blank
Satgas TMMD bersama warga berjibaku pecahkan bongkahan tanah padas. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Di bawah terik matahari yang mulai meninggi, suara hantaman ganco terdengar bersahut-sahutan di lokasi TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Sabtu (16/5/2026).

Di tengah hamparan sawah Desa Puro, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak berjibaku memecahkan bongkahan besar tanah padas merah demi menyelesaikan pengurugan bahu jalan yang sedang dibangun.

Pemandangan itu menjadi potret nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Tidak ada alat berat canggih, hanya tenaga manusia, semangat kebersamaan, dan tekad kuat untuk menghadirkan jalan yang lebih baik bagi masa depan warga.

Hari itu, pengerjaan difokuskan pada pengurugan bahu kanan dan kiri jalan menggunakan tanah padas berkualitas terbaik agar konstruksi jalan lebih kuat dan tahan lama. Namun pekerjaan tak selalu berjalan mudah. Sejumlah bongkahan besar tanah padas harus dihancurkan terlebih dahulu agar proses pengerjaan bisa dilanjutkan.

Dengan tenaga ekstra, warga dan anggota Satgas TMMD bergantian memecah batu keras menggunakan alat sederhana. Sesekali peluh terlihat membasahi pakaian mereka, namun semangat bekerja tak surut sedikit pun.

Salah satu warga, Wagiman, tampak terus mengayunkan ganco untuk menghancurkan bongkahan tanah padas merah yang menghalangi pekerjaan. Baginya, medan berat sudah menjadi bagian dari perjuangan membangun jalan desa.

“Makin keras tanah padas ini makin bagus dan kuat. Jadi hal seperti ini sudah biasa. Nanti jalannya juga makin kuat kalau dilewati kendaraan. Kalau capek ya gantian sama bapak-bapak tentara,” ujar Wagiman sambil tersenyum.

Meski harus mengeluarkan tenaga lebih besar, warga justru merasa senang bisa ikut terlibat dalam pembangunan jalan yang nantinya akan sangat membantu aktivitas mereka, terutama para petani di sekitar lokasi.

Di kanan kiri jalan yang sedang dikerjakan, hamparan sawah padi mulai menguning menjelang masa panen. Kehadiran jalan baru hasil program TMMD menjadi harapan besar bagi warga untuk memperlancar mobilitas hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan desa.

Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen yang kini tinggal menghitung hari menuju penutupan kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya dibangun dengan semen dan alat kerja, tetapi juga dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan pengorbanan bersama.

Dari bongkahan tanah padas yang dihancurkan bersama itu, tumbuh harapan baru akan akses jalan yang lebih baik, desa yang lebih maju, dan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Desa Puro.

Ning S