<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artificial Intelligence Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/artificial-intelligence/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 12:14:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Artificial Intelligence Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen USM Ikuti Pelatihan Learning Management System Berbasis Artificial Intelligence</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/25/dosen-usm-ikuti-pelatihan-learning-management-system-berbasis-artificial-intelligence</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 12:14:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Instruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Intensif]]></category>
		<category><![CDATA[Learning Management System]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Digital]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[trainer]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561487</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM), secara resmi memulai pelatihan intensif penggunaan Learning Management System (LMS) berbasis Artificial Intelligence (AI), bagi para dosen di lingkungan kampus. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/5/2026) ini, menjadi bagian dari komitmen nyata USM, dalam melakukan transformasi pembelajaran digital, guna meningkatkan mutu pendidikan. Pelatihan ini diikuti perwakilan lima orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/dosen-usm-ikuti-pelatihan-learning-management-system-berbasis-artificial-intelligence">Dosen USM Ikuti Pelatihan Learning Management System Berbasis Artificial Intelligence</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM), secara resmi memulai pelatihan intensif penggunaan Learning Management System (LMS) berbasis Artificial Intelligence (AI), bagi para dosen di lingkungan kampus.</p>
<p>Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/5/2026) ini, menjadi bagian dari komitmen nyata USM, dalam melakukan transformasi pembelajaran digital, guna meningkatkan mutu pendidikan.</p>
<p>Pelatihan ini diikuti perwakilan lima orang dosen dari seluruh Program Studi (Prodi) yang ada di USM. Para peserta ini dipersiapkan untuk menguasai sistim baru itu, agar nantinya dapat bertindak sebagai instruktur trainer bagi dosen-dosen lain di prodi mereka masing-masing.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/mahasiswa-ilkom-usm-gelar-kampanye-healthy-relationship-di-sd-negeri-peterongan-01-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Gelar Kampanye ‘Healthy Relationship’ di SD Negeri Peterongan 01 Semarang</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya, Wakil Rektor III, Dr April Firman Daru SKom MKom menjelaskan, platform LMS terbaru ini hadir dengan infrastruktur yang jauh lebih kokoh, dan dibekali teknologi mutakhir, untuk mendukung interaksi akademik yang optimal.</p>
<p>&#8221;LMS ini ditempatkan di server yang kuat, sehingga tidak ada permasalahan tentang server down. Semuanya dapat diakses dosen maupun mahasiswa, dengan sangat mudah,&#8221; jelas April.</p>
<p>Selain stabilitas server, dipaparkan juga sejumlah keunggulan fitur dalam platform ini. LMS USM kini telah dilengkapi dengan fitur proctoring (pengawasan ujian digital), serta integrasi AI yang cerdas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/24/mahasiswa-komunikasi-usm-kampanye-bahaya-pernikahan-dini-di-kelurahan-tambakrejo">Mahasiswa Komunikasi USM Kampanye Bahaya Pernikahan Dini di Kelurahan Tambakrejo</a></strong></p>
<figure id="attachment_561489" aria-describedby="caption-attachment-561489" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-561489 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-16.06.31.jpg" alt="" width="681" height="453" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-16.06.31.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-16.06.31-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-25-at-16.06.31-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-561489" class="wp-caption-text">Wakil Rektor III, Dr April Firman Daru SKom MKom bersama jajaran Rektorat, mendampingi pelatihan ini. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Melalui sistim ini, dosen dapat dengan mudah mengunggah berbagai materi instruksional, mulai dari video pembelajaran, e-book, hingga materi interaktif lainnya. Platform ini juga memasilitasi pembuatan kuis, tes online, hingga proses penilaian otomatis yang terintegrasi.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan juga, pentingnya fleksibilitas yang ditawarkan metode asinkronus dalam LMS ini. Jika pembelajaran sinkronus mengharuskan dosen dan mahasiswa bertatap muka di waktu yang sama, LMS ini memungkinkan pembelajaran berjalan secara asinkronus.</p>
<p>&#8221;Dosen pengampu dan mahasiswa dapat terlibat dalam aktivitas belajar-mengajar pada waktu yang berbeda, dan lebih fleksibel. Dengan adanya LMS ini, USM siap bertransformasi mendukung proses pembelajaran yang sudah baik, agar menjadi jauh lebih baik lagi,&#8221; tegas dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/18/mahasiswa-ilmu-komunikasi-usm-gelar-kampanye-kekerasan-verbal-dan-psikis">Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Gelar Kampanye ‘Kekerasan Verbal dan Psikis’</a></strong></p>
<p>Untuk memastikan kesiapan teknis para dosen, USM menggandeng Sejahtera Group, dalam sesi pelatihan ini. Yesiska Romauli Gultom, yang bertindak sebagai Project Manager sekaligus Trainer dari Sejahtera Group, turun langsung memberikan panduan teknis operasional platform.</p>
<p>Yesiska menjelaskan, fungsi fundamental dari LMS ini untuk menjembatani komunikasi dan proses transfer ilmu, antara tenaga pengajar dan mahasiswa di ruang digital.</p>
<p>&#8221;Fungsi utamanya, mengoneksikan dosen dan mahasiswa di dalam ekosistem pembelajaran. Di dalam LMS ini, mereka saling terhubung. Dosen dapat mengunggah konten pembelajaran, menyusun kuis, atau memberikan assignment (tugas). Sementara mahasiswa dapat memantau dan mengakses semua materi secara transparan, melalui akun sistim mereka masing-masing,&#8221; ungkap Yesiska.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/18/fakultas-psikologi-usm-lepas-177-calon-wisudawan-dengan-prestasi-membanggakan">Fakultas Psikologi USM Lepas 177 Calon Wisudawan dengan Prestasi Membanggakan</a></strong></p>
<p>Dia juga menambahkan, fitur-fitur seperti create content, pelacakan progres belajar (course progress), hingga sistim pengawasan (proctoring), dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly), agar dapat langsung diimplementasikan dalam perkuliahan harian di USM.</p>
