<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bersih Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bersih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 10:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bersih Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Awasi Hakim, Komisi Yudisial Colek Peran Fakultas Hukum Bersih-bersih Mafia Peradilan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/17/awasi-hakim-komisi-yudisial-colek-peran-fakultas-hukum-bersih-bersih-mafia-peradilan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 10:20:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Abhan Misbah]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Yudisial]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Junaidi]]></category>
		<category><![CDATA[Peradilan]]></category>
		<category><![CDATA[Sukarman]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[USM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=560053</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Komisi Yudisial (KY) menyebut, perguruan tinggi khususnya fakultas hukum bisa turut andil mewujudkan peradilan yang bersih. Anggota Komisi Yudisial, Abhan Misbah, mengatakan, dunia kampus bisa mengawasi secara langsung proses peradilan. Pun dengan pengawasan hakim di luar proses peradilan. Hal itu dikatakan akan membantu Komisi Yudisial menguatkan fungsinya. Mulai dari mengusulkan pengangkatan hakim [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/17/awasi-hakim-komisi-yudisial-colek-peran-fakultas-hukum-bersih-bersih-mafia-peradilan">Awasi Hakim, Komisi Yudisial Colek Peran Fakultas Hukum Bersih-bersih Mafia Peradilan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Komisi Yudisial (KY) menyebut, perguruan tinggi khususnya fakultas hukum bisa turut andil mewujudkan peradilan yang bersih.</p>
<p>Anggota Komisi Yudisial, Abhan Misbah, mengatakan, dunia kampus bisa mengawasi secara langsung proses peradilan. Pun dengan pengawasan hakim di luar proses peradilan.</p>
<p>Hal itu dikatakan akan membantu Komisi Yudisial menguatkan fungsinya. Mulai dari mengusulkan pengangkatan hakim agung, dan pengawasan perilakunya.</p>
<p>“(Misalnya) sekarang KY sedang seleksi calon hakim agung 14 orang. Kedua, fungsi pengawasan hakim untuk menjaga dan menegakkan kode etik serta perilaku hakim,” katanya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema &#8216;Mensinergikan Peran Komisi Yudisial dan Perguruan Tinggi Hukum dalam Mewujudkan Peradilan Bersih&#8217; di Universitas Semarang (USM), Sabtu 16 Mei 2026.</p>
<p>Abhan bilang, pengawasan terhadap perilaku hakim untuk mewujudkan peradilan bersih dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil investigasi KY. Hasilnya jadi rekomendasi kepada Mahkamah Agung (MA).</p>
<p>“Dalam praktiknya, ada beberapa rekomendasi KY yang tidak ditindaklanjuti (MA) sesuai harapan kami. Itu menjadi salah satu problematika pengawasan KY,” katanya.</p>
<p>Untuk itulah, dia mengatakan, perlu penguatan kewenangan dan fungsi KY melalui revisi undang-undang terkait Komisi Yudisial.</p>
<p><strong>Libatkan Mahasiswa Hukum</strong></p>
<p>Selain itu, pelibatan perguruan tinggi jurusan hukum dalam pengawasan peradilan. Setidaknya ada dua bentuk kerja sama yang dapat dilakukan bersama fakultas hukum perguruan tinggi.</p>
<p>Pertama, pemantauan persidangan secara utuh dari awal hingga akhir oleh mahasiswa hukum sebagai bagian dari praktik pembelajaran.</p>
<p>“Pemantauan itu penting. Kenapa tidak satu perkara dipantau dari awal sampai akhir, baik perkara perdata, pidana maupun perkara lainnya,” ucap Abhan.</p>
<p>Kedua, yakni eksaminasi terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Menurut Abhan, eksaminasi dapat melibatkan akademisi, praktisi, maupun dosen hukum untuk menguji kualitas pertimbangan dan putusan hakim.</p>
<p>“Eksaminasi ini penting dan bisa menjadi laboratorium hukum. Hasilnya nanti bisa menjadi salah satu parameter dalam promosi hakim, tidak hanya melihat rekam jejak perilaku, tetapi juga kualitas putusan hakim,” katanya.</p>
