<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKKBN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bkkbn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Nov 2025 04:07:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BKKBN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 04:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Pol Hery Wiyant]]></category>
		<category><![CDATA[GATI]]></category>
		<category><![CDATA[NGOPI Anak Bareng Ayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507118</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) — Perwakilan BKKBN Jawa Tengah melakukan penandatanganan kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang di ruang Vasektomi BKKBN Jateng Jalan Pemuda Semarang, Jumat, 14 November 2025. Penandatanganan dilakukan oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto dan Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang. Plt Kaper BKKBN Jateng mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak">BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) —</strong> Perwakilan BKKBN Jawa Tengah melakukan penandatanganan kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang di ruang Vasektomi BKKBN Jateng Jalan Pemuda Semarang, Jumat, 14 November 2025.</p>
<p>Penandatanganan dilakukan oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto dan Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang. Plt Kaper BKKBN Jateng mengatakan, perjanjian kerja sama ini  diperlukan untuk meningkatkan kompetensi pegawai BKKBN, para penyuluh KB, dan jajaran di BKKBN.</p>
<p>“Kita masih memerlukan peningkatan kompetensi SDM, sehingga dilakukan kerja sama ini, menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan Kementerian Kependudukan dan KB/BKKBN dengan Kementerian Tenaga Kerja,” ujar Hery Wiyanto.</p>
<p>Sedangkan Lusia Hartiningtyas Mardyasari mengatakan, BBVP Semarang yang merupakan kepanjangan tangan Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasinya kepada Perwakilan BKKBN Jateng karena berkenan menjalin kerja sama.</p>
<figure id="attachment_507130" aria-describedby="caption-attachment-507130" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-507130" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA.jpg" alt="" width="681" height="484" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA-400x284.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA-150x107.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-507130" class="wp-caption-text">Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto bersama Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang menunjukkan berkas kerja sama yang baru saja ditandatangani. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Pada bagian awal nanti, kami akan melakukan <em>piloting project </em>peningkatan lansia berdaya dan produktif. Kami melakukan training bagi lansia, untuk meningkatkan kepercayaan diri. Nantinya juga akan dilanjutkan dengan pelatihan bagi remaja bahlan balita.</p>
<p><strong>Senam Bersama </strong></p>
<p>Sebelum acara penandatanganan kerja sama, dilakukan senam pagi bersama Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng dan seluruh karyawan serta mitra kerja di halaman kantor. Bahkan Brigjen Hery Wiyanto yang baru beberapa hari menjabat di BKKBN Jateng, sempat membagikan uang untuk peserta senam yang dinilai “bersemangat”.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan penandatanganan kerja sama bersama BBPVP di ruang Vasektomi. Di sini sudah berkumpul para ayah dan anak berkumpul untuk mengikuti Ngopi Nasional (Ngobrol Perkara GATI) Ayah Bareng Anak, bagian dari implementasi Menu GATI dalam rangka memperingati Hari Ayah.</p>
<p>Dalam sambutannya, Brigjen Hery menegaskan bahwa peringatan Hari Ayah bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk mengingat kembali pentingnya keteladanan ayah dalam membentuk karakter anak.</p>
<p>“Gunakan HP seperlunya. Jadikan itu alat untuk memantau perkembangan anak, bukan memisahkan kita dari mereka,” ujarnya, mengingatkan para ayah tentang pentingnya kehadiran yang nyata dalam pengasuhan.</p>
<p>Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), BKKBN mendorong ayah agar lebih terlibat dalam membangun keluarga berkualitas. Pesan itu dipertegas melalui penandatanganan kerja sama antara BKKBN Jateng dan BBPVP (Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) Semarang, yang diharapkan mampu memperluas praktik penguatan keluarga dan menjadi contoh bagi daerah lain.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Brigjen Hery juga menyinggung amanat Pasal 47 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang menekankan pentingnya pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.</p>
<p>Mantan Kabid Humas Polda Bali ini menguraikan, keluarga harus mampu menjalankan delapan fungsi keluarga, dari fungsi keagamaan hingga pembinaan lingkunganuntuk melahirkan generasi berkarakter kuat.</p>
<p>“Namun, kenyataan sosial masih menunjukkan ketimpangan peran. Banyak ayah masih dipersepsikan hanya sebagai pencari nafkah, sementara ibu memikul sebagian besar tanggung jawab pengasuhan,” ujar dia.</p>
<p>Kondisi ini berkontribusi pada tingginya fenomena <em>fatherless</em>. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan hanya 37,17% anak usia 0–5 tahun yang tumbuh dengan kehadiran kedua orang tua secara penuh.</p>
<p>Padahal, berbagai penelitian memperlihatkan betapa besar pengaruh ayah dalam masa tumbuh kembang anak—mulai dari pencegahan perilaku berisiko, peningkatan prestasi akademik, hingga pencegahan stunting.</p>
<p>“Riset Universitas Wiraraja (2021) pun menguatkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan balita berdampak signifikan pada kesehatan anak.</p>
<p>Karena itu, GATI menjadi salah satu Quick Win BKKBN dalam mewujudkan keluarga berkualitas,” ujarnya.</p>
<p>Tahun ini, peringatan Hari Ayah Nasional serentak diselenggarakan di Provinsi Bengkulu yang dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai momentum kampanye keteladanan ayah.</p>
<p>BKKBN Jateng, kata Brigjen Hery, berkomitmen terus menyebarkan semangat GATI melalui berbagai program: sosialisasi di Kampung KB, pembinaan keluarga balita dan remaja, hingga pemberdayaan komunitas ayah di berbagai desa.</p>
