Pengumpulan ZIS Terbaik, Inovasi Pendayagunaan Terbaik, Koordinasi Kelembagaan Terbaik, Kelembagaan Klaster 5 Terbaik, serta Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik.</p>
<p>Disampaikan juga, Baznas Jateng pada tahun 2025, telah memperbaiki 574 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dengan biaya Rp 10.682 miliar. Sedang pengalengan daging kurban dari tahun ketahun terus bertambah.</p>
<p>Mulai dari 2021 adasebanyak 9.174 kaleng daging kurban, meningkat menjadi 43.200 kaleng pada 2022, Lalu di tahun 2023 menjadi 83.000 kaleng, meningkat lagi menjadi 120.000 kaleng (2024) dan 158.000 kaleng di 2025.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/11/sinergi-pemprov-jateng-mui-dan-baznas-berantas-kemiskinan">Sinergi Pemprov Jateng, MUI dan Baznas Berantas Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suluk Maleman Edisi 162: Bahagia di Tengah Kemiskinan, Kenapa Bisa?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/23/suluk-maleman-edisi-162-bahagia-di-tengah-kemiskinan-kenapa-bisa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 12:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Sholeh Ba’asyin]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaji NgAllah]]></category>
		<category><![CDATA[Suluk Maleman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480653</guid>

					<description><![CDATA[<p>PATI (SUARABARU.ID) – Di tengah ironi data kemiskinan yang dirilis Bank Dunia, Indonesia justru dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia oleh Universitas Harvard pada Mei lalu. Fenomena unik ini menjadi bahan diskusi dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-162 yang digelar Sabtu malam (21/6) di Rumah Adab Indonesia Mulia. Budayawan dan penggagas Suluk Maleman, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/23/suluk-maleman-edisi-162-bahagia-di-tengah-kemiskinan-kenapa-bisa">Suluk Maleman Edisi 162: Bahagia di Tengah Kemiskinan, Kenapa Bisa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PATI (SUARABARU.ID)</strong> – Di tengah ironi data kemiskinan yang dirilis Bank Dunia, Indonesia justru dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia oleh Universitas Harvard pada Mei lalu. Fenomena unik ini menjadi bahan diskusi dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-162 yang digelar Sabtu malam (21/6) di Rumah Adab Indonesia Mulia.</p>
<p>Budayawan dan penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba&#8217;asyin, mengupas bagaimana masyarakat Indonesia bisa tetap tertawa dan merasa bahagia meski sebagian besar hidup dalam keterbatasan ekonomi.</p>
<p>“Menurut Bank Dunia, 68,2% penduduk Indonesia atau sekitar 194,4 juta orang masuk kategori miskin. Tapi uniknya, kita tetap bisa bahagia. Bahkan sekadar ngopi sambil tertawa bareng sudah cukup,” ujar Anis.</p>
<p>Kebahagiaan di Tengah Keterbatasan<br />
Anis menekankan, kebahagiaan masyarakat Indonesia tidak bersandar pada kekayaan materi. Ada dua &#8220;aset&#8221; penting yang menjadi sumber kebahagiaan rakyat: alam yang melimpah dan jaring sosial yang kuat. Budaya guyub rukun, gotong royong, hingga ikatan keagamaan yang kuat menjadi kekuatan sosial yang tidak dimiliki negara-negara maju.</p>
<p>“Di desa, kita masih bisa pinjam bumbu dapur ke tetangga tanpa rasa sungkan. Itu bentuk kekayaan sosial yang langka di negara lain,” jelasnya.</p>
<p>Perbandingan dengan Negara Maju<br />
Anis menyoroti bagaimana masyarakat di negara seperti Jepang, meskipun lebih sejahtera secara ekonomi, justru hidup dengan tingkat stres tinggi. Warga bekerja dari pagi hingga malam, dan melampiaskan stres di jalan atau tempat hiburan.</p>
<p>“Kebahagiaan di negara maju cenderung bersifat kuantitatif dan duniawi. Tapi itu meninggalkan kehampaan spiritual,” tegasnya.</p>
<p><strong>Paradoks Pertumbuhan: Kaya Belum Tentu Bahagia</strong></p>
<p>Anis juga menyinggung paradoks yang sering terjadi: makin kaya, belum tentu makin bahagia. Kebahagiaan pertama kali saat memiliki sesuatu akan memudar saat jumlahnya bertambah.</p>
<p>“Motor pertama bikin bahagia. Motor kedua, ketiga, kesepuluh? Rasa senangnya stagnan,” ujarnya.</p>
<p>Di Indonesia, justru banyak orang merasa cukup dan bahagia tanpa harus menjadi kaya. Kebahagiaan lebih bersifat kualitatif—dan ini adalah kekayaan sejati bangsa.</p>
<p>Guyub Rukun: Harta Karun Bangsa<br />
Menurut Anis, budaya guyub rukun adalah warisan berharga yang harus dijaga. Sayangnya, saat ini ada banyak narasi yang sengaja dibangun untuk memecah belah bangsa—baik soal etnis, agama, hingga sejarah.</p>
<p>“Strategi pecah belah adalah warisan penjajah. Dulu Belanda membenturkan Jawa dan Sunda, Islam dan kejawen. Babad Kediri yang seolah mengadu Islam dengan Jawa bahkan baru muncul pasca Perang Diponegoro,” jelasnya.</p>
<p><strong>Sudah Ada Nasionalisme Sebelum Indonesia Ada</strong></p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa jauh sebelum konsep nasionalisme modern muncul, Indonesia sudah punya rasa kebersamaan yang kuat. Contohnya, saat Kesultanan Demak dan Kalinyamat mengirim pasukan ke Malaka demi membela sesama umat di Johor dan Aceh.</p>
<p>“Kebersamaan kita dulu dibangun dari nilai agama dan budaya. Itu sudah ada sebelum Indonesia merdeka,” tegasnya.</p>
