<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Abdul Mu&#039;ti Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/abdul-muti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2026 02:11:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Abdul Mu&#039;ti Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Umat Bersihkan Hati dan Hidup Sederhana di Idul Fitri 1447 H</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/20/mendikdasmen-abdul-muti-ajak-umat-bersihkan-hati-dan-hidup-sederhana-di-idul-fitri-1447-h</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 02:11:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[salat ied]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=550476</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai sarana membersihkan hati sekaligus meningkatkan kualitas diri. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi khotib Salat Idul Fitri yang digelar di Gedung Cristal Building UMKU, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). Ratusan jemaah Muhammadiyah tampak mengikuti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/20/mendikdasmen-abdul-muti-ajak-umat-bersihkan-hati-dan-hidup-sederhana-di-idul-fitri-1447-h">Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Umat Bersihkan Hati dan Hidup Sederhana di Idul Fitri 1447 H</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai sarana membersihkan hati sekaligus meningkatkan kualitas diri.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi khotib Salat Idul Fitri yang digelar di Gedung Cristal Building UMKU, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). Ratusan jemaah Muhammadiyah tampak mengikuti ibadah dengan khidmat. Salat dipimpin oleh imam H. Mas’adi dan berlangsung lancar.</p>
<p>Dalam khutbahnya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk menyucikan hati dan jiwa. Dengan hati yang bersih, menurutnya, seseorang akan memiliki pola pikir yang lebih jernih serta tingkat spiritualitas yang lebih baik.</p>
<p>“Ketika hati bersih, maka sikap kita juga akan lebih terbuka, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai toleransi,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya menyoroti aspek spiritual, Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai keimanan. Ia menekankan bahwa umat Islam harus mampu menjaga kebersihan tidak hanya secara batin, tetapi juga secara fisik di lingkungan sekitar.</p>
<p>Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kehalalan dalam memperoleh dan menggunakan harta. Ia juga mengimbau agar umat Islam menghindari perilaku boros serta tidak berlebihan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, nilai-nilai yang telah dilatih selama bulan Ramadan, seperti menahan diri dan hidup sederhana, seharusnya tidak berhenti setelah hari raya, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Di akhir khutbahnya, Abdul Mu’ti menyampaikan penghormatan kepada umat Islam yang masih menyempurnakan ibadah puasa, serta berharap seluruh amal ibadah yang telah dilakukan dapat diterima oleh Allah SWT.</p>
<p>Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sederhana, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.</p>
<p>Ali Bustomi</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/20/mendikdasmen-abdul-muti-ajak-umat-bersihkan-hati-dan-hidup-sederhana-di-idul-fitri-1447-h">Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Umat Bersihkan Hati dan Hidup Sederhana di Idul Fitri 1447 H</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>71 SD di Kudus Direvitalisasi, Pemerintah Pusat Kucurkan Anggaran Lebih dari Rp94 Miliar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/03/71-sd-di-kudus-direvitalisasi-pemerintah-pusat-kucurkan-anggaran-lebih-dari-rp94-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 11:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kudua]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=537633</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebanyak 141 satuan pendidikan menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp94 miliar, termasuk 71 Sekolah Dasar (SD) yang menjadi penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari revitalisasi pendidikan skala nasional yang dilaksanakan Kementerian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/03/71-sd-di-kudus-direvitalisasi-pemerintah-pusat-kucurkan-anggaran-lebih-dari-rp94-miliar">71 SD di Kudus Direvitalisasi, Pemerintah Pusat Kucurkan Anggaran Lebih dari Rp94 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sebanyak 141 satuan pendidikan menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp94 miliar, termasuk 71 Sekolah Dasar (SD) yang menjadi penerima manfaat.</p>
