<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BRIN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/brin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 11:48:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BRIN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LPPM Universitas Semarang Gelar Workshop Bareng BRIN</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/27/lppm-universitas-semarang-gelar-workshop-bareng-brin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 11:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah]]></category>
		<category><![CDATA[Intensif]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Porposal]]></category>
		<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=556478</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menyelenggarakan kegiatan Workshop Intensif Penyusunan Porposal Hibah Riset bersama BRIN untuk para dosen. Acara ini dihadiri Wakil Rektor I Prof Dr Ir Haslina MSi, Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, yang didampingi Ketua Penelitian Dr Rohmini Indah Lestari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/27/lppm-universitas-semarang-gelar-workshop-bareng-brin">LPPM Universitas Semarang Gelar Workshop Bareng BRIN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM), belum lama ini menyelenggarakan kegiatan Workshop Intensif Penyusunan Porposal Hibah Riset bersama BRIN untuk para dosen.</p>
<p>Acara ini dihadiri Wakil Rektor I Prof Dr Ir Haslina MSi, Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, yang didampingi Ketua Penelitian Dr Rohmini Indah Lestari ST MM.</p>
<p>Dalam kegiatan itu, mengupas tuntas strategi pendanaan BRIN RIIM kompetisi tahun 2026, dengan menghadirkan narasumber dari Tim Layanan Fasilitas Riset dan Inovasi II-BRIN, Dr Antho Thohirin ST MT.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/27/kolaborasi-shine-lcc-gelar-usm-prasasta-gala">Kolaborasi Shine-LCC Gelar USM Prasasta Gala</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya, Prof Haslina mengatakan, jumlah proposal dari para dosen di USM pada tahun ini, meningkat jauh lebih banyak daripada sebelumnya.</p>
<p>&#8221;Dengan demikian, akan menghasilkan output yang terukur berupa publikasi, patent maupun produk inovasi, yang tentunya nanti akan bermanfaat bagi kita semua,&#8221; kata dia.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan langkah nyata USM, dalam memperkuat perannya dalam ekosistem riset Nasional, khususnya melalui pendanaan RIIM Kompetisi Tahun 2026.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/27/dosen-fakutas-teknik-usm-raih-gelar-doktor">Dosen Fakutas Teknik USM Raih Gelar Doktor</a></strong></p>
<figure id="attachment_556480" aria-describedby="caption-attachment-556480" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-556480 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-15.20.24.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-15.20.24.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-15.20.24-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-27-at-15.20.24-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-556480" class="wp-caption-text">Hadir dalam kegiatan ini, Prof Haslina, Prof Mudjiastuti, Dr Rohmini dan Dr Antho Thohirin, yang dilanjutkan foto bersama para peserta. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>&#8221;Para dosen dapat memanfaatkan forum ini untuk berinteraksi langsung dengan narasumber, guna membedah dan mengoreksi proposal yang telah disiapkan. Perlu diingat, lebih baik memperbaiki kekurangan di forum ini, daripada proposal kita gugur di tahap seleksi Nasional,&#8221; lanjut Prof Haslina</p>
<p>Dijelaskan pula, perlu diperhatikan beberapa poin krusial, dimana riset harus selaras dengan Fokus Riset Nasional, serta mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri.</p>
<p>Selanjutnya, prioritaskan kualitas, agar proposal menjadi eligible dan kompetitif. Ikuti panduan terbaru dengan cermat, jangan biarkan ide brilian gugur hanya karena kesalahan teknis kecil.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/24/fakultas-hukum-usm-dan-kanwil-direktorat-jenderal-pemasyarakatan-bali-jalin-kerja-sama">Fakultas Hukum USM dan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>&#8221;Pastikan aspek novelty (kebaruan) dan orisinalitas riset tetap terjaga, demi menjaga reputasi institusi kita, dan kedepankan kerja sama multidisiplin dalam penyusunan riset,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dia berharap, agar workshop ini membawa peningkatan signifikan pada jumlah proposal USM yang lolos hibah, serta menghasilkan output terukur, berupa publikasi bereputasi, HAKI, maupun produk inovasi yang bermanfaat.</p>
<p>Sementara itu, Dr Antho mengungkapkan, dalam workshop penyusunan proposal pendanaan tim kompetisi ini, para dosen dapat terlibat dan berpartisipasi secara langsung. Kompetisi ini mencari keterbaruan awal, dalam rangka menuju hasil riset di paling akhir.</p>
<p>Pada TKT ring kompetisi itu, antara 1-5, sehingga para dosen yang mengikuti kegiatan ini, bisa melakukan riset-riset pada tempatnya. &#8221;Mudah-mudahan dengan workshop yang sudah dijalankan ini, para dosen menjadi lebih bersemangat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/27/lppm-universitas-semarang-gelar-workshop-bareng-brin">LPPM Universitas Semarang Gelar Workshop Bareng BRIN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 08:44:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Biosalin]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGN]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=214409</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo, Bahrun (50), terlihat bungah. Hamparan kuning padi biosalin yang dipanen menggunakan traktor harvester seolah menjanjikan masa depan yang sejahtera. Bagi para petani se-Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu dan sekitarnya, padi biosalin telah mengubah kehidupan mereka yang sebelumnya selalu terdampak rob. Persawahan yang dulunya merupakan lahan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan">Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo, Bahrun (50), terlihat bungah. Hamparan kuning padi biosalin yang dipanen menggunakan traktor harvester seolah menjanjikan masa depan yang sejahtera.</p>
