<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cuaca Ekstrem Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/cuaca-ekstrem/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2026 03:25:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Cuaca Ekstrem Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dampak Siklon Tropis Narelle di Wilayah Jawa Tengah, BMKG Ingatkan Warga Grobogan Tetap Waspada</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/26/dampak-siklon-tropis-narelle-di-wilayah-jawa-tengah-bmkg-ingatkan-warga-grobogan-tetap-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 03:24:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Siklon Tropis Narelle]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=550988</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Fenomena Siklon Tropis Narelle yang muncul di wilayah utara Australia berdampak terhadap cuaca ekstrem di Indonesia. Kehadiran Siklon Tropis Narelle memicu potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, akibat adanya konvergensi serta belokan angin yang signifikan. Beberapa wilayah di Jawa Tengah perlu meningkatkan kewaspadaan karena dampak Siklon Tropis Narelle. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/26/dampak-siklon-tropis-narelle-di-wilayah-jawa-tengah-bmkg-ingatkan-warga-grobogan-tetap-waspada">Dampak Siklon Tropis Narelle di Wilayah Jawa Tengah, BMKG Ingatkan Warga Grobogan Tetap Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Fenomena Siklon Tropis Narelle yang muncul di wilayah utara Australia berdampak terhadap cuaca ekstrem di Indonesia.</p>
<p>Kehadiran Siklon Tropis Narelle memicu potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, akibat adanya konvergensi serta belokan angin yang signifikan.</p>
<p>Beberapa wilayah di Jawa Tengah perlu meningkatkan kewaspadaan karena dampak Siklon Tropis Narelle.</p>
<p>Dampak Siklon Tropis Narelle yang terjadi yakni hujan lebat yang berisiko menyebabkan bencana hidrometeorologi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/26/kri-banda-aceh-angkut-cerita-pemudik-dari-semarang-kembali-ke-perantauan">KRI Banda Aceh Angkut Cerita Pemudik dari Semarang Kembali ke Perantauan</a></strong></h6>
<p>Dampak tidak langsung dari badai ini diprediksi akan terus mempengaruhi kondisi atmosfer dan perairan nasional hingga Jumat tanggal 27 Maret 2026.</p>
<p>Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang Giyarto menjelaskan bahwa fenomena ini menjadi pemicu utama perubahan cuaca.</p>
<p>Giyarto menegaskan salah satu <em>trigger</em>-nya adalah Siklon Tropis Narelle, sehingga terjadi belokan angin dan konvergensi yang berdampak pada cuaca.</p>
<p>Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan awan hujan meningkat pesat di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, hingga wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Selain curah hujan tinggi, ancaman gelombang laut dengan kategori moderate sea setinggi 1,25 hingga 2,5 meter menghantui wilayah perairan selatan.</p>
<p>Wilayah laut yang terdampak meliputi Samudera Hindia di selatan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Laut Arafuru.</p>
<p>Giyarto menyebutkan daerah potensi pertumbuhan awan hujan terjadi di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, Lampung, Banten, dan juga DKI Jakarta.</p>
<p>Provinsi lain yang mengalami hal serupa meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Selatan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/26/sinergi-cepat-polsek-kudus-kota-dan-dinsos-evakuasi-ibu-tuna-wisma-linglung-ke-rsud">Sinergi Cepat Polsek Kudus Kota dan Dinsos: Evakuasi Ibu Tuna Wisma Linglung ke RSUD</a></strong></h6>
<p>Wilayah Sulawesi bagian selatan, tenggara, barat, dan tengah juga tidak luput dari pantauan BMKG akibat aktivitas massa udara yang sangat kuat.</p>
<p>Untuk bagian timur Indonesia, pertumbuhan awan terjadi di Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, hingga Papua Selatan.</p>
<p>Giyarto menambahkan di wilayah Jawa Tengah ini dampak Siklon Tropis Narelle ini terjadi di bagian utara, sebagian barat, dan juga Pantura Timur.</p>
<h5><strong>Masyarakat Grobogan Waspada</strong></h5>
<p>Peringatan juga diberikan untuk masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Grobogan. Giyarto menjelaskan posisi geografis daerah Grobogan berada di kawasan hulu aluran sungai besar.</p>
<p>Giyarto mengimbau masyarakat Grobogan harus selalu waspada karena daerahnya berada di daerah hulu sehingga risiko bencana hidrometeorologi sangat tinggi.</p>
<p>“Grobogan itu harus selalu waspada karena dia daerah hulu, sehingga hujan di hilir ditambah hujan di lokasi perlu diwaspadai warga,” ungkap Giyarto saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).</p>
<p>Pihaknya juga menjelaskan potensi peningkatan debit air di Daerah Aliran Sungai atau DAS menjadi perhatian utama.</p>
<p>Menurut Giyarto, peningkatan debit air ini dapat memicu luapan air yang merendam pemukiman warga yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai.</p>
<h5><strong>Imbauan</strong></h5>
<p>Kantor Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang meminta warga Jawa Tengah tetap tenang, namun sigap menghadapi angin kencang yang muncul.</p>
<p>Giyarto berpesan kepada masyarakat di Jawa Tengah waspada peningkatan curah hujan yang disertai angin kencang akibat adanya Siklon Tropis Narelle.</p>
<p>Pihak BMKG mengingatkan adanya potensi sambaran petir yang membahayakan keselamatan saat cuaca ekstrem melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah ini.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/26/dampak-siklon-tropis-narelle-di-wilayah-jawa-tengah-bmkg-ingatkan-warga-grobogan-tetap-waspada">Dampak Siklon Tropis Narelle di Wilayah Jawa Tengah, BMKG Ingatkan Warga Grobogan Tetap Waspada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rakor Linsek dan TPID Grobogan Matangkan Kesiapan Idulfitri 1447 H, Stabilitas Harga dan Arus Mudik Jadi Fokus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/06/rakor-linsek-dan-tpid-grobogan-matangkan-kesiapan-idulfitri-1447-h-stabilitas-harga-dan-arus-mudik-jadi-fokus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 04:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anang Armunanto]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor Lintas Sektor dan TPID]]></category>
