KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Bupati Grengseng Pamuji menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tidak boleh menolak pasien, terutama masyarakat kurang mampu.
“Pemerintah daerah bertanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit daerah tidak boleh menolak pasien,” tegasnya.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Kecamatan Secang, Kamis (4/6/2026).
Selebihnya dikatakan bahwa Pemkab Magelang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pembangunan dan penambahan kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit daerah. Terkait pembangunan infrastruktur, Grengseng mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk mempertimbangkan penggunaan paving block pada pembangunan jalan lingkungan. Selain lebih ekonomis, material tersebut dinilai mampu meningkatkan daya resap air, sehingga membantu mengurangi genangan dan potensi banjir.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi pemerintahan desa. Menurutnya, berbagai persoalan hukum yang terjadi di desa sering kali berawal dari lemahnya pengelolaan administrasi dan perencanaan anggaran. Dia minta seluruh perangkat desa mencermati setiap proses administrasi dan penganggaran, agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kita harus mengawal administrasi dengan baik. Jangan sampai persoalan muncul hanya karena administrasi yang tidak tertib,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama Bupati menyinggung pentingnya sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan.
Menurut Grengseng, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah. Dia mengapresiasi berbagai prestasi akademik yang diraih pelajar Kabupaten Magelang, khususnya dari Kecamatan Secang.
“Saya meyakini tidak ada jalan menuju kesejahteraan dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan, selain melalui pendidikan,” ujarnya.
Dicontohkan, sejumlah siswa dari Kecamatan Secang yang berhasil meraih nilai sempurna dalam berbagai bidang akademik. Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia Kabupaten Magelang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, Pemkab Magelang terus memperluas program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Tahun ini, kata dia, pemerintah menargetkan ratusan mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan untuk mendukung keberlanjutan studi mereka.
Selain sektor pendidikan, dia juga menyoroti sejumlah program prioritas daerah. Mulai dari ketahanan air saat musim kemarau, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur. Untuk menghadapi potensi kekeringan, pemerintah daerah terus mengembangkan sarana pendukung penyediaan air bersih yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.
Eko Priyono













