GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum meningkatnya pergerakan masyarakat melalui transportasi kereta api.
Selama periode libur panjang mulai tanggal12-16 Juni 2026, Stasiun Ngrombo mencatat sebanyak 9 ribu pelanggan yang melakukan perjalanan, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menunjukkan, selama Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Stasiun Ngrombo melayani 9 ribu pelanggan dengan komposisi 4.511 pelanggan berangkat dan 4.489 pelanggan tiba.
BACA JUGA : Jawab Keluhan Pedagang Pasar Tradisional, Ketua DPRD Wonosobo Janji akan Evaluasi Peraturan yang Ada
Angka tersebut memperlihatkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api.
Kondisi itu mencerminkan distribusi mobilitas yang relatif seimbang antara arus keberangkatan dan kedatangan selama masa libur panjang.
Mayoritas pelanggan melakukan perjalanan antarkota untuk berwisata, mengunjungi keluarga, serta memenuhi berbagai aktivitas sosial yang meningkat saat libur keagamaan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya mobilitas masyarakat menunjukkan konektivitas antarkota yang semakin kuat, terutama melalui Stasiun Ngrombo.
“Mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Islam tahun ini menunjukkan pola yang stabil dan seimbang antara arus keberangkatan dan kedatangan. Hal ini menggambarkan tingginya intensitas perjalanan masyarakat baik yang meninggalkan maupun menuju Ngrombo,” ujar Luqman.
Menurutnya, keseimbangan arus tersebut menjadi indikator bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Selain menawarkan kenyamanan, moda transportasi berbasis rel dinilai mampu memberikan kepastian waktu tempuh yang lebih terukur dibandingkan moda transportasi lainnya.
Selama lima hari masa angkutan libur panjang, volume pelanggan di Stasiun Ngrombo menunjukkan tren yang cukup konsisten.
BACA JUGA : Aliansi Mahasiswa UIN Sunan Kudus Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan KDMP
Pada Jumat, 12 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.707 pelanggan menggunakan layanan kereta api, terdiri atas 885 pelanggan berangkat dan 822 pelanggan tiba.
Jumlah tersebut meningkat pada Sabtu, 13 Juni 2026, menjadi 2.087 pelanggan dengan rincian 1.048 pelanggan berangkat dan 1.039 pelanggan tiba.
Puncak pergerakan terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026, ketika total pelanggan mencapai 2.212 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.120 pelanggan berangkat dan 1.092 pelanggan tiba.
Sementara itu, pada Senin, 15 Juni 2026, jumlah pelanggan tercatat 1.557 orang yang terdiri atas 700 pelanggan berangkat dan 857 pelanggan tiba.
Adapun pada Selasa, 16 Juni 2026 hingga pukul 08.00 WIB, jumlah pelanggan mencapai 1.437 orang dengan rincian 758 pelanggan berangkat dan 679 pelanggan tiba.
Di tingkat wilayah Daop 4 Semarang, sejumlah stasiun besar masih menjadi pusat pergerakan pelanggan selama periode libur panjang tersebut.
Stasiun Semarang Tawang menjadi stasiun dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 65.902 pelanggan yang terdiri atas 32.781 pelanggan berangkat dan 33.121 pelanggan tiba.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol dengan total 45.303 pelanggan, disusul Stasiun Tegal sebanyak 24.543 pelanggan.
Kemudian Stasiun Pekalongan melayani 17.518 pelanggan, sementara Stasiun Pemalang mencatat 8.766 pelanggan selama periode yang sama.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 33 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari selama masa libur panjang.
KAI juga menyediakan total 86.318 tempat duduk atau rata-rata 17.334 tempat duduk per hari guna memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat.
KA Favorit Pelanggan
Di Stasiun Ngrombo, sejumlah layanan kereta api menjadi favorit pelanggan selama periode libur panjang, yakni KA Ambarawa Ekspres, KA Airlangga, KA Blora Jaya, dan KA Kedungsepur.
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan dalam merencanakan perjalanan.
Sementara itu, kota tujuan yang paling banyak dipilih pelanggan dari Stasiun Ngrombo antara lain Pasar Senen Jakarta, Surabaya Pasar Turi, Semarang Poncol, dan Semarang Tawang.
Kondisi tersebut memperlihatkan kuatnya hubungan mobilitas antara kota-kota besar dengan wilayah penyangga, terutama untuk kebutuhan wisata, silaturahmi keluarga, dan berbagai aktivitas sosial lainnya.
BACA JUGA : Komisaris Utama Independen Bank Jateng Adnas Siap Perkuat Pengawasan dan Manajemen Risiko
Pada Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Stasiun Ngrombo berhasil melayani sekitar 9 ribu pelanggan dengan lancar. Capaian tersebut menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang disediakan KAI.
KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh operasional selama Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah berjalan aman dan terkendali. Melalui kesiapan petugas, optimalisasi layanan di Stasiun Ngrombo, serta dukungan fasilitas bagi 9 ribu pelanggan, perusahaan terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.
“KAI berkomitmen menjaga kelancaran operasional serta memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” tutup Luqman Arif.
TYA WIDYA