<p>Program ini merupakan bagian dari revitalisasi pendidikan skala nasional yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.</p>
<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sepanjang 2025 pemerintah telah merealisasikan pembangunan dan perbaikan pada 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan total anggaran Rp16,9 triliun. Hingga Desember 2025, capaian penyelesaian program tersebut telah mencapai 95 persen.</p>
<p>“Dengan alokasi anggaran Rp16,9 triliun, kami dapat merealisasikan pembangunan untuk 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, hingga Desember lalu sudah 95 persen selesai,” ujar Abdul Mu’ti.</p>
<p>141 Sekolah di Kudus Terima Revitalisasi<br />
Khusus di Kabupaten Kudus, program revitalisasi menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SLB.</p>
<p>“Di Kabupaten Kudus terdapat 141 satuan pendidikan yang mendapatkan dana revitalisasi dengan total lebih dari Rp94 miliar. Terdiri dari 9 PAUD, 71 SD, 50 SMP, 6 SMA, 4 SMK, dan 1 SLB,” jelas Abdul Mu’ti.</p>
<p>Ia menegaskan, revitalisasi tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran dan keselamatan lingkungan sekolah.</p>
<p><strong>SD Muhammadiyah 1 Kudus Jadi Salah Satu Penerima</strong></p>
<p>Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SD Muhammadiyah 1 Kudus. Mendikdasmen Abdul Mu’ti secara langsung meresmikan gedung hasil revitalisasi di sekolah tersebut pada Jumat (2/1). Revitalisasi di SD Muhammadiyah 1 Kudus didukung anggaran sebesar Rp553.693.593.</p>
<p>Menurut Abdul Mu’ti, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.</p>
<p>“Program revitalisasi ini penting karena menjadi bagian dari usaha bersama agar mutu pendidikan, khususnya di SD Muhammadiyah 1 Kudus, bisa semakin baik,” ujarnya.</p>
<p>Kepala SD Muhammadiyah 1 Kudus, Indira Noor, mengungkapkan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi bangunan sekolah sangat memprihatinkan. Usia bangunan yang telah mencapai lebih dari 100 tahun menyebabkan berbagai kerusakan serius.</p>
<p>Mulai dari atap yang hampir lepas, teras yang retak, tembok mengelupas, hingga lantai yang pecah dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa.</p>
<p>Melalui program revitalisasi, sekolah menerima bantuan perbaikan untuk enam ruang kelas, meliputi penggantian atap, lantai, dan genting. Kini, kondisi bangunan dinilai jauh lebih aman dan nyaman untuk kegiatan belajar-mengajar.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada Kemendikdasmen yang telah membantu mewujudkan harapan kami untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi siswa,” tutur Indira.</p>
<p>Guru dan Siswa Kini Lebih Nyaman Belajar<br />
Apresiasi juga datang dari Noor Arif, Guru Matematika SD Muhammadiyah 1 Kudus. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya kondisi kelas sering mengganggu proses pembelajaran, terutama saat musim hujan.</p>
<p>Dinding yang mengelupas menyebabkan mata siswa sering kelilipan, sementara kebocoran atap membuat kelas tidak nyaman.</p>
