blank
Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana (kiri). Foto: Tya Widya.

 

 

SEMARANG (SUARABARU.ID) — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di wilayahnya.

PWI Jateng sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gelombang kedua yang bertempat di Hotel Whizz, Kota Semarang pada Selasa-Rabu (21-22/7/2026).

Langkah ini menjadi momentum penting bagi iklim pers daerah, mengingat lembaga uji UKW sempat terpaksa tidak dapat menyelenggarakan uji kompetensi dalam waktu yang cukup lama akibat adanya dinamika dualisme di tingkat organisasi.

BACA JUGA : Terjadi Lagi Karhutla, Kali ini Hutan Rakyat di Kebyuk Tempursari

Jawa Tengah tercatat sebagai salah satu provinsi pelopor yang berhasil bangkit dan mengawali kembali penyelenggaraan UKW pada tahun ini.

Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, menjelaskan bahwa pihaknya secara sengaja menerapkan pendekatan dan strategi baru dalam pelaksanaan UKW kali ini.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya UKW identik dengan gelaran kolosal yang melibatkan puluhan hingga ratusan peserta sekaligus, kini PWI Jateng memilih skema kelompok kecil yang digelar lebih rutin serta mendekati daerah-daerah.

“Kami ingin sebenarnya menggelar UKW ini tidak dalam bentuk kolosal banyak orang, tetapi kelompoknya cukuplah, tiga atau empat kelompok saja. Tetapi pelaksanaannya lebih sering dan lebih mendekatkan pelayanan uji kompetensi ini ke daerah-daerah,” ujar pria yang akrab disapa Iwan, Rabu (22/7/2026).

BACA JUGA : Jelang Puncak Hari Jadi Ke-201 Wonosobo, Bupati dan Jajaran Forkompimda Ziarah ke Makam KRT Setjonegoro

Sebelumnya, UKW gelombang pertama telah sukses digelar di Purwokerto pada bulan Juni lalu dengan memberangkatkan 3 kelompok dengan 18 peserta.

Sementara untuk gelombang kedua di Semarang ini, PWI Jateng kembali menguji 3 kelompok peserta yang terbagi dalam jenjang Muda, Madya, dan Utama.

Dari total 18 jurnalis yang mengikuti proses pengujian selama dua hari tersebut, mayoritas peserta berhasil memenuhi kriteria standar kompetensi yang ditetapkan oleh Dewan Pers.

“Dari 18 peserta yang terbagi dalam tiga kelompok jenjang Muda, Madya, dan Utama, sebanyak 17 peserta dinyatakan kompeten. Sementara satu peserta dinyatakan belum kompeten dan masih dapat mengulang kembali pada kesempatan UKW di masa yang akan datang,” ungkap Iwan.

BACA JUGA : Luar Biasa! Satlantas Polres Grobogan Sabet Peringkat I Bhakti Sosial HUT Bhayangkara ke-80, Bukti Pelayanan Terbaik

Melihat efektivitas dari format kelompok terbatas ini, PWI Jawa Tengah berencana untuk terus melanjutkan program UKW secara konsisten hingga akhir tahun.

Targetnya, PWI Jateng dapat menggelar setidaknya satu hingga dua gelombang lagi dengan kapasitas sekitar tiga hingga empat kelompok per pelaksanaan.

Melalui pola yang berkesinambungan ini, PWI Jawa Tengah berharap seluruh wartawan di berbagai kabupaten/kota dapat memperoleh kepastian legalitas standar kompetensi secara lebih merata dan fokus.

TYA WIDYA