<p>“Penguatan peran ayah bukan hanya urusan keluarga, tetapi urusan bangsa. Dari keluarga yang kuat lahir generasi yang unggul,” tegasnya.</p>
<p>Menutup sambutannya, Brigjen Hery mengucapkan doa agar kegiatan membawa manfaat bagi keluarga Indonesia.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak">BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edy Wuryanto Dorong Masyarakat Banjarejo Sukseskan Program Bangga Kencana dan Keluarga Berencana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/16/edy-wuryanto-dorong-masyarakat-banjarejo-sukseskan-program-bangga-kencana-dan-keluarga-berencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 08:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Bangga Kencana]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[edy wuryanto]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga berencana]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502381</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, mendorong masyarakat Desa Banjarejo untuk terus mendukung dan menyukseskan Program Bangga Kencana (Bangga Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga). Hal itu dikatakan Edy Wuryanto dalam kegiatan yang digagas oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Jumat (16/10/2025). Melalui sosialisasi yang berlangsung hangat, Edy [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/16/edy-wuryanto-dorong-masyarakat-banjarejo-sukseskan-program-bangga-kencana-dan-keluarga-berencana">Edy Wuryanto Dorong Masyarakat Banjarejo Sukseskan Program Bangga Kencana dan Keluarga Berencana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, mendorong masyarakat Desa Banjarejo untuk terus mendukung dan menyukseskan Program Bangga Kencana (Bangga Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga).</p>
<p>Hal itu dikatakan Edy Wuryanto dalam kegiatan yang digagas oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Jumat (16/10/2025).</p>
<p>Melalui sosialisasi yang berlangsung hangat, Edy menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Balai Desa Banjarejo ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Bambang Supriyanto. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Edy Wuryanto atas kesediaannya hadir di tengah masyarakat.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/19/ketika-jepara-menjadi-pusat-warisan-budaya-dan-kreativitas-nusantara">Ketika Jepara Menjadi Pusat Warisan Budaya dan Kreativitas Nusantara</a></strong></h5>
<p>Bambang menuturkan, masyarakat Banjarejo telah berkomitmen menjalankan program Kampung KB secara aktif.</p>
<p>“Kami selalu berupaya mendukung keberhasilan program KB di desa kami,” ujar Bambang Supriyanto.</p>
<p>Dalam sambutannya, Edy Wuryanto mengapresiasi dukungan penuh BKKBN Pusat yang telah memfasilitasi kegiatan, termasuk penyediaan hadiah dan konsumsi bagi peserta.</p>
<p>Edy kemudian menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga.</p>
<p>Ia menekankan bahwa kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi, tetapi juga pada pola pikir dan tanggung jawab orang tua.</p>
<p>“Sehat itu bukan hanya soal tubuh, tapi juga pikiran dan tanggung jawab. Bapak-bapak jangan hanya bisa menghamili, tapi juga wajib memberi nafkah dan dukungan bagi istri agar bisa membeli makanan bergizi,” tegas Edy di hadapan peserta sosialisasi.</p>
<p>Politisi dari PDIP Dapil Jawa Tengah III itu juga mendorong masyarakat Grobogan untuk mengembangkan potensi lokal, terutama di sektor peternakan ayam petelur.</p>
<p>Ia mencontohkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan sekitar 130 ribu butir telur per hari.</p>
<p>Menurut Edy, kebutuhan itu seharusnya dapat dipenuhi oleh peternak lokal agar perputaran ekonomi tetap berada di daerah.</p>
<p>“Saya ingin bahan pangan yang masuk ke dapur berasal dari peternak dan petani Grobogan, agar hasilnya kembali untuk masyarakat Grobogan sendiri,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Edy juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dan ketahanan mental bagi anak-anak.</p>
<p>Ia menilai keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan hidup.</p>
<figure id="attachment_502382" aria-describedby="caption-attachment-502382" style="width: 681px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-502382" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/Hadiah.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/Hadiah.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/Hadiah-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/Hadiah-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-502382" class="wp-caption-text">Keceriaan para peserta yang berhasil mendapatkan doorprize karena dapat menjawab pertanyaan yang diberikan Edy Wuryanto. Foto: Tya Widya/SB/</figcaption></figure>
<p>“Anak-anak harus dibekali semangat pantang menyerah dan mandiri. Orang tua harus selalu ada di belakang mereka, mendukung tanpa menyalahkan,” pesan Edy.</p>
<p>Sementara itu, Kepala DP3AKB Kabupaten Grobogan, Indartiningsih, menyoroti masalah pernikahan dini yang masih terjadi di wilayahnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pernikahan di bawah usia 19 tahun berisiko menimbulkan berbagai persoalan, termasuk kesehatan dan ekonomi keluarga.</p>
<p>“Pernikahan dini sering berujung pada stunting dan perceraian. Karena itu, mari kita dorong anak-anak menikah saat sudah siap secara fisik dan mental, minimal usia 21 tahun bagi perempuan,” kata Indartiningsih.</p>
<p>Ia juga memperkenalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar ibu hamil, menyusui, serta balita non-PAUD. Program tersebut diharapkan dapat menekan angka stunting di Grobogan.</p>
<p>Narasumber lain, Iwan Dwi Antoro, Ahli Muda KKB BKKBN Jawa Tengah, menegaskan bahwa hidup perlu direncanakan, termasuk dalam hal membentuk keluarga.</p>
<p>Ia mengingatkan agar jarak antara anak pertama dan kedua idealnya dua tahun untuk menjaga kecukupan ASI dan mencegah dua balita dalam satu keluarga.</p>
<p>Menurut Iwan, perbaikan gizi menjadi kunci utama menurunkan angka stunting.</p>
<p>Ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak konsumsi protein hewani seperti telur dan ikan lele yang mudah dijangkau.</p>
<p>“Anak yang cukup gizi akan tumbuh cerdas dan kuat,” tuturnya.</p>
