blank
Nenek yang tersesat di hutan akhirnya berhasil dievakuasi. Foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Kabar melegakan datang dari operasi pencarian seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Kasini (77), warga Dukuh Compok, Desa Soco, Kecamatan Dawe, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah tiga hari pencarian yang melibatkan tim gabungan dan masyarakat setempat.

Korban ditemukan pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan hutan Menawan oleh warga yang turut melakukan penyisiran. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim pencari untuk dilakukan evakuasi.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Ahmad Munaji, membenarkan keberhasilan operasi pencarian tersebut. Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dinyatakan hilang sejak Rabu (10/6/2026).

“Alhamdulillah, Ibu Kasini berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada hari ketiga pencarian. Setelah menerima laporan dari warga yang menemukan korban, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan menyerahkannya kepada pihak keluarga,” ujar Ahmad Munaji, Jumat (12/6/2026).

Hilang Saat Berada di Rumah Anak

Munaji menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, Kasini diketahui sedang berada di rumah anaknya di Desa Menawan RT 01 RW 02. Pada Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB, korban diduga keluar rumah dan tidak kembali.

Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun keberadaan korban belum berhasil ditemukan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa, kepolisian, dan BPBD Kudus untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.

Berdasarkan informasi keluarga, korban memiliki riwayat demensia atau mudah linglung akibat faktor usia. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban kehilangan arah hingga masuk ke kawasan hutan.

“Korban memang memiliki riwayat demensia sehingga kemungkinan besar mengalami kebingungan arah saat berjalan. Hal ini yang membuat proses pencarian cukup menantang karena korban berpindah-pindah lokasi,” jelasnya.

Selama proses pencarian, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala. Selain minimnya saksi yang mengetahui pergerakan korban, area pencarian juga cukup luas dengan radius mencapai sekitar dua kilometer.

Kondisi medan berupa hutan dengan vegetasi rapat serta kontur perbukitan membuat penyisiran harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

“Wilayah pencarian cukup luas dengan dominasi semak dan kawasan perbukitan. Selain itu, tidak banyak warga yang melihat keberadaan korban sehingga pencarian harus dilakukan dengan menyisir banyak titik,” kata Munaji.

Meski demikian, koordinasi yang baik antara tim gabungan dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menuju lokasi aman.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polsek Gebog, Pemerintah Desa Menawan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Menawan, Desa Tangguh Bencana (Destana) Menawan, Satgas BPBD Kudus, FRPB Kudus, GRI Kudus, relawan kebencanaan, serta warga masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, terutama warga yang ikut membantu pencarian hingga akhirnya korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

Ali Bustomi