<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kematian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kematian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Jun 2024 08:40:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>kematian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahaya Memencet Jerawat, Risiko yang Harus Diwaspadai hingga Mengakibatkan Kematian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/01/bahaya-memencet-jerawat-risiko-yang-harus-diwaspadai-hingga-mengakibatkan-kematian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 08:40:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Diwaspadai]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Memencet jerawat]]></category>
		<category><![CDATA[Mengakibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Risiko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=417393</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia, berpendapat bahwa tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya. Jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan hormonal, stres, kekurangan cairan, dan gangguan hormonal seperti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/01/bahaya-memencet-jerawat-risiko-yang-harus-diwaspadai-hingga-mengakibatkan-kematian">Bahaya Memencet Jerawat, Risiko yang Harus Diwaspadai hingga Mengakibatkan Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia, berpendapat bahwa tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.</p>
<p>Jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan hormonal, stres, kekurangan cairan, dan gangguan hormonal seperti polycystic ovarian syndrome (PCOS) dan kehamilan.</p>
<p>Jerawat juga dapat disebabkan oleh komedo, yaitu penyumbatan pori-pori kulit oleh minyak, sel kulit mati, dan bakteri.</p>
<p><strong>Bahaya Memencet Jerawat</strong></p>
<p>Memencet jerawat adalah kebiasaan yang umum dilakukan oleh banyak orang, terutama ketika jerawat muncul di wajah. Namun, perlu diingat bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang harus dihindari. Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai ketika memencet jerawat:</p>
<p>1. Infeksi yang berbahaya hingga kematian<br />
Memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi yang berbahaya, terutama jika bakteri yang terkandung di dalam jerawat masuk ke dalam darah. Infeksi ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan komplikasi yang serius.</p>
<p>Memencet jerawat di beberapa bagian wajah, seperti segitiga kematian (triangle of death), dapat berisiko mengakibatkan kematian. Segitiga kematian adalah area kulit yang terletak di antara ujung hidung dan kedua ujung bibir, yang langsung terhubung dengan otak. Memencet jerawat di area ini dapat menyebabkan infeksi yang berpotensi menyebar ke sistem saraf pusat dan mengakibatkan kematian, meskipun kasusnya relatif jarang terjadi, namun pernah ditemukan kasus kematian akibat memencet jerawat.</p>
<p>Dokter kulit Corey L. Hartman dan Joshua Zeichner dari Mount Sinai New York mengatakan bahwa memencet jerawat di area ini berbahaya karena letaknya yang dekat dengan otak. Mereka menyarankan untuk tidak memencet jerawat di area ini, dan sebaliknya menggunakan obat-obatan yang lebih aman untuk mengatasi jerawat. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati dan tidak memencet jerawat di area ini kecuali atas indikasi dan bantuan profesional.</p>
<p>2. Bekas luka dan hiperpigmentasi<br />
Memencet jerawat dapat menyebabkan kerusakan pada kulit di sekitarnya, termasuk pecahnya dinding folikel rambut dan meninggalkan bekas luka yang sulit disembunyikan. Hiperpigmentasi juga dapat terjadi, membuat area kulit di sekitar jerawat menjadi gelap.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/01/bahaya-memencet-jerawat-risiko-yang-harus-diwaspadai-hingga-mengakibatkan-kematian">Bahaya Memencet Jerawat, Risiko yang Harus Diwaspadai hingga Mengakibatkan Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengonsumsi Kopi Dua Hingga Tiga Cangkir di Pagi Hari Dapat Kurangi Risiko Kematian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/29/mengonsumsi-kopi-dua-hingga-tiga-cangkir-di-pagi-hari-dapat-kurangi-risiko-kematian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2022 05:27:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat kopi]]></category>