<p>Selain fokus pada anak, Iwan juga menyinggung pentingnya pemberdayaan lansia melalui program Lansia Berdaya, agar warga lanjut usia tetap produktif dan mandiri.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/10/19/karimunjawa-ubah-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar">Karimunjawa Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar</a></strong></h5>
<p>Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari warga Banjarejo. Peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan keluarga, kesehatan, serta ekonomi rumah tangga.</p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut juga diberikan pertanyaan berhadiah untuk para peserta yang berhasil menjawab soal dari Edy Wuryanto.</p>
<p>Mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, berhak mendapatkan hadiah, seperti sepeda yang sudah disiapkan oleh penyelenggara.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/16/edy-wuryanto-dorong-masyarakat-banjarejo-sukseskan-program-bangga-kencana-dan-keluarga-berencana">Edy Wuryanto Dorong Masyarakat Banjarejo Sukseskan Program Bangga Kencana dan Keluarga Berencana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 08:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Quick Win]]></category>
		<category><![CDATA[TAMASYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497216</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;  Deputi Bidang Keluarga Sejahtera Dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti menegaskan, pembangunan keluarga adalah pilar penting dalam pembangunan nasional. “Tanpa keluarga yang kuat, sejahtera, dan berdaya tahan, sulit rasanya mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur. Karena itu, kebijakan keluarga tidak bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur">Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211;  Deputi Bidang Keluarga Sejahtera Dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti menegaskan, pembangunan keluarga adalah pilar penting dalam pembangunan nasional.</p>
<p>“Tanpa keluarga yang kuat, sejahtera, dan berdaya tahan, sulit rasanya mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur. Karena itu, kebijakan keluarga tidak bisa dipandang sekadar sebagai isu domestik, tetapi merupakan strategi pembangunan bangsa,” kata Nopian Andisti ketika memberikan sambutan dalam acara Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Pembinaan Pengasuhan 1.000 Hari Pertama dan Taman Asuh Sayang Anak di Hotel Harris Semarang, Sabtu (20/9/2025).</p>
<p>Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Perwakilan BKKBN Jateng dengan 10 perusahaan/BUMN di Jateng untuk didirikannya Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) di beberapa perusahanaan di Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan dari 10 perusahaan dan Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistya Ediningsih, disaksikan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andisti dan</p>
<figure id="attachment_497222" aria-describedby="caption-attachment-497222" style="width: 295px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-497222" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI.jpg" alt="" width="295" height="395" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI.jpg 295w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI-112x150.jpg 112w" sizes="(max-width: 295px) 100vw, 295px" /><figcaption id="caption-attachment-497222" class="wp-caption-text">Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti diwawancarai wartawan. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Acara ini diikuti sekitar 150 peserta yakni pengasuh TPA di Wilayah Kota Semarang, pengelola program Pembangunan Keluarga tingkat Provinsi Jawa Tengah, pengelola program Pembangunan Keluarga dari Dinas OPD Dalduk KB di Kota Semarang, PKB/PLKB di Wilayah Kota Semarang, Bagian Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Wilayah Kota Semarang, ibu dari anak usia dini, dan mitra kerja terkait.</p>
<p>Nopian juga menyebut, saat ini Indonesia tengah menikmati bonus demografi sebagai hasil perjalanan panjang penurunan angka kelahiran dan kematian.  “Bonus demografi ini tidak akan menjadi sebuah bonus apabila hanya setengah saja dari usia produktif yang berkontribusi dalam pembangunan, hal ini dapat kita lihat dari tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan sebesar 55,41% lebih rendah dibandingkan dengan TPAK laki-laki yang sebesar 84%,” ujar dia.</p>
<p>Sedangan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) merupakan salah satu <em>Quick Win</em> Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN sebagai upaya menjawab isu kerentanan keluarga dan pemanfaatan bonus demografi. “TAMASYA lahir untuk memastikan praktik pengasuhan anak yang positif tetap bisa dilakukan meskipun anak dititipkan di Tempat Penitipan Anak,” ujar Nopian.</p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-dukung-program-tamasya-wujudkan-indonesia-emas-2045">PLN IP UBP Semarang Bersama IZI Jateng Dukung Program Tamasya Wujudkan Indonesia Emas 2045</a></span></strong></p>
<p>Dia berharap, kegiatan ini dapat melalahirkan beberapa hal penting, seperti meningkatnya koordinasi antarpemangku kepentingan mengenai kebijakan, strategi, dan praktik terbaik dalam pengasuhan anak usia dini, meningkatnya keterampilan praktis pengasuh, kader, dan tenaga pendamping dalam stimulasi perkembangan, deteksi dini, serta penanganan gangguan tumbuh kembang anak yang menjadi bagian penting dari layanan TAMASYA.</p>
<p>“Dengan kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Kartu Kembang Anak (KKA) dan platform SiBima BKB EMAS sebagai instrumen pemantauan tumbuh kembang anak makin optimal. Kemudian terwujudnya koordinasi lintas sektor antara BKKBN, Dinas Kesehatan, Dinas PPPA, Puskesmas, kader TPK, PKB/PLKB, dan pengasuh TPA dalam penyelenggaraan layanan pengasuhan serta mekanisme rujukan tumbuh kembang anak di TAMASYA, dan layanan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui penguatan Program TAMASYA,” ujar Nopian.</p>
<p>Dia mengakui, perjalanan menuju keluarga Indonesia yang tangguh bukanlah hal yang mudah. “Namun dengan sinergi, komitmen, dan kerja sama, kita yakin tujuan tersebut bisa dicapai. Mari kita jadikan  pertemuan ini sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan keluarga, menyiapkan anak usia dini yang berkualitas, dan berkontribusi  bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar dia.</p>