		<category><![CDATA[sekda]]></category>
		<category><![CDATA[Sugeng Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547749</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Grobogan memperkuat kesiapan menghadapi Idulfitri 1447 Hijriyah melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Kamis (5/3/2026). Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan berbagai aspek pelayanan masyarakat di Grobogan berjalan optimal, mulai dari keamanan, kelancaran mobilitas hingga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Forum ini menghadirkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/rakor-linsek-dan-tpid-grobogan-matangkan-kesiapan-idulfitri-1447-h-stabilitas-harga-dan-arus-mudik-jadi-fokus">Rakor Linsek dan TPID Grobogan Matangkan Kesiapan Idulfitri 1447 H, Stabilitas Harga dan Arus Mudik Jadi Fokus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Pemerintah Kabupaten Grobogan memperkuat kesiapan menghadapi Idulfitri 1447 Hijriyah melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Kamis (5/3/2026).</p>
<p>Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan berbagai aspek pelayanan masyarakat di Grobogan berjalan optimal, mulai dari keamanan, kelancaran mobilitas hingga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.</p>
<p>Forum ini menghadirkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta instansi vertikal guna menyatukan langkah dalam mengantisipasi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/tim-wasev-mabesad-tinjau-tmmd-di-somagede-serahkan-bantuan-kaki-palsu">Tim Wasev Mabesad Tinjau TMMD di Somagede, Serahkan Bantuan Kaki Palsu</a></strong></h6>
<p>Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas masyarakat biasanya mengalami peningkatan signifikan. Arus mudik mulai bergerak, aktivitas perdagangan meningkat, serta kebutuhan layanan publik turut melonjak.</p>
<p>Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor. Upaya ini dilakukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diantisipasi secara terencana dan terukur.</p>
<p>Kegiatan rapat tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Grobogan H. Sugeng Prasetyo yang hadir mewakili Bupati Setyo Hadi. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan sambutan Bupati yang menyoroti makna penting Ramadan dan Idulfitri bagi kehidupan masyarakat.</p>
<p>“Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum sosial dan ekonomi yang memiliki dampak luas bagi kehidupan masyarakat,” demikian sambutan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati.</p>
<p>Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri menuntut kesiapan berbagai sektor. Aktivitas perdagangan, pergerakan pemudik, serta kebutuhan pelayanan publik harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan gangguan.</p>
<p>Ia menyebut dengan adanya koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting. Sinergi antarinstansi diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan selama Ramadan hingga Idulfitri dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.</p>
<p>Pemerintah daerah juga menyoroti sejumlah aspek strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Di antaranya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran arus mudik dan arus balik.</p>
<p>Selain itu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok turut menjadi fokus pembahasan. Pemerintah daerah ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Lebaran.</p>
<p>Kesiapan layanan kesehatan juga menjadi bagian penting dari pembahasan rapat tersebut. Pemerintah daerah menilai layanan kesehatan harus tetap siap melayani masyarakat, termasuk pemudik yang melintas di wilayah Grobogan.</p>
<p>Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo menekankan pentingnya dukungan tenaga kesehatan di titik pelayanan masyarakat. Ia meminta Dinas Kesehatan menyiapkan petugas yang dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar.</p>
<p>Tenaga kesehatan tersebut akan mendukung keberadaan Masjid Ramah Pemudik yang diinisiasi Kementerian Agama. Program ini bertujuan menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik.</p>
<p>Di Grobogan, sebanyak lima masjid disiapkan sebagai lokasi layanan tersebut. Selain menjadi tempat beribadah, masjid juga dilengkapi fasilitas istirahat serta layanan kesehatan dasar.</p>
<h5><strong>Kesiapan Pengamanan</strong></h5>
<p>Sementara itu, Polres Grobogan menyampaikan kesiapan pengamanan selama periode Ramadan hingga Idulfitri. Kepolisian menyiapkan ratusan personel untuk menjaga keamanan masyarakat.</p>
<p>Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis melalui pos pengamanan dan pos pelayanan. Pengamanan tersebut juga akan diperkuat melalui Operasi Ketupat Candi 2026.</p>
<p>Kepolisian turut mengingatkan potensi gangguan ketertiban masyarakat selama Ramadan. Fenomena perang sarung serta balap liar yang melibatkan remaja usia sekolah menjadi perhatian khusus.</p>
<p>Karena itu, pengawasan serta pendekatan preventif dinilai perlu diperkuat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.</p>
<h5><strong>Infrastruktur Jalan</strong></h5>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Anang Armunanto dalam rapat tersebut menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur jalan. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang segera melakukan penanganan jalan berlubang.</p>
<p>Perbaikan dilakukan melalui penambalan di ruas-ruas jalan strategis yang kerap dilalui pemudik. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik.</p>
<p>Sekda juga meminta DPUPR menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait rencana perbaikan jalan yang telah masuk dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.</p>
<p>Menurutnya, transparansi informasi penting agar masyarakat mengetahui arah penanganan infrastruktur yang akan dilakukan pemerintah secara bertahap.</p>
<p>Saat memandu penarikan kesimpulan rapat, Sekda menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan bahan pokok di Grobogan relatif stabil.</p>
