blank
Ketua Fraksi PKB DPRD Kudus Safuan yang ditunjuk menjadi Sekretaris DPC PKB Kudus. Foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Terpilihnya Ida Nur Sa’adah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus diperkirakan akan membawa perubahan besar dalam struktur kepengurusan partai. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hampir seluruh jajaran pengurus harian akan mengalami perombakan dibanding kepengurusan sebelumnya.

Hasil rapat formatur menyebutkan, posisi Sekretaris DPC PKB Kudus diproyeksikan diisi oleh Safuan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kudus. Sementara itu, jabatan Bendahara disebut akan dipercayakan kepada Muhammad Bisri, yang juga merupakan anggota Fraksi PKB DPRD Kudus.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyusunan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ida Nur Sa’adah. Meski demikian, susunan tersebut masih menunggu pengesahan melalui Surat Keputusan (SK) dari DPP PKB.

Salah satu perubahan yang cukup menyita perhatian adalah tidak masuknya nama Mukhasiron, mantan Ketua DPC PKB Kudus, dalam susunan kepengurusan DPC yang baru. Berdasarkan informasi yang berkembang, Mukhasiron berpeluang mendapat tugas baru sebagai pengurus DPW PKB Jawa Tengah.

Susunan kepengurusan hasil rapat formatur saat ini telah diajukan ke DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Tengah. Namun, kepastian komposisi pengurus secara keseluruhan tetap menunggu hingga SK resmi diterbitkan.

Saat dikonfirmasi, Safuan menegaskan bahwa dirinya  dan seluruh kader masih menunggu keputusan resmi dari DPP terkait susunan kepengurusN DPC yang baru.

“Ya tunggu saja nanti saat SK turun. Saat ini susunan kepengurusan sudah diajukan ke DPP,” ujar Safuan, Rabu (1/7).

Safuan menegaskan, penetapan SK kepengurusan sepenuhnya merupakan kewenangan DPP PKB. Sebagai kader, dirinya siap menerima dan menjalankan keputusan apa pun yang nantinya ditetapkan oleh partai.

Senada dengan itu, Muhammad Bisri juga belum ingin berbicara banyak mengenai posisinya sebagai Bendahara DPC PKB Kudus. Ia menyebut pengumuman kepengurusan baru direncanakan dilakukan secara serentak pada 22 Juli 2026.

“Ya, tapi belum di-SK-kan,” kata Bisri singkat.

Sementara itu, Mukhasiron mengaku menghormati seluruh proses yang berlangsung di internal partai. Mantan Ketua DPC PKB Kudus yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat dalam Muscab tersebut menyatakan siap menerima keputusan apa pun dari DPP PKB.

“Saya akan menaati seluruh keputusan yang ditetapkan DPP. Apa pun yang menjadi keputusan partai tentu akan saya laksanakan,” tegas Mukhasiron.

Ali Bustomi