<p>“Alhamdulillah, titik-titik yang biasanya bocor sekarang sudah tidak ada. Dinding juga sudah aman sehingga tidak lagi mengganggu anak-anak,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, kondisi kelas yang lebih baik memberikan rasa aman bagi guru dan siswa, terutama saat hujan atau angin kencang.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih atas revitalisasi ini. Semoga pembelajaran anak-anak bisa lebih maksimal dan berlangsung tanpa rasa khawatir,” pungkas Noor.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/03/71-sd-di-kudus-direvitalisasi-pemerintah-pusat-kucurkan-anggaran-lebih-dari-rp94-miliar">71 SD di Kudus Direvitalisasi, Pemerintah Pusat Kucurkan Anggaran Lebih dari Rp94 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendikdasmen Abdul Mu&#8217;ti Hadiri Kampanye Anak Indonesia Hebat di Kudus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/17/mendikdasmen-abdul-muti-hadiri-kampanye-anak-indonesia-hebat-di-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 09:26:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[kampanye anak indonesia hebat]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikdasmen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534782</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Kampanye Anak Indonesia Hebat di Taman Budaya Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/12/2025), sebagai upaya penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) sekaligus mendukung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun prasekolah. Kegiatan ini diikuti 550 peserta dari 15 satuan pendidikan, dan menjadi bagian dari strategi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/17/mendikdasmen-abdul-muti-hadiri-kampanye-anak-indonesia-hebat-di-kudus">Mendikdasmen Abdul Mu&#8217;ti Hadiri Kampanye Anak Indonesia Hebat di Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Kampanye Anak Indonesia Hebat di Taman Budaya Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/12/2025), sebagai upaya penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) sekaligus mendukung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun prasekolah.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti 550 peserta dari 15 satuan pendidikan, dan menjadi bagian dari strategi Kemendikdasmen dalam menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Beragam aktivitas edukatif mewarnai kampanye tersebut, mulai dari Pagi Ceria, permainan tradisional, pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE), hingga lokakarya penguatan peran orang tua dalam pendidikan karakter anak. Pada kesempatan itu, Kemendikdasmen juga menyerahkan bantuan Pojok Baca kepada 15 satuan PAUD di Jawa Tengah.</p>
<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pendidikan prasekolah merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak anak serta berperan besar dalam kesiapan belajar ke jenjang berikutnya.</p>
<p>“Secara psikologis, anak-anak akan memiliki semangat dan kesiapan belajar yang lebih baik apabila mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah atau PAUD,” ujar Abdul Mu’ti.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya pembiasaan nilai-nilai positif sejak dini untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak. “Komitmen kita bersama adalah menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak. Dengan begitu, kita akan melahirkan generasi Indonesia yang hebat,” tambahnya.</p>
<p>Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi penyelenggaraan Kampanye Anak Indonesia Hebat di Kudus. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap penguatan PAUD sebagai fondasi pendidikan.</p>
<p>“PAUD adalah dasar yang sangat penting. Ini fondasi yang harus terus kita kembangkan demi masa depan anak-anak,” ungkap Sumarno.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa kampanye ini bertujuan mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas.</p>
<p>“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi kebijakan, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak usia dini,” jelasnya.</p>
<p>Kampanye Anak Indonesia Hebat di Kudus terselenggara melalui kolaborasi Kemendikdasmen dengan BPD Jateng, PT Telkom Indonesia, KPOTI, serta Kampung Dongeng. Kabupaten Kudus menjadi daerah penutup rangkaian kampanye tahun 2025, setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Pangandaran, Serang, Bandar Lampung, Yogyakarta, dan Manokwari.</p>