<p>Hasil pemantauan dari perguruan tinggi, kata Abhan, nantinya dapat menjadi rekomendasi yang dilaporkan kepada KY. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran etik, maka KY akan menindaklanjuti melalui mekanisme penanganan dugaan pelanggaran etik hakim.</p>
<p>Abhan juga menyinggung soal pentingnya transparansi peradilan. Menurutnya, kenaikan kesejahteraan hakim yang signifikan harus diimbangi dengan integritas dan kualitas putusan.</p>
<p>“Tidak boleh lagi ada praktik mafia peradilan ketika gaji hakim sudah naik signifikan hingga 280 persen. Itu harus diimbangi integritas dan kualitas putusan hakim,” katanya.</p>
<p>Selain keterlibatan perguruan tinggi, Abhan juga menyebut profesi lain bisa terlibat dalam pengawasan. Salah satunya advokat yang juga memiliki peran penting dalam pengawasan peradilan.</p>
<p>&#8220;Mayoritas laporan dugaan pelanggaran etik hakim selama ini berasal dari advokat,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>Praktik Mafia Peradilan</strong></p>
<p>Sementara itu, Advokat Publik, Sukarman, mengatakan, praktik mafia peradilan saat ini semakin sulit dideteksi karena dilakukan di luar ruang sidang.</p>
<p>“Praktik mafia peradilan sekarang canggih-canggih, ketemunya di luar. Karena itu penting menginvestigasi perilaku hakim,” katanya.</p>
<p>Sebagai contoh, dia mengatakan, pernah melakukan penelusuran rekam jejak seorang hakim. Dari hasil pemantauan tersebut ditemukan adanya aset yang tidak tercantum dalam laporan harta kekayaan.</p>
<p>“Kita harus tahu track record (rekam jejak) hakim. Pernah saya ikuti 24 jam, ternyata punya rumah yang tidak terdeteksi. Tidak sesuai dengan fakta di LHKPN,” katanya.</p>
<p>Sukarman berharap mahasiswa hukum dilibatkan secara aktif dalam monitoring pengadilan dan analisis putusan sebagai bagian dari pembelajaran hukum acara.</p>
<p>Menurutnya, eksaminasi terhadap putusan pengadilan yang telah inkrah perlu dijadikan budaya akademik di kampus untuk menciptakan peradilan yang adil dan berkualitas.</p>
<p>“Eksaminasi penting jadi budaya di kampus untuk menciptakan peradilan yang fair. Bisa juga dijadikan bagian dari tesis atau skripsi mahasiswa,” katanya.</p>
<p>Dia juga mengusulkan agar hasil eksaminasi dijadikan salah satu syarat kenaikan jabatan hakim. Oleh karena dari monitoring dan eksaminasi sering ditemukan kekeliruan pertimbangan hakim dalam memutus perkara.</p>
<p>Di tempat yang sama, Direktur Program Pascasarjana USM, Muhammad Junaidi, mengatakan, berbagai problematika penegakan hukum perlu didiskusikan dan dicarikan solusi bersama dalam mewujudkan peradilan bersih.</p>
<p>“Bagaimana peran perguruan tinggi terhadap peradilan bersih. Tanggung jawab utamanya ada di KY yang tugasnya menjaga keluhuran martabat hakim,” katanya.</p>
<p>Junaidi mengatakan, penguatan peran KY juga harus menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan hukum nasional menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah perlu melakukan perubahan terhadap undang-undang jabatan hakim maupun undang-undang tentang KY agar tercipta sinergitas dan komitmen bersama dalam sistem peradilan.</p>
<p>“Perlu perubahan undang-undang jabatan hakim dan undang-undang Komisi Yudisial. Jadi kita tidak hanya bicara manusia berkualitas, tetapi juga penegakan hukum yang berkualitas,” ucapnya. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/17/awasi-hakim-komisi-yudisial-colek-peran-fakultas-hukum-bersih-bersih-mafia-peradilan">Awasi Hakim, Komisi Yudisial Colek Peran Fakultas Hukum Bersih-bersih Mafia Peradilan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Tata Kelola Kearsipan Profesional dan Bersih, Kanwil Ditjenpas Jateng Musnahkan 13.146 Arsip</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/11/dukung-tata-kelola-kearsipan-profesional-dan-bersih-kanwil-ditjenpas-jateng-musnahkan-13-146-arsip</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 06:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Arsip]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung Tata Kelola Kearsipan Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Ditjenpas Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pemusnahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=483421</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, melakukan pemusnahan arsip dinamis, arsip fasilitatif, dan arsip substantif dari 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Pemusnahan yang dilaksanakan di aula Kanwil, Jumat (11/7/2025) ini sebagai komitmen terhadap pengelolaan arsip yang profesional. Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso menegaskan, pemusnahan arsip merupakan bagian dari proses penyusutan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/11/dukung-tata-kelola-kearsipan-profesional-dan-bersih-kanwil-ditjenpas-jateng-musnahkan-13-146-arsip">Dukung Tata Kelola Kearsipan Profesional dan Bersih, Kanwil Ditjenpas Jateng Musnahkan 13.146 Arsip</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, melakukan pemusnahan arsip dinamis, arsip fasilitatif, dan arsip substantif dari 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.</p>
<p>Pemusnahan yang dilaksanakan di aula Kanwil, Jumat (11/7/2025) ini sebagai komitmen terhadap pengelolaan arsip yang profesional.</p>
<p>Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso menegaskan, pemusnahan arsip merupakan bagian dari proses penyusutan yang sah dan legal, sesuai peraturan perundang-undangan.</p>
<p>“Pemusnahan ini menjadi bukti bahwa tata kelola arsip di lingkungan Pemasyarakatan berjalan secara akuntabel, efisien, dan transparan. Arsip yang tidak memiliki nilai guna tidak boleh menjadi beban, baik dari sisi ruang, sistem, maupun risiko informasi,” ujarnya.</p>
<p>Mardi Santoso menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen Kanwil dalam mendukung program pemerintah melalui Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA), serta upaya nyata untuk mewujudkan Good and Clean Governance.</p>
<p>Disebutkan, pemusnahan dilakukan atas dasar penilaian berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta telah memperoleh persetujuan resmi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Total arsip yang dimusnahkan berjumlah 13.146 berkas.</p>
<p>Seluruh berkas dimusnahkan dengan metode pembakaran sebagai bagian dari prosedur pemusnahan yang sah dan aman.</p>
<p>Arsiparis Kanwil Ditjenpas Jateng, Ahmad Hasan menekankan pentingnya sinergi antar pengelola arsip di seluruh UPT Pemasyarakatan agar proses penyusutan arsip dapat dilaksanakan sesuai regulasi.</p>
<p>“Kegiatan ini adalah hasil dari kerja sama dan kedisiplinan dalam pencatatan serta evaluasi arsip di tingkat satuan kerja. Ke depan, kami akan terus mendorong seluruh UPT untuk melaksanakan manajemen arsip berbasis retensi yang tepat guna,” imbuh Hasan.</p>
<p>Dalam pemusnahan arsip, secara simbolis dilakukan oleh Kakanwil, Mardi Santoso dan perwakilan Kepala UPT Pemasyarakatan, dengan cara membakar berkas-berkas yang telah memenuhi syarat pemusnahan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/11/dukung-tata-kelola-kearsipan-profesional-dan-bersih-kanwil-ditjenpas-jateng-musnahkan-13-146-arsip">Dukung Tata Kelola Kearsipan Profesional dan Bersih, Kanwil Ditjenpas Jateng Musnahkan 13.146 Arsip</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Tips Merawat Kuku Kaki agar Tetap Sehat dan Bersih!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/25/begini-tips-merawat-kuku-kaki-agar-tetap-sehat-dan-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 07:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Kukuk kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Merawat]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443078</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Bagaimana cara merawat kuku kaki agar tetap bersih dan sehat? Kuku kaki menjadi bagian penting tubuh yang mencerminkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Kuku kaki yang sehat bisa dilihat dari kulit di bawah kuku yang berwarna merah muda dan bagian kuku kaki yang tumbuh juga terlihat putih dan bersih. Sementara itu, kuku yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/25/begini-tips-merawat-kuku-kaki-agar-tetap-sehat-dan-bersih">Begini Tips Merawat Kuku Kaki agar Tetap Sehat dan Bersih!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bagaimana cara merawat kuku kaki agar tetap bersih dan sehat? Kuku kaki menjadi bagian penting tubuh yang mencerminkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Kuku kaki yang sehat bisa dilihat dari kulit di bawah kuku yang berwarna merah muda dan bagian kuku kaki yang tumbuh juga terlihat putih dan bersih.</p>
