<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Atasi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/atasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 08:32:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Atasi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Atasi Jerawat yang Muncul di Dagu, agar Hilang Tak Balik Lagi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/17/cara-atasi-jerawat-yang-muncul-di-dagu-agar-hilang-tak-balik-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 08:32:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dagu]]></category>
		<category><![CDATA[jerawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=479611</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Mengapa jerawat sering muncul di dagu? Apakah kamu pernah mengalami jerawat tumbuh di dagu? Bukan hanya di pipi, namun jerawat juga seringkali tumbuh di dagu. Tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, jerawat di dagu ini sangat mengganggu penampilan, sehingga perlu segera diatasi. Selain di wajah, jerawat juga bisa muncul di dada, leher, bahu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/17/cara-atasi-jerawat-yang-muncul-di-dagu-agar-hilang-tak-balik-lagi">Cara Atasi Jerawat yang Muncul di Dagu, agar Hilang Tak Balik Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Mengapa jerawat sering muncul di dagu? Apakah kamu pernah mengalami jerawat tumbuh di dagu? Bukan hanya di pipi, namun jerawat juga seringkali tumbuh di dagu.</p>
<p>Tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, jerawat di dagu ini sangat mengganggu penampilan, sehingga perlu segera diatasi. Selain di wajah, jerawat juga bisa muncul di dada, leher, bahu, atau punggung.</p>
<p>Dikutip dari Alodokter, jerawat muncul akibat penyumbatan pada folikel rambut di kulit. Penyumbatan ini disebabkan oleh kotoran yang bercampur dengan minyak dan sel kulit mati. Untuk mencegah atau menghilangkan jerawat di dagu, kamu harus tahu faktor-faktor penyebabnya.</p>
<p>Selain karena penyumbatan di folikel rambut di kulit wajah, jerawat di dagu juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti stres, bakteri, peningkatan hormon androgen, produksi minyak secara berlebihan di wajah, mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti roti, cokelat, dan keripik, serta penggunaan obat yang mengandung kortikosteroid, litium, dan pengobatan hormonal seperti testosteron.</p>
<p>Kemunculan jerawat di daerah wajah, termasuk area dagu, juga dipengaruhi oleh kebiasaan memegang wajah atau dagu dengan tangan yang kotor. Risiko kemunculan jerawat di dagu juga bisa meningkat karena pengaruh keturunan atau keluarga, wajah sering terpapar debu atau kotoran, serta gaya hidup yang tidak sehat.</p>
<p>Salah satu cara untuk mengatasi jerawat di dagu yang tak kunjung sembuh adalah menerapkan pola hidup sehat setiap hari.</p>
<p>Hal lain yang bisa kamu lakukan agar jerawat di dagu hilang dan tak kembali lagi, diantaranya:</p>
<p>1. Rutin berolahraga<br />
Olahraga secara rutin dan teratur bisa membantu menjaga kesehatan kulit dengan cara memperlancar sirkulasi darah. Ketika sirkulasi darah lancar, sel kulit akan mendapat banyak asupan oksigen dan sel-sel kulit yang mati akan dikeluarkan dari tubuh. Namun jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan kulit wajah usai berolahraga.</p>
<p>2. Tidur teratur dan cukup<br />
Kurang tidur bisa membuat seseorang menjadi stres. Jika kamu mengalami stres, produksi hormon glukokortikoid akan meningkat. Hormon ini bisa mengganggu fungsi dan struktur kulit, sehingga bisa memicu munculnya jerawat. Oleh karena itu, usahakan untuk tidur cukup dan teratur setiap hari, setidaknya 6-9 jam.</p>
<p>3. Menjaga pola makan<br />
