JEPARA (SUARABARU.ID) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Batealit terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai instansi sebagai bagian dari implementasi program kerja tahun kedua kepengurusan.
Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batealit yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) di Kantor KUA Batealit.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua PAC Fatayat NU Batealit, Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I., dan diterima oleh Kepala KUA Batealit, H. Hisyam Zamroni, S.Ag., M.S.I. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan semangat membangun kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Khalimatus Sadiyah memaparkan arah kebijakan organisasi pada tahun kedua kepengurusan yang berfokus pada pengembangan kemitraan lintas sektor.
Menurutnya, KUA merupakan mitra strategis yang memiliki visi sejalan dalam penguatan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pembinaan masyarakat.
Beberapa program yang ditawarkan untuk disinergikan meliputi pelatihan pemulasaraan jenazah bagi perempuan, kelas fiqih wanita, penguatan literasi dan konten dakwah, pendampingan keluarga, hingga edukasi bagi remaja tentang pernikahan yang berkualitas.
“Fatayat NU memiliki jaringan hingga tingkat ranting yang dapat menjadi kekuatan dalam menggerakkan program-program kemasyarakatan. Karena itu, kami ingin membangun kolaborasi yang tidak berhenti pada seremoni, tetapi melahirkan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I.
Kepala KUA Batealit, H. Hisyam Zamroni, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PAC Fatayat NU Batealit dalam membangun sinergi kelembagaan. Ia menilai kerja sama tersebut akan memperkuat upaya pembinaan keluarga sekaligus memperluas jangkauan layanan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam diskusi, KUA juga mengusulkan beberapa bentuk kolaborasi, seperti pelibatan penyuluh agama dalam kegiatan Fatayat di tingkat ranting, penyuluhan di madrasah mengenai pencegahan bullying dan kekerasan seksual, serta edukasi kepada masyarakat mengenai ketahanan keluarga dan kehidupan berumah tangga yang harmonis.
“Kolaborasi adalah kunci agar pembinaan masyarakat semakin efektif. KUA siap membuka ruang kerja sama dengan Fatayat NU karena kami melihat organisasi ini memiliki potensi besar dalam mendampingi perempuan, keluarga, dan generasi muda hingga tingkat desa,” ungkap H. Hisyam Zamroni, S.Ag., M.S.I.
Selain membahas program bersama, audiensi juga menghasilkan kesepahaman untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial di Kecamatan Batealit.
Kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi antara KUA dan organisasi kemasyarakatan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.
Melalui pertemuan ini, PAC Fatayat NU Batealit berharap kolaborasi dengan KUA tidak hanya memperkuat kelembagaan masing-masing, tetapi juga menghadirkan inovasi pelayanan yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, memperkuat peran perempuan, serta mewujudkan masyarakat Batealit yang religius, harmonis, dan berdaya.
Hadepe – Khalimatus Sa’ddiyah