<p>Melalui kampanye ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan pendidikan yang berpihak pada anak serta melibatkan seluruh elemen bangsa secara berkelanjutan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/17/mendikdasmen-abdul-muti-hadiri-kampanye-anak-indonesia-hebat-di-kudus">Mendikdasmen Abdul Mu&#8217;ti Hadiri Kampanye Anak Indonesia Hebat di Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pro Kontra Kebijakan Penjurusan SMA, Akademisi UMK: Jangan Jadi Langkah Mundur Pendidikan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/15/pro-kontra-kebijakan-penjurusan-sma-akademisi-umk-jangan-jadi-langkah-mundur-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[#penjurusansma]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Penjurusan sma]]></category>
		<category><![CDATA[Pro kontra penjurusan sma]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggapan akademisi]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<category><![CDATA[universitas muria kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469612</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Rencana pemerintah untuk kembali menerapkan sistem penjurusan di jenjang SMA—yang mencakup jurusan IPA, IPS, dan Bahasa—memicu diskusi hangat di kalangan akademisi, pendidik, hingga pakar psikologi. Kebijakan ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai langkah mundur dari semangat Kurikulum Merdeka yang sebelumnya menghapus sistem penjurusan demi memberikan kebebasan belajar kepada siswa. Salah satu suara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/15/pro-kontra-kebijakan-penjurusan-sma-akademisi-umk-jangan-jadi-langkah-mundur-pendidikan">Pro Kontra Kebijakan Penjurusan SMA, Akademisi UMK: Jangan Jadi Langkah Mundur Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Rencana pemerintah untuk kembali menerapkan sistem penjurusan di jenjang SMA—yang mencakup jurusan IPA, IPS, dan Bahasa—memicu diskusi hangat di kalangan akademisi, pendidik, hingga pakar psikologi. Kebijakan ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai langkah mundur dari semangat Kurikulum Merdeka yang sebelumnya menghapus sistem penjurusan demi memberikan kebebasan belajar kepada siswa.</p>
<p>Salah satu suara kritis datang dari Dr. Nur Mahardika, S.Pd., M.Pd., dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus (UMK). Ia menilai, perubahan struktur pendidikan ini menyentuh aspek fundamental dalam pengembangan generasi muda—yakni kesiapan menghadapi masa depan yang kompleks tanpa mengorbankan kesehatan mental maupun ruang eksplorasi diri.</p>
<p>“Secara teknis, sistem penjurusan memang tampak mempermudah penyelarasan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang menggantikan Ujian Nasional,” ujarnya.</p>
<p>“Siswa yang telah memiliki minat di bidang tertentu bisa lebih fokus mempersiapkan diri sesuai jalurnya. Ini juga memberi kejelasan profil akademik yang dibutuhkan, terutama untuk melanjutkan studi ke luar negeri,&#8221;tambahnya.</p>
<p>Namun, lanjutnya, penerapan kembali penjurusan justru berpotensi menyempitkan cakrawala pendidikan. Konsep Kurikulum Merdeka yang memberikan ruang bagi siswa mengeksplorasi beragam bidang, kini dipangkas dengan pembatasan pilihan jurusan.</p>
<p>“Padahal tantangan dunia saat ini membutuhkan individu yang mampu berpikir lintas disiplin. Isu seperti perubahan iklim, misalnya, tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan sains, tetapi juga melalui kebijakan publik dan komunikasi yang efektif,” jelasnya.</p>
<h5><strong>Risiko Psikologis pada Remaja</strong></h5>
<p>Dr. Nur juga menyoroti dampak psikologis pada remaja yang dipaksa memilih jurusan di usia 15 hingga 17 tahun—fase krusial pembentukan identitas diri. Dalam usia ini, siswa masih banyak bereksperimen dan mencari jati diri, sehingga pilihan jurusan yang dianggap permanen dapat menjadi beban psikologis tersendiri.</p>
<p>“Bayangkan siswa yang mencintai sastra, tapi terpaksa masuk IPA karena tekanan orang tua atau stigma bahwa IPA lebih bergengsi. Hal ini bisa memicu stres akademik, menurunkan motivasi belajar, bahkan membuat siswa merasa terasing dari dirinya sendiri,” ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga menyoroti hierarki tak sehat antarjurusan yang masih terjadi di banyak sekolah. Jurusan IPA sering dianggap ‘elit’, sementara IPS dan Bahasa dipandang sebagai pilihan sekunder. “Pandangan seperti ini merusak rasa percaya diri siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang tidak inklusif,” tambahnya.</p>