<p>“Dan bahan pokok komoditas alhamdulillah secara keseluruhan kondisinya stabil,” ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, pemerintah daerah tetap meminta perangkat daerah terkait melakukan pemantauan secara intensif. Pengawasan dilakukan terhadap kemungkinan fluktuasi harga bahan pokok.</p>
<p>Selain itu, pengawasan juga mencakup potensi peredaran makanan kedaluwarsa, daging gelonggongan, hingga peredaran uang palsu yang berpotensi meningkat saat aktivitas masyarakat meningkat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/angkutan-lebaran-2026-pt-dlu-operasikan-5-armada-kapal-rute-semarang-kalimantan">Angkutan Lebaran 2026, PT DLU Operasikan 5 Armada Kapal Rute Semarang – Kalimantan</a></strong></h6>
<p>Sekda juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan Pertamina terkait ketersediaan bahan bakar minyak dan gas. Ketersediaan energi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran.</p>
<h5><strong>Cuaca Ekstrem</strong></h5>
<p>Di sisi lain, pemerintah daerah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Curah hujan yang masih tinggi membuat beberapa wilayah rawan banjir dan longsor.</p>
<p>BPBD bersama dinas terkait diminta memantau kondisi sungai, tanggul, serta potensi banjir di sejumlah titik rawan.</p>
<p>Selain itu, para camat diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan yang dilalui jalur kereta api. Penjagaan perlintasan sebidang maupun tidak sebidang yang selama ini dilakukan secara swadaya diharapkan tetap berlangsung selama 24 jam.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan masyarakat pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/rakor-linsek-dan-tpid-grobogan-matangkan-kesiapan-idulfitri-1447-h-stabilitas-harga-dan-arus-mudik-jadi-fokus">Rakor Linsek dan TPID Grobogan Matangkan Kesiapan Idulfitri 1447 H, Stabilitas Harga dan Arus Mudik Jadi Fokus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Safari Ramadan di Gubug, Sekda Grobogan Anang Armunanto Ajak Warga Waspada Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/06/safari-ramadan-di-gubug-sekda-grobogan-anang-armunanto-ajak-warga-waspada-cuaca-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 03:46:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Anang Armunanto]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[gubug]]></category>
		<category><![CDATA[Safari Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[sekda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547734</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Anang Armunanto hadir langsung dalam kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Gubug, Grobogan, Kamis (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga di bulan yang penuh berkah ini. BACA JUGA : Ramai Isu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/safari-ramadan-di-gubug-sekda-grobogan-anang-armunanto-ajak-warga-waspada-cuaca-ekstrem">Safari Ramadan di Gubug, Sekda Grobogan Anang Armunanto Ajak Warga Waspada Cuaca Ekstrem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Anang Armunanto hadir langsung dalam kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Gubug, Grobogan, Kamis (5/6/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga di bulan yang penuh berkah ini.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/ramai-isu-stok-bbm-tinggal-20-hari-pertamina-minta-masyarakat-tak-panic-buying">Ramai Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pertamina Minta Masyarakat Tak Panic Buying</a></strong></h6>
<p>Kegiatan Safari Ramadan yang dipimpin Sekretaris Daerah Anang Armunanto di Gubug, Grobogan, juga menjadi sarana menyampaikan berbagai pesan pembangunan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Anang Armunanto menegaskan Safari Ramadan sebagai ruang silaturahmi sekaligus penyampaian informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Anang Armunanto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Grobogan melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Baitul Makmur, Desa Ginggangtani, Kecamatan Gubug.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.</p>
<p>Dalam suasana Ramadan yang penuh kehangatan, pertemuan itu berlangsung sebagai wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat desa.</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap berbagai program pembangunan dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Sekda Anang Armunanto juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan sejumlah pesan penting yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan keselamatan warga.</p>
<p>Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Grobogan.</p>
<p>Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Stasiun Klimatologi, kondisi hidrometeorologi masih memungkinkan terjadinya hujan lebat disertai angin kencang dalam waktu singkat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/547724">Enam SMK dan SMK Negeri di Jepara Miliki Kepala Sekolah Baru, Satu Diantaranya Perempuan</a></strong></h6>
<p>Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.</p>
<p>“Cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba. Hujan bisa turun deras, disertai angin. Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sekda.</p>
<p>Selain mengingatkan soal cuaca, Anang Armunanto juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya kebiasaan sederhana dalam pengelolaan sampah agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.</p>
<p>Menurutnya, langkah kecil dari rumah tangga dapat memberikan kontribusi besar bagi kelestarian lingkungan.</p>
<p>Ia meminta warga tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air karena dapat menyebabkan penyumbatan yang berpotensi memicu banjir.</p>
<p>“Secara pribadi maupun kelompok, kita jangan membuang sampah ke kali, ke saluran, atau dibuang sembarangan. Kalau bisa diolah sendiri. Sampah organik bisa dipendam di tanah agar menjadi pupuk. Itu namanya lubang biopori,” katanya.</p>
<h5><strong>Fenomena Sosial</strong></h5>
<p>Selain isu lingkungan, Sekda juga menyoroti fenomena sosial yang belakangan muncul di kalangan remaja usia sekolah.</p>
<p>Ia menyebut kegiatan seperti perang sarung dan tawuran sering terjadi pada momen tertentu, termasuk saat Ramadan. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Anang Armunanto mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, serta tokoh agama untuk ikut membimbing generasi muda.</p>