<p>Jangan Salin-Barat, Bangun Kearifan Sendiri<br />
Anis juga mengkritik kebiasaan membandingkan standar kehidupan Indonesia dengan negara-negara Barat. Menurutnya, tiap bangsa punya kearifan sendiri-sendiri yang tak bisa dipaksakan.</p>
<p>“Orang Barat mungkin anggap warga Papua tertinggal. Tapi coba orang Amerika tinggal di pedalaman Papua? Sama saja, seperti menyuruh ikan hidup di udara,” sindirnya.</p>
<p><strong>Penutup: Kebahagiaan Adalah Soal Rasa, Bukan Harta</strong></p>
<p>Diskusi Suluk Maleman edisi ini menjadi pengingat bahwa kesejahteraan sejati tak hanya diukur dari angka, tapi dari ketenangan batin, relasi sosial, dan kedekatan spiritual. Dan Indonesia—meski belum sempurna secara ekonomi—punya semua itu.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/23/suluk-maleman-edisi-162-bahagia-di-tengah-kemiskinan-kenapa-bisa">Suluk Maleman Edisi 162: Bahagia di Tengah Kemiskinan, Kenapa Bisa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 02:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Desa Bejiarum]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kertek]]></category>
		<category><![CDATA[komisi e]]></category>
		<category><![CDATA[pentas seni]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[wonosobo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=470495</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOSOBO (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto berharap, kegiatan seni budaya bisa ikut berperan membantu mengatasi kemiskinan di daerah. &#8221;Pentas seni itu bisa mengundang penonton. Setiap ada pentas seni, pasti ada pedagang keliling yang berjualan. Banyak penonton yang akan membeli jajanan, di sela-sela pentas seni. Dan ini membuat pedagang laris,&#8221; katanya. Dia menyatakan hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan">Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOSOBO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto berharap, kegiatan seni budaya bisa ikut berperan membantu mengatasi kemiskinan di daerah.</p>
<p>&#8221;Pentas seni itu bisa mengundang penonton. Setiap ada pentas seni, pasti ada pedagang keliling yang berjualan. Banyak penonton yang akan membeli jajanan, di sela-sela pentas seni. Dan ini membuat pedagang laris,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menyatakan hal itu, saat hadir dalam acara &#8216;Seminar Pengentasan Kemiskinan dengan Kearifan Lokal&#8217;, yang digelar Fraksi PDI Perjuangan dan Komisi E DPRD Provinsi Jateng, di Balai Desa Bejiarum, Kertek, Wonosobo, Sabtu (19/4/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/parade-kebaya-warnai-hari-kartini-di-jepara-ini-harapan-menteri-ppa-ri">Parade Kebaya Warnai Hari Kartini di Jepara, Ini Harapan Menteri PPA RI</a></strong></p>
<p>Seminar itu menghadirkan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti, perwakilan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan. serta Dinas Sosial Pemprov Jateng, sebagai pembicara.</p>
<p>Menurut Sumanto, jika seni budaya bergerak, maka secara tidak langsung sektor ekonomi juga bergerak. Sebab, pedagang dan pelaku UMKM bisa berjualan. Hal itu tentu secara tidak langsung akan ikut mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat.</p>
<p>&#8221;Barisan Hok Ya yang ada di Wonosobo ini, sangat berperan menggerakkan roda ekonomi bagi pelaku seni dan pedagang. Mereka tentu sangat merasakan denyut nadi ekonomi, karena ada pertunjukan seni sebagai media berdagang,&#8221; cetusnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/koperasi-setara-resmi-dilaunching-tawarkan-empat-produk-unggulan-dalam-layanan">Koperasi ‘SETARA’ Resmi Dilaunching Tawarkan Empat Produk Unggulan dalam Layanan</a></strong></p>
<p>Dia menyebut, di Jateng angka kemiskinan masih sekitar 9,59 persen. Di Wonosobo sendiri, angka kemiskinan mencapai 15,28 persen. Disampaikan dia, setiap warga punya hak untuk hidup layak, minimal standar hidup terpenuhi. DPRD Jateng juga berupaya mengalokasikan anggaran, untuk mengatasi kemiskinan.</p>
<p>Messy Widiastuti menambahkan, Wonosobo masih berada di urutan ke-33 daerah termiskin se-Jateng, setelah Brebes dan Kebumen. Kondisi itu menuntut pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius, dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya.</p>
<p>&#8221;Kami pernah kunjungan kerja ke Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo. Masya Allah, infrastruktur jalan sulit dan rusak, fasilitas pendidikan dan kesehatan jauh. Maka wajar jika masuk kategori desa miskin. Padahal di daerah itu, punya potensi peternakan kambing dan perlu dikembangkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/refleksi-hari-kartini-menyalakan-kembali-gagasannya-yang-kian-redup">Refleksi Hari Kartini : Menyalakan Kembali Gagasannya yang Semakin Redup</a></strong></p>