<p><strong>Dukung Day Care</strong></p>
<p>Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perwakilan BKKBN Jateng dengan 10 perusahaan yaitu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Pertamina Patra Niaga AFT Ahmad Yani, Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Semarang, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Mrica, PLN Nusantara Power unit Pembangkit Rembang, PLN Indonesia Power Unit Pembangkit Cilacap, dan PLN Indonesia Power SUb Unit PLTA Wonogiri.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur">Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kirab Bangga Kencana Situbondo – Sragen – Jakarta Sukses Menandai Harganas 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/29/kirab-bangga-kencana-situbondo-sragen-jakarta-sukses-menandai-harganas-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 03:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bangga Kencana]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Harganas 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sesmen Kemendukbangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481491</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) – Kirab kendaraan bermotor yang dikemudikan oleh pengelola Program Lini Lapangan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melewati ujung desa di berbagai daerah di Indonesia, Kirab Bangga Kencana 2025. Kirab ini menandai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada hari ini, Minggu 29 Juni 2025.  “Dari Keluarga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/29/kirab-bangga-kencana-situbondo-sragen-jakarta-sukses-menandai-harganas-2025">Kirab Bangga Kencana Situbondo – Sragen – Jakarta Sukses Menandai Harganas 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) – </strong>Kirab kendaraan bermotor yang dikemudikan oleh pengelola Program Lini Lapangan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melewati ujung desa di berbagai daerah di Indonesia, Kirab Bangga Kencana 2025.</p>
<p>Kirab ini menandai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada hari ini, Minggu 29 Juni 2025.  “Dari Keluarga Untuk Indonesia Maju”, merupakan tema yang diusung dalam peringatan Hari Keluarga Nasional kali ini, yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2025.</p>
<p>Tema tersebut diambil mengingat peran keluarga pada era ini semakin tergerus, tergantikan oleh gawai, dan atau perangkat social modern lainnya. Diharapkan, tema tersebut dapat mengingatkan kembali kepada kita, bahwa keluarga merupakan pilar kuat peradaban dan pembangunan di masyarakat.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter wp-image-481492 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA.jpeg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/BANGGA-KENCANA-238x178.jpeg 238w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></p>
<p>Yang menjadi salah satu lokasi awal Kirab Bangga Kencana yaitu di Pulau Jawa. Kirab Bangga Kencana 2025 dimulai dari Kota Situbondo di Jawa Timur, bergerak masif melewati Kabupaten Ngawi.</p>
<p>Kemudia di Jawa Tengah memasuki Sragen dan bergerak secara estafet di Kabupaten Klaten, Prambanan, Kota Pekalongan di Jawa Tengah, selanjutnya merapat menuju ke DKI Jakarta, setelah sebelumnya menyentuh Kota Depok sebagai representasi dari Provinsi Jawa Barat. Rangkaian Kirab Bangga Kencana Regional Jawa akan dimulai sejak tanggal 23 Juni 2025, dan berakhir pada tanggal 26 Juni 2025.</p>
<p>Dengan ratusan personel Kemendukbangga / BKKBN dari tiap Perwakilan BKKBN Provinsi, kendaraan yang mengangkut peserta kirab membawa misi utama, yaitu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, penguatan peran keluarga, komitmen pemerintah daerah, dan kerja sama dengan mitra dalam Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (Bangga Kencana), serta memperkuat Program Quick Wins Kemendukbangga / BKKBN.</p>
<p><strong>Titik Temu Kirab</strong></p>
<p>Sosialisasi Kelima <em>quickwin</em> diejawantahkan dalam perlambang lima buah pataka yang dikirab melintas Pulau Jawa. Kabupaten Klaten dan Kota Pekalongan, 2 (dua) kabupaten/kota yang terpilih untuk menjadi <em>homebase</em> Kirab Bangga Kencana 2025 Regional Jawa melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan Program Bangga Kencana dan Program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/29/kirab-bangga-kencana-situbondo-sragen-jakarta-sukses-menandai-harganas-2025">Kirab Bangga Kencana Situbondo – Sragen – Jakarta Sukses Menandai Harganas 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendukbangga Wihaji Sarapan Soto Bareng Duta Genre: Harus Satukan IQ dan SQ</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/02/mendukbangga-wihaji-sarapan-soto-bareng-duta-genre-harus-satukan-iq-dan-sq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 04:55:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[genre]]></category>
		<category><![CDATA[KB]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Mendukbangga]]></category>
		<category><![CDATA[Wihaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=472394</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr Wihaji sarapan bareng Duta Genre dan melakukan olahraga bersama karyawan BKKBN Perwakilan Jateng di kantor BKKBN Jalan Pemuda Semarang, Jumat (2 Mei 2025. Mantan Bupati Batang ini datang ke Semarang untuk berdialog dengan para duta Genre (Generasi Berencana) dan menjalin keakraban dengan para karyawan BKKBN [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/02/mendukbangga-wihaji-sarapan-soto-bareng-duta-genre-harus-satukan-iq-dan-sq">Mendukbangga Wihaji Sarapan Soto Bareng Duta Genre: Harus Satukan IQ dan SQ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) </strong>– Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr Wihaji sarapan bareng Duta Genre dan melakukan olahraga bersama karyawan BKKBN Perwakilan Jateng di kantor BKKBN Jalan Pemuda Semarang, Jumat (2 Mei 2025.</p>
<p>Mantan Bupati Batang ini datang ke Semarang untuk berdialog dengan para duta Genre (Generasi Berencana) dan menjalin keakraban dengan para karyawan BKKBN Jateng.</p>