<p>Sementara itu, kuku yang berubah warna, misalnya menjadi hitam atau kekuningan, bisa jadi menandakan adanya kondisi medis tertentu.</p>
<p>Dilansir dari Alodokter, ada beberapa tips merawat kuku kaki, cara memotong dan membersihkan kuku kaki agar sehat dan bersih! Agar kuku kaki sehat dan bersih, cucilah kaki secara rutin menggunakan air bersih dan sabun, lalu keringkan. Setelah itu, kuku kaki juga perlu dipotong dan dibersihkan secara rutin agar tetap sehat.</p>
<p>Namun, cara memotong dan membersihkan kuku kaki tidak bisa dilakukan sembarangan. Berikut ini adalah beberapa langkah tepat dalam merawat kuku kaki.</p>
<p>1. Jangan biarkan kuku kaki terlalu panjang<br />
Kamu dapat memotong kuku kaki setiap 1–2 minggu sekali. Jika perlu, gunakan pemotong kuku berkualitas baik dan berukuran besar atau pemotong kuku khusus untuk kuku jari kaki.</p>
<p>2. Potong kuku dengan cara yang benar<br />
Caranya, potong ujung kuku kaki mengikuti bentuk jari kaki. Lalu, gunakan alat kikir kuku untuk menghaluskan tepian ujung kuku yang baru saja dipotong dan masih terasa kasar.</p>
<p>Jangan sembarangan memotong dan membersihkan kutikula agar tidak terjadi infeksi dan membuat kuku kaki terasa sakit. Kutikula merupakan pelindung alami kuku. Jika kutikula dipotong dengan tidak hati-hati, hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan menyebabkan kerusakan kuku.</p>
<p>Usahakan juga untuk tidak memotong kuku kaki terlalu pendek. Selain terasa sakit dan dapat membuat kuku kaki tumbuh ke dalam, kuku yang dipotong terlalu pendek juga rentan terhadap infeksi.</p>
<p>3. Potong kuku di saat kuku kaki kering<br />
Agar kuku kaki lebih mudah dipotong dan bisa memberi hasil potongan yang halus, rapi, dan bersih, kamu sebaiknya memotong kuku kaki ketika kaki sedang dalam keadaan kering.</p>
<p>4. Cuci kuku kaki hingga bersih setelah dipotong<br />
Setelah memotong kuku kaki, jangan lupa untuk membersihkannya, lalu keringkan. Jangan lupa oleskan losion di sekitar kaki, jari kaki, dan kuku kaki kamu. Lembapkan area kuku dan kutikula dengan pelembap khusus untuk kuku atau bisa juga dengan petroleum jelly.</p>
<p>5. Jangan terlalu sering menggunakan penghilang kutek<br />
Hindari menggunakan nail polish remover atau cairan penghilang cat kuku yang berbahan dasar aseton lebih dari 2 kali sebulan. Cairan kimia tersebut sangat keras pada kuku dan dapat membuat kuku menjadi rapuh. Sebaiknya hindari pula penggunaan kuku kaki buatan atau kuku palsu.</p>
<p>Agar kuku kaki tetap sehat, penting untuk memperhatikan penggunaan alas kaki atau sepatu yang tepat. Kenakan sepatu yang pas dan nyaman di kaki. Hindari sepatu yang terlalu sempit atau membiarkan kuku kaki terlalu panjang. Perhatikan agar kuku kaki tidak sampai menyentuh ujung sepatu bagian dalam.</p>
<p>Saat membeli alas kaki atau sepatu, pilihlah sepatu yang terbuat dari bahan berkualitas seperti kulit atau kanvas dan mempunyai sirkulasi udara yang baik. Udara yang masuk ke area kaki dapat menjaga kaki tetap kering dan mencegah timbulnya jamur kuku.</p>
<p>Hindari memakai sepatu yang sama lebih dari 2 hari, lalu simpan sepatu kamu dalam keadaan kering dan tidak lembap. Satu lagi hal penting yang perlu kamu lakukan sebagai cara merawat kuku kaki, yaitu mengganti kaus kaki kamu setiap hari. Kenakan kaus kaki katun yang tidak menyebabkan kaki lembap.</p>
<p>Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dengan nutrisi seimbang juga dapat membantu kuku kaki tumbuh sehat dan kuat. Kamu bisa mengonsumsi suplemen biotin untuk meningkatkan ketebalan kuku dan mencegahnya menjadi rapuh.</p>