<figure id="attachment_470497" aria-describedby="caption-attachment-470497" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-470497 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21.jpg" alt="" width="681" height="424" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21-400x249.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-08.58.21-150x93.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-470497" class="wp-caption-text">upati Wonosobo Afif Nurhidayat diwawancarai wartawan, usai berbicara pada acara seminar pengentasan kemiskinan. Foto:Muharno Zarka</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memaparkan, di daeranya pada tahun 2015 angka kemiskinannya masih cukup tinggi, yakni sebesar 21 persen. Di tahun 2021 turun 17 persen, dan kini berada di angka 15,28 persen. Dari waktu ke waktu, angka kemiskinan di daerah yang dipimpinnya itu, terus mengalami penurunan.</p>
<p>&#8221;Kasus kemiskinan yang ada di Wonosobo, salah satunya dipengaruhi derajat pendidikan dan kesehatan yang rendah, infrastruktur jalan yang buruk, belum banyak jamban sehat dan tak sedikit ditemukan Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Ada pula rumah tangga yang belum terakses jaringan listrik,&#8221; keluhnya.</p>
<p>Pihaknya mengaku, telah berupaya dengan kerja keras untuk memberantas kemiskinan dan kasus stunting, yang ada di daerahnya. Dalam hal penanganan kasus stunting, Pemkab Wonosobo mendapatkan apresiasi khusus dari pemerintah pusat. Namun penanganan kemiskinan masih terkendala ego sektoral, dan data yang tidak sinkron di organisasi perangkat daerah (OPD).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/21/surabaya-samator-kalah-mental-dari-lavani-di-final-four-proliga-2025">Surabaya Samator Kalah Mental dari LavAni di Final Four Proliga 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami saat ini tengah fokus dan menggenjot percepatan penanganan kemiskinan, serta kasus stunting. Salah satunya, dengan cara pembangunan RTLH dan jamban sehat. Penanganan Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS). Memperbaiki infrastruktur jalan dan mendekatkan fasilitas kesehatan ke masyarakat,&#8221; gagasnya.</p>
<p>Di sektor pendidikan, tambah Afif, masih ada dua kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK Negeri, yakni Kejajar dan Leksono. Di Kecamatan Garung, baru saja berdiri SMA Negeri tahun lalu. Pemerintah daerah juga tengah gencar memutus budaya nikah dini, dengan kampanye &#8216;Jo Kawin Bocah&#8217;.</p>
<p><strong><em>Muharno Zarka</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/21/kegiatan-seni-budaya-bisa-membantu-upaya-pengentasan-kemiskinan">Kegiatan Seni Budaya Bisa Membantu Upaya Pengentasan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Jateng Digelontor Rp5,6 Miliar, Diminta Turunkan Kemiskinan Ekstrem</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/18/pemprov-jateng-digelontor-rp56-miliar-diminta-turunkan-kemiskinan-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 14:21:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dana]]></category>
		<category><![CDATA[fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[intensuf]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=436765</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) digelontor dana insentif fiskal untuk tugas besar menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 353 Tahun 2024,  insentif fiskal yang diterima Pemprov  Jateng sebesar Rp5,6 miliar. &#8220;Alhamdulillah Jawa Tengah turun angka kemiskinan ekstremnya.  Jateng termasuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/18/pemprov-jateng-digelontor-rp56-miliar-diminta-turunkan-kemiskinan-ekstrem">Pemprov Jateng Digelontor Rp5,6 Miliar, Diminta Turunkan Kemiskinan Ekstrem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) digelontor dana insentif fiskal untuk tugas besar menurunkan angka kemiskinan ekstrem.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 353 Tahun 2024,  insentif fiskal yang diterima Pemprov  Jateng sebesar Rp5,6 miliar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah Jawa Tengah turun angka kemiskinan ekstremnya.  Jateng termasuk sembilan provinsi yang mendapat apresiasi berupa insentif terkait dengan penurunan kemiskinan ekstrem,&#8221; kata Sumarno disela Rapat Koordinasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 18 September 2024.</p>
<p>Melansir data  Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, jumlah penduduk miskin Jateng pada Maret 2024 sebanyak 3,70 juta orang, atau mengalami penurunan sebanyak 87,17 ribu orang (0,30%), dibandingkan Maret 2023 yang jumlahnya mencapai 3,79 juta orang.</p>
<p>Kemudian untuk angka kemiskinan ekstrem, turun dari 1,97% pada tahun 2022 menjadi 1,11% pada tahun 2023.</p>
<p>&#8220;Kita masih punya pekerjaan rumah (PR), karena angkanya belum nol persen, ini adalah PR kita bersama. Mari kita bareng-bareng (mencapai target) dengan temen-temen (pemerintah) kabupaten kota,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain pemerintah provinsi, sejumlah kabupaten kota di Jawa Tengah juga mendapat apresiasi yang sama dari pemerintah pusat. Di antaranya Kota Salatiga, Kabupaten Pati dan Wonosobo.</p>
<p>Sumarno menyatakan, ke depan pekerjaan rumah akan bertambah. Musababnya sistem pengukuran kemiskinan ekstrem berubah menjadi berbasis pendapatan keluarga. Tak pelak, angka kemiskinan ekstrem diperkirakan akan menjadi lebih besar.</p>