Beberapa jenis makanan bisa membuat gula darah dan insulin meningkat dengan cepat. Terlalu banyak insulin bisa memicu pertumbuhan sel penyumbat pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Untuk menghindari hal ini, usahakan untuk memperbanyak konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/17/cara-atasi-jerawat-yang-muncul-di-dagu-agar-hilang-tak-balik-lagi">Cara Atasi Jerawat yang Muncul di Dagu, agar Hilang Tak Balik Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Kota untuk Atasi Pemanasan Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/23/taman-kota-untuk-atasi-pemanasan-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 05:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemanasan global]]></category>
		<category><![CDATA[Taman kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=426745</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Suranto Tjiptowibisono PERINGATAN Hari Lingkungan Hidup Tahun 2024, yang kita rayakan bulan lalu terasa hambar, karena dibarengi oleh suasana panas dan gerah yang menggambarkan keadaan bumi kita yang semakin panas. Hal tersebut mengingatkan kita pada judul film Suzana tempo dulu yang berjudul Bumi Makin Panas. Sebuah ilustrasi, yang menggambarkan keadaan planet bumi kita memang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/taman-kota-untuk-atasi-pemanasan-global">Taman Kota untuk Atasi Pemanasan Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Suranto Tjiptowibisono</p>
<p><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-426753 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-23-at-11.53.25.jpeg" alt="" width="288" height="304" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-23-at-11.53.25.jpeg 288w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-23-at-11.53.25-142x150.jpeg 142w" sizes="(max-width: 288px) 100vw, 288px" /></p>
<p><strong>PERINGATAN</strong> Hari Lingkungan Hidup Tahun 2024, yang kita rayakan bulan lalu terasa hambar, karena dibarengi oleh suasana panas dan gerah yang menggambarkan keadaan bumi kita yang semakin panas.</p>
<p>Hal tersebut mengingatkan kita pada judul film Suzana tempo dulu yang berjudul Bumi Makin Panas. Sebuah ilustrasi, yang menggambarkan keadaan planet bumi kita memang nampak tidak sedang baik-baik saja keadaannya. Pemanasan global telah menorehkan capaian suhu tertinggi atau terpanas sepanjang tahun 2023, dimana keadaan tersebut belum pernah dialami oleh penduduk dunia yang tinggal di beberapa belahan benua akhir-akhir ini. Hal tersebut berakibat semakin menipisnya lapisan es di beberapa tempat wilayah permukaan bumi, termasuk yang terjadi di Jayawijaya-Papua.</p>
<p>Ini membuktikan bahwa pemanasan global benar-benar terjadi dan melanda serta menimbulkan dampak negatif yang tidak ringan bagi semua makhluk hidup yang ada di permukaan bumi. Hal ini telah diprediksi oleh para ilmuwan, walaupun ada sebagian kecil kelompok atau perorangan yang tidak percaya akan ramalan atau kejadian tersebut. Kenyataan pada saat sekarang dugaan tersebut benar adanya, telah terjadi dan kita dapat merasakan serta mengamati dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sebagai akibat dari aktivitas manusia, baik di industry dan transportasi yang menyebabkan peningkatan suhu harian telah meningkat jauh lebih tinggi dari prediksi semula yang hanya 10 Celcius, ternyata tercatat telah mencapai 1,50 Celcius. Hal ini berakibat melelehnya beberapa Lapisan es tebal di Kutub atau Antartika dan juga terjadi di daerah paling timur Indonesia-Papua. Meningkatnya suhu bumi mengingatkan penulis ketika tinggal di Horbat lebih dari 35 tahun yang silam, salah satu negara bagian Australia yang letaknya paling selatan yaitu Pulau Tasmania.</p>
<p>Negara bagian tertua ke-4 setelah Sidney, Melbourne dan Adelaide ini menyimpan kenangan yang menakjubkan terutama kondisi lingkungan dengan suhu rata-rata harian yang relatif sejuk ± 110 Celcius di tahun 1990-an jika dibandingkan dengan ke-5 negara bagian lainnya. Apalagi jika dibandingkan dengan Northen Teritory yang bersuhu paling panas. Kota Hobart adalah ibukota dari Tasmania &#8211; dengan ciri utama “Tasmania Devil”.</p>