<p>Cara merawat kuku kaki yang tepat akan membuat kaki terlihat sehat, cantik dan nyaman saat beraktivitas. Jika timbul masalah pada kuku kaki, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit!</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/25/begini-tips-merawat-kuku-kaki-agar-tetap-sehat-dan-bersih">Begini Tips Merawat Kuku Kaki agar Tetap Sehat dan Bersih!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hilangkan Kesan Angker dalam Lapas, Kalapas Semarang: Harus Bersih dan Rapi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/04/hilangkan-kesan-angker-dalam-lapas-kalapas-semarang-harus-bersih-dan-rapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2023 10:08:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Angker]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih-bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Rapi]]></category>
		<category><![CDATA[unit kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Warga binaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=379898</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Bukan hanya blok hunian yang menjadi target kebersihan di lingkungan Lapas, namun kebersihan seluruh ruang kerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Semarang juga jadi perhatian Kalapas Semarang. Hal itu diungkapkan Kepala Lapas (Kalapas) Semarang, Usman Madjid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11/2023). Menurut Kalapas, kebersihan Lapas harus benar-benar dijaga. Mulai dari blok [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/04/hilangkan-kesan-angker-dalam-lapas-kalapas-semarang-harus-bersih-dan-rapi">Hilangkan Kesan Angker dalam Lapas, Kalapas Semarang: Harus Bersih dan Rapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bukan hanya blok hunian yang menjadi target kebersihan di lingkungan Lapas, namun kebersihan seluruh ruang kerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Semarang juga jadi perhatian Kalapas Semarang.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Kepala Lapas (Kalapas) Semarang, Usman Madjid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11/2023).</p>
<p>Menurut Kalapas, kebersihan Lapas harus benar-benar dijaga. Mulai dari blok hunian hingga seluruh tempat kerja di dalam Lapas harus bersih dan rapi agar tidak terkesan angker.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/10/19/bidang-giatja-lapas-semarang-lakukan-minutes-meeting">Bidang Giatja Lapas Semarang Lakukan Minutes Meeting</a></strong></p>
<p>Usman mengaku terus mendorong dan mengingatkan jajarannya agar selalu hidup sehat dengan meningkatkan kebersihan dan menjaga kerapian Lapas dimulai dari hunian warga binaan hingga lingkungan kerja.</p>
<p>Baru-baru ini, jajaran pada kegiatan kerja (Giatja) Lapas Semarang melaksanakan bersih-bersih di lingkungannya. Mereka bersama para warga binaan melakukan bersih-bersih di semua unit kerjanya.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Giatja, Bahrun mengatakan, sesuai instruksi Kalapas, pihaknya akan meningkatkan kebersihan dan kerapian di semua unit kerja.</p>
<p>&#8220;Kita harus menanamkan sifat memiliki dan peduli terhadap lingkungan kerja kita. Kami juga mengimbau pada para pekerja (warga binaan) untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, baik di blok hunian maupun tempat kerja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/09/29/kembangkan-skill-menjahit-wbp-lapas-semarang-ikuti-pelatihan-pembuatan-boneka">Kembangkan Skill Menjahit, WBP Lapas Semarang Ikuti Pelatihan Pembuatan Boneka</a></p>