<p>Melalui sinergi pelatihan ini, USM optimistis, mampu menciptakan iklim akademik digital yang lebih modern, efisien, dan responsif, terhadap perkembangan teknologi global.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/dosen-usm-ikuti-pelatihan-learning-management-system-berbasis-artificial-intelligence">Dosen USM Ikuti Pelatihan Learning Management System Berbasis Artificial Intelligence</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyebaran AI Berkonten &#8216;Hate Speech&#8217; Terancam Pidana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/17/penyebaran-ai-berkonten-hate-speech-terancam-pidana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 11:49:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Hate Speech]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana Penjara]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Ujaran Kebencian]]></category>
		<category><![CDATA[Warganet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=560070</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pakar keamanan siber, Dr Pratama Persadha mengingatkan warganet, agar tidak mudah menyebarkan produk Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang berkonten &#8216;hate speech&#8217; (ujaran kebencian), karena akan terancam pidana penjara. Oleh karena itu dia menyarankan kepada warganet, untuk tidak melakukan tindak pidana berupa penghinaan atau pernyataan permusuhan terhadap netizen atau golongan penduduk, berdasarkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/17/penyebaran-ai-berkonten-hate-speech-terancam-pidana">Penyebaran AI Berkonten &#8216;Hate Speech&#8217; Terancam Pidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pakar keamanan siber, Dr Pratama Persadha mengingatkan warganet, agar tidak mudah menyebarkan produk Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang berkonten &#8216;hate speech&#8217; (ujaran kebencian), karena akan terancam pidana penjara.</p>
<p>Oleh karena itu dia menyarankan kepada warganet, untuk tidak melakukan tindak pidana berupa penghinaan atau pernyataan permusuhan terhadap netizen atau golongan penduduk, berdasarkan karakter tertentu.</p>
<p>Dalam keterangan singkatnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (16/5/2026), ditegaskan oleh Pratama, yang juga Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, bahwa AI tidak bisa dipidana, karena berstatus sebagai objek hukum (alat), dan bukan subjek hukum.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/17/indonesia-miliki-potensi-besar-jadi-sport-nation">Indonesia Miliki Potensi Besar Jadi Sport Nation</a></strong></p>
<p>&#8221;Namun manusia, organisasi atau perusahaan di balik produk AI, baik pembuat, pengembang, atau pengguna akhir, bisa dipidana atas pelanggaran yang ditimbulkan oleh AI,&#8221; kata pengajar Ketahanan Siber di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI itu.</p>
<p>Dengan demikian, tidak hanya pembuat dan pengembang yang terancam pidana, tetapi pengguna akhir (end user), harus bertanggung jawab langsung, jika dengan sengaja menggunakan AI untuk melakukan kejahatan. Misalnya pencemaran nama baik, manipulasi dana, atau penipuan deepfake.</p>
<p>Penipuan deepfake sendiri merupakan modus kejahatan siber canggih, yang menggunakan AI untuk memalsukan suara, video, atau gambar seseorang (seringkali tokoh publik atau orang terdekat), yang bertujuan agar korban memberikan uang, data pribadi, atau akses keamanan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/17/pertina-kota-surakarta-susun-program-rutin-solo-boxing-fest">Pertina Kota Surakarta Susun Program Rutin ‘Solo Boxing Fest’</a></strong></p>
<p>Meskipun belum ada undang-undang khusus tentang AI, namun menurut Pratama, penegakkan hukum bisa menggunakan regulasi seperti KUHP terbaru, maupun Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).</p>
<p>&#8221;Jadi, warganet yang menyebarkan ujaran kebencian dengan menggunakan AI, sangat bisa dipidana. Dalam hal ini, yang dilihat bukan bagaimana cara membuatnya, melainkan penyebarannya dan kontennya,&#8221; kata pria asal Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini.</p>
<p><em><strong>Sigit Pr</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/17/penyebaran-ai-berkonten-hate-speech-terancam-pidana">Penyebaran AI Berkonten &#8216;Hate Speech&#8217; Terancam Pidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ascend-GP 2026, Upaya Memperkuat Reputasi USM secara Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/09/ascend-gp-2026-upaya-memperkuat-reputasi-usm-secara-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 10:46:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor USM]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543668</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Fakultas Teknik (FT) Universitas Semarang (USM) sukses menggelar diskusi dengan tema &#8216;Academic Strategy Conference on Sustainable Research &#38; Global Publication (Ascend-GP) 2026, di Ruang Teleconference Lantai 8, Menara Prof Dr Muladi kampus setempat, Semarang, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan dua pakar AI, Assoc Prof Dr Samira A dari Faculty of Arrifical Intelligence UTM, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/ascend-gp-2026-upaya-memperkuat-reputasi-usm-secara-global">Ascend-GP 2026, Upaya Memperkuat Reputasi USM secara Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Fakultas Teknik (FT) Universitas Semarang (USM) sukses menggelar diskusi dengan tema &#8216;Academic Strategy Conference on Sustainable Research &amp; Global Publication (Ascend-GP) 2026, di Ruang Teleconference Lantai 8, Menara Prof Dr Muladi kampus setempat, Semarang, Senin (9/2/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan dua pakar AI, Assoc Prof Dr Samira A dari Faculty of Arrifical Intelligence UTM, dan Assoc Prof Dr Rozana Z dari Faculty of Artificial Intelligence UTM.</p>
<p>Selain itu juga, hadir narasumber dari USM, Rektor USM Dr Supari ST MT, Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU, dan Dr Adi Ekopriyono MSi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/09/15-mahasiswa-fakultas-psikologi-usm-ikuti-upacara-pelepasan">15 Mahasiswa Fakultas Psikologi USM Ikuti Upacara Pelepasan</a></strong></p>