<p>Terlepas dari itu, Sumarno berharap apresiasi yang diterima ini menjadi motivasi. Utamanya dalam mengakselerasi penghapusan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.</p>
<p>Wakil Presiden (Wapres) Ma&#8217;ruf Amin menyampaikan, pemerintah telah menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kami optimis target ini bisa tercapai mengingat tingkat kemiskinan ekstrem yang semula 1,12 persen pada Maret tahun lalu, sudah turun hingga 0,83 persen pada Maret tahun ini, mendekati 0 persen,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/18/pemprov-jateng-digelontor-rp56-miliar-diminta-turunkan-kemiskinan-ekstrem">Pemprov Jateng Digelontor Rp5,6 Miliar, Diminta Turunkan Kemiskinan Ekstrem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stategi Pemprov Jateng ‘Cawe-cawe’ Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Tahun 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/27/stategi-pemprov-jateng-cawe-cawe-kurangi-kemiskinan-dan-pengangguran-tahun-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 23:52:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=433026</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sejumlah strategi dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di tahun 2025. Strategi Pemprov Jateng itu telah tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran (TA) 2025. Di antaranya melalui pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) perdesaan, stimulan perbaikan rumah tidak layak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/27/stategi-pemprov-jateng-cawe-cawe-kurangi-kemiskinan-dan-pengangguran-tahun-2025">Stategi Pemprov Jateng ‘Cawe-cawe’ Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Tahun 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sejumlah strategi dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di tahun 2025.</p>
<p>Strategi Pemprov Jateng itu telah tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran (TA) 2025.</p>
<p>Di antaranya melalui pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) perdesaan, stimulan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), listrik murah, pemberian kontribusi jaminan pembiayaan kesehatan, bantuan hewan ternak, dan alat pertanian.</p>
<p>&#8220;Selain itu terdapat bantuan stimulan modal usaha dan pelatihan kerja untuk peningkatan sumber manusia (SDM),&#8221; kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di Gedung Berlian DPRD Jawa Tengah, Senin 26 Agustus 2024.</p>
<p>Strategi itu disampaikan saat memberi tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna.</p>
<p>Dalam Nota Keuangan RAPBD TA 2025, pembangunan SPAM diupayakan melalui alokasi anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya, serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang.</p>
<p>Salah satu programnya dalam bentuk pengembangan SPAM regional, pembangunan prasarana sarana SPAM perdesaan, dan fasilitasi pendampingan pengelolaan SPAM di kabupaten/kota.</p>
<p>Dalam bab lain, strategi dalam menurunkan angka kemiskinan juga dilakukan dengan stimulan perbaikan RTLH dibebankan pada anggaran Dinas Pemukiman Rakyat dan Kawasan Permukiman yang memiliki alokasi sebesar Rp52,53 miliar.</p>
<p>&#8220;Program ini mengedepankan kolaborasi dan sinergi melalui berbagai sumber pembiayaan dengan melibatkan stakeholder terkait. Misalnya CSR perusahaan dan bantuan Baznas,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara untuk menekan angka pengangguran, Pemprov Jateng akan fokus pada program vokasi, pamagangan, dan job fair secara offline, penyediaan mobil training unit, harmonisasi hubungan industrial, dan pengawasan ketenagakerjaan.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, pendapatan daerah di RAPBD TA 2025 diproyeksikan sebesar Rp23,54 triliun. Anggaran sebesar Rp8,81 triliun untuk sektor pendidikan dan kebudayaan pada 2025. Alokasi nilai tersebut, masih tertinggi dibandingkan sektor lainnya.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/27/stategi-pemprov-jateng-cawe-cawe-kurangi-kemiskinan-dan-pengangguran-tahun-2025">Stategi Pemprov Jateng ‘Cawe-cawe’ Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Tahun 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuju HUT ke-79 Pemprov Jateng, Nana Sudjana Minta Jajarannya Keras Keras Lawan Kemiskinan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/05/menuju-hut-ke-79-pemprov-jateng-nana-sudjana-minta-jajarannya-keras-keras-lawan-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 06:42:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=429003</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Menuju peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah, 19 Agustus 2024 mendatang, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyampaikan refleksi hasil kinerja jajarannya. Refleksi disampaikan saat Nana menjadi inspektur upacara di halaman Kantor Gubernur Jateng pada, Senin 5 Agustus 2024. Dia bilang, usia Pemprov Jateng sudah cukup dewasa dalam penyelenggaraan pemerintahan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/05/menuju-hut-ke-79-pemprov-jateng-nana-sudjana-minta-jajarannya-keras-keras-lawan-kemiskinan">Menuju HUT ke-79 Pemprov Jateng, Nana Sudjana Minta Jajarannya Keras Keras Lawan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Menuju peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah, 19 Agustus 2024 mendatang, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyampaikan refleksi hasil kinerja jajarannya.</p>
