blank
Wali Kota Damar Prasetyono melantik 72 Pejabat Manajerial di Pendapa Pengabdian, Senin (22/6) (Bag Prokompim, PemkotMagelang)

 

MAGELANG (SUARABARU) – Wali Kota Damar Prasetyono melantik dan mengambil sumpah/janji 72 pejabat manajerial di Pendapa Pengabdian, Senin (22/6).

 

Pejabat yang dilantik terdiri 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 33 Pejabat Administrator, dan 37 Pejabat Pengawas.

 

Damar menegaskan, pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bagian dari upaya memperkuat organisasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis.

 

“Saat ini kita berada di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat. Masyarakat semakin kritis, semakin mudah mengakses informasi, dan semakin tinggi harapannya terhadap pemerintah,” ujar Mas Damar, panggilan akrabnya.

 

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan pejabat manajerial yang tidak hanya cerdas dan berintegritas, tetapi juga tangguh, adaptif, mampu bekerja sama, serta memiliki kemampuan berinovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

 

“Pelantikan ini bukan semata-mata untuk mengisi jabatan, melainkan untuk memastikan bahwa Pemkot Magelang memiliki tim yang tangguh, solid, dan siap bekerja menjawab tuntutan serta tantangan pembangunan yang semakin dinamis,” katanya.

 

Mas Damar menyatakan, penempatan para pejabat telah melalui berbagai pertimbangan dan penilaian yang matang dengan memperhatikan kapasitas, pengalaman, kinerja, serta kebutuhan organisasi.

 

“Tim besar ini tidak boleh hanya berjalan, tetapi harus memiliki semangat untuk berlari dan mengabdi bersama untuk membawa Kota Magelang menjadi semakin maju dan semakin sejahtera, tanpa pernah meninggalkan nilai-nilai integritas dan akuntabilitas,” tegasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, dia memberikan penekanan khusus mengenai hakikat Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni sebagai pengabdi masyarakat yang bekerja secara profesional.

 

“ASN adalah pengabdian yang profesional. Kita mengabdi kepada masyarakat, dan pada saat yang sama dituntut untuk selalu profesional dalam setiap kebijakan serta pengambilan keputusan. Inilah esensi ASN yang sesungguhnya,” ungkapnya.

 

Selain itu, Damar juga mendorong para pejabat untuk membangun growth mindset dalam menjalankan amanah. Menurutnya, semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tuntutan untuk terus belajar, terbuka terhadap masukan dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

 

“Jangan pernah merasa sudah cukup tahu, cukup berpengalaman atau cukup berhasil, sehingga menutup diri terhadap masukan dan enggan belajar hal-hal baru. Justru semakin tinggi amanah yang diemban, semakin besar tuntutan untuk terus belajar,” pesannya.

 

Pejabat yang mendapatkan amanah baru di antaranya  Muhamad Syafrudin Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) , kini menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang. Sementara jabatan Kepala DPUPR diisi Wahidin Sektianto, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPUPR Kota Magelang.(prokompimkotamgl)