<p>Bagi para petani se-Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu dan sekitarnya, padi biosalin telah mengubah kehidupan mereka yang sebelumnya selalu terdampak rob.</p>
<p>Persawahan yang dulunya merupakan lahan yang tidak bisa ditanami karena air asin, kini dengan adanya padi biosalin para petani bisa gembira ria merasakan panen, bahkan sampai meningkat hingga 50 persen saat panen di akhir April 2025.</p>
<p>Lokasi utama implementasi program ini berada di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, yang kini menjadi model pertanian berkelanjutan bagi daerah pesisir lainnya seperti Mangkang Kulon dan Mangkang Wetan.</p>
<p>Program padi biosalin pertama kali diuji coba pada Juli 2024 di area seluas 2.800 meter persegi. Keberhasilannya mendorong ekspansi hingga 20 hektare pada musim tanam Desember 2024 – April 2025.</p>
<p>Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi dari Mantan Presiden RI Joko Widodo, yang secara langsung meninjau implementasi program pada 18 Januari 2025.</p>
<p>&#8220;Kami berharap program ini terus berlanjut dan diperluas ke wilayah pesisir lainnya yang menghadapi masalah serupa,” ujar Bahrun.</p>
<p>Dalam sejarahnya, varietas padi Biosalin ini merupakan hasil riset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang diterapkan di lahan salin.</p>
<p>Melalui risetnya, BRIN berhasil menciptakan padi varietas Biosalin yang dapat ditanam meskipun di lahan salin.</p>
<p>Lahan salin merupakan tanah yang memiliki kandungan natrium kadar garam netral larut dalam air berada di atas ambang batas kritis, atau ambang batas toleransi tanaman.</p>
<p>Berikut keunggulan utama padi biosalin yang menjadikannya solusi berkelanjutan bagi pertanian pesisir, seperti tahan air payau dan rob, mampu tumbuh di lahan yang terpapar air asin, menjadikannya solusi ideal bagi pertanian di pesisir.</p>
<p>Hasil panen lebih tinggi, produktivitas mencapai 5–6 ton per hektare, lebih tinggi dibanding varietas padi konvensional. Ramah lingkungan, lebih tahan terhadap hawar daun bakteri dan kresek hingga 90%, mengurangi ketergantungan petani pada pestisida.</p>
<p>Berbasis kearifan lokal, sistem pengelolaan air dilakukan secara gotong royong, dengan mekanisme buka-tutup pintu air untuk menjaga keseimbangan ekosistem sawah pesisir.</p>
<p>Keberhasilan padi biosalin bukan hanya masalah solusi pertanian, tetapi juga simbol ketahanan, inovasi, dan gotong royong dalam menghadapi perubahan iklim.</p>
<p>Dengan komitmen kuat terhadap pertanian berkelanjutan, Kota Semarang tidak hanya bertransformasi menjadi kota metropolitan yang maju, tetapi juga model inovasi pertanian pesisir yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Benih padi varietas Biosalin ini ditanam dengan menggunakan pupuk khusus untuk lahan salin, sehingga memiliki beberapa kelebihan yang bisa dimanfaatkan.</p>
<p>Di antaranya, tanamannya tahan terhadap genangan air rob, usia panen pendek, tahan terhadap serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) seperti gulma, hama, dan virus. Serta memiliki potensi produksi yang tinggi.</p>
<p>Nantinya, setelah 21 hari masa tanam, padi akan dipindahkan ke tanah yang sudah diolah dan digemburkan menggunakan traktor berbahan Petasol.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, mengatakan, Kota Semarang menjadi pilot project BRIN untuk pengembangan padi Biosalin yang ada di Jawa Tengah.</p>
<p>Dirinya menyebut, akan ada perlakuan khusus dalam penanaman Padi Biosalin ini. Hal ini lantaran benih padi yang ditanam ini memang hasil riset BRIN. Termasuk pemupukan juga menggunakan formula khusus.</p>
<p>&#8220;Penanaman padi Biosalin yang ditebar tersebut memiliki dua jenis, yakni Biosalin 1 dan 2. Bibit yang ditebar 5 kg untuk jenis Biosalin 1 dan 5 kg untuk Biosalin 2,” katanya.</p>
<p>Komposisi penanamannya, untuk 5 kg benih bisa ditanam di sawah payau seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektar. Sedangkan untuk waktu tanam kurang lebih 100 hari agar padi Biosalin ini bisa dipanen.</p>
<p>Selain bisa bertahan di kawasan pesisir, varietas padi biosalin juga memiliki keunggulan yaitu hasil panen yang lebih banyak. Padi biosalin bisa menghasilkan 6-7 ton per hektar.</p>
<p>Sebagai perbandingan, padi inpari 32 hanya bisa menghasilkan 3 ton per hektar. Adapun untuk perawatannya, para petani mengaku tidak jauh berbeda antara kedua varietas tersebut.</p>
<p>Wakil Kepala BRIN, Amarullah Octavian, mengungkapkan, pihaknya akan terus mendampingi program penanaman padi Biosalin di kawasan lahan pesisir.</p>
<p>BRIN mendukung penelitian tentang penanaman padi di atas laut, dengan tujuan untuk meningkatkan kadar nutrisi padi dan mengurangi stunting di masyarakat.</p>
<p>Dengan inisiatif ini, Pemkot Semarang dan BRIN berupaya untuk menjadikan Kota Semarang sebagai pionir dalam budidaya pangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;BRIN menyiapkan teknologi penyimpanan untuk hasil padi, sehingga petani dapat mengantisipasi fluktuasi harga saat panen raya. Harapannya, semua upaya ini dapat memberikan keuntungan bagi petani dan memperkuat sektor pertanian di Semarang,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan penelitian yang dipimpin Peneliti Ahli Utama BRIN, Dr. Tri Martini Patria, mengintegrasikan metode Life Cycle Assessment (LCA) untuk memastikan dampak lingkungan yang minimal dalam setiap tahap pengelolaan lahan.</p>
<p>Program penanaman padi biosalin, yang dimulai pada tahun 2024 di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, mentargetkan perluasan hingga 400 hektar lahan tidur.</p>
<p>Padi varietas Biosalin 1 dan 2 yang tahan salinitas diharapkan dapat menghasilkan pangan berkualitas tinggi dan meningkatkan ketahanan pangan Kota Semarang.</p>
<p>“Melalui riset dan inovasi, kami mengubah tantangan rob menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan keberlanjutan,” ujar Tri.</p>