<p>Menurutnya, pembinaan sejak dini sangat penting agar para remaja tidak terjerumus dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban.</p>
<p>Ia berharap generasi muda dapat mengisi waktu Ramadan dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Selain itu, menjelang perayaan Idul Fitri, Sekda juga menyampaikan imbauan terkait pelaksanaan takbir.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/06/ojk-tegal-dorong-peningkatan-literasi-keuangan-syariah-pelajar">OJK Tegal Dorong Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Pelajar</a></strong></h6>
<p>Ia mengingatkan masyarakat agar kegiatan takbiran dilaksanakan secara khidmat dan tetap memperhatikan keamanan lingkungan.</p>
<p>“Biasanya malam Idul Fitri kita melaksanakan takbir. Sebisanya takbiran dilaksanakan di rumah, di masjid, di musala, atau di tempat-tempat ibadah,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap masyarakat dapat menjaga suasana malam takbiran agar tetap kondusif.</p>
<p>Meski demikian, apabila di beberapa wilayah masih melaksanakan takbir keliling sebagai tradisi, kegiatan tersebut diharapkan dilakukan secara tertib.</p>
<p>Melalui Safari Ramadan di Gubug, Grobogan, Anang Armunanto berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/safari-ramadan-di-gubug-sekda-grobogan-anang-armunanto-ajak-warga-waspada-cuaca-ekstrem">Safari Ramadan di Gubug, Sekda Grobogan Anang Armunanto Ajak Warga Waspada Cuaca Ekstrem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem, Industropolis Batang Salurkan Logistik Terdampak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/28/cuaca-ekstrem-industropolis-batang-salurkan-logistik-terdampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 01:59:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[industropolis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541677</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Cuaca ekstrem yang diprakirakan akan terus terjadi di Januari ini, hingga berdampak banjir, menginisiasi jajaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menyalurkan bantuan logistik kepada terdampak. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Batang nantinya akan didistribusikan kepada warga terdampak pasca banjir di Karangasem Utara dan Cepagan Warungasem. Batang &#8211; Cuaca ekstrem [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/28/cuaca-ekstrem-industropolis-batang-salurkan-logistik-terdampak">Cuaca Ekstrem, Industropolis Batang Salurkan Logistik Terdampak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang diprakirakan akan terus terjadi di Januari ini, hingga berdampak banjir, menginisiasi jajaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menyalurkan bantuan logistik kepada terdampak. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Batang nantinya akan didistribusikan kepada warga terdampak pasca banjir di Karangasem Utara dan Cepagan Warungasem.</p>
<p>Batang &#8211; Cuaca ekstrem yang diprakirakan akan terus terjadi di Januari ini, hingga berdampak banjir, menginisiasi jajaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menyalurkan bantuan logistik kepada terdampak. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Batang nantinya akan didistribusikan kepada warga terdampak pasca banjir di Karangasem Utara dan Cepagan Warungasem.</p>
<p>Bantuan logistik berupa sembako serta perlengkapan bayi diserahkan langsung oleh Kepala Departemen Corporate Communication KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy kepada Sekretaris Dinsos Edi Widiarto, di Dinsos Batang, Kabupaten Batang,Selasa (27/1/2026).</p>
<p>Kepala Departemen Corporate Communication KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy mengatakan, KEK Industropolis Batang berupaya meringankan beban warga terdampak banjir di dua wilayah tersebut, dengan menyerahkan bantuan logistik dan barang non pangan.</p>
<p>“Yang kami berikan berupa bahan mentah, makanan siap santap termasuk selimut dan popok bayi yang sangat dibutuhkan warga terdampak,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, logistik bahan pangan mentah yang disalurkan ke Dinsos, dapat membantu apabila suatu ketika dapur umum kembali dibuka.</p>
<p>“Semoga bisa membantu dan saudara-saudara kita yang terdampak bisa semakin kuat serta sabar,” harapnya.</p>
<p>Ia memastikan saat ini bantuan yang diberikan baru logistik sesuai kebutuhan terdampak, nantinya apabila dibutuhkan bantuan akan kembali disalurkan. “Hari ini kami juga akan menyalurkan ke Desa Cepagan yang menjadi salah satu wilayah terdampak terparah pasca banjir beberapa waktu lalu,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Dinsos Batang Edi Widiarto mengapresiasi kepedulian dari jajaran KEK Industropolis Batang baik melalui Dinsos maupun mendistribusikan langsung kepada terdampak. Saat ini bantuan yang sangat dibutuhkan warga terdampak seimbang antara makanan dan nonpangan.</p>
<p>“Mayoritas warga membutuhkan makanan maupun kebutuhan popok bayi bahkan karena banjir yang melanda Cepagan cukup besar, bantuan kasur juga akan dikirim langsung,” terangnya.</p>
<p>Selama dapur umum beroperasi telah mengolah 13 ribu nasi bungkus yang didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak banjir.</p>
<p>“Saat ini dapur umum dihentikan karena sebagian pengungsi kembali ke kediamannya, namun sebagian lainnya masih bertahan di pengungsian karena mengantisipasi banjir kembali melanda,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/28/cuaca-ekstrem-industropolis-batang-salurkan-logistik-terdampak">Cuaca Ekstrem, Industropolis Batang Salurkan Logistik Terdampak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Diprediksi Menurun Jelang Mudik Lebaran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/12/cuaca-ekstrem-diprediksi-menurun-jelang-mudik-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 08:40:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dwikorita Karnawati]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Intensitas]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=465039</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Plt Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan, cuaca ekstrem diprediksi akan menurun pada 10 hari pertama di bulan April. Meskipun curah hujan dengan intensitas menengah, masih akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang diadakan Komisi V [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/12/cuaca-ekstrem-diprediksi-menurun-jelang-mudik-lebaran">Cuaca Ekstrem Diprediksi Menurun Jelang Mudik Lebaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Plt Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan, cuaca ekstrem diprediksi akan menurun pada 10 hari pertama di bulan April. Meskipun curah hujan dengan intensitas menengah, masih akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.</p>