<p>Hewan mamalia penciri negara bagian ini, disamping harimau Tasmania yang telah mendahului punah di abad 19. Banyak orang di luar negara bagian ini terutama pendatang banyak yang berkelakar “apa sih menariknya “Tasmanian Tiger” yang besarnya hanya satu kambing ini?” Mendengar celotehan tersebut biasanya bangsa Australia yang suka hewan asli negeri Kanguru ini buru-buru menjelaskan bahwa hewan ini mempunyai sifat atau kemampuan yang tidak dipunyai oleh famili atau keluarga harimau yang lain atau jenis singa-singa yang lain atau bahkan jenis kucing yang beragam ukuran dan bentuk serta warna kulitnya. Karena Harimau Tasmania ini mempunyai kemampuan membuka mulutnya hingga 180 derajat. Inilah keajaiban Harimau yang pernah tinggal di bumi dan dekat dengan kutub selatan.</p>
<p>Jika merunut ke belakang tiga setengah abad silam, sungguh kondisi temperature di Kota Hobart benar-benar terasa sejuk cenderung dingin, dengan lelehan salju di atas pegunungan Wellington sebagai” back ground” pemandangan bagi siapa saja yang berjalan atau berkendara menuju kampus utama di Universitas Tasmania. Kota Hobart yang hening dan relatif sangat cocok untuk belajar menuntut ilmu karena Negeri Bagian ini, adalah satu-satunya yang terpisahkan oleh ke-5 negara bagian lainnya yang letaknya dekat dengan Kutub Selatan.</p>
<p>Sungguh makmur dan bahagia warga bangsa Tasmania-Australia dengan luas wilayah ± separuhnya Pulau Jawa dengan penduduk yang hanya berjumlah sekitar setengah juta jiwa. Kota Hobart yang dibangun dengan ciri khas hewan dan tanaman serta alamnya memberikan keunggulan tersendiri bagi seluruh penduduk yang tinggal di negara bagian itu.</p>
<p>Dengan kualitas lingkungan yang benar-benar indah dan asri serta kecantikan akan “Botanical Garden” yang dibangun dan dipelihara hingga kini adalah contoh bagaimana merawat dan menciptakan ekosistem tanaman dalam satu miniatur yang kompleks dengan vegetasi tanaman yang menonjolkan unsur estetika dan edukasi serta riset. Kita perlu mencontoh bagaimana keberlanjutan kebun-kebun botani yang dipunyai oleh negara-negara bagian di Australia itu untuk disebarluaskan di NKRI. Unsur keberlanjutan dalam membangun taman-taman kota adalah salah satu ciri negara-negara maju di dunia yang berkonsepkan pembangunan berkelanjutan. Untuk itu kita boleh belajar dari negara bagian tersebut dan apa saja, yang mungkin dapat kita aplikasikan di negara tercinta ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/taman-kota-untuk-atasi-pemanasan-global">Taman Kota untuk Atasi Pemanasan Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Stunting, Ini Cara Atasi Anak Susah Makan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/28/cegah-stunting-ini-cara-atasi-anak-susah-makan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 08:48:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi kurang]]></category>
		<category><![CDATA[Menyikapi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Susah makan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=311293</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABÀRU.ID) &#8211; Apakah kamu sedang  mencari tips jitu atasi anak susah makan. Dalam fase perkembangannya, anak akan mengalami fase untuk menolak makanan. Tak jarang fase ini menimbulkan kecemasan bagi orang tua, khusunya ibu-ibu. Selain takut asupan gizi kurang, masalah stunting menjadi kekhawatiran tersendiri. Lalu, bagaimana menyikapi anak saat susah makan? Dilansir dari Suara.com (website [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/28/cegah-stunting-ini-cara-atasi-anak-susah-makan">Cegah Stunting, Ini Cara Atasi Anak Susah Makan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABÀRU.ID)</strong><b> &#8211;</b> Apakah kamu sedang  mencari tips jitu atasi anak susah makan.</p>
<p>Dalam fase perkembangannya, anak akan mengalami fase untuk menolak makanan. Tak jarang fase ini menimbulkan kecemasan bagi orang tua, khusunya ibu-ibu.</p>