<figure id="attachment_543670" aria-describedby="caption-attachment-543670" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-543670 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-16.26.01.jpg" alt="" width="681" height="416" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-16.26.01.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-16.26.01-400x244.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-09-at-16.26.01-150x92.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-543670" class="wp-caption-text">Fakultas Teknik USM sukses menggelar diskusi dengan tema &#8216;Academic Strategy Conference on Sustainable Research &amp; Global Publication (Ascend-GP) 2026. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Wakil Rektor I USM, Prof Dr Haslina MSi yang membuka acara sekaligus mewakili Rektor USM mengatakan, Ascend-GP 2026 bukan sekadar kegiatan akademik biasa. Kegiatan itu merupakan instrumen akselerasi bagi USM, untuk menjadi Global Rekognisi University melalui tiga pilar utama.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi awal dari kolaborasi riset antara Fakultas Teknik USM dengan Faculty AI UTM, dan juga dari DP2K Kota Semarang. &#8221;Semoga kegiatan ini ada keberlanjutannya, dan memperkuat reputasi USM secara global,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Dr Adi Ekopriyono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota Semarang menyatakan, kolaborasi antara UTM, Shine, dan USM LCC, mengajak untuk bergerak melampaui dialog, menuju tindakan mengembangkan peta jalan penelitian bersama, memperkuat publikasi kolaboratif, dan membimbing generasi baru cendekiawan.</p>
<p>&#8221;Pada tingkat yang lebih dalam, kemitraan ini mencerminkan keyakinan bersama. Universitas bukan hanya menjadi pusat pengetahuan, tetapi juga pengelola masa depan,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/09/ascend-gp-2026-upaya-memperkuat-reputasi-usm-secara-global">Ascend-GP 2026, Upaya Memperkuat Reputasi USM secara Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti Universitas Semarang Kembangkan Beton Akustik Cerdas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/14/peneliti-universitas-semarang-kembangkan-beton-akustik-cerdas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 05:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Beton Akustik Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Efisien]]></category>
		<category><![CDATA[Icon-AI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Presisi]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Teknologi Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507218</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Peneliti dari Universitas Semarang (USM), melakukan terobosan dengan menawarkan solusi beton akustik cerdas, yang tak hanya kokoh menopang bangunan, tapi juga mampu meredam suara secara efisien. Dan yang lebih menarik, komposisinya bisa dirancang lebih presisi, berkat bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Tim Peneliti USM sendiri terdiri dari Ngudi Hari Crista, Sudharto [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/peneliti-universitas-semarang-kembangkan-beton-akustik-cerdas">Peneliti Universitas Semarang Kembangkan Beton Akustik Cerdas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUALA LUMPUR (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Peneliti dari Universitas Semarang (USM), melakukan terobosan dengan menawarkan solusi beton akustik cerdas, yang tak hanya kokoh menopang bangunan, tapi juga mampu meredam suara secara efisien.</p>
<p>Dan yang lebih menarik, komposisinya bisa dirancang lebih presisi, berkat bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Tim Peneliti USM sendiri terdiri dari Ngudi Hari Crista, Sudharto P Hadi, Erni Setyowati, dan Aimmatul Husna.</p>
<p>Penelitian mereka yang berjudul &#8216;Machine Learning Modelling of Acoustic Concrete Using Orange Data Mining&#8217;, dipaparkan dalam The International Conference on Artificial Intelligence and Its Applications (Icon-AI 2025), di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Kuala Lumpur, Rabu-Kamis (12-13/11/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/14/dosen-teknik-elektro-usm-perkenalkan-teknologi-ai-dalam-mendeteksi-stroke">Dosen Teknik Elektro USM Perkenalkan Teknologi AI dalam Mendeteksi Stroke</a></strong></p>
<p>Dalam paparannya, Ngudi membuktikan, komposisi beton akustik, seperti persentase agregat ringan, rasio pori, jenis serat, atau ukuran rongga, bisa diprediksi dampak akustiknya sebelum dicetak.</p>
<p>Dalam penelitiannya bersama kolega lain, mereka menggunakan platform open-source Orange Data Mining, untuk melatih algoritma machine learning. Antara lain, Random Forest, k-Nearest Neighbors, dan Support Vector Machine, dengan memasukkan data hasil uji laboratorium sebelumnya.</p>
<p>Hasilnya menunjukkan, model AI mampu memprediksi Noise Reduction Coefficient (NRC), yaitu ukuran seberapa besar suara diserap oleh material, dengan koefisien determinasi (R²) mencapai 0,987, artinya akurasi prediksi nyaris sempurna, sebesar 98,7 persen.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/13/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-kabel-jaringan-fo-di-smk-pembangunan-mranggen">Tim PKM USM Beri Pelatihan Kabel Jaringan FO di SMK Pembangunan Mranggen</a></strong></p>
<p>&#8221;Artinya, insinyur tak perlu lagi membuat puluhan contoh beton, lalu mengujinya satu per satu di ruang akustik yang mahal. Cukup masukkan komposisi rencana ke dalam sistim, dan dalam hitungan detik, AI memberi tahu, &#8216;Campuran ini akan menyerap suara hingga 65 persen di frekuensi 1.000 Hz&#8217;, atau berapa pun target reduksi kebisingan yang dibutuhkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, inovasi itu sangat relevan untuk kota-kota padat seperti Semarang, Jakarta, atau Surabaya. Di mana kebisingan lalu lintas, pabrik, atau aktivitas komersial melebihi ambang batas aman WHO (55 dB siang hari).</p>
<p>Beton akustik bisa dipasang sebagai fasad gedung sekolah dekat rel kereta, dinding pembatas jalan tol, atau partisi ruang kelas, tanpa mengorbankan kekuatan struktural.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/13/mahasiswa-asing-usm-juara-1-lomba-menyanyi-indo-pop-voice">Mahasiswa Asing USM Juara 1 Lomba Menyanyi Indo-Pop Voice</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami tidak membuat material baru dari nol. Kami memanfaatkan bahan lokal, semen, pasir, agregat ringan, lalu mengoptimalkannya secara cerdas. Ini lebih murah, lebih cepat, dan ramah lingkungan,&#8221; ungkap Ngudi.</p>
<p>Ke depan, imbuhnya, model itu bisa diintegrasikan dalam perangkat lunak desain arsitektur atau sistem rekomendasi untuk kontraktor. Bahkan, kombinasi dengan sensor IoT memungkinkan beton &#8220;belajar&#8221; dari kondisi nyata, jika kebisingan ternyata lebih tinggi dari perkiraan. Sistim ini juga bisa menyarankan modifikasi untuk lapisan berikutnya.</p>