<p>Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang diadakan Komisi V DPR-RI, bersama dengan Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Kepala Basarnas, dan Korlantas Polri, dalam rangka membahas persiapan infrasruktur dan transportasi Mudik 2025, Selasa (11/3/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Dwikorita menyatakan, pihaknya akan melakukan penyebaran informasi dan peringatan dini yang lebih masif. Selain itu juga, adanya upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai informasi curah hujan, dengan menyampaikan informasi yang lebih mudah dipahami.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/12/psis-target-petik-poin-di-surabaya-guna-hindari-degradasi">PSIS Target Petik Poin di Surabaya Guna Hindari Degradasi</a></strong></p>
<p>Lebih lanjut Dwikorita menyebutkan, informasi mengenai potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 2-2,5 meter, yang berisiko terjadi di daerah Samudera Hindia dan pesisir Pantai Samudera Hindia, juga di bagian selatan Sumatera dan Jawa.</p>
<p>Dia juga memberikan informasi tentang peringatan potensi banjir yang dapat terjadi, pada periode 29 Maret hingga 27 April, di wilayah pesisir, seperti Pantura serta daerah pantai di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Maluku.</p>
<p>Tak hanya itu, BMKG juga memberikan informasi mengenai potensi bencana longsor di beberapa daerah, yang akan terus dipantau dan diinformasikan setiap hari.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/12/tmmd-reguler-ke-123-di-desa-bandungrejo-demak-tni-bangun-desa-warga-bahagia">TMMD Reguler Ke-123 di Desa Bandungrejo Demak, TNI Bangun Desa Warga Bahagia</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, serta memperkuat kesiagaan dalam menghadapi potensi bibit siklon. Untuk itu, BMKG berencana untuk terus memperbesar penyebaran informasi mitigasi dan sosialisasinya,&#8221; terang dia, seperti dikutip dari laman resmi BMKG.</p>
<p>Pihaknya juga akan terus menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait, guna melakukan antisipasi terhadap bencana maupun kemacetan selama masa Mudik Lebaran 2025 mendatang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/12/cuaca-ekstrem-diprediksi-menurun-jelang-mudik-lebaran">Cuaca Ekstrem Diprediksi Menurun Jelang Mudik Lebaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Perkirakan Curah Hujan Sangat Lebat Terjadi di Pekalongan, Batang, dan Boyolali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/29/bmkg-perkirakan-curah-hujan-sangat-lebat-terjadi-di-pekalongan-batang-dan-boyolali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 12:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dwikorita Karnawati]]></category>
		<category><![CDATA[Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=458455</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan dini, terkait kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di Provinsi Jawa Tengah. Dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, yang digelar bersama Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana, Dwikorita menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah, menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/29/bmkg-perkirakan-curah-hujan-sangat-lebat-terjadi-di-pekalongan-batang-dan-boyolali">BMKG Perkirakan Curah Hujan Sangat Lebat Terjadi di Pekalongan, Batang, dan Boyolali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan dini, terkait kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, yang digelar bersama Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana, Dwikorita menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah, menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025.</p>
<p>Sebagian besar wilayah di Jateng akan mengalami puncak musim hujan hingga Februari. Namun puncak musim hujan ini tidak serempak, terjadi secara bertahap, mulai November, Desember, Januari, hingga Februari.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/29/pengelola-objek-wisata-diminta-kedepankan-aspek-keselamatan">Pengelola Objek Wisata Diminta Kedepankan Aspek Keselamatan</a></strong></p>
<p>&#8221;Hal ini membuat potensi bencana, seperti yang terjadi di Pekalongan, masih bisa terjadi. Oleh karena itu, langkah antisipasi terus kami tingkatkan,&#8221; ujar Dwikorita, seperti dikutip dari laman resmi BMKG.</p>
<p>Dijelaskan juga, intensitas curah hujan di Jateng dipengaruhi oleh kombinasi aktif beberapa fenomena atmosfer global. Seperti La Nina Lemah, Monsun Asia, Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang ekuatorial Kelvin dan Rossby.</p>
<p>Kondisi ini diperkuat oleh fenomena astronomis, seperti fase bulan baru, yang menciptakan potensi peningkatan curah hujan, angin kencang, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/29/kerja-sama-pssi-dan-knvb-untuk-majukan-sepak-bola-indonesia">Kerja Sama PSSI dan KNVB untuk Majukan Sepak Bola Indonesia</a></strong></p>
<p>Selain itu, kelembapan udara yang sangat basah, serta aktivitas konvektif lokal turut memicu pembentukan awan hujan yang menjulang tinggi. Semua faktor ini menjadi pemicu utama peningkatan risiko bencana, seperti banjir, tanah longsor, banjir rob, dan angin kencang di sejumlah wilayah Jateng.</p>
<p>&#8221;Menurut data BMKG, seluruh wilayah Jateng telah memasuki musim hujan sejak Desember 2024, dengan puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2025,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Dwikorita menekankan, curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, akan terjadi di berbagai wilayah, terutama di kawasan rawan bencana seperti Pekalongan, Batang, dan Boyolali.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/29/jalur-wonogiri-pacitan-macet-terhalang-pohon-tumbang">Jalur Wonogiri-Pacitan Macet, Terhalang Pohon Tumbang</a></strong></p>
