blank
Bupati Setyo Sukarno (kiri) menyerahkan bola sebagai tanda dimulainya turnamen bola voli bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Turnamen bola voli putra untuk para siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Wonogiri, resmi dibuka oleh Bupati Setyo Sukarno. Upacara pembukaannya digelar Kamis (30/4/26), di halaman SD Negeri II Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito (sekitar 70 Kilometer selatan Ibukota Kabupaten Wonogiri).

Turnamen ini, diikuti oleh delapan tim perwakilan siswa SD dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri. Ikut hadir dalam upacara pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Wonogiri, Sriyanto, Camat Paranggupito Yayan Prihastanto, unsur Forkopimcam, para Kepala Desa (Kades), Kepala Sekolah (Kasek) dan masyaraka.

Upacara pembukaan diawali dengan pemanjatan doa, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, laporan panitia, sambutan dari Camat Paranggupito dan sambutan Bupati Wonogiri. Secara simbolis, pembukaan ditandai dengan penyerahan bola voli sebagai tanda dimulainya turnamen.

Camat Paranggupito, Yayan Prihastanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan olahraga tersebut. Disebutkan, turnamen ini sebagai sarana pembinaan generasi muda sejak dini. Utamanya untuk dapat melahirkan atlet bola voli berbakat yang memiliki potensi menjadi juara.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menekankan tentang pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, serta upaya menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persatuan pelajar antar sekolah. Kapolsek Paranggupito AKP Sutrisyanto, tampil bersama anggota untuk melaksanakan pengamanan jalannya turnamen, agar berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

Mewakili Kapolres, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyampaikan, kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat, merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan. ”Sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat, utamanya di lingkungan pendidikan,” jelasnya.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan humanis, untuk memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Juga pengamanan kepada massa penonton. ”Kami mengapresiasi kegiatan ini dna berharap menjadi wadah pembinaan sejak usia dini, dalam menumbuhkan karakter, sportivitas dan kebersamaan di kalangan pelajar,” tandas jelas AKP Anom Prabowo.(Bambang Pur)