<p>&#8221;Di tengah upaya Indonesia membangun Smart City yang berkelanjutan, inovasi ini membuktikan, transformasi digital tak hanya terjadi di layar ponsel, tapi juga dalam material paling dasar pembangunan. Kini, beton bukan lagi benda mati. Ia bisa mendengar, belajar, dan merespons untuk kota yang lebih tenang, sehat, dan manusiawi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/peneliti-universitas-semarang-kembangkan-beton-akustik-cerdas">Peneliti Universitas Semarang Kembangkan Beton Akustik Cerdas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Etika, Iktikad, dan “Anarki Jurnalistik”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/05/etika-iktikad-dan-anarki-jurnalistik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 07:31:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Otoritas Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505662</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS SOLIDITAS pelaksanaan etika, sudah konsistenkah dalam praktik berjurnalistik dan bermedia kita, saat ini? Media berjalan seperti biasa, dengan segala riuh rendah dinamika dan sorotannya. Etika juga bergerak dengan persepsi dan segala kelenturan penghayatan, lalu berefek pada pelaksanaannya. Dalam praktik, pengunggahan informasi berbentuk berita, feature, atau yang diberi label apa pun di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/etika-iktikad-dan-anarki-jurnalistik">Etika, Iktikad, dan “Anarki Jurnalistik”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-505670 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />SOLIDITAS</strong> pelaksanaan etika, sudah konsistenkah dalam praktik berjurnalistik dan bermedia kita, saat ini?</p>
<p>Media berjalan seperti biasa, dengan segala riuh rendah dinamika dan sorotannya. Etika juga bergerak dengan persepsi dan segala kelenturan penghayatan, lalu berefek pada pelaksanaannya.</p>
<p>Dalam praktik, pengunggahan informasi berbentuk berita, <em>feature</em>, atau yang diberi label apa pun di sebuah media, bergerak dengan dinamika-dinamika yang acapkali berkesan “tayang dulu urusan belakang”. Tayangan Expose Uncensored di televisi <em>Trans7</em> tentang kehidupan santri dan pengasuh pondok pesantren Lirboyo, Kediri beberapa waktu lalu, menjadi contoh kontroversi yang akhirnya berujung unjuk rasa dan banyak reaksi, lalu permintaan maaf dari pengasuh stasiun televisi tersebut.</p>
<p>Pada sisi kedalaman praktik bermedia, persoalan tersebut memantik berbagai diskusi, evaluasi, dan refleksi tentang pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik.</p>
<p><strong>Iktikad</strong><br />
Bagaimanapun, realitasnya, payung utama produk jurnalistik adalah etika. Yang sering kurang terhayati oleh para praktisi jurnalistik, etika selalu bergandeng dengan masalah “iktikad”. Iktikad punya dua sisi, yakni iktikad baik dan iktikad buruk.</p>
<p>Etika merupakan cabang filsafat yang membahas tentang nilai-nilai moral, prinsip, dan standar yang membimbing perilaku manusia. Dia adalah ilmu yang mempelajari dikotomi tentang apa yang baik dan buruk, benar dan salah, bertanggung jawab dan tidak bertanggung jawab, empati dan tidak simpati, serta hak dan kewajiban moral.</p>
<p>Dalam praktik jurnalistik, etika adalah keputusan hati nurani sebagai pilihan sikap untuk memberitakan atau tidak memberitakan sebuah informasi. Atau jika dikaitkan dengan iktikad, bisa berupa pilihan “seperti apa sebuah informasi diolah, dikemas, dan ditayangkan”.</p>
<p>Apabila pertimbangan tentang efek apa yang bakal muncul apabila media memberitakan tentang sesuatu, maka artinya pada saat itu, pengelola media berpikir mengenai kemungkinan akibat yang bakal muncul dari sebuah pemberitaan. Keputusan untuk menyajikan berita tersebut sudah dikalkulasi secara matang. Apakah dengan kalkulasi itu berita akhirnya diunggah atau tidak diunggah, nuranilah yang memandu untuk memutuskan.</p>
<p>Nilai iktikad akan terasa dari “kepedulian” terhadap efek yang berkemungkinan muncul. Apabila wartawan, redaktur, atau pengelola media tidak memedulikan apa pun yang akan terjadi, dan tetap mengunggah berita tertentu, artinya pertimbangan etis tidak dieksplorasi secara cermat untuk menghasilkan keputusan yang bermasalahat.</p>
<p>Bisa jadi unggahan berita tersebut menimbulkan kerusuhan, pencemaran nama baik orang atau institusi, destruksi terhadap keluarga, terhadap pekerjaan, trauma bagi seseorang, kemuraman masa depan seorang anak, luka bagi disabilitas, dan sebagainya. Dengan tujuan, kepentingan, dan <em>framing</em> tertentu, sangat mungkin efek-efek demikian ini disadari dan diabaikan, sehingga “konsiderans efek” diabaikan atau tidak digunakan.</p>
<p>Sebaliknya, jika iktikad dieksplorasi dengan mempertimbangan tujuan kemaslahatan, bakal memunculkan “konsiderans efek” yang kemudian diwujudkan dalam cara mengemas produk jurnalistik tersebut. Misalnya, bagaimana wartawan dan media sejauh mungkin melengkapi berita dengan standar verifikasi yang berdisiplin, untuk mencapai akuntabilitas dan membangun kepercayaan publik atau audiens.</p>
<p>Maka seperti apa ungkapan iktikad baik dan iktikad buruk itu, sebenarnya bisa dilihat dari sejauh mana wartawan atau media mengemas produk jurnalistiknya. Dalam praktik jurnalistik, solid atau tidak solid, konsisten atau tidak konsisten, penghayatan iktikad baik dan iktikad buruk itu bisa dinilai dari bentuk atau kemasannya.</p>
<p><strong>Anarki Jurnalistik</strong><br />
Dalam dunia komunikasi sekarang, makin sulit membedakan mana produk jurnalistik dan mana produk media sosial. Apalagi ketika media-media <em>mainstream</em> cenderung makin terbiasa mengambil sumber dari unggahan-unggahan para tokoh publik di media sosial, yang kemudian diolah sebagai berita yang dianggap sebagai karya jurnalistik.</p>
<p>Banyak wartawan yang menyiasati praktik itu dengan mengonfirmasi terlebih dahulu unggahan-unggahan tersebut kepada pemilik akun media sosial. Lalu tanpa disadari, dengan menjadi “follower” seperti itu, wartawan tidak merasa perlu lagi melakukan pendalaman tentang apa yang dikemukakan.</p>
<p>Belum lagi berbagai potongan statemen atau komentar yang biasa kita serap dari akun TikTok, wawancara dalam podcast-podcast, atau YouTube &#8212; yang terkadang satu arah &#8211;; ini merupakan model-model komunikasi yang menjadi “menu harian” kita saat ini. Kadang-kadang sepihak, dangkal, dan hanya menampilkan permukaan.</p>
<p>Kalaupun ini dipandang sebagai warna lain dunia jurnalisme kita, saya lebih mengkhawatirkannya sebagai semacam “anarki jurnalistik”, praktik berjurnalistik yang lebih berkecenderungan “memaksakan opini” sebagai sebuah iktikad yang dirancang dengan intensi untuk menyerang, men-<em>down grade</em> seseorang atau kelompok.</p>
<p>Katakanlah “anarki jurnalistik” adalah praktik berjurnalistik yang diliputi oleh semangat iktikad buruk, yakni tendensi untuk merugikan orang atau pihak lain. Kerusakan yang ditimbulkan oleh “anarkisme” itu bisa berupa kehancuran nama baik, reputasi orang atau lembaga, keluarga, pekerjaan, dsb. Hal ini bisa timbul apabila wartawan tidak menggunakan standar berjurnalistik sesuai dengan Undang-Undang Pers dan etika jurnalistik.</p>
<p><strong>Respons Sikap</strong><br />