<p>Refleksi disampaikan saat Nana menjadi inspektur upacara di halaman Kantor Gubernur Jateng pada, Senin 5 Agustus 2024.</p>
<p>Dia bilang, usia Pemprov Jateng sudah cukup dewasa dalam penyelenggaraan pemerintahan. Seiring dengan kemapanan usia, maka kondisi masyarakat juga semestinya sejahtera.</p>
<p>“Apakah masyarakat kita sudah sejahtera? Karena fakta di lapangan, masyarakat kita masih banyak yang masih di bawah garis kemiskinan, bahkan kemiskinan ekstrem. Makanya dalam hal ini kita tingkatkan terus atensi kita, kinerja kita untuk masyarakat Jawa Tengah,” ujar dia.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, persentase penduduk miskin di Jawa Tengah pada Maret 2024 mencapai 10,47% atau sebanyak 3,70 juta orang. Angka ini turun 0,30% dibanding periode sebelumnya pada Maret 2023, yang sebanyak 3,79 juta orang.</p>
<p>Nana menyampaikan terima kasih atas keseriusan jajarannya untuk menurunkan angka kemiskinan. Meski begitu, kerja keras tetap harus dilakukan.</p>
<p>“Saya minta betul-betul tingkatkan pelayanan, selain itu bagaimana upaya-upaya kita untuk menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.</p>
<p>Ia berharap, keberadaan pemerintah benar-benar didedikasikan untuk masyarakat. Oleh karenanya, pemerintah harus inovatif dan bisa menyentuh masyarakat. Program-programnya juga mesti bisa memenuhi harapan masyarakat, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Nana sekaligus mengingatkan bahwa tahun 2024 sudah memasuki triwulan ketiga. Maka, target kinerja pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah, semestinya sudah mulai nampak.</p>
<p>“Saya mengharapkan bahwa seluruh program dan kegiatan yang telah dilakukan, dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu,” kata dia.</p>
<p>Menurut dia, triwulan ketiga merupakan masa yang krusial dalam siklus anggaran dan kinerja pemerintahan.</p>
<p>“Jadi saya harapkan betul-betul check and re-check, apakah di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang kita lakukan,” kata dia.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/05/menuju-hut-ke-79-pemprov-jateng-nana-sudjana-minta-jajarannya-keras-keras-lawan-kemiskinan">Menuju HUT ke-79 Pemprov Jateng, Nana Sudjana Minta Jajarannya Keras Keras Lawan Kemiskinan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemiskinan Kabupaten Tegal Turun, Terendah Keenam di Jawa Tengah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/29/kemiskinan-kabupaten-tegal-turun-terendah-keenam-di-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2024 13:26:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427947</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Angka kemiskinan penduduk Kabupaten Tegal menurun jadi 6,81 persen pada Maret 2024 dibandingkan tahun 2023 lalu yang sebesar 7,30 persen. Penurunan sebesar 0,49 persen poin ini sekaligus menempatkan Kabupaten Tegal pada urutan keenam kemiskinan terendah di Provinsi Jawa Tengah dari sebelumnya di urutan kedelapan. Informasi ini terungkap saat Kepala Badan Pusat Statistik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/29/kemiskinan-kabupaten-tegal-turun-terendah-keenam-di-jawa-tengah">Kemiskinan Kabupaten Tegal Turun, Terendah Keenam di Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Angka kemiskinan penduduk Kabupaten Tegal menurun jadi 6,81 persen pada Maret 2024 dibandingkan tahun 2023 lalu yang sebesar 7,30 persen. Penurunan sebesar 0,49 persen poin ini sekaligus menempatkan Kabupaten Tegal pada urutan keenam kemiskinan terendah di Provinsi Jawa Tengah dari sebelumnya di urutan kedelapan.</p>
<p>Informasi ini terungkap saat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji menyampaikan perkembangan data statistik kemiskinan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Amir Makhmud di ruang kerja Sekda, Senin (29/07/2024) siang.</p>
<p>Berdasarkan data BPS yang dirilis pada Senin (22/07/2024), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tegal menurun dari sekitar 105,03 ribu orang pada tahun 2023 menjadi 98,02 ribu orang pada Maret 2024. Adapun garis kemiskinan ambang batas pengeluaran minimal kebutuhan makanan dan bukan makanan yang harus dipenuhi agar tidak terkategori miskin naik 5,65 persen menjadi Rp 497.315 per kapita per bulan.</p>
<p>Menurut Bambang, sepanjang dua dekade terakhir, persentase penduduk miskin di Kabupaten Tegal cenderung berkurang. Adapun kenaikan penduduk maskin hanya terjadi di tahun 2015 dan 2016 akibat dampak krisis ekonomi global dan di tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.</p>
<p>Namun demikian, ditinjau dari dimensi tingkat kedalaman kemiskinannya tahun ini mengalami peningkatan 0,09 poin menjadi 0,97. Begitu pula dengan indeks keparahan kemiskinan meningkat 0,05 poin menjadi 0,22. Tingginya harga pangan menekan konsumsi penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.</p>
<p>Menanggapi ini, Sekda Amir mengaku senang dengan kinerja pembangunan daerah dari sisi peningkatan kesejahteraan rakyat.</p>