<p>Selain takut asupan gizi kurang, masalah stunting menjadi kekhawatiran tersendiri. Lalu, bagaimana menyikapi anak saat susah makan?</p>
<p>Dilansir dari Suara.com (website Siloam Hospital, dokter spesialis anak dr. Natalia Erica Jahja, Sp.A) menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat anak tak mau makan.</p>
<p>1. Tahu penyebab anak tolak makanan</p>
<p>Seperti aroma tertentu pada makanan, bentuk dan tekstur makanan yang tidak disukai, hingga kecenderungan memilih makanan tertentu.</p>
<p>Untuk itu penting bagi para orang tua untuk mencari tau apa penyebab anak menolak makan.</p>
<p>Ajak anak berkomunikasi dengan baik.Jika sudah tau penyebabnya akan lebih mudah untuk menyikapinya.</p>
<p>2. Buat suasana makan menyenangkan</p>
<p>Tips berikutnya yakni buat suasana makan menyenangkan bagi anak dan juga orangtua. Hal ini akan menambah mood anak sehingga akan mendorong nafsu makan meningkat.</p>
<p>3. Atur waktu makan</p>
<p>Selanjutnya atur waktu makan secara konsisten. Buat jadwal rutin kapan anak harus makan, kapan anak harus makan snack, dan kapan harus bermain ataupun tidur siang.</p>
<p>4. Menu yang bervariasi</p>
<p>Langkah berikutnya adalah variasikan aneka bahan makanan. Salah satu faktor anak menolak makan karena ia bosan dengan menu yang disajikan. Sebisa mungkin setiap hari sajikan menu yang berbeda. Sehingga anak tidak mudah bosan.</p>
<p>5. Beri contoh yang baik sebagai orang tua</p>
<p>Pastikan orang tua jadi panutan yang baik bagi anak. Pastikan sebagai orang tua untuk tidak memilih-milih makanan yang ada di meja makan, sehingga anak akan mencontoh kebiasaan tersebut.</p>
<p>Itu tadi 5 tips untuk anak yang susah makan, untuk mencegah stunting. Semoga bermanfaat..</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/28/cegah-stunting-ini-cara-atasi-anak-susah-makan">Cegah Stunting, Ini Cara Atasi Anak Susah Makan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IMB Atasi Kesenjangan Layanan Rehabilitasi Daerah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/30/imb-atasi-kesenjangan-layanan-rehabilitasi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 11:12:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi]]></category>
		<category><![CDATA[BNN Provinsi Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[IMB]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenjangan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[P4GN]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=304235</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; BNN RI terus meningkatkan upaya war on drugs di berbagai bidang sesuai dengan tagline yang digaungkan, yaitu war on drugs, speed up never let up. BNN RI terus melakukan percepatan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) tanpa menyerah. Begitupun BNNP Jateng terus melaksanakan P4GN di wilayahnya. Kabid [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/30/imb-atasi-kesenjangan-layanan-rehabilitasi-daerah">IMB Atasi Kesenjangan Layanan Rehabilitasi Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; BNN RI terus meningkatkan upaya war on drugs di berbagai bidang sesuai dengan tagline yang digaungkan, yaitu war on drugs, speed up never let up.</p>
<p>BNN RI terus melakukan percepatan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) tanpa menyerah. Begitupun BNNP Jateng terus melaksanakan P4GN di wilayahnya.</p>
<p>Kabid Pemberantasan dan Intelijen, Kombes. Pol. M. Arief Dimjati, M.Si. menyampaikan, BNN Provinsi Jawa Tengah dan BNN kabupaten/kota jajaran fokus pada program pengembangan soft skill kepada remaja dan memberikan pengetahuan pengembangan soft skill serta membentuk remaja teman sebaya anti narkotika sebanyak 90 orang dengan hasil indeks ketahanan diri remaja anti narkoba (dektari) di wilayah Jateng sebesar 55.14.</p>