<h5><strong>Relevansi Penjurusan di Era Interdisipliner</strong></h5>
<p>Lebih jauh, Dika—sapaan akrab Dr. Nur Mahardika—mempertanyakan relevansi sistem penjurusan di era modern yang menuntut keterampilan interdisipliner. Merujuk laporan World Economic Forum 2023, sekitar 65 persen pekerjaan di masa depan belum tercipta hari ini. Artinya, siswa tidak cukup hanya menguasai satu bidang, melainkan harus fleksibel dan mampu mengintegrasikan berbagai pengetahuan.</p>
<p>“Finlandia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia justru tidak menerapkan penjurusan kaku di sekolah menengah. Siswa bebas memilih mata pelajaran sesuai minat, dengan pendampingan intensif dari konselor,” jelasnya. “Hasilnya, mereka unggul dalam kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif—yang sangat dibutuhkan di era disrupsi saat ini,&#8221;paparnya.</p>
<h5><strong>Sistem Penjurusan: Solusi atau Ancaman?</strong></h5>
<p>Menurut Dika, kebijakan penjurusan bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, memberikan struktur dan arah jelas bagi siswa. Namun di sisi lain, berisiko mengekang potensi mereka dan mengabaikan kebutuhan zaman yang menuntut manusia serba bisa dan kreatif.</p>
<p>“Yang perlu ditekankan, sistem pendidikan seharusnya memanusiakan siswa, bukan menjadikan mereka sekadar angka dalam nilai rapor,” tegasnya. “Jika kebijakan ini tetap dijalankan, maka harus dilandasi pendekatan yang fleksibel, terbuka terhadap kritik, dan siap dievaluasi jika terbukti tidak efektif,&#8221;ungkapnya</p>
<p>“Tujuan utama pendidikan adalah membentuk individu yang tangguh, berpikiran luas, dan siap menghadapi kompleksitas kehidupan—bukan sekadar lulusan yang pandai menghafal,&#8221;pungkasnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/15/pro-kontra-kebijakan-penjurusan-sma-akademisi-umk-jangan-jadi-langkah-mundur-pendidikan">Pro Kontra Kebijakan Penjurusan SMA, Akademisi UMK: Jangan Jadi Langkah Mundur Pendidikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ganjar Berkah untuk Indonesia, Mahfud NU yang Muhammadiyah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/23/ganjar-berkah-untuk-indonesia-mahfud-nu-yang-muhammadiyah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 10:33:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Mu'ti]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[haedar nashir]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PP Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Umum PP Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=384201</guid>

					<description><![CDATA[<p>TANGERANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pasangan capres-cawapres RI 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, mendapat sambutan luar biasa meriah, saat menghadiri dialog publik Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11/2023). Tak hanya mahasiswa, Ganjar dan Mahfud juga dielu-elukan peserta yang sebagian besar adalah para pengurus tingkat pusat dan daerah, salah satu organisasi massa Islam terbesar di Indonesia itu. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/23/ganjar-berkah-untuk-indonesia-mahfud-nu-yang-muhammadiyah">Ganjar Berkah untuk Indonesia, Mahfud NU yang Muhammadiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGERANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pasangan capres-cawapres RI 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, mendapat sambutan luar biasa meriah, saat menghadiri dialog publik Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11/2023).</p>
<p>Tak hanya mahasiswa, Ganjar dan Mahfud juga dielu-elukan peserta yang sebagian besar adalah para pengurus tingkat pusat dan daerah, salah satu organisasi massa Islam terbesar di Indonesia itu.</p>
<p>Teriakan &#8216;Ganjar-Mahfud Menang&#8217;, menggema di aula tempat berlangsungnya pertemuan, saat keduanya memasuki ruangan. Beberapa juga berebut untuk bersalaman dan foto bersama.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/23/kapolres-jepara-beri-arahan-334-personel-polisi-rw">Kapolres Jepara Beri Arahan 334 Personel Polisi RW</a></strong></p>
