blank
Tim SAR bersama personel Polsek, Perangkat Desa, Relawan dan masyarakat yang melakukan operasi water rescue secara gabungan, berhasil mengevakuasi pemancing ikan yang tewas tenggelam di Kali Wiroko.(Dok.SAR Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Seorang pemancing ikan, Sabtu siang (9/6/26), dilaporkan tewas karena tenggelam di aliran Kali Wiroko. Yakni salah satu anak Sungai Bengawan Solo yang mengalir dari hulu Hutan Kahyangan, Kecamatan Tirtomoyo, dan bermuara ke Waduk Gajahmungkur, Wonogiri.

Ketua Search And Rescue (SAR) Kabupaten Wonogiri yang juga menjabat Kapolsek Selogiri, AKP Setiyono, semalam, menyatakan, lokasi kecelakaan air ini berada di Dusun Cabaan, Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Korban dikenali sebagai seorang pemuda berinisial MN (18), kelahiran Bekasi Tanggal 02 April 2008.

Yang bersangkutan memiliki alamat Kampung Bulu RT 01/RW 02, Kelurahan Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Tapi MN berdomisili di Dusun Ngereng-Ereng RT 01/RW 03, Desa Sumberagung, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kronologi kejadiannya, bermula ketika korban bersama tiga rekannya, yakni Debito Brenden Bremykyn (14), Andika Pratama (14) dan Galang Febriansyah (16), mancing ikan di alur Kali Wiroko di wilayah Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Berempat berangkat Pukul 10.30.

Korban bersama Andika Pratama, memancing dengan cara nyobok, yakni masuk berendam ke dalam air Kali Wiroko. Sedang dua rekan lainnya, memilih cara memancing dari tepian kali. Betapa paniknya, ketika rekan-rekannya melihat korban timbul tenggelam sambil melambaikan tangan sebagai isyarat minta pertolongan. Sebelum akhirnya tenggelam dan hanyut di alur Kali Wiroko.

Rekannya, Andika, yang semula sama-sama nyobok, tidak kuasa memberikan pertolongan dan berteriak-teriak untuk meminta bantuan. Bersama kedua rekan yang memancing dari tepian kali, bergegas mencari bantuan pertolongan kepada masyarakat sekitar.
Kejadian ini, segera dilaporkan ke Perangkat Desa dan diteruskan ke Polsek Tirtomoyo.

Water Rescue

Bersama masyarakat kemudian dilakukan pencarian. Tindakan pencarian korban, dilakukan bersama Anggota Polsek Tirtomoyo beserta relawan dan personel SAR Wonogiri Unit Posko di Baturetno.

Operasi Water Rescue digelar untuk melakukan pencarian korban. Pada Pukul 14.15, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban berhasil diangkat dari dasar alur kali dengan kedalaman sekitar 3 Meter (M). Posisinya, ditemukan dengan jarak sekitar 6 M dari lokasi korban pertama kali di tenggelam ke arah hilir.

Mayat korban dievakuasi ke pinggiran kali, untuk dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis dari Puskesmas Tirtomoyo. Hasil pemeriksaan, tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan, dan disimpulkan penyebab kematiannya karena tenggelam.

Diduga, dia tidak dapat berenang, dan tenggelam serta hanyut ke arah bagian alur kali yang dalam. Pihak keluarga korban dapat menerima itu sebagai musibah, dan menolak jenazahnya untuk dioutopsi. Operasi water rescue SAR bersama Polsek dan relawan serta para pihak yang terkait, akhirnya dinyatakan ditutup pada Pukul 14.30.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Berkaitan dengan tragedi maut yang merenggut nyawa pemancing ikan ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati ketika melakukan aktivitas di perairan. Terlebih pada perairan kali atau sungai yang memiliki arus deras dan dalam.(Bambang Pur)