<p>Selain padi biosalin, riset ini juga mengungkapkan potensi biomassa dari lahan salin, seperti residu pertanian dan rumput laut, sebagai sumber bioenergi.</p>
<p>Analisis LCA menunjukkan bahwa pemanfaatan biomassa ini dapat mendukung transisi energi berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.</p>
<p>Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui inovasi pengolahan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif yang disebut Petasol.</p>
<p>Teknologi Pirolisis Multi Kondensor ini telah diaplikasikan di Kecamatan Tambak Lorok dan berpotensi menyediakan energi murah dan ramah lingkungan bagi petani.</p>
<p><strong>Dukungan PGN dalam Pengembangan Padi Biosalin</strong></p>
<p>Pengembangan padi Biosalin tak hanya melibatkan instansi pemerintah kota semarang, akademisi dunia pendidikan, atau badan penelitian, tapi juga stakeholder lain, salah satunya PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina.</p>
<p>Melalui lingkup bantuan CSR, PGN turut memberikan bantuan berupa pengembangan produksi padi Biosalin yang dilaksanakan dari Desember 2024 – April 2025 yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk dan dilanjutkan pendampingan pasca panen dan pengolahan prosesing benih sampai Desember 2025</p>
<p>“Langkah PGN dalam budidaya Biosalin merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar,&#8221; kata Direktur infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta.</p>
<p>Menurutnya, melalui pemanfaatan lahan tidur ini, juga bagian dari dukungan PGN untuk menjaga ketahanan pangan, selaras dengan program ketahanan pangan Presiden RI.</p>
<p>Tercatat, pada saat musim panen di pertengahan tahun 2025 menghasilkan total produksi sebesar 116,95 ton Gabah Kering Panen (GKP), dengan rata-rata produktivitas mencapai 5,85 ton per hektare.</p>
<p>Varietas padi Biosalin 1 memberikan hasil panen sebesar 6,03 ton per hektare, sementara Biosalin 2 mencatat produktivitas sebanyak 5,67 ton per hektare.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman, mengungkapkan, capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan inovasi pertanian adaptif terhadap salinitas tinggi, sekaligus menunjukkan dampak positif dari sinergi antara energi, riset, dan pemberdayaan masyarakat melalui program Social Responsibility (CSR) PGN.</p>
<p>“Keberhasilan panen padi Biosalin ini menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga riset, dan dunia usaha mampu mewujudkan ketahanan pangan di wilayah yang menantang. PGN bangga bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan lahan tidur yang kini menjadi sumber harapan baru,” katanya.</p>
<p>Setelah sukses panen di bulan April 2025, PGN terus melanjutkan budidaya padi Biosalin tahap dua dengan luas 20 hektare. Adapun lahan budidaya padi yang dimanfaatkan PGN untuk program ini bisa dikembangkan lagi menjadi 100 hektare.</p>
<p>PGN tidak hanya menyuplai energi bersih, tapi juga berupaya memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar melalui program CSR yang berdampak langsung ke masyarakat.</p>
<p>Lingkup bantuan PGN ini berupa pengembangan produksi padi Biosalin yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk, yang dilanjutkan pendampingan pascapanen dan pengolahan prosesing benih yang berlangsung sampai Desember 2025.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan">Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PGN Bersama Pemkab Jepara dan BRIN Kembangkan 10 Hektare Padi Biosalin di Pesisir Jepara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/01/pgn-bersama-pemkab-jepara-dan-brin-kembangkan-10-hektare-padi-biosalin-di-pesisir-jepara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 07:16:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Padi Biosalin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[PGN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=493785</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), terus mengembangkan program mendukung ketahanan pangan dan lingkungan dengan memberikan dukungan terhadap pengembangan padi biosalin di wilayah pesisir Kabupaten Jepara. Inisiatif ini melanjutkan kesuksesan program Biosalin di Kota Semarang yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jepara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/01/pgn-bersama-pemkab-jepara-dan-brin-kembangkan-10-hektare-padi-biosalin-di-pesisir-jepara">PGN Bersama Pemkab Jepara dan BRIN Kembangkan 10 Hektare Padi Biosalin di Pesisir Jepara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), terus mengembangkan program mendukung ketahanan pangan dan lingkungan dengan memberikan dukungan terhadap pengembangan padi biosalin di wilayah pesisir Kabupaten Jepara.</p>
<p>Inisiatif ini melanjutkan kesuksesan program Biosalin di Kota Semarang yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jepara dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta kelompok tani setempat, yang bertujuan menjawab tantangan intrusi air laut terhadap lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir.</p>
<p>Program penanaman padi biosalin ini akan dilaksanakan di lahan pertanian seluas 10 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Sari Mulyo yang berlokasi di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Selama bertahun-tahun, kawasan ini terdampak intrusi air laut yang membuat petani kesulitan menanam padi varietas konvensional.</p>
<p>Pada tahap awal, sebanyak 400 kilogram benih padi biosalin akan ditanam di lahan tersebut. Kehadiran varietas padi biosalin yang mampu tumbuh di lahan dengan kadar garam atau salinitas tinggi ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi petani pesisir untuk kembali produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan regional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman mengatakan, dukungan terhadap program pengembangan padi biosalin sejalan dengan komitmen PGN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, selain fokus pada penyediaan energi bersih dan ramah lingkungan, PGN juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di daerah pesisir yang rentan terdampak perubahan iklim.</p>