<p>Tak hanya pengurus dan mahasiswa, para petinggi Muhammadiyah juga begitu antusias dengan kehadiran Ganjar-Mahfud. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu&#8217;ti misalnya, menyebut Ganjar sebagai berkah untuk Indonesia.</p>
<p>&#8221;Nama Ganjar itu di kamus artinya hadiah, berkah, pahala. Jadi kalau nanti Pak Ganjar ditakdirkan menjadi presiden, maka beliau adalah berkah bagi Indonesia,&#8221; ucap Abdul Mu&#8217;ti, disambut tepuk tangan meriah para peserta.</p>
<p>Dia juga menyebut, Mahfud MD sebagai orang yang tegas dan berani. Menurut Abdul Mu&#8217;ti, hanya Mahfud satu-satunya tokoh NU yang berani menempelkan simbol Muhammadiyah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/23/ukw-bersama-skk-migas-dan-kkks-jabanusa-ketua-pwi-jateng-ajak-wartawan-tak-lelah-pacu-kompetensi-dan-cintai-profesi">UKW Bersama SKK Migas dan KKKS Jabanusa, Ketua PWI Jateng Ajak Wartawan Tak Lelah Pacu Kompetensi dan Cintai Profesi</a></strong></p>
<figure id="attachment_384238" aria-describedby="caption-attachment-384238" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-384238" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-14.17.46.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-14.17.46.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-14.17.46-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/WhatsApp-Image-2023-11-23-at-14.17.46-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-384238" class="wp-caption-text">Ganjar dan Mahfud saat menjadi pembicara dalam dialog publik, yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11/2023). Foto: tmgp</figcaption></figure>
<p>&#8221;Kalau Pak Mahfud ini sesuai namanya, artinya terjaga, terpelihara. Dan beliau ini berani, tokoh NU tapi mendeklarasikan diri sebagai Muhammadiyah. Bukan Mahfud NU tapi Mahfud MD, MD kan Muhammadiyah,&#8221; ujarnya, disambut tawa ger-geran semua peserta.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam sambutannya juga menyambut gembira kehadiran Ganjar-Mahfud. Bagi Muhammadiyah, lanjut Haedar, dua tokoh yang hendak maju dalam Pilpres 2024 itu, bukanlah orang baru. Keduanya adalah tokoh yang paling sering berinteraksi dengan Muhammadiyah.</p>
<p>&#8221;Bagi kami Muhammadiyah, Pak Ganjar ini bukan orang baru. Kami sudah sangat dekat, karena sering bersilaturahmi dan berinteraksi dengan beliau sejak lama. Pak Ganjar selalu bersama kami, untuk kesuksesan Muhammadiyah. Pak Mahfud juga sama, kami selalu berinteraksi sejak zaman di Yogyakarta, bahkan saat sekarang menjadi menteri,&#8221; tutur Haedar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/11/23/polres-jepara-gelar-tabur-bunga-di-laut-ini-tujuannya">Polres Jepara Gelar Tabur Bunga di Laut, Ini Tujuannya</a></strong></p>
<p>Tak hanya soal kedekatan secara emosional, Haedar juga menegaskan, jika Ganjar-Mahfud memiliki kesamaan untuk memajukan Indonesia, dan menyehatkan demokrasi. Menurut Haedar, praktik kehidupan kebangsaan akhir-akhir ini sedang kacau, akibat hukum mengalami proses politik, dan terjadi politisasi hukum yang membuat resah masyarakat.</p>
<p>&#8221;Kita memerlukan rekonstruksi ke depan. Dan kami percaya, ketika rakyat memberikan amanat dan mandat, tentu mereka berdua akan berdiri dekat dengan konstitusi, dan tidak menyalahgunakannya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ganjar-Mahfud menyampaikan ide dan gagasannya, tentang pembangunan Indonesia. Sejumlah isu dibahas dalam diskusi itu, seperti isu perempuan, anak, disabilitas, kerukunan, toleransi, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, politik dan lainnya.</p>
<p>&#8221;Terlihat sekali, kalau Pak Ganjar dan Pak Mahfud pantas jadi pemimpin. Keduanya punya kualifikasi yang mumpuni. Jawaban-jawabannya sangat masuk akal, dan mengena. Karena keduanya tidak hanya berteori, bernarasi saja, namun juga praktisi, karena mereka berdua sudah mempraktikkannya,&#8221; ucap Sekretaris Pimpinan Daerah Kota Tangerang, Nur Hakim.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/23/ganjar-berkah-untuk-indonesia-mahfud-nu-yang-muhammadiyah">Ganjar Berkah untuk Indonesia, Mahfud NU yang Muhammadiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>