<p>&#8220;Di unit kerja memang seringkali terdapat limbah, sisa dari kegiatan kerja para warga binaan seperti sisa kain, sisa kayu dan lainnya. Namun selama ini kami tetap mengupayakan agar limbah-limbah tersebut langsung dibersihkan,&#8221; terang Bahrun.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai limbah tersebut menumpuk, karena bisa mendatangkan penyakit ataupun menjadi sarang hewan (hewan pengerat) yang berpotensi menjadi penyumbang penyebab gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib),&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebagai langkah preventif, pihaknya selalu melakukan kegiatan bersih-bersih bersama warga binaan di seluruh unit kerja guna meningkatkan situasi lingkungan kerja yang kondusif dan sehat.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/04/hilangkan-kesan-angker-dalam-lapas-kalapas-semarang-harus-bersih-dan-rapi">Hilangkan Kesan Angker dalam Lapas, Kalapas Semarang: Harus Bersih dan Rapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>9 Manfaat Memelihara Kucing, Apa Saja? Simak yuk..</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/07/9-manfaat-memelihara-kucing-apa-saja-simak-yuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2023 09:06:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Memelihara kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Terbebas najis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=313689</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kucing merupakan hewan yang bersih, bahkan telah diteliti, air liur kucing pun lebih bersih dari liurnya anak bayi. Dalam Islam kucing adalah hewan yang bersih dan terbebas dari najis. Dengan demikian kucing diizinkan masuk ke dalam rumah bahkan masuk ke dalam masjid, maupun Masjidil Haram sekalipun. Dilansir dari Kucing.co.id, hewan peliharaan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/07/9-manfaat-memelihara-kucing-apa-saja-simak-yuk">9 Manfaat Memelihara Kucing, Apa Saja? Simak yuk..</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kucing merupakan hewan yang bersih, bahkan telah diteliti, air liur kucing pun lebih bersih dari liurnya anak bayi.</p>
<p>Dalam Islam kucing adalah hewan yang bersih dan terbebas dari najis. Dengan demikian kucing diizinkan masuk ke dalam rumah bahkan masuk ke dalam masjid, maupun Masjidil Haram sekalipun.</p>
<p>Dilansir dari Kucing.co.id, hewan peliharaan ini ternyata banyak sekali manfaatnya. Kucing yang merupakan hewan berbulu dan berkaki empat ini memiliki tingkat yang banyak disenangi oleh para pecinta hewan, serta memelihara hewan.</p>
<p>Meskipun kadang kucing juga kerap merusak barang ataupun pup sembarang tempat. Bahkan kucing sering merusak barang atau benda, akan tetapi masih banyak yang memelihara.</p>
<p>Lantas apa saja manfaat memelihara kucing bagi kita?</p>
<p>1. Mampu mengurangi kecemasan                                       Perlu diketahui jika keberadaan hewan kucing yang lucu ternyata bisa mengurangi kecemasan. Kenyataannya kecemasan adalah salah satu hal yang paling sulit diatasi, terlebih bagi mereka yang merupakan tipe orang yang mudah panik.</p>
<p>Beberapa tingkat kecemasan yang kadang berlebihan juga bisa membuat seseorang lebih mudah terserang panik. Akan tetapi, perlu diketahui juga jika memelihara kucing bisa menurunkan kadar kepanikan atau tingkat kecemasan yang berlebihan.</p>
<p>Beberapa tingkat kecemasan yang kadang berlebihan juga bisa membuat seseorang lebih mudah terserang panik. Akan tetapi dengan memelihara kucing bisa menurunkan kadar kepanikan atau tingkat kecemasan yang berlebihan. Efek menenangkan dari memelihara kucing bisa didapatkan setelah membelai tubuhnya yang halus.</p>
<p>2. Mampu memperbaiki mood<br />
Daftar manfaat memelihara kucing selanjutnya yaitu mampu memperbaiki mood atau suasana hati anda. Beberapa hasil penelitian membuktikan jika memelihara kucing mampu memperbaiki seseorang serta tetap menjaga mulutnya dalam kondisi yang stabil.</p>
<p>Ketika melakukan interaksi dengan si meong gak bisa menaikkan mood anda. Ada bakat unik dari kucing, yaitu hanya mengeong pada manusia saja serta ketika bersama dengan sesamanya mereka menggunakan bahasa layaknya bahasa isyarat.</p>
<p>Akan tetapi untungnya bagi pemelihara kucing, meong itu ternyata dapat memperbaiki mood serta suasana hati. Bukan hanya itu saja, mood yang sulit diatasi untuk orang-orang penderita bipolar akan mudah berubah dan terkontrol dengan baik.</p>
<p>3. Mampu meringankan depresi<br />
Memelihara kucing juga bisa meringankan depresi. Meskipun kucing tidak bisa menyembuhkan depresi layaknya seorang psikolog atau psikiater.</p>
