DEMAK SUARABARU.ID – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 13 Desa Ngelo Kulon menggelar seminar edukasi pengelolaan keuangan dan strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di era digital sekaligus lebih cerdas dalam mengelola keuangan usaha.
Pada sesi pertama, Fania Mutiara Savitri, M.M. selaku narasumber menyampaikan materi mengenai pengembangan UMKM melalui digitalisasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital, baik melalui marketplace maupun media sosial, menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
“Saat ini perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan perbedaan antara UMKM yang masih menjalankan pemasaran secara konvensional dengan UMKM yang telah memanfaatkan platform digital. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai tahapan perkembangan UMKM dari skala mikro menuju usaha yang lebih besar dan berkelanjutan.
Sementara itu, pada sesi kedua, Moh. Azdrik Nalhaq membawakan materi tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat bagi pelaku usaha maupun masyarakat secara umum. Ia mengingatkan peserta agar tidak mudah tergoda untuk berutang demi memenuhi gaya hidup serta mewaspadai berbagai bentuk pinjaman ilegal yang marak beredar.
“Keuangan usaha dan keuangan pribadi harus dipisahkan. Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi usahanya secara jelas dan mengelola modal dengan lebih baik,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, Azdrik juga memperkenalkan filosofi Jawa gemi, nastiti, lan ngati-ngati sebagai prinsip dasar dalam mengelola keuangan, yaitu hidup hemat, teliti dalam mengambil keputusan, dan berhati-hati dalam menggunakan uang.
Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai strategi pengembangan UMKM berbasis digital serta cara mengatur keuangan yang lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap para pelaku UMKM di Desa Ngelo Kulon mampu mengembangkan usaha secara kreatif dan inovatif melalui digitalisasi, serta menerapkan pengelolaan keuangan yang baik dan bijak demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.