		<category><![CDATA[pagi hari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=281602</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARAU.ID)- Mengonsumsi kopi setiap hari ternyata bermanfaat untuk mengurangi risiko kematian. Berdasarkan studi para peneliti di Australia, minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan kemungkinan hidup lebih lama. Melansir Insider, para peneliti menganalisis data yang diambil dari 450.000 orang di Biobank Inggris, yang sudah diamati selama kurang lebih 12,5 tahun. Hasilnya, penelitian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/29/mengonsumsi-kopi-dua-hingga-tiga-cangkir-di-pagi-hari-dapat-kurangi-risiko-kematian">Mengonsumsi Kopi Dua Hingga Tiga Cangkir di Pagi Hari Dapat Kurangi Risiko Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARAU.ID)-</strong> Mengonsumsi kopi setiap hari ternyata bermanfaat untuk mengurangi risiko kematian. Berdasarkan studi para peneliti di Australia, minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan kemungkinan hidup lebih lama.</p>
<p>Melansir Insider, para peneliti menganalisis data yang diambil dari 450.000 orang di Biobank Inggris, yang sudah diamati selama kurang lebih 12,5 tahun.</p>
<p>Hasilnya, penelitian itu mengungkap peminum kopi bubuk 27 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dunia lebih awal daripada mereka yang bukan peminum kopi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/29/dapat-turunkan-tekanan-darah-hingga-penyakit-jantung-manfaat-rutin-mengonsumsi-biji-bijian">Dapat Turunkan Tekanan Darah Hingga Penyakit Jantung, Manfaat Rutin Mengonsumsi Biji-bijian</a></strong></p>
<p>Selain itu, peminum kopi instan dan tanpa kafein memiliki kemungkinan kematian dini 11 persen dan 14 persen lebih rendah.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em>, studi itu juga mengungkap orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi jenis apapun memiliki kemungkinan kecil terkena penyakit kardiovaskular.</p>
<p>Sementara itu, peminum kopi berkafein memiliki kemungkinan sedikit lebih rendah terkena aritmia atau detak jantung tidak teratur. Karena itu, meminum kopi dalam jumlah tepat bisa membuat jantung sehat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/27/empat-manfaat-daun-bawang-yang-jarang-diketahui">Empat Manfaat Daun Bawang yang Jarang Diketahui</a></strong></p>
<p>&#8220;Temuan kami menunjukkan minum kopi dalam jumlah cukup dapat dinikmati sebagai perilaku yang menyehatkan jantung,&#8221; kata penulis utama studi Peter Kistler, dari Baker Heart and Diabetes Research Institute di Australia.</p>
<p>Banyak penelitian menemukan kopi baik untuk orang-orang. Termasuk sebuah makalah dalam The Journal of Nutrition tahun lalu.</p>
<p>Dalam makalah tersebut, terungkap orang Italia yang minum tiga hingga empat cangkir espresso setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena semua penyebab kematian dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/09/27/sering-dianggap-rumput-biasa-enam-manfaat-daun-sirih-cina-untuk-kesehatan">Sering Dianggap Rumput Biasa, Enam Manfaat Daun Sirih Cina untuk Kesehatan</a></strong></p>
<p>Manfaat kesehatan mungkin tetap ada bahkan setelah menambahkan sedikit gula. Orang di Inggris yang minum kopi tanpa pemanis hingga kopi yang sedikit manis memiliki kemungkinan 31 persen lebih kecil untuk meninggal (karena penyakit) dibandingkan rekan-rekan mereka yang tidak minum kopi.</p>
<p>Hal ini merujuk pada sebuah penelitian yang melacak 171.000 orang selama tujuh tahun.</p>
<p>Hubungan antara kopi tanpa kafein dan umur panjang dapat bermanfaat bagi orang yang sensitif terhadap kafein, atau yang ingin membatasi asupan kopi mereka hingga empat cangkir sehari yang direkomendasikan.</p>