<p>Wihaji sempat main badminton dan tonis di lapangan kantr BKKBN. Dalam permainan bandminton berpasangan dengan Stafsus Mendukbangga Triyoko Lisdiyanta melawan Plt Sekretaris BKKBN Jateng Rihutomo Wahyu Setiawan yang berpasangan dengan Hadi Nursalim.</p>
<figure id="attachment_472395" aria-describedby="caption-attachment-472395" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-472395" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/serve.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/serve.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/serve-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/serve-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-472395" class="wp-caption-text">Menteri Wihaji melakukan serve saat main badminton, dan dalam permainan ini pasangannya menang. Fot: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Untung kami menang, kalau kalah Plt-nya dibatalkan,” ujar Wihaji bercanda pada Plt Sekban Rihutomo.</p>
<p>Usai melakukan olahraga, Menteri Wihaji sarapan soto bareng para Duta Genre Jateng dan perwakilan dari Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Rembang, Tegal, Sragen, dan Wonogiri sekitar 40 orang.</p>
<p><strong>Selaraskan IQ dan SQ</strong></p>
<p>Dalam dialog ini, Mendukbangga mengingatkan pentingnya menyelaraskan IQ (Intelligence Quotient/kecerdasan otak) dan SQ (Spiritual Quotient/Kecerdasan Spiritual) kepada anak-anak muda Duta Genre ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/02/mendukbangga-wihaji-sarapan-soto-bareng-duta-genre-harus-satukan-iq-dan-sq">Mendukbangga Wihaji Sarapan Soto Bareng Duta Genre: Harus Satukan IQ dan SQ</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesmen Kemenduk Bangga Berharap Gubernur Terpilih Gunakan Data Stunting yang Sudah Ada</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/24/sesmen-kemenduk-bangga-berharap-gubernur-terpilih-gunakan-data-stunting-yang-sudah-ada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 10:02:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Budi Setiyono]]></category>
		<category><![CDATA[Sesmen Kemenduk Bangga]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457829</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN Prof Budi Setiyono, PhD berharap Gubernur Jateng terpilih dan para bupati/wali kota terpilih untuk memperhatikan data penanganan stunting yang sudah ada dalam menjalankan program kerjanya. Hal itu disampaikan Prof Budi Setiyono didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Edi Sulistyaningsih dan Kepala Dinas Perempuan dan Anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/24/sesmen-kemenduk-bangga-berharap-gubernur-terpilih-gunakan-data-stunting-yang-sudah-ada">Sesmen Kemenduk Bangga Berharap Gubernur Terpilih Gunakan Data Stunting yang Sudah Ada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN Prof Budi Setiyono, PhD berharap Gubernur Jateng terpilih dan para bupati/wali kota terpilih untuk memperhatikan data penanganan stunting yang sudah ada dalam menjalankan program kerjanya.</p>
<p>Hal itu disampaikan Prof Budi Setiyono didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Edi Sulistyaningsih dan Kepala Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jateng Dra. Retno Sudewi, APT, M.Si., MM, kepada wartawan dan anggota Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) di Semarang, Jumat (24/1/2025).</p>
<p>Harapan itu dimaksudkan agar, penanganan stunting bisa berlanjut, dengan data yang sudah pasti tentang lokasi, jumlah, yang sudah lengkap <em>by name by address.</em></p>
<p>Budi Setiyono berpesan pada Kepala Dinas PPA Provinsi Jateng Retno Sudewi, untuk menyampaikan hal ini kepada Gubernur Jateng terpilih. Sehingga apa yang sudah dilakukan sebelumnya tetap berkelanjutan.</p>
<p>Penanganan stunting ini menjadi penting, menurutnya, untuk menyiapkan diri menuju Indonesia Emas tahun 2025. “Menangani <em>stunting </em>harus dari hulu, sejak awal. Dimulai dari calon pengantin, masa kehamilan, melahirkan, dan setelah melahirkan.</p>
<p>“Saat menikah, calon pengantin harus paham, bagaimana nanti menjaga kehamilannya, melahirkan, dan penyediaan makanan bernutrisi bagi anaknya,” ujar mantan Wakil Rektor Universitas Diponegoro ini.</p>
<p>Dia kemudian menyebut, penanganan stunting memang tidak cukup hanya dengan pemberian makanan tambahan bernutrisi bagi anak, tetapi ada juga yang sifatnya nonnutrisi. “Kondisi rumahnya bagaimana, ketersediaan air bersih, tersedia jamban atau tidak. Kemudian yang juga penting adalah edukasi. Orang tua harus paham mengenai nutrisi bagi anak, rumah sehat, penggunaan air bersih,” ujar Budi Setiyono.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/24/sesmen-kemenduk-bangga-berharap-gubernur-terpilih-gunakan-data-stunting-yang-sudah-ada">Sesmen Kemenduk Bangga Berharap Gubernur Terpilih Gunakan Data Stunting yang Sudah Ada</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepesertaan KB PUS di Jateng Capai 65 Persen, IPK Terbaik Se-Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/01/kepesertaan-kb-pus-di-jateng-capai-65-persen-ipk-terbaik-se-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 14:34:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[MKJP]]></category>
		<category><![CDATA[PUS]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=428459</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepersertaan dalam keluarga berencana Pasangan Usia Subur (PUS) di Jateng mencapai 65 persen. Dari kepesertaan itu didominasi peserta KB non-MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang). Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistya Ediningsih dalam kegiatan Executive Meeting TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan bersama jajaran Kodam IV/Diponegoro di Thamrin Square, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/01/kepesertaan-kb-pus-di-jateng-capai-65-persen-ipk-terbaik-se-indonesia">Kepesertaan KB PUS di Jateng Capai 65 Persen, IPK Terbaik Se-Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Kepersertaan dalam keluarga berencana Pasangan Usia Subur (PUS) di Jateng mencapai 65 persen. Dari kepesertaan itu didominasi peserta KB non-MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang).</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Eka Sulistya Ediningsih dalam kegiatan <em>Executive Meeting </em>TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan bersama jajaran Kodam IV/Diponegoro di Thamrin Square, Semarang, Kamis 1 Juli 2024.</p>
