blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat menyerahkan piala Juara Umum FASI untuk Kecamatan Mojotengah. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Ribuan santri cilik dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dari berbagai kecamatan di Wonosobo memadati Alun-Alun setempat dalam kegiatan “Gebyar Muharram 1448 H”, Selasa (16/6/2026).

Ribuan santri tersebut mengikuti pawai ta’aruf yang dilanjutkan dengan apel akbar sebagai puncak rangkaian peringatan Tahun Baru Islam yang digelar Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Wonosobo.

Acara turut dihadiri Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Wakil Bupati Amir Husein, Wakil Ketua DPRD Ahmad Faqih, Kapolres AKBP M Kasim Albar Bantilan, SIK MN beserta jajaran Forkopimda lainnya, tokoh agama, dan pengurus TPQ se-Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengajak para santri untuk menjadikan momentum Muharram 1448 H sebagai sarana memperkuat keimanan dan akhlak. Keimanan dan akhlak yang baik akan menjadi bekal anak-anak ke depan jadi generasi yang sukses di dunia dan akhirat.

“Semoga kegiatan ini semakin menguatkan tauhid, semangat beragama, serta melahirkan anak-anak saleh dan salehah yang kelak menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah,” kata Afif.

Dia berharap dari kalangan santri akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Wonosobo, Jawa Tengah maupun Indonesia.

“Kita ingin dari Wonosobo lahir pemimpin kabupaten, provinsi hingga pemimpin bangsa. Negara akan semakin kuat apabila dibangun oleh generasi yang memiliki akhlak baik, serta didukung doa dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Khataman Alquran

blank
Sejumlah santri TPQ di Wonosobo saat mengikuti pawai Gebyar Muharram 1448 H di Alun-Alun setempat. Foto : SB/Muharno Zarka

Ketua Badko LPQ Kabupaten Wonosobo, Sholeh Rosadi, menjelaskan bahwa Gebyar Muharram 1448 H merupakan puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.

Rangkaian tersebut diawali dengan 201 kali khataman Al-Qur’an di Masjid Jami’ Wonosobo, kemudian dilanjutkan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat kabupaten.

Dalam FASI tersebut, sebanyak 750 peserta yang merupakan juara dari masing-masing kecamatan mengikuti 34 cabang perlombaan. Kecamatan Mojotengah berhasil keluar sebagai juara umum.

“Gebyar Muharram hari ini menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan. Kami bisa menghadirkan hampir 20 ribu santri, dan jika ditambah orang tua maupun pendamping, jumlah yang hadir diperkirakan mencapai 30 ribu orang,” kata Sholeh.

Pada kesempatan tersebut panitia juga menyerahkan berbagai hadiah kepada para peserta dan pemenang, termasuk dua paket umrah yang berasal dari dukungan sponsor.

Satu paket umrah diberikan oleh perusahaan bumbu masak Taburah dari Yogyakarta, sedangkan satu paket lainnya berasal dari biro perjalanan umrah Queen Hatija.

Selain hadiah umrah, panitia juga menyediakan berbagai hadiah lain, di antaranya tiga ekor domba dan sejumlah hadiah dari para sponsor yang mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Sholeh mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu suksesnya Gebyar Muharram 1448 H sehingga kegiatan tahunan tersebut dapat kembali berlangsung meriah dan menjadi ajang syiar Islam di Wonosobo.

Muharno Zarka