<p>Di wilayah ini, ancaman tanah longsor dan banjir bandang menjadi perhatian utama. Kabupaten Boyolali, misalnya, berada dalam kondisi kritis, karena keberadaan jalur sungai di lereng Gunung Merbabu, yang sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi.</p>
<p>Sebelumnya, Dwikorita bersama tim BMKG telah mengunjungi wilayah itu, untuk meninjau langsung kondisi di lapangan. Pihak BMKG juga memberikan arahan mengenai langkah mitigasi bencana.</p>
<p>Selain ancaman hujan ekstrem, BMKG juga mengidentifikasi potensi banjir rob, yang dapat melanda kawasan pesisir utara dan selatan Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA:  <a href="https://suarabaru.id/2025/01/29/destinasi-wisata-budaya-candi-joglo-semar-diterjang-hujan-angin-dinding-ambruk">Destinasi Wisata Budaya Candi Joglo Semar Diterjang Hujan Angin, Dinding Ambruk</a></strong></p>
<p>&#8221;Kita semua harus bekerja sama untuk memastikan keselamatan masyarakat. Informasi yang kami sampaikan bukan hanya untuk meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga untuk membantu masyarakat mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi bencana,&#8221; terang Dwikorita.</p>
<p>Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), kemungkinan akan kembali diterapkan. Hal itu untuk mengurangi dampak curah hujan ekstrem, di wilayah-wilayah tertentu. Sebelumnya, TMC telah berhasil dilaksanakan di beberapa daerah, untuk mengendalikan intensitas hujan dan meminimalkan risiko banjir.</p>
<p>Selain itu, BMKG telah menyampaikan informasi detail mengenai wilayah yang berpotensi terdampak bencana, termasuk daftar kabupaten, kecamatan, dan desa yang berisiko. Informasi ini dapat diakses masyarakat dan pemerintah daerah, untuk mempermudah langkah antisipasi.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/29/bmkg-perkirakan-curah-hujan-sangat-lebat-terjadi-di-pekalongan-batang-dan-boyolali">BMKG Perkirakan Curah Hujan Sangat Lebat Terjadi di Pekalongan, Batang, dan Boyolali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada! Bibit Siklon Tropis dan Monsun Asia Menguat, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat di Sebagian Wilayah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/09/waspada-bibit-siklon-tropis-dan-monsun-asia-menguat-potensi-cuaca-ekstrem-meningkat-di-sebagian-wilayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 05:46:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Siklon Tropis]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Monsun Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455530</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta telah memantau keberadaan pusat tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara sejak 3 Januari 2025. Sistem ini bergerak ke arah barat-barat daya dan mulai berkembang menjadi Bibit Siklon 97S pada 7 Januari 2025 di perairan Samudra Hindia, sebelah selatan Jawa Timur. Melansir dari BMKG, berdasarkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/09/waspada-bibit-siklon-tropis-dan-monsun-asia-menguat-potensi-cuaca-ekstrem-meningkat-di-sebagian-wilayah">Waspada! Bibit Siklon Tropis dan Monsun Asia Menguat, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat di Sebagian Wilayah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta telah memantau keberadaan pusat tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara sejak 3 Januari 2025.</p>
<p>Sistem ini bergerak ke arah barat-barat daya dan mulai berkembang menjadi Bibit Siklon 97S pada 7 Januari 2025 di perairan Samudra Hindia, sebelah selatan Jawa Timur.</p>
<p>Melansir dari BMKG, berdasarkan analisis terkini pada 9 Januari 2025, intensitas sistem tersebut semakin meningkat dan saat ini terdeteksi di Samudra Hindia selatan Lampung dengan arah gerak ke selatan. Bibit siklon ini diperkirakan akan memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah, serta dampak langsung berupa gelombang tinggi di perairan bagian selatan Indonesia dalam tiga hari mendatang.</p>
<p>Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 97S berpotensi meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.</p>
<p>Selain itu, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Selatan Jawa hingga NTB, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTB, dan Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung.</p>
<p>“Dari perhitungan kami, bibit siklon ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan dalam tiga hari ke depan, terutama dalam bentuk peningkatan intensitas hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah-wilayah tertentu,” ungkap Guswanto, Kamis (9/1/2025).</p>
<p>Ia juga menambahkan, dampak cuaca ini perlu diantisipasi, terutama di wilayah pesisir dan perairan selatan Indonesia, karena potensi cuaca ekstrem dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran dan masyarakat pesisir. &#8220;BMKG terus memantau perkembangan sistem ini dan akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala untuk memastikan keselamatan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani, mengatakan, potensi peningkatan curah hujan dalam sepekan ke depan tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon 97S, tetapi juga oleh kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas lebih tinggi.</p>
<p>“Monsun dan seruakan dingin dari Asia turut berkontribusi pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya di bagian barat,” kata Andri.</p>
<p>Ia menyampaikan, selain Bibit Siklon Tropis 97S, sirkulasi siklonik yang sudah terbentuk beberapa hari lalu di sekitar Nusa Tenggara juga mempengaruhi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia. Kondisi ini semakin diperkuat dengan aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin yang diprakirakan tetap aktif dalam sepekan ke depan, khususnya di wilayah Sumatra, Jawa, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.</p>
<p>Melihat potensi cuaca yang signifikan, Andri mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap dampak cuaca tersebut, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta jalanan licin yang berpotensi membahayakan keselamatan.</p>