<p>“Alhamdulillah, ini berita baik. Artinya, penanggulangan kemiskinan melalui konvergensi program intervensi di sejumlah sektor terkait seperti sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan UMKM sudah cukup berhasil. Tingkat kemiskinan kita turun 0,49 persen poin,” ungkapnya.</p>
<p>Amir menuturkan, ada sejumlah intervensi program APBD yang langsung bersentuhan dengan keluarga miskin sebagai penerima manfaatnya. Pertama, bantuan sosial seperti bantuan permakanan sandang dan beras, bantuan langsung tunai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau hingga bantuan jaminan hidup bagi warga lansia miskin sebesar Rp250 ribu per orang per bulan.</p>
<p>Kedua, pihaknya juga merehab rumah tidak layak huni dengan memberikan stimulan dana Rp20 juta per unit rumah. Sepanjang lima tahun terakhir, Pemkab Tegal berhasil merehab 6.375 unit rumah. Sedangkan di tahun 2024 ini, dialokasikan anggaran senilai Rp15,98 miliar untuk merehab 799 unit rumah tidak layak huni.</p>
<p>“Dengan tinggal di rumah yang layak dan sehat, mereka (warga miskin) jadi lebih produktif karena tidak mudah sakit, sehingga biaya untuk berobat pun juga bisa ditekan, sekalipun kita juga sudah mengalokasikan bantuan iur BPJS kesehatan untuk warga miskin, melengkapi dari pusat,” ucapnya.</p>
<p>Ketiga, lanjut Amir, program beasiswa untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga seperti biaya transportasi ke sekolah, pembelian buku, tas dan alat tulis.</p>
<p>Di tempat terpisah, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Tegal Faried Wajdy menjelaskan konvergensi program multi sektor dan konsistensi serta keberlanjutan pelaksanaannya menjadi kunci sukses dalam menekan pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin.</p>
<p>Selain itu, dukungan kebijakan insentif dan layanan kemudahan berusaha di Kabupaten Tegal mampu meningkatkan daya tarik investasi di mana ini berperan penting menggerakkan perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja.</p>
<p>Keduanya sangat berpengaruh dan berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Tegal. Adapun total nilai investasi yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2019-2023 lalu mencapai Rp 6,2 triliun.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/29/kemiskinan-kabupaten-tegal-turun-terendah-keenam-di-jawa-tengah">Kemiskinan Kabupaten Tegal Turun, Terendah Keenam di Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Rangkul PSMTI Atasi Kemiskinan di Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/22/pj-gubernur-jateng-nana-sudjana-rangkul-psmti-atasi-kemiskinan-di-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 11:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Nana Sudjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[PSMTI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=426656</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana merangkul organisasi masyarakat (Ormas) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk turut mangatasi kemiskinan di wilayah pemerintahannya tersebut. Nana Sudjana bilang perlu kolaborasi lintas pihak termasuk PSMTI untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Jateng khususnya. &#8220;Pemerintah tidak bisa sendiri. Perlu bantuan dari komponen masyarakat maupun ormas, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/22/pj-gubernur-jateng-nana-sudjana-rangkul-psmti-atasi-kemiskinan-di-jateng">Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Rangkul PSMTI Atasi Kemiskinan di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana merangkul organisasi masyarakat (Ormas) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk turut mangatasi kemiskinan di wilayah pemerintahannya tersebut.</p>
<p>Nana Sudjana bilang perlu kolaborasi lintas pihak termasuk PSMTI untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Jateng khususnya.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tidak bisa sendiri. Perlu bantuan dari komponen masyarakat maupun ormas, hal ini demi melayani dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,&#8221; kata Nana Sudjana usai menerima audiensi pengurus PSMTI di Kantor Gubernur, Senin 22 Juli 2024.</p>
<p>Apalagi, kata Nana, sebaran organisasi PSMTI sangat luas, karena mencapai 300 kabupaten/ kota di Indonesia. Di Jawa Tengah, PSMTI sudah ada di sejumlah daerah dan diharapankan juga berdiri di 35 kabupaten/kota di Jateng.</p>
<p>Nana mengapresiasi kegiatan-kegiatan PSMTI yang selama ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Peran itu dinilai mampu membantu pemerintah menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini saya mengucapkan terima kasih, bahwa kita mempunyai visi dan misi yang sama,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Nana menyampaikan, angka kemiskinan Jateng per Maret 2024 di angka 10,47% (3,70 juta orang). Angka tersebut mengalami penurunan  dari periode September 2023 yang berada di angka 10,77%.</p>
<p>Meski trennya mengalami penurunan, lanjut Nana, Pemprov Jateng terus  berupaya agar angka tersebut bisa terus ditekan, agar bisa di bawah rata-rata kemiskinan nasional yang angkanya 9,03%.</p>