<p>Walau begitu, banyak penelitian tentang kopi dan umur tak menemukan hubungan langsung. Studi biasanya mengamati perilaku selama periode waktu, tidak dapat menentukan kausalitas, karena faktor lain seperti lingkungan atau perilaku dapat berkontribusi pada hasilnya.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/29/mengonsumsi-kopi-dua-hingga-tiga-cangkir-di-pagi-hari-dapat-kurangi-risiko-kematian">Mengonsumsi Kopi Dua Hingga Tiga Cangkir di Pagi Hari Dapat Kurangi Risiko Kematian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kematian akibat HIV/AIDS di Kota Tegal Menurun</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/01/kematian-akibat-hiv-aids-di-kota-tegal-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2021 13:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Aids]]></category>
		<category><![CDATA[hiv]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=214808</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Kesehatan Kota Tegal, Jawa Tengah mencatat dimulai Tahun 2008 sampai Oktober 2021 di fasilitas pelayanan kesehatan telah menemukan sebanyak 1.094 kasus HIV/AIDs yang terdiri dari 701 Laki laki dan 393 perempuan. &#8220;Dari 1.094 kasus, 399 di antaranya penduduk yang berdomisili di Kota Tegal dengan rincian 264 HIV (Human Immunodeficiency Virus), 135 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/01/kematian-akibat-hiv-aids-di-kota-tegal-menurun">Kematian akibat HIV/AIDS di Kota Tegal Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dinas Kesehatan Kota Tegal, Jawa Tengah mencatat dimulai Tahun 2008 sampai Oktober 2021 di fasilitas pelayanan kesehatan telah menemukan sebanyak 1.094 kasus HIV/AIDs yang terdiri dari 701 Laki laki dan 393 perempuan.</p>
<p>&#8220;Dari 1.094 kasus, 399 di antaranya penduduk yang berdomisili di Kota Tegal dengan rincian 264 HIV (Human Immunodeficiency Virus), 135 AIDS dan 61 orang di antaranya sudah meninggal,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari Rabu (1/12/2021).</p>
<p>Sri Prima mengatakan, sebagai upaya meningkatkan temuan kasus, inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tegal dengan melakukan notifikasi pasangan, pencarian kasus aktif melalui VCT Mobille ke hotspot termasuk Lembaga Pemasyarakatan.</p>
<p>Dengan temuan kasus sedini mungkin Sri Primawati berharap sesegera mungkin mendapatkan akses pengobatan ARV, sehingga kasus HIV menjadi AIDS dapat ditekan. &#8220;Seiring dengan bertambahnya fasilitas kesehatan dengan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) kasus kematian akibat HIV/AIDS di Kota Tegal dari tahun ke tahun mengalami penurunan,&#8221; ujar Sri Prima.</p>
<p>Upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS bertujuan untuk mewujudkan target Three Zero pada 2030, yaitu tidak ada lagi penularan infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS dan tidak ada lagi stigma serta diskriminasi pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).</p>
<p>Upaya yang terus dilakukan pemerintah pada 2017 telah dicanangkan strategi Fast Track 90-90-90 yang meliputi percepatan pencapaian 90 persen orang mengetahui status HIV melalui tes atau deteksi dini, 90 persen dari ODHA yang mengetahui status HIV memulai terapi ARV dan 90 persen ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA.</p>
<p>&#8220;Sehingga ODHA optimis, tetap bisa berkarya dan bekerja di era pandemi,&#8221; ungkap Sri Primawati.</p>
<p>Pada kesempatan Hari AIDS se dunia, Sri Primawati mengatakan, Hari AIDS Sedunia pertama kali diperingati pada 1 Desember 1988. Setiap tahun diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang infeksi HIV sebagai penyakit yang menyerang tubuh manusia dalam waktu lama.</p>
<p>Hari AIDS Sedunia tahun 2021 mengusung tema &#8216;Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses Untuk Semua&#8217;. &#8220;Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2021 di Indonesia khususnya di Kota Tegal dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS serta Infeksi Menular Seksual (IMS) melalui penggerakkan sumber daya yang melibatkan semua sektor terkait.</p>
