JEPARA (SUARABARU.ID) – Sambutan yang luar biasa dari masyarakat desa Bangsri atas pelaksanaan Turnamen Domino Mahple Club 2026. Turnamen tersebut diselenggarakan oleh Klub Orado (Olahraga Domino) Domino Mahple Club Bangsri Jepara di Balai Kegiatan Warga Desa Bangsri Lapangan Sepak bola Bangsri pada tanggal 19-20 Juni 2026.
Turnamen ini adalah turnamen Domino pertama kali yang dilaksanakan di Kabupaten Jepara. Kegiatan tersebut sebagai Upaya dalam mengenalkan dan memasyarakatkan Olah Raga Domino. Olah raga Domino telah terwadahi dalam Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) dan telah mendapatkan endorsement dari KONI, KOI dan Kemenpora.

Endorsement (bentuk dukungan/ rekomendasi) tersebut didapatkan pada saat Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO Indonesia periode tahun 2026-2030 pada tanggal 7 Januari 2026. Saat ini Olah Raga Domino telah menjadi salah satu Cabang olah raga (Cabor) di Indonesia dan diresmikan oleh KONI Pusat pada tanggal 21 Mei 2026.
Dalam sambutan pembukaan Turnamen tersebut Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Klub, Heru Setyawan menyampaikan bahwa tugas utama klub adalah untuk mewadahi semua elemen masyarakat yang hobi atau menyukai olahraga Domino. Dengan maksud untuk merubah paradigma permainan rakyat atau sebagai pengisi waktu luang dan stigma negative permainan tersebut menjadi olahraga prestasi dan professional.

“ Kita harus bekerja keras untuk dapat lebih mengenalkan dan mensosialisaikan olahraga Domino ini menjadi olahraga prestasi dan professional, sehingga merubah stigma negative di masyarakat “ ujarnya.
Tanggapan masyarakat atas pelaksanaan turnamen ini sungguh diluar dugaan dan mendapatkan apresiasi positif, sehingga dalam waktu yang singkat dan cepat target peserta sudah terpenuhi. Banyak juga yang belum bisa ikut pengen diijinkan untuk ikut, tetapi karena sudah dilakukan technical meeting maka belum diijinkan ikut.
“Antusiasisme masyarakat sangat luar biasa dan diluar dugaan, karena dalam kurun waktu seminggu dengan target peserta 12 Tim terlampui. Bahkan banyak yang menyesal tidak dapat ikut, karena tidak/ kurang mendapatkan informasi turnamen tersebut ” imbuhnya.
Menurut Satwoto, salah satu penasehat klub menyampaikan bahwa klub harus dapat dan berusaha mengelola klub dengan tujuan utama membina calon/ atlet untuk berprestasi tidak hanya local, tetapi menjadi atlet regional maupun nasional. Dengan berbagai pendekatan dan sosialisasi di Masyarakat.

Dalam turnamen tersebut yang diadakan selama 2 (dua) hari dalam pelaksanaannya mendapatkan perhatian dan antusiasme luar biasa Masyarakat yang melewatkan suasana malam di sekitar Lapangan sepak bola Desa Bangsri.
Dalam turnamen tersebut Juara I diraih oleh Tim Nyidamsari (Satwoto/ Bisri), Juara 2 diraih Tim Perumnas (Ery Susbandi/ Heru Setyawan) dan Juara 3 diraih pasangan Tim Guyangan Racing (Sophian/ Sotor).
Ketua Pengurus Orado Domino Mahple Club, Heru Setyawan bertekad untuk terus melakukan sosialisasi dan pengenalan olahraga ini ke masyarakat, supaya masyarakat paham dan tertarik untuk mengikuti kegiatan olahraga domino. “Kami juga ingin mengubah stigma negative permainan domino menjadi positif di masyarakat,” terangnya. Kami berharap olahraga domino naik kelas dan ikut mencerdaskan masyarakat dengan berhitung tambahan dan perkalian
Hadepe – Heru S