<p>Kepala Perwakilan BKKBN Jateng yang akrab disapa Mak Eka ini menambahkan, dan angka kelahiran 2,04 persen sudah di bawah rerata nasional 2,1 persen. “Itu pun masih dituntut angka kelahiran untuk bisa menjadi 1,9,” tambah Mak Eka.</p>
<p>Sedangkan untuk prevalensi stunting di Jateng, menurut dia masih harus bekerja keras, karena dari target 14 persen untuk tahun 2024, baru tercapai ada 20,7 persen pada tahun 2023.</p>
<p>“Dalam waktu setahun ini, kita harus intensif untuk menekan stunting dengan melakukan kolaborasi bersama di antaranya bersama TNI,” kata Eka.</p>
<p>Eka juga menyebut, Indeks Pembangunan Keluarga di Jawa Tengah terbaik se-Indonesia. Ada tiga kriteria yaitu ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan.</p>
<figure id="attachment_428463" aria-describedby="caption-attachment-428463" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-428463 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240801_102755.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240801_102755.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240801_102755-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240801_102755-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-428463" class="wp-caption-text">Peserta executive Meeting TMMD Bangga Kencana Kesehatan 2024 di Semarang, Kamis 1 Agustus 2024. Foyo: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Jawa Tengah mencatat indeks ketenteraman 59,79 perse, kemandirian 52,49, dan kebahagiaan mencapai 71,86 persen,” tambahnya.</p>
<p>Eka juga menyebut, pentingnya KB pascasalin, yaitu perlunya digalakkan kepada para ibu yang baru melahirkan dan sudah melewati 42 hari agar memakai kontrasepsi agar tidak segera hamil.</p>
<p><strong>Peluang Peran TNI</strong></p>
<p>Sementara itu Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IV/DIponegoro Kol Ckm dr Wiganda, SpB menyebut, peluang TNI dalam berperan sangat besar. “Struktur TNI dari Panglima sampai ke desa-desa terpencil. TNI punya rumah sakit di tiap kabupaten, tersedia tenaga medis dan paramedis sampai Tingkat Kodim, ada asrama, dan ada Babinsa sampai ke desa-desa,” kata dr Wiganda.</p>
<p>Dengan peluang tersebut, dr Wiganda mengatakan, TNI tetap berkomitmen untuk membantu pemerintah melaksanakan program KB dan penurunan stunting.</p>
<p>Hadir juga Plt Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN mewakili Deputi Bidang ADPIN BKKBN. Kemudian pembicara lain dalam kegiatan ini, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta M Iqbal Apriansyah, Kepala Dinas Kesehatan Jateng dr Yunita Dyah Suminar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jateng Dra. Retno Sudewi, Apt, MSi, MM.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti jajaran Kodam IV/Diponegoro, Korem, dan para Komanda Kodim se-Jateng-DIY, OPD terkait dari kabupaten/kota.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/01/kepesertaan-kb-pus-di-jateng-capai-65-persen-ipk-terbaik-se-indonesia">Kepesertaan KB PUS di Jateng Capai 65 Persen, IPK Terbaik Se-Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1 Juta Keluarga Lebih di Jawa Tengah Masih Berisiko Stunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/22/1-juta-keluarga-lebih-di-jawa-tengah-masih-berisiko-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2024 04:13:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Eka Sulistia Ediningsih]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415440</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah mengemukakan masih ada lebih dari 1 juta keluarga di provinsi tersebut berisiko stunting. Kepala BKKBN Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, merinci menurut Hasil Pemutakhiran Data Keluarga Tahun 2023, keluarga yang digolongkan pada Keluarga Beresiko Stunting turun menjadi 1.341.726 keluarga. Angka itu sudah turun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/22/1-juta-keluarga-lebih-di-jawa-tengah-masih-berisiko-stunting">1 Juta Keluarga Lebih di Jawa Tengah Masih Berisiko Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah mengemukakan masih ada lebih dari 1 juta keluarga di provinsi tersebut berisiko stunting.</p>
<p>Kepala BKKBN Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, merinci menurut Hasil Pemutakhiran Data Keluarga Tahun 2023, keluarga yang digolongkan pada Keluarga Beresiko Stunting turun menjadi 1.341.726 keluarga.</p>
<p>Angka itu sudah turun lebih dari 1,5 juta keluarga dalam dua tahun terakhir. Artinya penurunan yang sangat signifikan yerjadi pada penggolongan Keluarga Beresiko Stunting</p>
<p>&#8220;Bila menurut pendataan keluarga tahun 2021 jumlah keluarga beresiko stunting di Provinsi Jawa Tengah berjumlah 3.017.573,&#8221; kata Eka, Rabu 22 Mei 2024.</p>
<p>Lebih jauh, kata dia, merujuk hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) kasus stunting di Jawa Tengah juga telah menurun menjadi 20,7.</p>
<p>&#8220;Dan coverage (cakupan) pengukuran secara optimal berbasis masyarakat terhadap balita di Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh mitra strategis dipandu oleh Sahabat Sahabat dari Dinas Kesehatan terus meningkat coveragenya dan kini sudah mencapai diatas 90%,&#8221; ucapnya</p>
<p><strong>Program Pembangunan Keluarga</strong></p>
<p>Lebih jauh, Eka mengatakan, dalam pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Provinsi Jawa Tengah telah mencapai hasil yang cukup signifikan</p>
<p>Ada beberapa capaian dari berbagai indikator target sasaran strategis.</p>
<p>Pertama , angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR)  terus mengalami penurunan, dan pada tahun 2024 ini berada pada posisi 2,04.</p>
<p>&#8220;Namun sebagai bagian dari Provinsi Penyangga Utama, target yang diberikan kepada Provinsi Jawa Tengah adalah 1,9.  Dengan demikian kita masih harus bekerja keras untuk menurunkan angka TFR ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Indikator kedua yakni Prevalensi pemakaian kontrasepsi modern (modern ContracMethod/mCPR pada Pasangan Usia Subur di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 65%. Angka ini melebihi dari target yang ditetapkan  sasaran sebesar 62,92 persen.</p>