<p>Selain itu 100 keluarga juga telah diintervensi program ketahanan keluarga anti narkoba. &#8220;Pada tahun 2022, terdapat 21 kabupaten/kota dalam kategori sangat tanggap, dan 129 kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba. BNN Provinsi Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran telah melaksanakan tes urine kepada 10.761 orang,&#8221; jelas Arief saat jumpa pers akhir tahun di kantor BNNP Jateng, Jumat (30/12/2022).</p>
<p>Untuk wilayah Jateng, pelatihan lifeskill diselenggarakan di dua kawasan rawan, yaitu di Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang dan Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.</p>
<p>Dikatakan, di Jawa Tengah bidang rehabilitasi telah memberikan peningkatan dan pengembangan kompetensi kepada 25 orang petugas rehabilitasi yang berasal dari BNN maupun lembaga rehabilitasi yang bermitra dengan BNN.</p>
<p>&#8220;Ada 8 orang petugas rehabilitasi yang dianggap kompeten setelah mengikuti uji sertifikasi kompetensi konselor adiksi. BNNP Jateng telah memberikan penguatan kepada 45 lembaga rehabilitasi baik milik BNN (klinik BNNP/K) maupun kepada lembaga rehabilitasi yang bermitra dengan BNN,&#8221; terangnya.</p>
<p>Adapun lembaga rehabilitasi yang operasional sebanyak 33 lembaga. Selain itu capaian indeks kapabilitas rehabilitasi BNN Jateng 3,50 dan indeks kepuasan masyarakat BNN Jateng 3,45. Salah satu terobosan di bidang rehabilitasi guna mengatasi kesenjangan layanan rehabilitasi pada berbagai daerah, dibentuklah IBM (intervensi berbasis masyarakat) yang berlokasi pada desa bersinar. Sepanjang tahun 2022, telah dibentuk 307 unit IBM dan 258 diantaranya sudah beroperasi di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 14 unit IBM telah terbentuk di Jateng dengan jumlah petugas agen pemulihan sebanyak 88 orang. Adanya peningkatan kualitas hidup merupakan dampak positif dari layanan pemulihan penyalah guna narkotika yang dilakukan di UPT rehabilitasi milik BNN RI, klinik BNNP dan BNNK, unit IBM dan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Ia menyebut, sepanjang tahun 2022, sebanyak 30.397 penyalah guna narkotika telah menjalani rehabilitasi. Di Jateng, sebanyak 1.120 orang telah menjalani rehabilitasi di lembaga rehabilitasi mitra, 313 di lembaga rehabilitasi milik BNN dan 93 orang melalui unit IBM.</p>
<p>&#8220;Sepanjang tahun 2022 BNN Provinsi Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran telah melayani pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba (SKHPN) sebanyak 2.516 orang, dan sepanjang 2022 BNN Jateng telah menyusun 4 laporan intelijen,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut Arief, BNN Provinsi Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran mengungkap 31 tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 35 orang.</p>
<p>BNN Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran menyita barang bukti narkotika sabu sebanyak 8.015 gram, ganja 55.453,7 gram, tembakau gorila sebanyak 121,51 gram. Dari hasil sitaan barang bukti tersebut telah dilaksanakan 3 kali kegiatan pemusnahan barang bukti dengan total 7.986,6 gram sabu dan 54.175 gram ganja telah dimusnahkan.</p>
<p>BNN Jateng mengungkap 3 kasus TPPU dengan tersangka 3 orang dan aset sitaan berupa kendaraan bermotor, rumah, tanah, logam mulia dengan total aset lebih dari Rp1,2 miliar.</p>
<p>Selain itu BNN Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran menyelenggarakan layanan tim asemen terpadu (tat) melebihi dari target yaitu 97 klien dengan capaian sebanyak 388 klien.</p>
<p>BNNP Jateng dan BNN kabupaten/kota jajaran memanfaatkan teknologi informasi diantaranya dengan menggunakan layanan via aplikasi chat, website dan media sosial.</p>
<p>Selain itu telah terbentuk mal pelayanan publik diantaranya Kota Semarang, Cilacap, Banyumas, Batang, Kendal, dan Kota Magelang untuk mendekatkan pelayanan kepada publik, baik layanan SKHPN sosialisasi, informasi rehabilitasi.</p>