<p>“Kami berkomitmen menghadirkan kontribusi yang lebih luas, tidak hanya menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan. Dukungan pada pengembangan padi biosalin ini kami harapkan dapat menjadi solusi bagi petani pesisir yang menghadapi keterbatasan lahan akibat intrusi air laut, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Fajriyah, Senin (1/9/2025).</p>
<p>“Dengan hadirnya varietas padi yang lebih adaptif akan berdampak positif pada kesejahteraan petani yang ada di pesisir pantai. Kehadiran padi biosalin tidak hanya membuka peluang peningkatan produktivitas lahan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi petani untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.</p>
<p>Fajriyah menegaskan, dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan, PGN akan terus menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi multipihak menjadi kunci agar program-program CSR yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Kami percaya pembangunan berkelanjutan hanya bisa terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama. Karena itu, kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam setiap inisiatif, termasuk dalam pengembangan padi biosalin ini,” ungkap Fajriyah.</p>
<p>Ketua Poktan Sari Mulyo, Ahmad Suyono menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh PGN. Menurutnya, kehadiran varietas padi biosalin menjadi harapan baru bagi para petani pesisir yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akibat lahan mereka terintrusi air laut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/01/pgn-bersama-pemkab-jepara-dan-brin-kembangkan-10-hektare-padi-biosalin-di-pesisir-jepara">PGN Bersama Pemkab Jepara dan BRIN Kembangkan 10 Hektare Padi Biosalin di Pesisir Jepara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekskavasi Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus: Seperempat Kerangka Elephas hysudrindicus Telah Terkuak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/15/eksakavasi-fosil-gajah-purba-situs-patiayam-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 11:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[arkeologi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[cagar budaya nasional]]></category>
		<category><![CDATA[CPAS]]></category>
		<category><![CDATA[ekskavasi patiayam]]></category>
		<category><![CDATA[elephas hysudrindicus]]></category>
		<category><![CDATA[fosil gajah purba]]></category>
		<category><![CDATA[fosil kudus]]></category>
		<category><![CDATA[gajah purba indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa arkeologi UI]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian fosil]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Patiayam]]></category>
		<category><![CDATA[situs purbakala kudus]]></category>
		<category><![CDATA[wisata edukasi kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=479271</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) — Ekskavasi lanjutan terhadap fosil gajah purba jenis Elephas hysudrindicus kembali dilakukan di Situs Purbakala Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Hingga pekan pertama penggalian, sekitar seperempat bagian dari kerangka gajah purba yang diperkirakan hidup 800.000 hingga 450.000 tahun silam telah berhasil ditemukan. Penggalian yang dimulai sejak 9 Juni 2025 ini dijadwalkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/15/eksakavasi-fosil-gajah-purba-situs-patiayam-kudus">Ekskavasi Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus: Seperempat Kerangka Elephas hysudrindicus Telah Terkuak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> — Ekskavasi lanjutan terhadap fosil gajah purba jenis Elephas hysudrindicus kembali dilakukan di Situs Purbakala Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Hingga pekan pertama penggalian, sekitar seperempat bagian dari kerangka gajah purba yang diperkirakan hidup 800.000 hingga 450.000 tahun silam telah berhasil ditemukan.</p>
<p>Penggalian yang dimulai sejak 9 Juni 2025 ini dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juni mendatang. Ekskavasi dilakukan oleh tim gabungan dari Center for Prehistory and Austronesian Studies (CPAS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Yayasan Dharma Bakti Lestari, dengan melibatkan para arkeolog, paleontolog, teknisi replika, serta warga lokal.</p>
<p>Koordinator lapangan Dama Qoriy Arjanto menjelaskan bahwa fokus penggalian saat ini adalah mengungkap bagian-bagian fosil yang tertanam di kedalaman sekitar 50 sentimeter dari permukaan tanah.</p>
<p>&#8220;Sudah terlihat tulang kaki, paha, lengan, sebagian tulang belakang, tulang rusuk, tengkorak, hingga rahang bawah. Proses pengangkatan total masih akan didiskusikan lebih lanjut,&#8221; ujar Dama, yang juga dosen Arkeologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Minggu (15/6/2025).</p>
<p>Sebagai langkah awal rekonstruksi, tim juga berencana membuat cetakan negatif dari bagian fosil yang telah terbuka.</p>
<p><strong>Hidup Berdampingan dengan Stegodon</strong></p>
<p>Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Elephas hysudrindicus hidup berdampingan dengan spesies purba lainnya, seperti Stegodon, yang juga ditemukan di kawasan Situs Patiayam. Fosil-fosil ini menjadi bukti penting evolusi dan migrasi fauna di wilayah Asia Tenggara.</p>
<p>Menurut Dama, medan penggalian kali ini cukup bersahabat karena sebagian besar fosil sudah tampak dari permukaan. Namun, faktor cuaca menjadi tantangan utama selama proses ekskavasi.</p>
<h5><strong>85 Mahasiswa UI Lakukan Praktikum Arkeologi di Lokasi</strong></h5>
<p>Menariknya, kegiatan ekskavasi ini bertepatan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) oleh mahasiswa Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI). Sebanyak 85 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan pendamping lapangan turut melakukan praktik arkeologi langsung di lokasi.</p>
<p>“KKL ini bukan sekadar tugas akademik, tapi menjadi latihan berpikir kritis dan ilmiah di lapangan,” jelas penanggung jawab kegiatan, Prof. R. Cecep Eka Permana.</p>