Perkembangan penghayatan dan pelaksanaan etika jurnalistik ini membentuk lingkaran ekosistem yang saling bertaut dengan kebutuhan informasi masyarakat. Kultur masyarakat dalam mengakses informasi, yang cenderung lebih menyukai postingan berita yang instan, direspons oleh para pengelola media dengan memberi sebanyak mungkin sajian dengan kualifikasi seperti itu.</p>
<p>Pada satu sisi, dengan kepentingan “ideologi viral”, media boleh dibilang merespons kultur akses informasi publik, sementara pada sisi lain “pelayanan oleh media” berpotensi menyuburkan dan menguatkan budaya masyarakat tersebut.</p>
<p>Ringkas, instan, permukaan, dan viral. Seperti itulah kira-kira kultur akses informasi yang sekarang ini menjadi semacam kultur yang melingkar dalam ekosistem komunikasi massa.</p>
<p>Kondisi seperti ini tentulah tidak mudah digerakkan menuju muara yang berbeda, apalagi dipulihkan. Dibutuhkan konsep dan pemikiran yang sistemik, simultan, dan konsisten. Ikhtiar-ikhtiar literasi digital harus menyentuh semua lapis masyarakat. Tidak hanya masyarakat pengakses informasi, tetapi juga wartawan dan pengelola media.</p>
<p>Perkembangan pesat teknologi informatika saat ini, termasuk ke wilayah kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>) merangsek seluruh lapis usia, sehingga otoritas negara seperti Kementerian Komunikasi dan Digital, harus makin kuat memetakan berbagai persoalan yang muncul akibat kemajuan teknologi informatika ini, dan bagaimana menemukan solusinya.</p>
<p>Kesadaran tentang budaya akses informasi, ketersediaan akses informasi, serta beragam akibat dari viralitas sebuah informasi, merupakan elemen-elemen yang membutuhkan pendekatan tentang arah, tujuan, dan hasil.</p>
<p>Dan, tidak bisa diabaikan, bagaimana persoalan etika, iktikad, dan anarki jurnalistik masuk dalam wilayah yang bisa memberikan landasan sikap bagi semua pelaku komunikasi. Tentu saja, pelaku komunikasi itu tidak hanya wartawan dan media, tetapi juga kita semua.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan dosen jurnalistik Fiskom UKSW</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/etika-iktikad-dan-anarki-jurnalistik">Etika, Iktikad, dan “Anarki Jurnalistik”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Diminta Ikut Beri Perlindungan pada Karya-karya Media Massa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/29/pemerintah-diminta-ikut-beri-perlindungan-pada-karya-karya-media-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 11:24:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Chief Executive Officer]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[media digital]]></category>
		<category><![CDATA[Platform]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Website Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505198</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNGARAN (SUARABARU.ID)&#8211; Chief Executive Officer (CEO) Info Media Digital Tempo, Anak Agung Gde Bagus Wahyu Dhyatmika menyatakan, sejak ada perubahan algoritma platform yang ditandai dengan peluncuran AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan), jumlah pengunjung mengalami penurunan secara merata di semua website berita, hingga mencapai 30-50 persen. Hal itu seperti yang disampaikannya, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/pemerintah-diminta-ikut-beri-perlindungan-pada-karya-karya-media-massa">Pemerintah Diminta Ikut Beri Perlindungan pada Karya-karya Media Massa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNGARAN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Chief Executive Officer (CEO) Info Media Digital Tempo, Anak Agung Gde Bagus Wahyu Dhyatmika menyatakan, sejak ada perubahan algoritma platform yang ditandai dengan peluncuran AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan), jumlah pengunjung mengalami penurunan secara merata di semua website berita, hingga mencapai 30-50 persen.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk &#8216;Sustainability Media di Era Digital&#8217;, yang digelar di Studio Dreamlight World Media, Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Diskusi ini juga menghadirkan Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto secara virtual, serta dua anggota DPRD Jawa Tengah, Tietha Ernawati Suwarto dan M Dipa Yustia Pasa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/29/ahmad-luthfi-sekolah-rakyat-sesuai-kebutuhan-jawa-tengah-dalam-entaskan-kemiskinan">Ahmad Luthfi: Sekolah Rakyat Sesuai Kebutuhan Jawa Tengah dalam Entaskan Kemiskinan</a></strong></p>
<p>Menurut Wahyu Dhyatmika, ada &#8220;garis api&#8221; yang memisahkan antara redaksi dan kepentingan iklan. Dalam memroduksi berita, redaksi menolak memenuhi logika marketing, misalnya memberitakan gaya hidup kelompok anak muda perkotaan berusia 25-30, agar bisa menarik iklan-iklan dari brand yang cocok.</p>
<p>Namun di sisi lain, pengguna internet dan AI naik, serta belanja iklan terus tumbuh. Yang terjadi, porsi belanja iklan untuk publisher atau news, cenderung turun, dan beralih ke platform portal dan platform digital populer.</p>
<p>Di tengah users dan potensi revenue iklan yang makin membesar, ironisnya media online terlihat kesulitan untuk bertahan, seiring dengan anjloknya porsi pendapatan iklan dan pembayaran server.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/29/menpan-rb-apresiasi-pemerintahan-kolaboratif-gubernur-ahmad-luthfi">Menpan RB Apresiasi Pemerintahan Kolaboratif Gubernur Ahmad Luthfi</a></strong></p>
<p>Dipaparkan juga, tugas media sesuai esensinya, sebagai watchdog atau menjalankan fungsi pengawasan kepada penyelenggara kepentingan publik (pemerintah), sesuai amanat UU Pers yang produknya tidak bisa dipolitisasi.</p>
<p>&#8221;Itulah kenapa, sekarang yang kita lihat tumbuhnya influencer, content creator yang non-jurnalisme, dan memproduk konten yang cocok dengan pengiklan. Di situlah terjadi disconnect atau keterputusan. Kita tak tahu mana kebenaran mana hoaks,&#8221; kata pria yang akrab disapa Bli Komang itu.</p>
<p>Ketua Umum AMSI itu juga menyatakan, pihaknya saat ini juga terus berjuang, agar Pemerintah ikut memberikan perlindungan kepada karya-karya media. Dia menyebut, ada tiga langkah yang akan dilakukannya, yakni menyusun regulasi agar AI tidak seenaknya mencomot langsung karya media, namun ada payment system yang mengaturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/29/bunda-literasi-memuji-kiprah-ftbm-nur-hidayat-ajak-perjuangkan-perda-literasi">Bunda Literasi Memuji Kiprah  FTBM Jepara, Nur Hidayat Ajak Perjuangkan   Perda Literasi</a></strong></p>