<p>“Kami mengimbau seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi kapan saja,” tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/09/waspada-bibit-siklon-tropis-dan-monsun-asia-menguat-potensi-cuaca-ekstrem-meningkat-di-sebagian-wilayah">Waspada! Bibit Siklon Tropis dan Monsun Asia Menguat, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat di Sebagian Wilayah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Ingatkan Masyarakat akan Potensi Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/25/bmkg-ingatkan-masyarakat-akan-potensi-cuaca-ekstrem-saat-libur-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 05:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Wapada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=448543</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Ia mengatakan, kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah faktor. Diantaranya, fenomena La Nina yang mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20-40 persen. Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/25/bmkg-ingatkan-masyarakat-akan-potensi-cuaca-ekstrem-saat-libur-nataru">BMKG Ingatkan Masyarakat akan Potensi Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).</p>
<p>Ia mengatakan, kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah faktor. Diantaranya, fenomena La Nina yang mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20-40 persen. Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun 2024 hingga setidaknya April 2025.</p>
<p>Selain itu, juga terdapat dinamika atmosfer lain yang diprediksikan pada periode Nataru aktif bersamaan, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Cold Surge yang bergerak dari daratan Asia (Siberia) menuju wilayah barat Indonesia yang juga berpotensi menambah intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, kami mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, khususnya pada periode Nataru 2024/2025,&#8221; ungkap Dwikorita dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/11/2024).</p>
<p>Menurutnya, imbauan ini juga ditujukan kepada perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, dan nelayan mengingat fenomena cold surge juga dapat memicu gelombang tinggi di laut sehingga membahayakan keselamatan saat aktivitas pelayaran/penyeberangan serta penangkapan ikan.</p>
<p>&#8220;Peringatan dini ini disampaikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut. Masyarakat bisa mengakses informasi cuaca 24 jam penuh melalui aplikasi @infobmkg. Silahkan akses informasi dari platform tersebut sebagai acuan dalam beraktivitas selama pekan Nataru. Disana juga terdapat informasi gempa bumi dan lainnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena menerangkan bahwa hingga pertengahan November 2024 (Dasarian I-II), indeks ENSO (gangguan iklim dari Samudra Pasifik) menunjukkan kecenderungan La Nina lemah, sementara indeks Indian Ocean Dipole (IOD) (gangguan iklim dari Samudra Hindia) menunjukkan nilai IOD negatif menuju netral.</p>
<p>Adapun untuk dinamika perairan Indonesia secara umum menunjukkan kondisi suhu muka laut yang lebih hangat daripada normalnya. Berdasar pada keseluruhan hasil monitoring tersebut, dapat disimpulkan terdapat potensi gangguan iklim basah untuk wilayah Indonesia secara umum hingga awal 2025.</p>
<p>&#8220;Secara umum puncak musim hujan 2024/2025 diprediksi terjadi pada bulan November 2024 hingga Februari 2025. Wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada November-Desember 2024 antara lain sebagian Sumatera, pesisir selatan Pulau Jawa, dan Kalimantan, sedangkan wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada periode bulan Januari-Februari 2025, yaitu wilayah Lampung, Jawa bagian utara, sebagian kecil dari Sulawesi, Bali, NTB, NTT, dan sebagian besar Papua,&#8221; jelas Ardhasena.</p>
<p>Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan, saat ini terdapat bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 99B yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Aceh. Kedua bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap cuaca dan perairan di wilayah Indonesia bagian barat.</p>
<p>Selain itu, ada beberapa fenomena lainnya yang sedang aktif yaitu MJO, gelombang Rossby dan Kelvin, sehingga dalam beberapa pekan ke depan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.</p>
<p>&#8220;Hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, kepada pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesiap-siagaan dengan mengecek kembali sarana dan prasarana kebencanaan yang dimiliki serta melakukan langkah antisipasi yang lebih komprehensif agar potensi bahaya bencana bisa diminimalkan,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/25/bmkg-ingatkan-masyarakat-akan-potensi-cuaca-ekstrem-saat-libur-nataru">BMKG Ingatkan Masyarakat akan Potensi Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 03:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Mengintai]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=445316</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta masyarakat waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi. &#8220;Pemerintah Daerah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Adanya fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 persen sampai awal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai">Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta masyarakat waspada dan siap-siaga menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Daerah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Adanya fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20 persen sampai awal 2025. Situasi ini juga berpotensi meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi,&#8221; ungkap Dwikorita dalam rilisnya pada Rabu (6/11/2024).</p>
<p>Dwikorita mengatakan, Pemerintah juga harus meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir, seperti penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air, agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir. Selain itu juga perlu dipastikan keandalan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau.</p>