<p>Namun dengan memelihara kucing akan mengalihkan perhatian.  Selain itu, manfaatkan yang bisa didapatkan untuk anak-anak yang tertekan terhadap sebuah masalah. Kucing bisa mengalihkan rasa depresi atau takut mereka dengan bermain bersama.</p>
<p>Kucing mampu meringankan autisme jika kamu memiliki anak yang mengalami autisme, memelihara kucing bisa meringankan autisme yang diderita oleh anak. Anak yang autism akan takut dengan semua orang, sehingga akan mengalami kesulitan ketika berinteraksi sosial serta berkomunikasi dengan baik dan benar.</p>
<p>Manusia autis memiliki cara tersendiri untuk dapat berkomunikasi dengan manusia lain. Tapi sayangnya kita yang tidak merata autis tidak dapat memahami apa yang mereka katakan. Anak autis yang tergolong sulit menerima orang, maka menggunakan kucing adalah salah satu hal yang paling mudah.</p>
<p>4. Mampu membuat usia panjang<br />
Manfaat selanjutnya dari memelihara kucing yaitu ibu memiliki umur panjang. Terlepas hal itu benar atau tidak, akan tetapi secara logika masuk akal jika kita bisa hidup tenang tidak mudah gelisah serta berpikiran positif terus karena adanya keberadaan si kucing yang lucu dan imut.</p>
<p>Itulah beberapa alasan kenapa banyak kakek dan nenek yang berada di luar negeri ataupun di dalam negeri yang memelihara kucing.</p>
<p>5. Kucing merupakan hewan yang paling bersih<br />
Manfaat memelihara kucing yang paling tidak disadari yaitu kucing adalah hewan yang paling bersih. Kamu idak perlu khawatir terhadap hewan peliharaan satu ini karena kucing bisa buang air besar dan kecil tidak mengotori rumah.</p>
<p>Kucing memiliki anti kuman, sehingga kucing sangat jarang sekali terlihat kotor. Kecuali kucing mengonsumsi makanan yang salah, akan tetapi jika kucing dirawat dengan benar tentu kebersihannya sudah terjamin.</p>
<p>6. Kucing mampu menularkan senyum<br />
Ketika sedang mengalami mood yang kurang baik, menggendong kucing bisa menjadi solusi. Ajaklah kucing untuk berbicara sambil mengelus. Dijamin kamu akan mudah tersenyum kembali.</p>
<p>7. Kucing mampu mendeteksi perasaan<br />
Ketika kamu sedang dalam keadaan tidak terjaga, memberikan sinyal dengan mengatakan meong terus menerus. Bahkan ketika ada orang asing di rumah maka kucing akan memberikan suaranya yang terus-menerus.</p>
<p>Selain itu kucing yang mengeong di malam hari atau saat suasana sedang sepi juga bisa mengarah pada adanya orang asing yang ada di sekitar rumah anda.</p>
<p>Melihat kenyataan tersebut kucing akan bisa mengetahui siapa saja tamu yang memiliki hati baik. Sehingga tidak heran jika kucing tidak suka sama seseorang maka ia akan berubah jadi galak, serta menjaga atau terus mengeong seperti bertemu musuh.</p>
<p>8. Kucing bisa menjadi teman di rumah<br />
Kucing merupakan hewan yang setia sehingga dia tahu siapa saja pemiliknya. Saat kamu memberikan perawatan dengan baik dan teratur, maka kucing akan mengetahui jika kamu merupakan pemiliknya.</p>
<p>Saat kamu sedang belajar, santai atau sedih, kucing akan selalu berada di dekat kamu. Kucing tidak bisa berbicara atau menjawab pertanyaan kamu, namun hewan peliharaan satu ini memang dilahirkan dengan insting yang tinggi, serta bisa bertugas menemani majikan.</p>
<p>9. Baik untuk darah tinggi<br />
Penelitian State University of New York menemukan adanya bukti bahwa tekanan darah seseorang cenderung lebih rendah daripada mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.</p>
<p>Berarti memelihara memanglah cocok untuk anda yang menderita darah tinggi. Hal ini memang bisa membantu kamu dalam mengelola tekanan darah yang ada. Bagi anda yang sudah tua dengan hipertensi yang tinggi akan lebih baik jika memelihara kucing.</p>
<p>Demikian penjelasan terkait manfaat memelihara kucing yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Semoga bermanfaat!</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/07/9-manfaat-memelihara-kucing-apa-saja-simak-yuk">9 Manfaat Memelihara Kucing, Apa Saja? Simak yuk..</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>