<p>Lalu membuat federasi website, untuk turut melindungi, dan peningkatan value karya jurnalistik. &#8221;Ibaratnya, karya media saat ini seperti toko tanpa penjaga. Isinya bisa diambil siapa saja, termasuk AI ini,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Totok Suryanto dari Dewan Pers menyebutkan, penggunaan kecerdasan buatan dalam pembuatan berita, selama mematuhi standar etik profesi tetap dibenarkan. Karena bagaimanapun perkembangan teknologi tak bisa ditolak. Yang perlu ditekankan, verifikasi dan cek bertingkat, karena AI tetap memberikan sinyal disclaimer.</p>
<p>Di bagian lain, Anggota Komisi A DPRD Jateng, Tietha Ernawati Suwarto yang hadir mewakili Ketua DPRD Sumanto, menganggap perkembangan digital yang beredar, sudah tak bisa dibendung. Dia mencontohkan, kehadiran AI semestinya bisa dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan.</p>
<p>Menurutnya, AI bukan sebagai ancaman, melainkan alat kolaborasi untuk bekerja sama terutama pada bidang legislasi. &#8221;AI bisa digunakan sebagai penunjang kerja-kerja DPRD atau dinas,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/pemerintah-diminta-ikut-beri-perlindungan-pada-karya-karya-media-massa">Pemerintah Diminta Ikut Beri Perlindungan pada Karya-karya Media Massa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PAAI Peringati HUT ke-9, Lompatan Besar Agen Asuransi di Era AI</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/08/paai-peringati-hut-ke-9-lompatan-besar-agen-asuransi-di-era-ai</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2025/10/08/paai-peringati-hut-ke-9-lompatan-besar-agen-asuransi-di-era-ai#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 08:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[PAAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=207343</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Para agen asuransi siap menyambut era attention economy dan AI dengan semangat baru. Mereka terus beradaptasi, mengasah kreativitas, melakukan reskilling, dan siap menjadi garda depan transformasi industri asuransi. Hal tersebut seperti yang tergambar saat Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) menyelenggarakan perayaan HUT ke-9 dengan mengusung tema &#8216;Lompatan Besar Agen Asuransi di Era [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/08/paai-peringati-hut-ke-9-lompatan-besar-agen-asuransi-di-era-ai">PAAI Peringati HUT ke-9, Lompatan Besar Agen Asuransi di Era AI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Para agen asuransi siap menyambut era attention economy dan AI dengan semangat baru. Mereka terus beradaptasi, mengasah kreativitas, melakukan reskilling, dan siap menjadi garda depan transformasi industri asuransi.</p>
<p>Hal tersebut seperti yang tergambar saat Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) menyelenggarakan perayaan HUT ke-9 dengan mengusung tema &#8216;Lompatan Besar Agen Asuransi di Era Artificial Intelligence (AI)&#8217;, Rabu 8 Oktober 2025.</p>
<p>Acara yang berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta secara hybrid ini dihadiri oleh regulator, akademisi, pelaku industri, dan sekitar 1.000 agen asuransi dan para leader yang mengikuti kegiatan ini secara offline dan online.</p>
<p>Para agen menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, untuk itu penting untuk selalu memperluas wawasan.</p>
<p>Dalam momen HUT kali ini, menurut Ketua Panitia HUT PAAI ke-9 Esra Manurung, PAAI menghadirkan sejumlah tokoh nasional, yaitu Guru Besar FEB UI sekaligus Pendiri Rumah Perubahan, Prof. Rhenald Kasali, dan President Maxwell Leadership Indonesia, David Tjokrorahardjo.</p>
<p>Dukungan dari regulator juga diperoleh dengan hadirnya Bernard Widjaja selaku Kepala Departemen Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK yang memberikan keynote speech.</p>
<p>Selain itu adapula Jeffrey Hendrik seaku Direktur Pengembangan BEI yang menyampaikan special remarks dan memfasilitasi edukasi pasar modal untuk para agen yang tergabung dalam PAAI.</p>
<p>Acara semakin semarak dengan talkshow inspiratif bersama yang mengangkat tema Lompatan Besar Agen di Era Artificial Intelligent (AI) yang menghadirkan Elizabeth Ariesta Melawaty seorang entrepreneur muda yang memiliki jaringan global, tokoh media nasional Primus Dorimulu, dan seorang financial advisor Christopher Rodjito.</p>
<p>Dalam momentum ini, Ketua Umum PAAI, M. Idaham, menegaskan, perkembangan teknologi Artificial Intelligence bukanlah ancaman, melainkan peluang besar bagi agen asuransi untuk melakukan lompatan transformasi.</p>
<p>“Kehadiran AI justru dapat memperkuat peran agen dalam memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, personal, dan humanis, sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Saat ini jumlah agen asuransi di Indonesia tercatat mencapai lebih dari 600.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 agen merupakan anggota aktif PAAI.</p>
<p>Kehadiran PAAI selama sembilan tahun ini membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme agen, memperjuangkan posisi strategis mereka di industri, serta memastikan agen tetap menjadi ujung tombak edukasi dan perlindungan masyarakat.</p>
<p>PAAI juga menekankan pentingnya membangun citra agen asuransi yang bermartabat, memiliki pengetahuan yang terus meningkat, serta wawasan yang terus berkembang.</p>
<p>Seorang agen tentunya diharapkan tidak hanya menjadi tenaga penjual, melainkan mitra terpercaya bagi masyarakat.</p>
<p>Dengan dukungan teknologi AI, agen dapat memperoleh informasi lebih cepat, melakukan analisis lebih tajam, dan membangun personal branding yang lebih kuat.</p>
<p>Dengan demikian, AI bukan menjadi ancaman, tetapi justru senjata yang memperkuat eksistensi agen asuransi di era digital.</p>
<p>Dalam sambutannya, M Idaham juga menyampaikan harapan agar ke depan dapat terjalin dukungan lebih erat dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) maupun Dewan Asuransi Indonesia (DAI), sehingga agen sebagai pilar utama distribusi dapat semakin diperkuat posisinya di tengah dinamika industri yang terus berkembang.</p>
<p>Tidak hanya itu, pada peringatan HUT ke-9 ini, PAAI juga secara resmi mendeklarasikan dukungan penuh terhadap kampanye GENCARKAN yang diusung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>
<p>“PAAI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dan pemahaman produk asuransi, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan inklusi keuangan nasional,” kata Ketua Panitia HUT PAAI ke-9, Esra Manurung.</p>
<p>PAAI menegaskan bahwa agen asuransi akan selalu menjadi mitra strategis dalam menjaga keberlangsungan industri asuransi di Indonesia.</p>