<p>Ketiga, di Provinsi Jawa Tengah masih terdapat Pasangan Usia Subur yang sesungguhnya tidak ingin punya anak dalam waktu segera, namun tidak ber KB dengan berbagai sebab.  Namun kasus ini terus menurun, dan pada tahun 2023 telah turun  menjadi 8,6 persen dari 11 % di tahun 2022.</p>
<p>Keempat, kasus kehamilan dan  kelahiran pada kelompok umur 15-19 tahun dengan target 21 per 1.000 perempuan 15-19 tahun pada Tahun 2023, dan terus menurun  hingga  17,3 per 1.000 perempuan 15-19 tahun di tahun 2023.  Kendati ini berarti sudah melebihi target, namun masih menjadi PR. Karena Provinsi Jawa Tengah menginginkan bahwa semua kehamilan dan kelahiran yang terjadi di Provinsi ini adalah kehamilan yang sehat dan ideal, ini berarti sebaiknya kehamilan pertama Wanita di Jawa Tengah terjadi pada usia mereka diatas 20 tahun.</p>
<p>Berikutnya, yang kelima Indeks Pembangunan Keluarga (i-Bangga) yang terus meningkat, dan 2023 telah mencapai  63,0. Kondisi ini juga melebihi angka yang ditargetkan yaitu di angka 59.</p>
<p>Keenam, indikator kerja program yang terakhir yaitu Meningkatnya Median Usia Kawin Pertama (MUKP) perempuan. Target yang ditetapkan untuk Provinsi Jawa Tengah adalah  21 tahun, dan kini Media Usia Kawin Pertama Wanita Jawa Tengah adalah  21,7 tahun.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/22/1-juta-keluarga-lebih-di-jawa-tengah-masih-berisiko-stunting">1 Juta Keluarga Lebih di Jawa Tengah Masih Berisiko Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 10:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Eka Sulistia]]></category>
		<category><![CDATA[Hasto Wardoyo]]></category>
		<category><![CDATA[KB]]></category>
		<category><![CDATA[PPKBD]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Sumarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=406302</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Dr (HC) Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K) mengatakan, untuk menangani stunting harus diperhatikan makanan, ukuran, dan kahanan. Hal itu disampaikan dalam talkshow di depan 600-an kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan Sub-PPKBD se-Jawa Tengah di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Jawa Tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan">Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Dr (HC) Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K) mengatakan, untuk menangani stunting harus diperhatikan makanan, ukuran, dan <em>kahanan. </em></p>
<p>Hal itu disampaikan dalam <em>talkshow</em> di depan 600-an kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan Sub-PPKBD se-Jawa Tengah di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Jawa Tengah Jl. Setia Budi No. 201A, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Senin (25/3/2024).</p>
<p>Dalam <em>talkshow </em>yang dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah Ema Rahmawati, Hasto Wardoyo menguraikan, tiga hal dimaksud yaitu makanan, ukuran, dan <em>kahanan. </em></p>
<p>Makanan yang diberikan pada anak-anak, harus mengandung protein hewani seperti daging, telur, ikan. Dia bertanya kepada para kader, kalau ada daging sapi lalu ada ikan lele, mana yang harus dipilih.</p>
<p>Para kader pun serentak menjawab, “lele”. Selanjutnya, Hasto Wardoyo menyampaikan, “Betul lele. Bukan hanya karena harganya lebih murah, tetapi karena lele mengandung DHA Omega3 yang bagus untuk pertumbuhan otak bagi bayi dan balita.”</p>
<p>Kemudian ukuran makanan yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhannya. “Lalu yang lebih penting <em>kahanan. </em>Yaitu keadaan atau kondisi keluarga. Makanan dan ukurannya sudah bagus, rumahnya kumuh, tak berjendela, jambannya tidak sehat, BAB-nya di sungai. Akibatnya muncul penyakit-penyakit seperti diare, TBC, dan sebagainya,” ujar Hasto Wardoyo.</p>
<p>Hasto mengingatkan, Ketika anak-anak sedang makan harus diajak dalam suasana gembira. Anak-anak memang sering sulit makan, kemudian ditakut-takuti.</p>
<p>“Ketika anak-anak sedang makan jangan ditakuti-takuti, kalau <em>nggak</em> mau makan dibawa ke Puskesmas. Justru diajak menikmati makannya dengan gembira. Anak-anak harus digembirakan saat makan, sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan baik,” ujar mantan Bupati Kulon Progo, DIY ini.</p>
<p><strong>Lima Pilar</strong></p>
<p>Hasto Wardoyo juga menyampaikan lima pilar pencegahan stunting, yaitu komitmen pimpinan yang harus punya semangat tinggi dan bisa menjadi teladan. “Pemerintah Provinsi Jateng komitmennya luar biasa,” kata Hasto.</p>
<figure id="attachment_406306" aria-describedby="caption-attachment-406306" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-406306 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader.jpg" alt="" width="681" height="307" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader-150x68.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-406306" class="wp-caption-text">Serang kader PPKBD diundang maju untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan Kepala BKKBN. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Yang kedua, system penyebaran informasi yang masif (<em>massive information system</em>). “Penyampaikan informasi harus secara masif, bisa disampaikan dengan <em>gethok tular, </em>atau cara lainnya agar bisa sampai ke masyarakat. Kita boleh <em>kalah bandha </em>tetapi <em>menang cara,” </em>ujar Hasto.</p>
<p>Dicontohkan kampanye batas umur pernikahan, misalnya. Ketentuannya harus di atas 20 tahun. “Tetapi kampanye BKKBN minimal 21 -25 tahun kemudian maksimal 35 tahun,” kata dia.</p>
<p>Ketiga adalah konvergen, program dan pendanaan harus mengerucut. “Misalnya dana desa untuk penanganan stunting ya jangan dialihkan untuk yang lain,” kata dia.</p>
<p>Berikutnya, keterjangkauan untuk kebutuhan gizi dan pangannya. Hasto menyinggung populernya makanan cilok sekarang ini. Dia mengingatkan, agar anak-anak jangan kebanyakan diberi makan cilok, karena kandungan protein hewaninya tidak ada.</p>
<p>“Di mana-mana ada jajanan cilok, terutama dis eklah-sekolah. Kalau mau memberi makan cilok, yang ciloknya diisi telur puyuh,” ujarnya.</p>