<p>Sementara itu di tingkat wilayah BNNP Jateng menandatangani sebanyak 8 perjanjian kerja sama. Diantaranya dengan tim penggerak PKK, lembaga penyiaran publik RRI, sekolah dan kampus.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/30/imb-atasi-kesenjangan-layanan-rehabilitasi-daerah">IMB Atasi Kesenjangan Layanan Rehabilitasi Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atasi Kantuk saat Bekerja</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/04/18/atasi-kantuk-saat-bekerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2022 05:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilihan Editor]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kantuk]]></category>
		<category><![CDATA[Saat bekerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=246001</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Rasa kantuk bisa menyerang siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Bahkan pada waktu jam kerja. Kantuk biasanya dipicu oleh beberapa hal misalnya karena kurang tidur, kelelahan, atau lainnya. Apabila kantuk menyerang di tempat kerja tentu sangatlah mengganggu karena bisa menghambat pekerjaan kita. Rasa kantuk juga dapat membuat kita kehilangan fokus saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/18/atasi-kantuk-saat-bekerja">Atasi Kantuk saat Bekerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Rasa kantuk bisa menyerang siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Bahkan pada waktu jam kerja. Kantuk biasanya dipicu oleh beberapa hal misalnya karena kurang tidur, kelelahan, atau lainnya.</p>
<p>Apabila kantuk menyerang di tempat kerja tentu sangatlah mengganggu karena bisa menghambat pekerjaan kita. Rasa kantuk juga dapat membuat kita kehilangan fokus saat bekerja yang berdampak pada kinerja kita.</p>
<p>Bagaimana cara kita mengantisipasi kantuk saat bekerja? Dilansir dari Suara.com, ada beberapa cara untuk mengatasi kantuk. Berikut 4 cara mengatasi rasa kantuk yang dapat kamu coba.</p>
<p>Pertama, usahakan untuk tetap aktif. Terkadang, terlalu lama duduk tanpa melakukan hal apa-apa dapat memicu timbulnya rasa lelah yang berujung pada rasa kantuk. Maka dari itu, usahakan agar kita tetap aktif di tempat kerja, meskipun kita sedang tidak mengerjakan tugas apa-apa.</p>
<p>Sekadar berjalan mengelilingi ruangan tanpa disadari dapat membuat rasa kantuk yang ada menjadi hilang. Selain itu, kita juga dapat berdiskusi dengan rekan kerja yang tengah luang di luar ruangan untuk menghilangkan rasa kantuk.</p>
<p>Kedua, mengatur napas. Salah satu penyebab kantuk selain kekurangan tidur dan rasa lelah ialah karena kadar oksigen yang tidak tercukupi di dalam otak. Maka dari itu, kita dapat mencoba untuk mengatur napas ketika mulai merasa mengantuk.</p>
<p>Caranya ialah dengan menarik napas dalam menggunakan perut, menahannya sebentar hingga perlahan-lahan mengembuskan kembali udara tersebut melalui mulut. Lakukan kegiatan ini selama 10 kali secara berulang. Niscaya, rasa kantuk akan berkurang karena oksigen menuju otak yang terpenuhi.</p>
<p>Ketiga, mengonsumsi minuman yang mengandung kafein. Cara yang paling banyak dilakukan orang untuk mengatasi rasa kantuk saat bekerja ialah dengan mengonsumsi minuman berkafein. Minuman yang mengandung kafein memang dapat membantu mengurangi rasa kantuk.</p>
<p>Akan tetapi, tetap perlu diperhatikan bahwa kita tidak mengonsumsi lebih dari satu cangkir kopi setiap harinya. Sebab, mengonsumsi kopi berlebih justru dapat membuat kita mengalami dehidrasi yang membuat tubuh menjadi lelah.</p>
<p>Keempat, mendengarkan musik. Mendengarkan musik juga salah satu cara yang diyakini dapat membantu mengurangi rasa kantuk yang dirasakan. Musik dengan irama yang keras bahkan ternyata dapat membantu tubuh mengusir lelah dan seolah-olah mendapatkan energi kembali.</p>
<p>Dengan menerapkan keempat cara di atas, mudah-mudahan kita semua bisa berhasil mengatasi rasa kantuk yang mengganggu saat bekerja.</p>
<p><em><strong>Ning</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/18/atasi-kantuk-saat-bekerja">Atasi Kantuk saat Bekerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>