<p>Mahasiswa terbagi dalam 12 kelompok dan setiap hari melakukan survei, pengukuran kontur tanah, hingga menyusun kotak ekskavasi sebagai tahap awal. Kegiatan ini berlangsung dari 10 hingga 22 Juni 2025 sebagai bagian dari mata kuliah wajib semester akhir.</p>
<figure id="attachment_479273" aria-describedby="caption-attachment-479273" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-479273 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-18.35.08.jpeg" alt="" width="681" height="443" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-18.35.08.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-18.35.08-400x260.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-18.35.08-150x98.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-18.35.08-300x194.jpeg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-479273" class="wp-caption-text">Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. foto: Ali Bustomi</figcaption></figure>
<h5><strong>Cagar Budaya Nasional</strong></h5>
<p>Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, turut hadir memantau proses ekskavasi. Ia menyatakan dukungannya agar fosil-fosil yang ditemukan segera dipindahkan ke museum untuk konservasi dan edukasi publik. Ia juga mendorong pengembangan kawasan ekskavasi menjadi destinasi wisata edukatif.</p>
<p>&#8220;Kami optimistis Situs Patiayam menyimpan banyak potensi sejarah. Ekskavasi harus terus didukung agar bisa mengungkap lebih banyak warisan purbakala,&#8221; ujar Lestari, yang akrab disapa Rerie.</p>
<p>Namun, ia mengakui bahwa upaya menjadikan Situs Patiayam sebagai cagar budaya nasional masih menghadapi kendala administratif. Hal ini karena lokasi situs berada di perbatasan dua wilayah, yakni Kabupaten Kudus dan Kabupaten Pati.</p>
<p>“Kami siap mendampingi pemerintah daerah agar pengusulan status situs nasional bisa segera terealisasi,” tegasnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/15/eksakavasi-fosil-gajah-purba-situs-patiayam-kudus">Ekskavasi Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus: Seperempat Kerangka Elephas hysudrindicus Telah Terkuak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PGN &#8211; BRIN Panen Perdana 116 Ton Padi Biosalin di Semarang, Bukti Nyata Inovasi Produksi Pangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/27/pgn-brin-panen-perdana-116-ton-padi-biosalin-di-semarang-bukti-nyata-inovasi-produksi-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 05:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padi Biosalin]]></category>
		<category><![CDATA[Panen]]></category>
		<category><![CDATA[PGN]]></category>
		<category><![CDATA[Subholding Gas Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=471529</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui keberhasilan panen padi Biosalin seluas 20 hektare di wilayah Pesisir Utara Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Semarang, Jawa Tengah. Panen ini menjadi penanda suksesnya implementasi Program Riset Smart Farming Biosalin 1 dan 2 yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/27/pgn-brin-panen-perdana-116-ton-padi-biosalin-di-semarang-bukti-nyata-inovasi-produksi-pangan">PGN &#8211; BRIN Panen Perdana 116 Ton Padi Biosalin di Semarang, Bukti Nyata Inovasi Produksi Pangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui keberhasilan panen padi Biosalin seluas 20 hektare di wilayah Pesisir Utara Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Panen ini menjadi penanda suksesnya implementasi Program Riset Smart Farming Biosalin 1 dan 2 yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan PGN pada Desember 2024 lalu.</p>
<p>Padi Biosalin merupakan varietas benih padi yang tahan terhadap kadar garam tinggi, menjadikannya solusi inovatif bagi lahan-lahan pesisir yang sebelumnya tidak produktif akibat intrusi air laut. Sebagian besar lahan seluas 20 hektare yang dipanen itu merupakan lahan tidur salin milik Kelompok Tani Sumber Rezeki di desa setempat.</p>
<p>Lahan tidur tersebut sudah tidak lagi dimanfaatkan sejak kejadian gagal panen akibat salinitas atau tingkat keasinan dalam air yang tinggi pada tahun 2021, sehingga Biosalin menjadi tanaman yang cocok untuk menghidupkan kembali lahan pesisir.</p>
<p>Adapun panen kali ini menghasilkan total produksi sebesar 116,95 ton Gabah Kering Panen (GKP), dengan rata-rata produktivitas mencapai 5,85 ton per hektare. Varietas padi Biosalin 1 memberikan hasil sebesar 6,03 ton per hektare, sementara Biosalin 2 mencatat produktivitas 5,67 ton per hektare.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman mengungkapkan, capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan inovasi pertanian adaptif terhadap salinitas tinggi, sekaligus menunjukkan dampak positif dari sinergi antara energi, riset, dan pemberdayaan masyarakat melalui program Social Responsibility (CSR) PGN.</p>
<p>“Keberhasilan panen padi Biosalin ini menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga riset, dan dunia usaha mampu mewujudkan ketahanan pangan di wilayah yang menantang. PGN bangga bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan lahan tidur yang kini menjadi sumber harapan baru,” ungkap Fajriyah Usman, Sabtu (26/4/2025).</p>
<p>Setelah sukses panen di bulan ini, PGN akan melanjutkan budidaya padi Biosalin tahap dua dengan luas 20 hektare. Adapun lahan budidaya padi yang dimanfaatkan PGN untuk program ini bisa dikembangkan lagi menjadi 100 hektare.</p>