<p>Sementara itu Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto mengungkapkan, saat ini sejumlah wilayah Indonesia khususnya di Sumatera, sebagian Kalimantan dan sebagian Jawa bagian tengah hingga barat telah memasuki musim hujan. Sementara itu wilayah Pulau Jawa lainnya diprediksi akan memasuki musim hujan pada dasarian II November 2024.</p>
<p>&#8220;Baru saja masuk musim penghujan, tapi beberapa kejadian bencana hidrometeorologi sudah terjadi seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat. Karenanya, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan stakeholder terkait untuk waspada, jangan lengah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Guswanto menjelaskan, berdasarkan hasil analisa mingguan BMKG, terdapat potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir atau angin kencang selama sepekan ke depan (7 &#8211; 12 November 2024).</p>
<p>Menurutnya, kondisi  tersebut terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer di Indonesia yang berdampak pada potensi peningkatan intensitas hujan di sejumlah wilayah. Dampak peningkatan hujan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, namun juga berpengaruh pada aktivitas penerbangan dan pelayaran.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengimbau kepada pengguna, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi, terutama laut dan udara untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Juga kepada nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut jika cuaca sedang buruk. Pantau terus kondisi cuaca, angin dan tinggi gelombang melalui aplikasi InfoBMKG,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, BMKG juga memonitor adanya Siklon Tropis Yinxing di sekitar Laut Filipina. Siklon ini, kata Guswanto, mempengaruhi dinamika cuaca di wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Siklon Tropis Yinxing diprediksikan meningkat intensitasnya dalam 24 jam kedepan dan teramati bergerak semakin menjauhi wilayah Indonesia, namun pertumbuhan Siklon Tropis ini dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24-48 jam kedepan berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Selain itu, pengaruh siklon ini juga menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut antara 1,25 hingga 2,5 meter (kategori laut sedang) di wilayah Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera,&#8221; terangnya.</p>
<p>Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani menambahkan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan BMKG diketahui bahwa fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial juga berdampak pada meningkatnya ketersediaan massa uap air basah dan memicu gangguan pola angin yang dapat mendukung pertumbuhan awan &#8211; awan hujan.</p>
<p>Dikatakan, pada saat bersamaan, labilitas lokal yang kuat serta adanya pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di beberapa wilayah di Indonesia mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.</p>
<p>&#8220;Dalam sepekan ke depan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak ikutannya berupa bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/07/cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-waspadai">Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG: Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia hingga Februari Mendatang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/15/bmkg-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-indonesia-hingga-februari-mendatang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 04:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga Februari]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mengintai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393526</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Cuaca ekstrem masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari mendatang. Masyarakat diminta waspada dan siap siaga akan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Demikian diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini. &#8220;Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan, yaitu di bulan Januari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/bmkg-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-indonesia-hingga-februari-mendatang">BMKG: Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia hingga Februari Mendatang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Cuaca ekstrem masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari mendatang. Masyarakat diminta waspada dan siap siaga akan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.</p>
<p>Demikian diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.</p>
<p>&#8220;Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan, yaitu di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih memiliki peluang yang tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia,&#8221; terang Dwikorita.</p>
<p>Dwikorita menerangkan, sedikitnya terdapat tiga penyebab terjadinya cuaca ekstrem ini. Pertama, Monsun Asia yang menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini berpotensi dapat disertai adanya fenomena seruakan dingin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.</p>
<p>Kedua, adanya daerah tekanan rendah yang terpantau di sekitar Laut Timor, Teluk Carpentaria dan di Samudra Hindia barat Sumatra yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, serta dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian selatan, serta berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan sekitarnya.</p>
<p>Dan, ketiga yaitu aktifitas gelombang atmosfer masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan, yaitu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial. Kondisi tersebut dapat meningkatkan aktivitas konvektif serta pembentukan pola sirkulasi siklonik di wilayah Indonesia.</p>
<p>Pihaknya mewanti-wanti masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan kedepan.</p>
<p>Sedangkan, untuk daerah dataran tinggi atau rawan longsor dan banjir, lanjut Dwikorita, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/15/bmkg-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologi-mengintai-indonesia-hingga-februari-mendatang">BMKG: Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia hingga Februari Mendatang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>