<p>Dengan kolaborasi bersama regulator, asosiasi, perusahaan asuransi, serta dukungan teknologi mutakhir, agen asuransi diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Sebagai pembicara utama, Prof. Rhenald Kasali, menyampaikan bahwa para agen asuransi perlu beradaptasi dengan perubahan zaman di tengah attention economy dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>&#8220;Para agen dituntut untuk terus mengasah kreativitas, melakukan reskilling, serta membangun disiplin diri, karena dinamika demografi di masa depan akan terus berubah,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara di mata David Tjokrorahardjo, President Maxwell Leadership Indonesia, era AI harus disikapi sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas para agen.</p>
<p>Tentu AI dan teknologi apapun memberikan peringatan kepada setiap pemimpin untuk reskill dan upskill kapasitas mereka untuk membudidayakan AI dengan tepat sasaran.</p>
<p>&#8220;Ada begitu banyak hal yang bisa difasilitasi teknologi dan juga ada banyak yang masih memerlukan pemfasilitasian manusia,&#8221; katanya.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/08/paai-peringati-hut-ke-9-lompatan-besar-agen-asuransi-di-era-ai">PAAI Peringati HUT ke-9, Lompatan Besar Agen Asuransi di Era AI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2025/10/08/paai-peringati-hut-ke-9-lompatan-besar-agen-asuransi-di-era-ai/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagi Dosen USM, AI Dinilai Peluang Baik bagi Dunia Pendidikan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/14/bagi-dosen-usm-ai-dinilai-peluang-baik-bagi-dunia-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 04:34:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[dunia pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi S1]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=490240</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sekretaris Program Studi S1-Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), Ami Saptiyono SIKom MIKom mengatakan, Artificial Intelligence (AI)) sebagai sebuah peluang baik bagi dunia pendidikan. Dalam hal ini, aktivitas belajar mengajar selama perkuliahan, bagi dosen, mahasiswa, hingga alumni, asalkan digunakan sebaik-baiknya. Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow USM Update dengan tema [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/14/bagi-dosen-usm-ai-dinilai-peluang-baik-bagi-dunia-pendidikan">Bagi Dosen USM, AI Dinilai Peluang Baik bagi Dunia Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sekretaris Program Studi S1-Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), Ami Saptiyono SIKom MIKom mengatakan, Artificial Intelligence (AI)) sebagai sebuah peluang baik bagi dunia pendidikan. Dalam hal ini, aktivitas belajar mengajar selama perkuliahan, bagi dosen, mahasiswa, hingga alumni, asalkan digunakan sebaik-baiknya.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow USM Update dengan tema &#8216;Ilmu Komunikasi di Era AI&#8217;, yang berlangsung di Studio Radio USM Jaya, Gedung N Kampus USM, Rabu (13/8/2025).</p>
<p>Ami mengungkapkan, pihaknya telah melakukan persiapan untuk menghadapi AI bukan sebagai musuh, namun sebagai partner. Beberapa dosen mengenalkan AI dan cara penggunaan yang benar, seperti pada mata kuliah terkait riset.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/13/tim-robotika-usm-berjuang-jadi-yang-terbaik-di-korea-selatan">Tim Robotika USM Berjuang Jadi yang Terbaik di Korea Selatan</a></strong></p>
<p>&#8221;Menurut saya, AI itu sebuah peluang. AI itu bukan jadi penghambat, malah jadi sumber uang atau rezeki bagi mahasiswa maupun alumni, selama bisa memanfaatkan dan mencari peluang dengan baik. Kita harus pintar beradaptasi, dengan begitu kita tidak hanya bisa memanfaatkan tapi juga mengembangkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, keterampilan berkreasi, berpikir kreatif, dan mencipatakan inovasi sangat diperlukan bagi mahasiswa, untuk dapat bertahan di era digital pada perkembangan teknologi yang semakin pesat ini.</p>
<p>&#8221;Zaman boleh maju, teknologi boleh semakin berkembang, tetapi tetap manusia yang harus pegang kontrolnya,&#8221; tegas Ami.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/13/program-mobile-exchange-jadi-wadah-mahasiswa-usm-perdalam-pengalaman-akademik">Program ‘Mobile Exchange’ Jadi Wadah Mahasiswa USM Perdalam Pengalaman Akademik</a></strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pengabdian Sosial Himalika USM, yang juga mahasiswa Ilmu Komunikasi USM, Dinda Aurallia Putri A-Zahra menyatakan, dirinya menggunakan AI hanya sebagai referensi.</p>
<p>&#8221;Kalau kita memasrahkan semuanya ke AI, jadinya seperti AI yang mengatur kita. Itu tantangannya. Apalagi sekarang banyak muncul AI baru, dengan modifikasi yang beda-beda, dan itu juga menjadi tantangan,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Dinda juga berpesan, jangan sampai terbuai dengan apa yang sudah digampangkan. Jangan sampai lupa, kalau manusia mempunya kecerdasan alami.</p>
<p>&#8221;Gunakan kecerdasan buatan sebagaimana mestinya, dan jangan lupakan kalau apa yang kita punya, otak kita memiliki kapasitas jauh lebih besar dari apa yang mesin punya,&#8221; tukas Dinda.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/14/bagi-dosen-usm-ai-dinilai-peluang-baik-bagi-dunia-pendidikan">Bagi Dosen USM, AI Dinilai Peluang Baik bagi Dunia Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indosat Manfaatkan Artificial Intelligence Hadang Spam dan Scam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/07/indosat-manfaatkan-artificial-intelligence-hadang-spam-dan-scam</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2025/08/07/indosat-manfaatkan-artificial-intelligence-hadang-spam-dan-scam#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 08:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget Techno]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Scam]]></category>
		<category><![CDATA[SPAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=181292</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) – Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) meluncurkan inovasi terbarunya dalam memperkuat perlindungan digital masyarakat, Selasa 7 Agustus 2025. Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam dari Indosat merupakan solusi berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) yang dirancang untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman penipuan digital yang terus meningkat dan hadir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/indosat-manfaatkan-artificial-intelligence-hadang-spam-dan-scam">Indosat Manfaatkan Artificial Intelligence Hadang Spam dan Scam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) meluncurkan inovasi terbarunya dalam memperkuat perlindungan digital masyarakat, Selasa 7 Agustus 2025.</p>
<p>Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam dari Indosat merupakan solusi berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) yang dirancang untuk melindungi pengguna dari berbagai ancaman penipuan digital yang terus meningkat dan hadir sebagai respons terhadap ancaman yang nyata.</p>
