GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Warga digegerkan oleh penemuan mayat di Desa Cekel, Karangrayung, Kabupaten Grobogan, yang ditemukan di sebuah kubangan berlumpur pada Senin (4/5/2026) pagi.
Penemuan mayat di Desa Cekel, Karangrayung tersebut langsung menyita perhatian masyarakat setempat, terlebih karena kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau menyengat.
Peristiwa ini bermula saat seorang warga bernama Marmin melintas dari area persawahan menuju rumahnya sekitar pukul 10.30 WIB.
BACA JUGA : DPR RI Tinjau Embarkasi Solo, Pastikan Fasilitas Lengkap dan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta
Dalam perjalanan itu, Marmin mencium aroma tidak sedap yang semakin kuat saat ia mendekati sebuah pekarangan.
Rasa penasaran membuatnya menelusuri sumber bau tersebut hingga akhirnya menemukan sesosok pria dalam kondisi tergeletak.
Korban terlihat dalam posisi miring dengan tangan kanan berada di atas tubuh dan sebagian kaki terbenam dalam lumpur.
Temuan itu membuat Marmin segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat. Perangkat Desa Cekel kemudian meneruskan laporan itu ke pihak kepolisian Polsek Karangrayung.
Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto membenarkan adanya laporan penemuan jasad tersebut.
Ia menjelaskan lokasi penemuan berada di pekarangan milik warga bernama Pasmin di RT 4 RW 3 Desa Cekel.
Polisi segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara setelah menerima laporan.
Petugas bersama tim dari PMI Grobogan langsung melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban.
BACA JUGA : Program Non-Fisik, Satgas TMMD Gandeng Siswa SD Bersih-Bersih Sasar Tempat Ibadah
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis dan kepolisian melakukan identifikasi guna memastikan identitas korban.
“Setelah kami melakukan penyelidikan, kami teringat ada laporan keluarga yang hilang ke Polsek Karangrayung tertanggal Rabu 29 April 2026. Kemudian, dibantu Tim Inafis Polres Grobogan untuk melakukan sidik jari pada jasad korban dan ternyata yang bersangkutan adalah yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga,” jelas AKP Sunarto.
Dari hasil identifikasi tersebut, korban diketahui bernama Supardi, 83 tahun. Korban merupakan warga Dusun Kalitengah, Desa Telawah, Kecamatan Karangrayung.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos oblong dan celana pendek. Kondisi jasad yang sudah membusuk mengindikasikan korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Pihak Puskesmas Karangrayung 2 memperkirakan waktu kematian sudah berlangsung cukup lama sebelum ditemukan. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Usai dilakukan pemeriksaan dan olah TKP, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” jelas AKP Sunarto.
Kapolsek menjelaskan, setelah proses identifikasi selesai, pihak keluarga menerima jenazah untuk dimakamkan.
Kapolsek Karangrayung juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap anggota keluarga, khususnya lansia.
BACA JUGA : Jateng Kian Dilirik Investor, Pabrik Kemasan Tiongkok Masuk KEK Kendal
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap orang lanjut usia sangat penting demi mencegah kejadian serupa.
Penemuan mayat di Desa Cekel, Karangrayung ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih memperhatikan kondisi keluarga di rumah.
Dengan adanya penemuan mayat di Desa Cekel, Karangrayung tersebut, diharapkan masyarakat semakin waspada dan tidak mengabaikan keselamatan anggota keluarga, terutama yang sudah lanjut usia.
TYA WIDYA













