JEPARA ( SUARABARU. ID) — Organisasi Profesi Perkumpulan Teknisi Pelayanan Darah Indonesia (PTPDI) Kabupaten Jepara menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan golongan darah gratis bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar di MTs Mambaul Ulum Mambak, Pakisaji, Jepara (16/5/2026).

Koordinator Kegiatan, Haryono anggota PTPDI yang sehari-hari bertugas di Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSU RA Kartini Jepara bersama sejumlah anggota PTPDI lainnya. Dalam kegiatan itu, peserta tidak hanya menjalani pemeriksaan golongan darah, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai cara membaca reaksi aglutinasi antigen dalam pemeriksaan golongan darah.
Para siswa bahkan diberi kesempatan membaca sendiri hasil golongan darahnya dengan pendampingan langsung dari Teknisi Pelayanan Darah (TPD).

Haryono mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya mengetahui golongan darah sekaligus memperkenalkan cara pemeriksaannya secara sederhana dan ilmiah. “Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya mengetahui golongan darah dan bagaimana proses pemeriksaan golongan darah dilakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan personel, peralatan, reagen, dan bahan habis pakai secara memadai sehingga kegiatan mampu melayani sekitar 284 orang. “Kami siapkan personel, peralatan, reagen, dan bahan habis pakai yang cukup sehingga hari ini bisa melayani sekitar 284 pemeriksaan golongan darah. Kedepan kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan,” katanya.

Suasana kegiatan berlangsung antusias. Siswa dan guru tampak bersemangat mengikuti pemeriksaan maupun edukasi yang diberikan. Banyak siswa mengaku senang karena baru pertama kali mengetahui golongan darahnya.
Salah satu siswi kelas VIIIA, Pricilia Meysha Maharani, mengaku bahagia dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa tahu golongan darah saya dan belajar cara mengetahui golongan darah. Ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menambah pengetahuan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PTPDI Jawa Tengah, Asrori, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab profesi tenaga kesehatan, khususnya Teknisi Pelayanan Darah. “Kami sebagai insan kesehatan dengan kompetensi teknisi pelayanan darah memiliki kewajiban untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Selain pengabdian masyarakat, kami juga memiliki tanggung jawab dalam pengembangan pembelajaran dan pelayanan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa PTPDI Jawa Tengah dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Webinar Nasional gratis bagi anggota dengan sertifikat SKP Kementerian Kesehatan sebagai upaya meningkatkan dan mempertahankan kompetensi profesi.
Menurutnya, PTPDI Jawa Tengah akan terus mengembangkan berbagai program pengabdian masyarakat agar manfaat pelayanan kesehatan semakin luas dirasakan masyarakat.
Kepala MTs Mambaul Ulum Mambak, K. Rifai, S.Hi., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan madrasahnya. “Kami sangat terbuka dan berterima kasih karena madrasah kami menjadi tempat kegiatan pemeriksaan golongan darah bagi siswa. Semoga kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut dalam bentuk kegiatan lainnya,” ujarnya.
Rifai, S.Hi., menilai kegiatan pemeriksaan golongan darah ini memberikan manfaat besar bagi para siswa. Menurutnya, seluruh siswa kini telah mengetahui golongan darah masing-masing yang dapat menjadi informasi penting untuk kebutuhan pelayanan kesehatan maupun penanganan kondisi darurat di kemudian hari.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar PTPDI Jepara dapat menjadi wahana edukasi yang membangun kepedulian generasi muda terhadap pentingnya pelayanan darah dan kesehatan diri. Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan dan dunia pendidikan, diharapkan lahir kesadaran sejak dini tentang pentingnya mengetahui golongan darah sebagai bagian dari kesiapsiagaan kesehatan masyarakat. PTPDI Jawa Tengah pun berkomitmen terus menghadirkan kegiatan pengabdian yang memberi manfaat nyata, luas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hadepe – Asrori













