blank
Warga Desa Tlogo Sukoharjo Wonosobo melakukan cor jalan sendiri secara swadaya. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)– Warga Desa Tlogo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, memilih bergerak sendiri memperbaiki ruas Jalan Manggis-Tlogogudang yang rusak parah.

Jalan kabupaten tersebut disebut sudah sekitar 10 tahun belum mendapat pembangunan permanen.

Perbaikan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Warga mengumpulkan iuran sukarela hingga puluhan juta rupiah untuk melakukan pengecoran jalan yang selama ini kerap memicu kecelakaan.

“Jalan ini sudah lama rusak dan sering membahayakan pengguna jalan. Karena belum ada perbaikan permanen, warga akhirnya sepakat iuran dan gotong royong melakukan pengecoran sendiri,” kata tokoh masyarakat Desa Tlogo, Nuryanto.

Warga tampak bergotong royong mengerjakan pengecoran di ruas Jalan Manggis-Tlogogudang yang menjadi akses penghubung antarwilayah di Kecamatan Sukoharjo.

Selain tenaga, warga juga membentangkan banner berisi kritik dan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo di sekitar lokasi pengecoran.

“Sudah hampir 10 tahun kondisinya begini. Yang ada hanya tambal sulam dan tidak bertahan lama,” ujar Nuryanto.

Tahap awal, warga melakukan pengecoran sepanjang sekitar 100 meter. Pengerjaan dilakukan pada setengah badan jalan agar akses kendaraan tetap bisa melintas selama proses berlangsung.

Warga menyebut dana swadaya yang terkumpul berkisar Rp50 juta hingga Rp100 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli material dan kebutuhan pengecoran jalan.

Akses Penting

blank
Warga juga melakukan protes jalan rusak melalui poster yang dipasang di pinggir jalan. Foto : SB/Muharno Zarka

“Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi jalan ini karena menjadi akses penting bagi masyarakat,” kata Nuryanto.

Pengerjaan sisi jalan lainnya direncanakan dilanjutkan dua pekan mendatang. Warga masih menunggu tambahan dana dan material hasil iuran masyarakat untuk melanjutkan pengecoran tahap berikutnya.

DPUPR Kabupaten Wonosobo pun angkat bicara terkait aksi swadaya warga Desa Tlogo yang melakukan pengecoran ruas jalan kabupaten secara mandiri di jalur Manggis-Tlogogudang.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Wonosobo, Edi Hartono, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan membantu material semen untuk penanganan di titik kerusakan jalan tersebut.

“Dalam waktu dekat akan kita bantu semen mbak. Karena keterbatasan anggaran sementara baru bisa menangani titik itu,” kata Edi Hartono.

Edi menjelaskan, ruas Jalan Manggis-Tlogogudang memiliki total panjang 4,31 kilometer.

Dengan rincian kondisi jalan baik sepanjang 1,2 kilometer, kondisi sedang 1,41 kilometer, rusak ringan 0,1 kilometer dan rusak berat 1,6 kilometer.

Dia menyebut penanganan lebih lanjut memungkinkan dilakukan apabila ruas jalan tersebut masuk prioritas Musrenbang Kecamatan Sukoharjo.

“Saya kira bisa saja. dengan catatan kalau ruas itu menjadi prioritas Musrenbang kecamatan Sukoharjo,” ujarnya.

Muharno Zarka