SEMARANG (SUARABARU.ID)- Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan kompetensi SEO Instagram, sebagai strategi digital marketing.
Kegiatan yang memang dikhususkan untuk siswa Jurusan Bisnis Digital kelas XI itu, dilakukan di SMK Yayasan Pharmasi Semarang (SMK Yaphar), Jumat (8/5/2026). Tim PKM terdiri dari, Ketua Dinar Anggit Wicaksana SSi MPd, anggota Dr Titin Winarti SKom MM, Dr Astrid Novita Putri SKom MKom, serta Febrian Wahyu Christanto SKom MCs.
Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya Search Engine Optimization (SEO), pada platform Instagram, sebagai salah satu strategi digital marketing yang efektif, di era transformasi digital saat ini.
BACA JUGA: Mahasiswa Ilkom USM Gelar Edukasi Seksual di SD Kanisius Tlogosari Kulon
Materi yang disampaikan meliputi, teknik optimasi akun dan konten Instagram, pemanfaatan hashtag yang tepat, strategi meningkatkan jangkauan audiens, hingga pengelolaan konten, yang mampu mendukung branding dan promosi produk secara optimal.
Dalam keterangannya, Dinar Anggit Wicaksana mengatakan, perkembangan teknologi dan media sosial, telah membuka peluang besar bagi generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan pemasaran digital sejak dini. Oleh karena itu, siswa perlu dibekali keterampilan praktis, yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Menurut dia, Instagram tidak lagi hanya digunakan sebagai media sosial untuk berbagi foto dan video, tetapi juga telah berkembang menjadi salah satu platform pemasaran digital yang sangat potensial.
BACA JUGA: 98 Mahasiswa FTP USM Perkuat Literasi Pangan
”Melalui pelatihan ini, kami berharap siswa mampu memahami strategi optimasi konten, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja, maupun dalam mengembangkan usaha digital secara mandiri,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan berlangsung secara interaktif, melalui sesi pemaparan materi, praktik langsung optimasi konten Instagram, serta diskusi mengenai tantangan dan peluang digital marketing di era modern. Para siswa tampak aktif bertanya, dan mencoba berbagai teknik optimasi akun, yang dipandu langsung tim dosen FTIK USM.
Sementara itu, Kepala SMK Yayasan Pharmasi Semarang, Rahayu Wahananingtyas SPd MPd menyampaikan apresiasi, atas pelaksanaan kegiatan ini.
BACA JUGA: Tim Basket Putra USM Juara II ‘Campus League Basket Ball’

Diungkapkannya, pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi siswa, karena materi yang diberikan sangat relevan dengan perkembangan teknologi digital, dan kebutuhan kompetensi di bidang pemasaran online.
”Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari FTIK USM ini, karena memberikan wawasan baru dan pengalaman praktik langsung kepada siswa. Materi yang disampaikan sangat sesuai dengan kebutuhan pembelajaran jurusan Bisnis Digital, sehingga dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha,” ungkapnya.
Ditambahkan Rahayu, selain meningkatkan pemahaman teknis mengenai SEO Instagram, kegiatan ini juga dapat mendorong kreativitas dan kemampuan komunikasi digital siswa, dalam membangun personal branding, maupun mempromosikan produk secara profesional di media sosial.
BACA JUGA: Himalika FTIK USM Sosialisasi ke Siswa SMA dan SMK di Kota Semarang
Sementara itu, Febrian Wahyu Christanto menyebutkan, penguasaan strategi digital marketing saat ini menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda, khususnya siswa SMK, yang dipersiapkan untuk terjun langsung ke dunia industri dan kewirausahaan digital.
”Kemampuan memahami algoritma media sosial dan strategi optimasi konten, akan menjadi nilai tambah bagi siswa di era ekonomi digital. Kami berharap, pelatihan ini dapat membuka wawasan siswa, kalau media sosial dapat dimanfaatkan secara produktif dan profesional,” jelasnya.
Dia berharap, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dapat terus terjalin, dalam mendukung peningkatan literasi digital, dan pengembangan kompetensi generasi muda.
”Kegiatan serupa dapat menjadi langkah nyata, dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi dan industri digital di masa mendatang,” ungkapnya.
Riyan