<p>Yang terakhir, yang tidak kalah penting adalah pendataan dan evaluasi. Misalnya adanya Sistem Informasi Keluarga  SIGA, sebuah sebuah portal satu data keluarga Indonesia. Dari data dan evaluasi ini, akan diketahui secara baik, misalnya, bagaimana pencapaian penurunan angka stunting saat ini.</p>
<figure id="attachment_406307" aria-describedby="caption-attachment-406307" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-406307 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000.jpg" alt="" width="681" height="306" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000-150x67.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-406307" class="wp-caption-text">Kepala BKKBN didampingi Sekda Jateng Sumarno menyerahkan bantuan untuk kader yang menjadi korban banjir. Foto: R. Widiyartono.</figcaption></figure>
<p>Sekda Jateng Sumarno yang hadir dalam sambutannya mengatakan, dia mengetahui persis bagaimana BKKBN Jateng. Semasa berdinas di BPKP, Sumarno adalah auditor untuk pengadaan sepeda motor bagi penyuluh, kemudian rencana tukar guling Kantr BKKBN di Jalan Pemuda yang tidak jadi, karena tidak seimbang.</p>
<p>Dia mengingatkan, agar semuanya bekerja dengan keikhlasan dan semua direncanakan sehingga ada tujuan.</p>
<p>Kepala DP3AKB Provinsi Jateng Retno Sudewi dalam laporannya menyampaikan, peran PPKBD dan Sub-PPKBD di Jateng difasilitasi untuk ada waktu dan tempat berkumpul, seperti adanya temu kader hari ini. “Dengan adanya pertemuan seperti ini, kitab isa sa;ling menyampaikan permasalahan yang dihadapi,” ujar Retno Sudewi.</p>
<p>Dalam acara yang dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistia, Deputi Advokasi, Informasi dan Penggerakan, BKkBN RI, Drs. Sukaryo Teguh SantosoDirektur KIE, Direktur KIE, Direktur Lini Lapangan BKKBN, juga diserahkan bantuan untuk kader PPBKD yang menjadi korban banjir.</p>
<p><strong> wied</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan">Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Widiyartono Pimpin Ikatan Penulis Keluarga Berencana Jateng, Punya PR Besar Tekan Stunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/21/widiyartono-pimpin-ikatan-penulis-keluarga-berencana-jateng-punya-pr-besar-tekan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 13:20:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[IPKB]]></category>
		<category><![CDATA[Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyartono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405688</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemimpin Redaksi Suarabaru.id R Widiyartono terpilih sebagai Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Provinsi Jawa Tengah periode 2024-2029. Pemungutan suara kepengurusan baru IPKB Jawa Tengah digelar di Hotel Wimarion, Rabu 18 Maret 2024. Sejumlah peserta dari kalangan wartawan dan penulis serta dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sepakat dengan kepengurusan baru IPKB [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/widiyartono-pimpin-ikatan-penulis-keluarga-berencana-jateng-punya-pr-besar-tekan-stunting">Widiyartono Pimpin Ikatan Penulis Keluarga Berencana Jateng, Punya PR Besar Tekan Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemimpin Redaksi Suarabaru.id R Widiyartono terpilih sebagai Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Provinsi Jawa Tengah periode 2024-2029.</p>
<p>Pemungutan suara kepengurusan baru IPKB Jawa Tengah digelar di Hotel Wimarion, Rabu 18 Maret 2024.</p>
<p>Sejumlah peserta dari kalangan wartawan dan penulis serta dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sepakat dengan kepengurusan baru IPKB periode 2024-2029.</p>
<p>Widiyartono dinilai paling layak memimpin IPKB Jawa Tengah karena faktor kesenioran, memiliki orientasi serta wawasan luas tentang berbagai program BKKBN.</p>
<p>&#8220;Langsung saja kita buat program-program jangka pendek dan jangka panjang untuk IPKB Jawa Tengah,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dalam kepengurusan tersebut Widiyartono didampingi wakil ketua Nur Ibtibsaroh.</p>
<p>Kemudian sebagai sekretaris M Chamim Rifai, sedangkan wakil sekretaris I Wisnu Setiaji dan wakil sekretaris II Rahmitasari Prastuyani.</p>
<p>Untuk bendahara dipegang Reni Nuraini didampingi wakil bendahara Sunarto. Kepengurusan juga dilengkapi dengan sejumlah bidang lain di bawahnya.</p>
<p>Musyawarah yang diikuti para penulis dan wartawan tersebut bersamaan dengan kegiatan Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Melalui Forum Jurnalis.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Satupena Jawa Tengah Gunoto Saparie dan Kepala Biro LKBN Antara Jawa Tengah Teguh Imam Wibowo membagikan pengalamannya terkait edukasi tentang program-program BKKBN.</p>
<p>Teguh Imam Wibowo dan Gunoto Saparie sama-sama berpendapat tentang perlunya IPKB Jawa Tengah dibangkitkan kembali. Apalagi IPKB punya sejarah yang panjang.</p>
<p>“IPKB merupakan salah satu mitra tertua BKKBN. Namun keberadaannya tergantung kebijakan individual Kepala BKKBN provinsi setempat,” katanya.</p>
<p>Hal ini, demikian Gunoto, karena IPKB tidak disebutkan secara eksplisit dalam perundangan yang ada. Berbeda dengan IPeKB (Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana) yang tersurat dalam Peraturan BKKBN.</p>
<p>Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Amir Machmud dalam sambutannya mengatakan, para wartawan perlu memiliki spesialiasi mendalam bidang tertentu.</p>
<p>&#8220;Menjadi anggota IPKB perlu punya kekhususan mendalam bagi wartawan untuk bidang ini. Hal ini agar bisa berjalannya kolaborasi dengan BKKBN terkait program yang diupayakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih mengapresiasi dan mengucapkan selamat para para pengurus IPKB Jawa Tengah yang baru saja terpilih.</p>
<p>Namun, setelah terpilih harus segera melakukan program aksi dalam bentuk tulisan sebagai upaya memasyarakatkan program dan kegiatan BKKBN.</p>
<p>“Wartawan dan penulis unik. Saya banyak terbantu oleh mereka dalam hal advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi program BKKBN,” ujarnya.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/21/widiyartono-pimpin-ikatan-penulis-keluarga-berencana-jateng-punya-pr-besar-tekan-stunting">Widiyartono Pimpin Ikatan Penulis Keluarga Berencana Jateng, Punya PR Besar Tekan Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>