<p>PGN tidak hanya menyuplai energi bersih, tapi juga berupaya memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar melalui program CSR yang berdampak langsung ke masyarakat. Lingkup bantuan PGN ini berupa pengembangan produksi padi Biosalin yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk, yang dilanjutkan pendampingan pascapanen dan pengolahan prosesing benih yang berlangsung sampai Desember 2025.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/27/pgn-brin-panen-perdana-116-ton-padi-biosalin-di-semarang-bukti-nyata-inovasi-produksi-pangan">PGN &#8211; BRIN Panen Perdana 116 Ton Padi Biosalin di Semarang, Bukti Nyata Inovasi Produksi Pangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen USM Dr Rohmini Dikukuhkan Jadi Sekretaris Dewan Pakar DPP PPI</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/16/dosen-usm-dr-rohmini-dikukuhkan-jadi-sekretaris-dewan-pakar-dpp-ppi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 13:41:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pakar]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pengurus Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Divisi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Perhimpunan Periset Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456569</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dosen Magister Manajemen (MM) Universitas Semarang (USM), Dr Rohmini Indah Lestari ST MM, dikukuhkan sebagai Sekretaris Dewan Pakar Divisi Penghargaan Riset Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Periset Indonesia (DPP PPI), pada Selasa (14/1/2025), di Auditorium Gedung Widya Graha BRIN, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Mendapat jabatan itu, Iin, sapaan akrab Dr Rohmini, mengatakan, dirinya bangga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/16/dosen-usm-dr-rohmini-dikukuhkan-jadi-sekretaris-dewan-pakar-dpp-ppi">Dosen USM Dr Rohmini Dikukuhkan Jadi Sekretaris Dewan Pakar DPP PPI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dosen Magister Manajemen (MM) Universitas Semarang (USM), Dr Rohmini Indah Lestari ST MM, dikukuhkan sebagai Sekretaris Dewan Pakar Divisi Penghargaan Riset Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Periset Indonesia (DPP PPI), pada Selasa (14/1/2025), di Auditorium Gedung Widya Graha BRIN, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.</p>
<p>Mendapat jabatan itu, Iin, sapaan akrab Dr Rohmini, mengatakan, dirinya bangga mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan itu. Dia berjanji, akan bekerja keras menyumbangkan tenaganya untuk kemajuan PPI.</p>
<p>&#8221;Untuk USM, saya ingin mengembangkan networking, seperti kerja sama dengan PPI. Saya juga akan membangun kerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), di bidang penelitian dosen,&#8221; ujar Iin.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/16/bocah-korban-pencabulan-meninggal-hoaks-di-akun-nita-purnama-habibie">Bocah Korban Pencabulan Meninggal, Hoaks di Akun Nita Purnama Habibie</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum DPP PPI 2025-2027, Ir Syahrir Ika menyampaikan, pihaknya akan menjalankan program kerja sesuai misi PPI, yakni meningkatkan kompetisi, profesionalisme, dan kesejahteraan anggota Periset Indonesia.</p>
<p>Selain itu, mewujudkan inovasi dan kreativitas periset Indonesia untuk meningkatkan daya saing bangsa, dan menegakkan Kode Etik dan Kode Perilaku Periset.</p>
<p>&#8221;Kami juga akan memberikan advokasi, serta pelindungan hukum, hak intelektual serta Hak Asasi Manusia (HAM) bagi periset, terkait dengan tugas-tugas litbangjirap,&#8221; janji dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/16/kanwil-kemenkum-jateng-verifikasi-tiga-wna-pemohon-kewarganegaraan">Kanwil Kemenkum Jateng Verifikasi Tiga WNA Pemohon Kewarganegaraan</a></strong></p>
<p>Syahrir menambahkan, program lain yakni memberikan masukan terkait kebijakan pembangunan Nasional pemerintah, di bidang pengembangan dan diseminasi ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, sosial, seni dan budaya.</p>
<p>Pihaknya juga akan melakukan pembangunan Nasional di bidang riset, pengembangan, diseminasi dan penerapan ilmu poengetahuan, teknologi, ekonomi, sosial, seni dan budaya.</p>
<p>&#8221;Kami juga akan mendorong pengembangan ekosistem riset dan inovasi, untuk menguatkan industri Nasional, dan memperjuangkan kedaulatan dan kemandirian bangsa yang didukung industri Nasional yang kuat,&#8221; tandas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/16/dosen-usm-dr-rohmini-dikukuhkan-jadi-sekretaris-dewan-pakar-dpp-ppi">Dosen USM Dr Rohmini Dikukuhkan Jadi Sekretaris Dewan Pakar DPP PPI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin </title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/21/dukung-ketahanan-pangan-pgn-bersama-brin-dan-pemkot-semarang-garap-20-hektare-lahan-padi-biosalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 07:45:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Biosalin]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[lahan padi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[PT PGN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453115</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina mendukung program ketahanan pemerintah melalui budidaya padi Biosalin di pesisir utara Semarang, tepatnya di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Dalam kegiatan tersebut, PGN menjalin kerja sama dengan BRIN dan Pemkot Semarang. Program ini juga merupakan bagian dari Riset Smart Farming Biosalin 1 dan 2, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/dukung-ketahanan-pangan-pgn-bersama-brin-dan-pemkot-semarang-garap-20-hektare-lahan-padi-biosalin">Dukung Ketahanan Pangan, PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina mendukung program ketahanan pemerintah melalui budidaya padi Biosalin di pesisir utara Semarang, tepatnya di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, PGN menjalin kerja sama dengan BRIN dan Pemkot Semarang. Program ini juga merupakan bagian dari Riset Smart Farming Biosalin 1 dan 2, kerja sama Pemerintah Kota Semarang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tahun 2024 di Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu.</p>
<p>Padi Bioselin merupakan varietas benih padi yang tahan akan kadar garam tinggi. Padi tersebut ditanam di lahan pesisir seluas 20 hektar yang bisa dikembangkan menjadi 100 hektar. Sementara itu, seluas 20 hektar lahan diantaranya merupakan lahan tidur. BRIN juga menggandeng TNI Polri untuk mempercepat penyiapan lahan.</p>
<p>Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang esensial dalam rangka ketahanan pangan. BRIN mengapresiasi langkah pemanfaatan lahan pesisir untuk budidaya padi Biosalin bersama PGN dan Pemkot Semarang.</p>