<p><strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/01/kematian-akibat-hiv-aids-di-kota-tegal-menurun">Kematian akibat HIV/AIDS di Kota Tegal Menurun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selandia Baru Laporkan Kematian Pertama Vaksin Pfizer</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/08/30/selandia-baru-laporkan-kematian-pertama-vaksin-pfizer</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/08/30/selandia-baru-laporkan-kematian-pertama-vaksin-pfizer#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 05:05:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Peneriman Vaksin Pfizer]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=194072</guid>

					<description><![CDATA[<p>WELLINGTON (SUARABARU.ID)- Selandia Baru melaporkan apa yang disebut otoritas sebagai kematian pertama terkait vaksin Covid-19 Pfizer di negara tersebut pada Senin (30/8/2021). Informasi itu dirilis oleh Kementerian Kesehatan menyusul tinjauan dewan pengawas keamanan vaksin Covid-19 independen terhadap kematian seorang perempuan penerima vaksin. Pernyataan kementerian tidak menyebutkan usia perempuan tersebut. Dewan beranggapan bahwa perempuan itu meninggal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/30/selandia-baru-laporkan-kematian-pertama-vaksin-pfizer">Selandia Baru Laporkan Kematian Pertama Vaksin Pfizer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WELLINGTON (SUARABARU.ID)-</strong> Selandia Baru melaporkan apa yang disebut otoritas sebagai kematian pertama terkait vaksin Covid-19 Pfizer di negara tersebut pada Senin (30/8/2021).</p>
<p>Informasi itu dirilis oleh Kementerian Kesehatan menyusul tinjauan dewan pengawas keamanan vaksin Covid-19 independen terhadap kematian seorang perempuan penerima vaksin. Pernyataan kementerian tidak menyebutkan usia perempuan tersebut.</p>
<p>Dewan beranggapan bahwa perempuan itu meninggal akibat miokarditis, yang diketahui sebagai efek samping langka dari vaksin Covid-19 Pfizer, tulisnya. Miokarditis adalah peradangan otot jantung yang dapat membatasi kinerja organ untuk memompa darah dan mampu menyebabkan perubahan ritme detak jantung.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/28/lima-nilai-dalam-sepak-bola-yang-bisa-bantu-meraih-mimpimu/">Lima Nilai dalam Sepak Bola yang Bisa Bantu Raih Mimpimu</a></strong></p>
<p>&#8220;Ini kasus pertama di Selandia Baru, di mana satu kematian dalam beberapa hari setelah vaksinasi dihubungkan dengan vaksin Covid-19 Pfizer,&#8221; kata Kementerian Kesehatan.</p>
<p>Tim media Pfizer di Selandia Baru tidak langsung menanggapi permintaan untuk berkomentar. Kasus itu dirujuk ke pihak koroner dan penyebab kematian masih belum ditentukan, katanya.</p>
<p>Namun, dewan independen menganggap bahwa miokarditis kemungkinan disebabkan oleh vaksinasi. Dewan juga mencatatkan bahwa terdapat masalah medis lainnya yang terjadi di saat bersamaan, yang bisa saja mempengaruhi efek pascavaksinasi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/08/27/ledakan-pangkalan-militer-tewaskan-empat-prajurit-di-kazakhstan/">Ledakan Pangkalan Militer Tewaskan Empat Prajurit di Kazakhstan</a></strong></p>
<p>&#8220;Manfaat vaksinasi dengan vaksin Covid-19 Pfizer masih jauh lebih besar ketimbang risiko infeksi Covid-19 dan efek samping vaksin, termasuk miokarditis,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sejauh ini vaksin Pfizer/BioNTech, Janssen dan AstraZeneca mengantongi izin sementara dari otoritas Selandia Baru. Namun, Pfizer menjadi vaksin satu-satunya yang direstui untuk digunakan masyarakat.</p>
<p>Selandia Baru sedang memerangi wabah varian Covid-19 Delta setelah hampir enam bulan terbebas dari virus.</p>