<p>Mengingat kondisi tersebut, maka ikhtiar menyejahterakan masyarakat perlu dilakukan dengan bergotong royong dari semua pihak, tidak terkecuali dari masyarakat Tionghoa.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/22/pj-gubernur-jateng-nana-sudjana-rangkul-psmti-atasi-kemiskinan-di-jateng">Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Rangkul PSMTI Atasi Kemiskinan di Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Milad ke-107, PW Aisyiyah Jateng Sorot Kemiskinan, Krisis Iklim, hingga Dampak Penderitaan Perang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/23/di-milad-ke-107-pwa-aisyiyah-jateng-sorot-kemiskinan-krisis-iklim-hingga-dampak-penderitaan-perang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jun 2024 13:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Eny Winaryati]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Milad]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Unimus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=421456</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jateng menyoroti pentingnya isu pendidikan, kemiskinan, krisis iklim, hingga dampak perang. Isu-isu penting tersebut diungkapkan Ketua PW Aisyiyah Jateng Eny Winaryati dalam momen Milad Aisyiyah ke 107, dengan tema &#8216;Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta&#8217; di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Ahad 23 Juni 2024. &#8220;Yang disorot Aisyiyah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/23/di-milad-ke-107-pwa-aisyiyah-jateng-sorot-kemiskinan-krisis-iklim-hingga-dampak-penderitaan-perang">Di Milad ke-107, PW Aisyiyah Jateng Sorot Kemiskinan, Krisis Iklim, hingga Dampak Penderitaan Perang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID</strong>) &#8211; Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jateng menyoroti pentingnya isu pendidikan, kemiskinan, krisis iklim, hingga dampak perang.</p>
<p>Isu-isu penting tersebut diungkapkan Ketua PW Aisyiyah Jateng Eny Winaryati dalam momen Milad Aisyiyah ke 107, dengan tema &#8216;Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta&#8217; di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Ahad 23 Juni 2024.</p>
<p>&#8220;Yang disorot Aisyiyah, saya kira itu apa yang saat ini adalah bagaimana sesuai tema. Tentu sangat luas karena seperti kemiskinan, dampaknya yang paling terasa yakni ibu-ibu dan anak,&#8221; kata dia.</p>
<p>Setelah kemiskinan, ujar Eny Winaryati, Aisyiyah Jateng ingin meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Maka perlu ada peningkatan terkait pendidikan. Literasi membaca, menulis belum maksimal maka melalui program Aisyiyah itu bisa kita tingkatkan,&#8221; kata dia</p>
<p>Selanjutnya, kata Eny Winaryati, dampak dari pemanasan global atau krisis iklim peperangan yang paling dirasakan yakni kaum perempuan.</p>
<p>&#8220;Perang di manapun yang paling terbeban jelas kaum ibu dan anak-anak karena anak-anak dan ibu-ibu,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Dengan isu-isu krusial tersebut, PW Aisyiyah Jateng menyusun program-program yang akan berdampak.</p>
<p>Di mana Aisyiyah memiliki banyak mengelola instansi pendidikan seperti sekolah dan kampus, di lini ekonomi seperti koperasi, serta kesehatan yakni klinik dam rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kita bisa mengentaskan kemiskinan dengan Qaryah Thayyibah. Tapi bagaimana pendidikan terus semakin baik maka kita tingkatkan pola pengelolaan pendidikan dulu yang dimiliki,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Pengelolaan pendidikan yang dimaksud, yakni menggaungkannya dengan konsep-konsep yang lebih mengarah me- mengakar religius. Hal itu yang harus ditanamkan pada anak-anak.</p>
<p>&#8220;Selain aspek pendidikan dan pengentasan kemiskinan itu, adalah program Qaryah Thayyibah, dan keluarga sakinah. Karena orang sukses di luar tidak lepas dari apa yang terjadi di dalam rumah tangga,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Lebib lanjut, Ketua Panitia Milad Aisyiyah ke 107 di Unimus, Dr Ida Zahara Adibah, kegiatan tersebut juga untuk memberikan syiar dan mempererat silaturahmi antar daerah.</p>
<p>&#8220;Jadi selain seluruh pimpinan Aisyiyah Jawa Tengah, juga bisa mempererat antara anggota. Pada hari ini juga diikuti berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan agenda untuk bisa menjalin sinergi yang baik antara perserikatan dengan,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Untuk diketahui, dalam kegiatan Milad Aisyiyah ke 107 di Unimus itu, ada beberapa kegiatan di anntara lomba-lomba yang diselenggarakan oleh masing-masing majelis dan lembaga di tingkat provinsi Jawa Tengah yang diikuti 35 Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA).</p>
<p>Kegiatan omba-lomba itu meliputi bidang seni budaya, pendidikan, ekonomi kesejahteraan sosial, tabligh, pendidikan kader hingga kebencanaan.</p>
<p>Kegiatan juga melibatkan banyak komponen seperti penguatan ekonomi baik itu bank, kemudian lembaga keuangan yang dimiliki oleh Muhammadiyah.</p>
<p>Selain itu hari diadakan penandatanganan kerja sama pada perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyah di Jawa Tengah.</p>