<p>&#8220;Program biosalin ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan dan ada 400 hektare tanah sejenis yang bisa ditanami dengan varietas biosalin. Program ini juga mendukung program emas 2045,&#8221; ujar Hevearita Gunaryanti Rahayu, Walikota Semarang, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Lingkup bantuan CSR PGN berupa pengembangan produksi padi Biosalin dilaksanakan dari Desember 2024 &#8211; April 2025 yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk dan dilanjutkan pendampingan pasca panen dan pengolahan prosesing benih sampai Desember 2025</p>
<p>Kondisi lahan pesisir utara Jawa ini sangat abrasif dan kurang subur, seiring dengan air laut yang semakin mengikis tanah pesisir pantai dan mengandung kadar garam yang sangat tinggi. Biosalin menjadi tanaman yang cocok untuk menghidupkan kembali lahan pesisir tersebut. Upaya ini juga ditujukan untuk menghijaukan kembali lahan pesisir utara Semarang.</p>
<p>&#8220;BRIN bekerja sama dengan seluruh stakeholder mendukung program pemerintah melalui riset dan pengembangan keilmuan. Kami harap hasil riset kami bisa diaplikasikan dan bermanfaat untuk masyarakat seperti yang kami lakukan bersama Pemkot Semarang dan PGN hari ini. Budidaya Padi Biosalin diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan Kota Semarang,&#8221; kata Kepala Pusat Riset SPBPDH BRIN, Nugroho Adi Sasongko.</p>
<p>“Langkah PGN dalam budidaya Biosalin merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Melalui pemanfaatan lahan tidur ini, juga bagian dari dukungan PGN untuk menjaga ketahanan pangan, selaras dengan program ketahanan pangan Presiden RI,” ujar Direktur infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta yang hadir dalam kegiatan ini.</p>
<p>Harry menjelaskan, budidaya Biosalin sekaligus menjadi salah satu solusi untuk menangani lahan yang terdampak salinitas di Kota Semarang, khususnya Kecamatan Tuga. Salinitas merupakan tingkat keasinan dalam air.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/21/dukung-ketahanan-pangan-pgn-bersama-brin-dan-pemkot-semarang-garap-20-hektare-lahan-padi-biosalin">Dukung Ketahanan Pangan, PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gandeng Densus 88 Anti Teror Polri, KanKemenag Jakarta Selatan MoU Dukung Pencegahan IRET </title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/16/gandeng-densus-88-anti-teror-polri-kankemenag-jakarta-selatan-mou-dukung-pencegahan-iret</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 06:53:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Anti Teror Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan IRET]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Deteksi Dini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425360</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan gandeng Densus 88 Anti Teror Polri lakukan upaya Strategi Deteksi Dini Pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme) di lingkungan madrasah Kota Jakarta Selatan. Kepala KanKemenag Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim mengatakan, berdasarkan penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sekolah menjadi salah satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/16/gandeng-densus-88-anti-teror-polri-kankemenag-jakarta-selatan-mou-dukung-pencegahan-iret">Gandeng Densus 88 Anti Teror Polri, KanKemenag Jakarta Selatan MoU Dukung Pencegahan IRET </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID</strong>) &#8211; Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan gandeng Densus 88 Anti Teror Polri lakukan upaya Strategi Deteksi Dini Pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme) di lingkungan madrasah Kota Jakarta Selatan.</p>
<p>Kepala KanKemenag Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim mengatakan, berdasarkan penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sekolah menjadi salah satu tempat yang rentan terhadap penyebaran paham radikalisme.</p>
<p>Menurut Yunus penyebaran paham IRET mengikuti perkembangan zaman, sehingga guru harus menjadi agen pencerah bagi siswa dan memberikan edukasi tentang bahaya paham radikalisme.</p>
<p>“Pemahaman terkait moderasi beragama harus selalu ditanamkan dalam pemahaman peserta didik,” tuturnya, Selasa (16/7/2024).</p>
<p>“Mengingat bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dan heterogeny, banyak sekali keragaman yang ada di Indonesia, keragaman bahasa, keragaman suku-budaya, dan keragaman agama serta kepercayaan,” ujar Yunus.</p>
<p>Atas latar belakang heterogenitas bangsa Indonesia tersebut, Yunus menganggap pentingnya sebuah prinsip atau konsep yang mampu mengurai ketegangan antar umat beragama. Konsep Moderasi Beragama atau ‘Jalan Tengah’ tanpa memarjinalkan peran agama juga peran negara sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, mengingat negara kita dipersatukan atas dasar pancasila dan bhineka tunggal ka nya.</p>
<p>“Moderasi beragama menolak ekstremisme dan liberalism dalam beragama adalah kunci keseimbangan agar terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian,” kata Yunus.</p>
<p>Menurutnya, pemahaman moderasi beragama juga bisa mempererat kerukunan umat beragama khususnya di madrasah.</p>
<p>Diharapkan peserta didik kedepannya mampu menjadi generasi moderat, toleran, memahami dan mengamalkan ajaran agama secara seimbang.</p>