<p>Otoritas melaporkan 53 kasus baru pada Senin, sehingga total kasus dari wabah saat ini menjadi 562 kasus. Penguncian nasional diberlakukan awal Agustus ini untuk memutus mata rantai penularan varian Delta.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/08/30/selandia-baru-laporkan-kematian-pertama-vaksin-pfizer">Selandia Baru Laporkan Kematian Pertama Vaksin Pfizer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/08/30/selandia-baru-laporkan-kematian-pertama-vaksin-pfizer/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legislator Pertanyakan Kasus Dua Ekor Harimau Sinka Zoo ke Menteri Siti</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/09/legislator-pertanyakan-kasus-dua-ekor-harimau-sinka-zoo-ke-menteri-siti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2021 09:58:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Sinka Zoo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=146850</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Kalangan dewan mempertanyakan kasus kaburnya dua ekor Harimau di kebun Binatang Sinka Zoo, Singkawang, Kalimantan Barat. Dimana satu dari dua harimau yang lepas itu akhirnya mati ditembak petugas. Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan, untuk kasus yang terjadi akibat adanya kelalaian tersebut, perlu diterapkan sanksi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang seharusnya bertanggungjawab, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/09/legislator-pertanyakan-kasus-dua-ekor-harimau-sinka-zoo-ke-menteri-siti">Legislator Pertanyakan Kasus Dua Ekor Harimau Sinka Zoo ke Menteri Siti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Kalangan dewan mempertanyakan kasus kaburnya dua ekor Harimau di kebun Binatang Sinka Zoo, Singkawang, Kalimantan Barat. Dimana satu dari dua harimau yang lepas itu akhirnya mati ditembak petugas.</p>
<p>Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan, untuk kasus yang terjadi akibat adanya kelalaian tersebut, perlu diterapkan sanksi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang seharusnya bertanggungjawab, dalam hal ini pihak Kebun Binatang Sinka Zoo.</p>
<p>“Dalam perjanjian pinjam pakai tersebut, apabila terjadi kelalaian maka bukan hanya kena evaluasi, tetapi paling tidak harus kena denda yang setinggi-tingginya. Misalnya kalau seekor harimau mati maka harus ganti rugi Rp 5 miliar. Kalu tidak begitu semuanya akan (bertindak) seenak-enaknya. Kalau perlu dilakukan penutupan sementara sambil evaluasi,” tegas Sudin, saat Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/2).</p>
<p>Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, sanksi denda yang bisa dikenakan kepada pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya kelalaian itu adalah senilai seratus juta rupiah. Sudin merasa denda Rp 100 juta tersebut terlalu kecil untuk kasus matinya satwa yang dilindungi.</p>
<p>“Kalau hanya (denda) seratus juta, saya akan pinjam pakai saja. Saya pinjam lalu saya bilang mati. dan saya jual ke luar negeri. Kalau hanya seratus juta, namanya kelalaian saya bayar. Tetapi kalau Rp 5 miliar atau setinggi-tingginya, maka mereka akan lebih fokus, lebih waspada, dan akan lebih jeli dalam menjaga kandang. Kalau sanksinya ringan, tinggal bayar saja seratus juta. Tetapi berapa banyak kita mempunyai binatang langka yang harus dilindungi,” tandasnya., seperti dilansir <em>suarabaru.id</em> grup<em> Siberindo.co.</em></p>
<p>Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemantauan atas kejadian tersebut. Ia meminta agar segera dilakukan evaluasi yang menyeluruh dan pengenaan sanksi.</p>
<p>“Memang ada kelalaian saat memberi makan, kemudian lepas, Harimau Benggala itu. Polisi yang menangani pertama kali. Harimau yang satunya sulit ditangani dengan tembakan bius, hingga akhirnya ditembak mati. Untuk harimau yang kedua ditangani oleh Polisi Bersama dengan pihak Balai dan bisa ditembak bius. Proses yang dilakukan baru sampai di situ. Evaluasi sedang dilakukan dan kita akan kenakan sanksi,” jelas Siti.</p>
<p><em><strong>Claudia </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/09/legislator-pertanyakan-kasus-dua-ekor-harimau-sinka-zoo-ke-menteri-siti">Legislator Pertanyakan Kasus Dua Ekor Harimau Sinka Zoo ke Menteri Siti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>