<p>Berdasarkan Asia Scam Report 2024 dari Global Anti-Scam Alliance (GASA), sebanyak 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya, mulai dari pesan teks phishing, tawaran kerja palsu, hingga skema penipuan investasi. Kondisi ini menunjukkan urgensi atas perlindungan digital yang lebih kuat dan inklusif.</p>
<p>Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat bekerja secara otomatis dan real-time untuk mendeteksi pengirim pesan atau penelepon mencurigakan, menyaring potensi ancaman, serta memberikan peringatan kepada pelanggan.</p>
<p>Teknologi ini dikembangkan di atas fondasi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. Dengan kemampuan pemrosesan langsung di jaringan (on-network), fitur ini tidak memerlukan perangkat canggih atau koneksi premium, sehingga dapat diakses oleh semua kalangan, di mana pun mereka berada.</p>
<p>President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan komitmen Indosat dalam menciptakan ruang digital yang aman dan terpercaya.</p>
<p>“Indosat meyakini bahwa perlindungan digital adalah hak dasar setiap masyarakat Indonesia. Kolaborasi kami dengan Tanla dalam menghadirkan solusi AI powered Anti-Spam dan Anti-Scam menunjukkan bahwa teknologi dapat melindungi kehidupan digital sehari-hari,&#8221; katana.</p>
<p>Dirinya menegaskan, dibangun di atas Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung GPU NVIDIA Blackwell tercanggih, solusi ini memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi spam dan scam secara real-time, memperkokoh ketahanan digital bangsa dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap dunia digital.</p>
<p>Peluncuran fitur Anti-Spam dan Anti-Scam ini berkolaborasi dengan Tanla, mitra teknologi AI, dan didukung oleh kolaborator global seperti, Mastercard, GSMA, dan GASA. Dengan semangat gotong royong, Indosat bersama para mitra berkolaborasi untuk menanggulangi permasalahan spam dan scam di Indonesia.</p>
<p>Peluncuran ini juga menyoroti bagaimana inovasi yang diinisiasi perusahaan memainkan peran penting dalam memerangi penipuan dan memastikan akses digital yang lebih aman, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh kawasan Asia Pasifik.</p>
<p>Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini. Pemerintah menyambut baik langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Indosat sebagai bagian dari upaya kolektif membangun ruang digital yang aman.</p>
<p>&#8220;AI harus membawa teknologi lebih dekat dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang. Indonesia tidak ingin hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pembentuk arah pemanfaatan AI yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat,” katanya.</p>
<p>Inovasi ini merupakan bagian dari transformasi Indosat menuju AI-TechCo, dengan komitmen menghadirkan solusi yang aman, modern, dan inklusif. Melalui kampanye “AI untuk Kita Semua”, Indosat memastikan bahwa teknologi AI dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh semua orang, tanpa terkecuali. Peluncuran ini juga sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/07/indosat-manfaatkan-artificial-intelligence-hadang-spam-dan-scam">Indosat Manfaatkan Artificial Intelligence Hadang Spam dan Scam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2025/08/07/indosat-manfaatkan-artificial-intelligence-hadang-spam-dan-scam/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswi SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Juara Lomba Pidato di Universitas Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/05/siswi-sma-muhammadiyah-3-jakarta-juara-lomba-pidato-di-universitas-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 11:55:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Eksekutif Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Lawphoria]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Muhammadiyah 3 Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488642</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Naila Amalia dari SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, tampil sebagai Juara I di ajang Lawphoria, yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Semarang (USM). Event itu digelar di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, baru-baru ini. Untuk Juara II diraih Alif Habibi (SMA Insan Cendekia Al Mujtaba Sukoharjo), Juara III [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/05/siswi-sma-muhammadiyah-3-jakarta-juara-lomba-pidato-di-universitas-semarang">Siswi SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Juara Lomba Pidato di Universitas Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Naila Amalia dari SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, tampil sebagai Juara I di ajang Lawphoria, yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Semarang (USM). Event itu digelar di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, baru-baru ini.</p>
<p>Untuk Juara II diraih Alif Habibi (SMA Insan Cendekia Al Mujtaba Sukoharjo), Juara III oleh Maiaza Luthfaa (MAN 1 Kota Semarang). Dalam kegiatan yang mengambil tema &#8216;Peran Hukum bagi Generasi Muda yang Cerdas Digital dalam Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence&#8217; itu, diikuti 20 perwakilan dari SMA/SMK/MA Sederajat Se-Jawa.</p>
<p>Ketua Panitia Lawphoria, Ameliana Najwa Prismadani berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan Fakultas Hukum USM kepada pelajar SMA/SMK/MA sederajat dan masyarakat khususnya para siswa SMA.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/05/rektor-usm-bangga-karya-dosen-dan-mahasiswa-bermanfaat-bagi-warga">Rektor USM Bangga Karya Dosen dan Mahasiswa Bermanfaat bagi Warga</a></strong></p>
<p>&#8221;Lomba pidato Lawphoria 2025 ini diikuti 20 SMA/SMK/MA se-Jawa. Kami berharap, melalui kegiatan ini FH USM lebih dikenal para pelajar SMA dan SMK Sederajat,&#8221; ujar Ameliana.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur BEM FH USM, Fauzan Ikhlasul Ammar Andira menyatakan, tema dari kegiatan Lawphoria 2025 itu sangat relevan di era digital saat ini.</p>
<p>&#8221;Artificial intelligence menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang, namun tanpa regulasi dan etika, kemajuan ini dapat membawa risiko besar. Maka dari itu, dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan bagi peserta mengenai penggunaan artificial intelligence,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/05/siswi-sma-muhammadiyah-3-jakarta-juara-lomba-pidato-di-universitas-semarang">Siswi SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Juara Lomba Pidato di Universitas Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>