<p>Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung dan mengapresiasi terlaksananya MoU KanKemenag Kota Jakarta Selatan dengan Densus 88 Anti Teror Polri dalam mendukung upaya strategi deteksi dini pencegahan IRET di lingkungan madrasah.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/16/gandeng-densus-88-anti-teror-polri-kankemenag-jakarta-selatan-mou-dukung-pencegahan-iret">Gandeng Densus 88 Anti Teror Polri, KanKemenag Jakarta Selatan MoU Dukung Pencegahan IRET </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkumham Jateng Dorong Penegakan KI, Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pelanggaran Hak Cipta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/03/kemenkumham-jateng-dorong-penegakan-ki-tindaklanjuti-dugaan-kasus-pelanggaran-hak-cipta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 04:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=397145</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG (SUARABARU.ID) &#8211; Menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran hak cipta, Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah belum lama ini berkoordinasi dengan Pusat Riset Antariksa BRIN di Kota Bandung. Kemenkumham Jateng diwakili Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Anggiat Ferdinan, Kepala Sub Bidang Kekayaan Intelektual Tri Junianto dan Tim Kanwil memfasilitasi pencegahan dan penegakan hukum Kekayaan Intelektual (KI). Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/03/kemenkumham-jateng-dorong-penegakan-ki-tindaklanjuti-dugaan-kasus-pelanggaran-hak-cipta">Kemenkumham Jateng Dorong Penegakan KI, Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pelanggaran Hak Cipta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran hak cipta, Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah belum lama ini berkoordinasi dengan Pusat Riset Antariksa BRIN di Kota Bandung.</p>
<p>Kemenkumham Jateng diwakili Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Anggiat Ferdinan, Kepala Sub Bidang Kekayaan Intelektual Tri Junianto dan Tim Kanwil memfasilitasi pencegahan dan penegakan hukum Kekayaan Intelektual (KI).</p>
<p>Dalam kasus ini, Kemenkumham Jateng mencoba mendapatkan klarifikasi terhadap laporan pengaduan yang diajukan oleh MAR, warga Kecamatan Bulustalan Semarang terhadap terlapor yaitu IT, A dan LCN.</p>
<p>Aduan tersebut diterima Kemenkumham Jateng atas dasar adanya dugaan pelanggaran hak cipta berupa plagiasi terhadap karya tesis pelapor, yang kemudian dimodifikasi sedemikian rupa oleh terlapor menjadi sebuah karya Laporan Penelitian Kolektif.</p>
<p>Agenda koordinasi berupa wawancara terhadap saksi, seorang tenaga pengajar Riset Astronomi dari BRIN, yakni Profesor Thomas Djamaluddin, yang merupakan Dosen Pembimbing karya Tesis Pelapor saat menempuh studi pascasarjana di salah satu Universitas di Jawa Tengah.</p>
<p>Dalam wawancara tersebut, Kadiv Yankumham Anggiat bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kemenkumham Jateng memberikan 16 pertanyaan yang berkaitan kasus dugaan pelanggaran Hak Cipta tersebut.</p>
<p>Berdasarkan hasil wawancara, diketahui dokumen karya tulis berupa skripsi, tesis dan disertasi disimpan di perpustakaan kampus tersebut untuk dapat dijadikan bahan rujukan mahasiswa, sehingga karya tulis tersebut bersifat terbuka namun terbatas karena tidak boleh dicopy atau dipinjam keluar perpustakaan kampus.</p>
<p>Pelapor dalam aduannya mencantumkan Pasal 9 ayat 1 serta pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sebagai dasar aduan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/03/kemenkumham-jateng-dorong-penegakan-ki-tindaklanjuti-dugaan-kasus-pelanggaran-hak-cipta">Kemenkumham Jateng Dorong Penegakan KI, Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pelanggaran Hak Cipta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Kembali Musnahkan Lahan Ganja di Dua Titik, Total 4 Hektar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/05/bnn-kembal-musnahkan-lahan-ganja-di-dua-titik-total-4-hektar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 04:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bnn ri]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Dua titik]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemusnahan]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=372391</guid>

					<description><![CDATA[<p>ACEH (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) RI kembali melakukan pemusnahan lahan ganja di Provinsi Aceh. Pemusnahan yang dipimpin Plt. Direktur Narkotika, Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo ini dilakukan di dua titik lahan ganja. Titik pertama ditemukan pada ketinggian 223 MDPL dengan luas 1 hektar di Dusun Aluele Modek, Desa Teupin Rusep, dan kedua pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/05/bnn-kembal-musnahkan-lahan-ganja-di-dua-titik-total-4-hektar">BNN Kembali Musnahkan Lahan Ganja di Dua Titik, Total 4 Hektar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ACEH (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) RI kembali melakukan pemusnahan lahan ganja di Provinsi Aceh. Pemusnahan yang dipimpin Plt. Direktur Narkotika, Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo ini dilakukan di dua titik lahan ganja.</p>
<p>Titik pertama ditemukan pada ketinggian 223 MDPL dengan luas 1 hektar di Dusun Aluele Modek, Desa Teupin Rusep, dan kedua pada ketinggian 120 MDPL dengan luas 3 hektar di Dusun Cot Rawatu, Desa Jurong Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.</p>
<p>&#8220;Lahan ganja tersebut merupakan hasil temuan tim BNN dari kegiatan monitoring lahan tanaman narkotika yang dilaksanakan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Informasi Geospasial (BIG),&#8221; ungkap Guntur, Kamis (5/10/2023).</p>
<p>Guntur mengatakan, usai dilakukan monitoring dan penyelidikan oleh tim di lapangan, ada total 16.000 pohon ganja dengan ketinggian berkisar antara 50 cm hingga 150 cm berhasil dimusnahkan.</p>
<p>&#8220;Tanaman ganja seberat 8 ton dengan jarak kerapatan antar tanaman berkisar antara 100 cm hingga 200 cm tersebut dimusnahkan oleh 122 personel tim gabungan dari BNN Pusat, BNNK Lhokseumawe, TNI, Polri, Satpol PP, Kejaksaan Negeri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Dinas Pertanian,&#8221; terang Guntur.</p>
<p>Menurutnya, pemusnahan ganja tersebut dilaksanakan sesuai dengan amanat Pasal 92 Ayat (1) dan (2) Undang &#8211; Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, terkait pemusnahan tanaman narkotika.</p>
<p>&#8220;Bagi pelaku (penanam ganja) dapat dikenakan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, sebagaimana diatur dalam pasal 111 Ayat (2) Undang &#8211; Undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/05/bnn-kembal-musnahkan-lahan-ganja-di-dua-titik-total-4-hektar">BNN Kembali Musnahkan Lahan Ganja di Dua Titik, Total 4 Hektar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>