<p>Diharapankan kegiatan tersebut, bisa memberikan manfaat yakni kolaborasi yang lebih intens lagi pada kegiatan-kegiatan yang lebih masif dan nyata yang dilaksanakan oleh majelis lembaga atau amal usaha yang dimiliki oleh Aisyiyah Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/23/di-milad-ke-107-pwa-aisyiyah-jateng-sorot-kemiskinan-krisis-iklim-hingga-dampak-penderitaan-perang">Di Milad ke-107, PW Aisyiyah Jateng Sorot Kemiskinan, Krisis Iklim, hingga Dampak Penderitaan Perang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angka Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Tegal Berkurang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/26/angka-kemiskinan-ekstrem-kabupaten-tegal-berkurang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2024 14:56:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<category><![CDATA[turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=416219</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tegal berkurang 0,49 persen poin dari 0,73 persen pada 2023 menjadi 0,24 persen pada 2024 ini atau setara 3.480 jiwa. Keterangan in disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tegal Amir Makhmud saat acara Khotmil Quran dan Tasyakuran Hari Jadi Ke-423 Kabupaten Tegal di Rumah Dinas Wakil Bupati Tegal, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/26/angka-kemiskinan-ekstrem-kabupaten-tegal-berkurang">Angka Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Tegal Berkurang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tegal berkurang 0,49 persen poin dari 0,73 persen pada 2023 menjadi 0,24 persen pada 2024 ini atau setara 3.480 jiwa.</p>
<p>Keterangan in disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tegal Amir Makhmud saat acara Khotmil Quran dan Tasyakuran Hari Jadi Ke-423 Kabupaten Tegal di Rumah Dinas Wakil Bupati Tegal, Jumat (17/05/2024) sore.</p>
<p>Tasyakuran hari jadi yang digelar rutin setiap tahun merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, selain sarana bermujahadah, refleksi atas perjalanan 423 tahun pemerintahan Kabupaten Tegal dari sejak zaman kolonial Hindia Belanda hingga sekarang.</p>
<p>“Segala dinamika pembangunan yang terjadi, yang tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata serta mewujudkan daya saing daerah ini harus kita syukuri, termasuk capaian dan hasil-hasil pembangunan,” ujar Amir.</p>
<p>Adapun sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Tegal selama kurun waktu satu tahun terakhir disampaikan Amir di depan unsur Forkopimda, pemerintahan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, antara lain peningkatan indeks pembangunan manusia tahun 2023 yang meningkat 0,70 poin atau 71,12 dari tahun sebelumnya yang sebesar 70,42.</p>
<p>Kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tegal menurutnya juga terus meningkat. Indikasinya angka kemiskinan penduduknya terus berkurang dari level puncak 8,6 persen saat pandemi Covid-19 lalu menjadi 7,3 persen di Tahun 2023 atau terendah ke delapan di Jawa Tengah.</p>
<p>Tingkat pengangguran terbuka yang mampu ditekan dari 9,97 persen di Tahun 2021 menjadi 8,6 persen Tahun 2023 lalu.</p>
<p>“Tidak mudah memang menyelesaikan masalah pengangguran ini. Terlebih pandemi Covid-19 telah menekan kondisi perekonomian Kabupaten Tegal tumbuh negatif 1,46 persen dan melambungkan tingkat pengangguran terbuka kita hingga mencapai level tertingginya, 9,97 persen di T.ahun 2021 lalu,” ungkapnya.</p>
<p>Sejalan dengan ini, pihaknya juga terus mendorong pertumbuhan investasi sebagai pintu masuk penciptaan lapangan kerja baru di Kabupaten Tegal. Realisasi nilai investasi Kabupaten Tegal tahun 2023 mampu melebihi target hingga 127,47 persen.</p>
<p>“Dari target provinsi Rp1,6 triliun, kita bisa mencapai Rp2,04 triliun atau 127,47 persen dari nilai yang ditetapkan,” ucap Amir.</p>
<p>Di bidang infrastruktur jalan, Amir mengungkapkan status jalan mantap pada akhir tahun 2023 mencapai 82 persen atau naik tiga persen poin dari tahun 2022 yang sebesar 79 persen. Disadari, persoalan jalan rusak ini paling banyak mendapat respon publik, baik di media sosial maupun platform aplikasi lapor Bupati Tegal. Sehingga pihaknya di tahun 2024 ini mengalokasikan anggaran senilai Rp120 miliar untuk mengejar target jalan mantap hingga 84 persen.</p>
<p>Sebelumnya, Amir mengatakan peringatan Hari Jadi ke-423 Kabupaten Tegal ini merupakan momentum untuk meningkatkan semangat mewujudkan Kabupaten Tegal yang semakin maju, adil, dan sejahtera. Sementara harmoni yang melatarbelakangi tema hari jadi tahun ini menjadi sebuah prasyarat atau kondisi yang diperlukan untuk membangun hubungan harmonis antar stakeholders pembangunan sehingga terwujud Kabupaten Tegal yang tetap kondusif, adem-ayem di tengah situasi kontestasi politik tahun ini.</p>
<p>“Melalui harmoni kita bisa membangun rasa kebersamaan, kegotong-royongan dan optimisme untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Selain juga menciptakan tata hubungan antarpihak yang selaras, serasi dan berkesinambungan” pungkasnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/26/angka-kemiskinan-ekstrem-kabupaten-tegal-berkurang">Angka Kemiskinan Ekstrem Kabupaten Tegal Berkurang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>